Mukti, Fajar Dwi
STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

LITERASI SAINS DAN PENDIDIKAN KARAKTER DI ERA GLOBALISASI Mukti, Fajar Dwi
Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 1, No 1 (2018): Juni
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.901 KB)

Abstract

Era globalisasi memberikan dampak yang cukup luas dalam berbagai aspekkehidupan, terutama pada penyelenggaraan pendidikan, dimana sumber dayamanusia yang bermutu merupakan faktor penting dalam pembangunan di eraglobalisasi saat ini. Metode pada kajian ini adalah kajian literatur yang membahastentang pentingnya literasi sains dan pendidikan karakter di eraglobalisasi.Sehingga cara untuk bisa mengatasi berbagai persoalan yang terjadibaik persoalan politik, ekonomi, dan sosial, budaya serta masalah dekadensimoral dan intelektual khususnya dikalangan para pelajar, maka dibutuhkanpenguatan karakter SDM dan literasi sains siswa yang kuat berdasarkan padakarakter bangsa indonesia melalui berbagai jenis pendidikan (formal, informaldan non formal) serta pada berbagai jenjang pendidikan (mulai dari pendidikandasar, menengah, dan perpendidikan tinggi).
INTEGRASI LITERASI SAINS DAN NILAI-NILAI AKHLAK DI ERA GLOBALISASI Mukti, Fajar Dwi
Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 1, No 2 (2018): Desember
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.212 KB)

Abstract

Era globalisasi memberikan dampak yang cukup luas dalam berbagai aspek kehidupan, terutama pada penyelenggaraan pendidikan, maka literasi sains siswa yang meliputi pengetahuan tentang sains, proses sains, pengembangan sikap ilmiah, dan pemahaman peserta didik terhadap sains dapat di integrasikan dengan nilai-nilai akhlak. Metode pada kajian ini adalah kajian literatur yang membahasa tentang pentingnya integrasi literasi sains dan nilai-nilai akhlak di era globalisasi. Solusi untuk bisa mengatasi berbagai persoalan era globalisasi yang terjadi baik persoalan politik, ekonomi, sosial, dan budaya serta masalah dekadensi moral dan intelektual khususnya dikalangan para siswa, maka dibutuhkan penguatan nilai-nilai akhlak dan literasi sains.
PENINGKATAN KREATIVITAS MATEMATIKA MATERI KUBUS MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DI KELAS V SEKOLAH DASAR Mukti, Fajar Dwi
Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 2, No 1 (2019): Juni
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (963.107 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: Untuk meningkatkan kreativitas matematika materi kubus melalui pendekatan kontekstual di kelas V sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas sebanyak 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas V sekolah dasar . Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adanya peningkatan kreativitas siswa yang ditunjukkan dengan peningkatan sikap siswa saat mengikuti pembelajaran dalam setiap siklus. Pada siklus I dengan persentase 66.5 % termasuk kriteria cukup. Pada siklus II diperoleh persentase 84.5 % dengan kriteria kreativitas baik. kontekstual dapat meningkatkan kreativitas matematika materi kubus melalui pendekatan kontekstual  di kelas V sekolah dasar.
PENDIDIKAN KETAATAN BERIBADAH DAN AKTUALISASINYA DI SD AL-ISLAM YOGYAKARTA Maas Zaid, Muhammad Idris; Mukti, Fajar Dwi
Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 2, No 1 (2019): Juni
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1358.659 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan sebuah proses dalam pembentukan unsur-unsur nilai melalui sebuah pendekatan sehingga tertanamnya nilai-nilai kepada siswa-siswa yang diharapkan nilai itu akan tumbuah dalam aktualisasi ibadahnya. Berdasarkan hasil penelitian diketahui tidak semua siswa yang taat dalam melakukan ibadah. Hal ini terbukti hanya beberapa siswa saja yang taat melakuan ibadah baik di sekolah dan di rumah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunkan pendekatan studi kasus terhadap 8 informan di SD AL-ISLAM Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observassi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah beberapa peserta didik kelas V, guru, dan kepala sekolah SD AL-ISLAM Yogyakarta.Hasil penelitian ini adalah; Aktualisasi ketaatan beribadah di SD AL-ISLAM Yogyakarta berjalan dengan baik di lingkungan sekolah. Sedangkan di lingkungan rumah, siswa dalam aktualisasinya belum berjalan sepenuhnya. Aktualisasi ketaatan ibadah yang diterapkan di SD AL-ISLAM Yogyakarta adalah kegiatan shalat dhuha berjamaah, shalat fardhu berjamaah, membaca al-Qur’an, mengahafal al-Qur’an, mabit (Tahajjut-dan membaca Al-Ma’sturat).  Bahwa dalam ranah pendidikan tidak hanya semata belajar mengajar (transfer of knowledge), tetapi bagaimana menanamkan kepada siswa dengan melibatkan aspek pengetahuan tentang kebaikan (moral knowing), yang mengarahkan keinginan atau kecintaan (moral feeling), dari kecintaan itu akan mengarahkan bagaimana berbuat kebaikan atau disebut dengan (moral action).
KECERDASAN EMOSIONAL PESERTA DIDIK DI SD TAKHASSUS AL-QURAN KALIBEBER WONOSOBO Sholina, Ayu; Mukti, Fajar Dwi
Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 2, No 1 (2019): Juni
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (902.251 KB)

Abstract

Penelitian ini menyajikan tingkat kecerdasan emosional baik dari segi kemampuan interpersonal maupun intrapersonal peserta didik di SD Takhassus al-Quran Kalibeber Wonosobo. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kecerdasan emosional dari Daniel Goleman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti tingkat kecerdasan emosional peserta didik kelas VI B SD Takhassus Al-Quran Kalibeber Wonosobo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode mixed method dengan model concurrent embedded design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah skala kecerdasan emosional, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Tingkat kecerdasan emosional peserta didik kelas VI B SD Takhassus Al-Quran Kalibeber Wonosobo adalah sangat tinggi (63,33%), Hal ini dibuktikan dari hasil analisis yang telah peneliti lakukan. 
PENINGKATAN RASA INGIN TAHU ILMU PENGETAHUAN ALAM MELALUI MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SISWA KELAS VA SEKOLAH DASAR NEGERI KARANGROTO 02 Asmoro, Bayu Purbo; Mukti, Fajar Dwi
Abdau: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 2, No 1 (2019): Juni
Publisher : STPI Bina Insan Mulia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (834.639 KB)

Abstract

Penelitian ini menyajikan peningkatan rasa ingin tahu Ilmu Pengetahuan Alam melalui model CTL pada siswa kelas Va Sekolah Dasar Negeri Karangroto 02. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini direncanakan dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II, apabila belum berhasil akan dilanjutkan pada siklus berikutnya. Metode PTK yang digunkan dalam penelitian ini adalah metode PTK menurut kemmis dan Mc taggart yang menggunakan sistem spiral refleksi yang terdiri dari beberapa siklus. Dalam metode kemmis dan Mc taggart dijelaskan bahwa didalam satu siklus atau putaran terdiri dari empat komponen yaitu perencanan (planning), tindakan (acting), observasi (observing) dan refleksi (reflecting). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pada siklus I rasa ingin tahu siswa memperoleh skor 1438 dengan presentase 45% yang termasuk kriteria cukup baik. Sedangkan pada sikluls II memperoleh skor 1749 dengan presentase 87,5% yang termasuk dalam ketegori sangat baik. Rasa ingin tahu belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II.