Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

HUBUNGAN PAPARAN PORNOGRAFI DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI SMK NEGERI KOTA PAYAKUMBUH Nia Puspita Dewi MS, Arya Ramadia,
Menara Ilmu Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v13i8.1478

Abstract

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, dapat berdampak pada perkembangan remaja salah satunya pornografi. Pornografi dapat diakses melalui media masa, media elektronik, media cetak. Diindonesia remaja yang terpapar pornografi sebanyak 48%. Pornografi dapat menimbulkan perilaku seksual pada remaja seperti mastrubasi (onani), berciuman, dan berhubungan seksual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Paparan Pornografi Dengan perilaku Seksual Remaja Di SMK Negeri Kota Payakumbuh. Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif korelasi dengan jumlah sampel sebanyak 124 siswa-siswi SMK Negeri Kota Payakumbuh. Pendekatan yang diambil dengan cara Cross Sectional Study. Teknik pengumpulan data dengan Probability Sampling. Data di olah menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji statistik hubungan paparan pornografi dengan perilaku seksual remaja didapatkanp-value = 0.033 < 0,05 yang berarti bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat paparan pornografi dengan perilaku seksual remaja di SMK negeri Kota Payakumbuh. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antaraa paparan pornografi dengan tingkat perilaku seksual remaja. Saran diharapkan pada pihak sekolah dapat meningkatkan religius seperti melakukan kegiatan keagamaan seperti pesantren kilat, organisasi keagamaan (rohis), mentoring dan lainnya, serta memberikan kegiatan penyuluhan mengenai kesehatan reproduksi pada remaja. Kata kunci : Pornografi, Perilaku Seksual Remaja
Peningkatan Kualitas Pelayanan Keperawatan Melalui Interdisciplinary Rounds Dilgu Meri; Fitra Mayenti; Arya Ramadia
Abdimas Universal Vol. 4 No. 1 (2022): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v4i1.130

Abstract

Sansani Pekanbaru is a hospital located on Jl. Soekarno Hatta No. 501, Air Hitam Kec. Payung Sekaki, Pekanbaru City.. Along with the times, Sansani Hospital is required to be able to provide quality services. Quality nursing care is what patients want. One of the efforts to improve the quality of service is through the implementation of the Interdisciplinary Bedside Round which is part of the nursing round. In implementing this program, the proposing team has prepared a method plan that was carried out during the process. The training activities use counseling methods, role play, and mentoring. The results showed that the mean of knowledge before being given training was 6.33 (SD 0.500) and the mean of knowledge after being given training was 6.78 (SD 0.441). The results of the bivariate analysis showed a p value of 0.035 (0.05) which means that there was a significant effect before and after training.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kepatuhan Kontrol Berobat Orang Dengan Gangguan Jiwa Arya Ramadia; Ari Rahmat Aziz; Mimi Eri; Jannaim Jannaim
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.10.1.2022.1-10

Abstract

Gangguan jiwa merupakan salah satu dari masalah kesehatan terbesar yang terjadi selain penyakit degeneratif, kanker dan kecelakaan. Salah satu faktor utama penatalaksanaan terapi penyakit gangguan jiwa adalah kepatuhan kontrol dalam pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan kontrol berobat orang dengan gangguan jiwa di UPTD Puskesmas Polak Pisang. Penelitian di lakukan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Polak Pisang yang terletak di Desa Simpang Kota medan kecamatan Kelayang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga orang dengan gangguan jiwa yang berjumlah 45 orang . Jumlah sampel dalam penelitian adalah 45 responden dengan teknik total sampel. Uji statistik yang digunakan adalah Uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan dukungan keluarga (p-value=0,000), Jarak rumah (p-value=0,000), pengetahuan keluarga (p-value=0,014) dengan kepatuhan kontrol berobat orang dengan gangguan jiwa di UPTD puskesmas Polak Pisang. 
Pengetahuan Orangtua tentang Stimulasi Perkembangan Anak Berhubungan dengan Tahap Tumbuh Kembang Anak Usia Todler Arya Ramadia; Wiwik Sundari; Ika Permanasari; Jek Amidos Pardede
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.1.2021.1-10

Abstract

Usia todler merupakan periode yang sangat penting untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Seluruh potensi yang dimiliki anak dapat di stimulasi oleh orangtua. Sebelum melakukan stimulasi, orangtua memerlukan bekal pengetahuan tentang stimulasi karena merupakan faktor pendukung perilaku stimulus terkait dengan perkembangan anak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan orangtua tentang stimulasi dengan perkembangan anak usia 1-3 tahun. Desain penelitian yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan terhadap sampel sebanyak 84 orangtua dan anak usia 1-3 tahun yang diambil dengan cara purposive sampling.  Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil analisis kolmogrov-smirnov z menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan orangtua tentang stimulasi dengan tahap tumbuh kembang anak usia 1-3 tahun dengan p value 0,033 (p<0,05).
Pelatihan Bantuan Hidup Dasar terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Anggota PMR Arya Ramadia; Ahmad Redho; Fifi Sri Nofa
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.299 KB) | DOI: 10.31539/jks.v5i1.2972

Abstract

This study aims to determine the effect of providing CPR training on the level of knowledge and skills of PMR members. The research method uses a quasi-experimental design with a one group pre-post test design approach. The results showed that the majority of respondents were 17 years old, namely 12 people (48%). Gender, it is known that the majority of respondents' gender is female, as many as 14 respondents (56%). The average value of respondents' knowledge in performing CPR before being given training was an average of 7.56 (SD 2.2) and after training the average value increased by 13.04 (SD 1.46). Data analysis used paired t test with p < 0.00 (p value < 0.05). In conclusion, there is an effect of CPR action training on knowledge and skills before and after being given training. With the CPR action training, it will be able to increase the knowledge and skills of PMR members so that more bystanders can be created, especially among young people. Keywords: Basic Life Support, Skills, Knowledge
Self-Efficacy dan Peran Keluarga Berhubungan dengan Frekuensi Kekambuhan Pasien Skizofrenia Jek Amidos Pardede; Harjuliska Harjuliska; Arya Ramadia
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 4 No. 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jikj.v4i1.846

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan pikiran berupa kombinasi dari halusinasi, delusi, berpikir dan perilaku tidak teratur. Skizofrenia seringkali kambuh dan berulang sehingga sangat diperlukan terapi jangka lama yang membuat keluarga membutuhkan self-efficay yang baik dan perlu peran keluarga untuk memberikan kesembuhan bagi pasien dan tidak kambuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self-efficacy dan peran keluarga dengan frekuensi kekambuhan pasien skizofrenia. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan penedekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini yaitu seluruh keluarga yang memiliki anggota keluarga yang mengalami skizofrenia sebanyak 40 pasien. Sampel penelitian keseluruhan objek atau dianggap mewakili populasi atau total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang sudah di uji validitas dan reabilitas. Hasil penelitian ini bahwa self-efficacy mayoritas rendah sebanyak 67.5%, peran keluarga mayoritas kurang sebanyak 62.5% dan frekuensi kekambuhan responden mayoritas 1 kali sebanyak 52,5%.  Self-efficacy dengan frekuensi kekambuhan didapatkan nilai p=0.006 (p<0.05) dan peran keluarga dengan frekuensi kekambuhan, nilai p=0.0026 (p<0.005). Disimpulkan  terdapat hubungan yang bermakna antara self-efficacy dan peran keluarga dengan frekuensi kekambuhan pasien skizofrenia.
EFEKTIFITAS SENAM HIPERTENSI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI UPT PSTW KHUSNUL KHOTIMAH PEKANBARU Destria Efliani; Arya Ramadia; Nurmila Hikmah
Menara Medika Vol 4, No 2 (2022): VOL 4 NO 2 MARET 2022
Publisher : Menara Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v4i2.3172

Abstract

Hipertensi pada lansia didefinisikan dengan tekanan sistolik di atas 160 mmHg dan tekanan diastolik diatas 90 mmHg.Penatalaksanaan hipertensi pada lansia selain dengan farmakologi dapat pula dilakukan dengan non farmakologi seperti senam hipertensi.Senam hipertensi merupakan olah raga yang salah satunya bertujuan untuk meningkatkan aliran darah dan pasokan oksigen ke dalam otot-otot dan rangka yang aktif khususnya otot jantung sehingga dapat menurunkan tekanan darah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah tinggi pada lansia. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan metode quasy eksperiment dengan rancangan “pre test and post test design with control group”. Teknik pengambilan sampel purposivesampling dengan jumlah sampel 16 untuk kelompok eksperimen dan 16 untuk kelompok kontrol. Analisa yang digunakan uji Dependent dan Independent Sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pemberian senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah tinggi dengan hasil pre test dan post test sistolpada hari pertama ρ value= 0,000 dan diastolpre test dan post test diastolρ value= 0,001. Pada hari kedua pre test dan post test sistol ρ value= 0,003 dan pre test dan post test diastol ρ value= 0,003. Hari ketiga pre test dan post test sistol ρ value= 0,000 dan pre test dan post test diastol p value= 0,000. Berdasarkan data tersebut didapatakanρ value< α 0,05. Disarankan kepada lansia untuk dapat menjadikan senam hipertensi sebagai pengobatan tekanan darah tinggi.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN KONSEP DIRI PASIEN PASCA STROKE DI POLIKLINIK RUMAH SAKIT STROKE NASIONAL BUKITTINGGI Siska Dwi Handayani; Arya Ramadia; Yuliza Anggraini
Menara Medika Vol 2, No 1 (2019): Vol 2 No 1 September 2019
Publisher : Menara Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v2i1.2175

Abstract

Dukungan sosial adalah bentuk pertolongan yang dapat berupa materi, emosi, dan informasi yang diberikan oleh orang-orang yang memiliki arti oleh individu yang bersangkutan. Konsep diri adalah citra mental seseorang terhadap dirinya sendiri, mencakup bagaimana mereka melihat kekuatan dan kelemahan pada seluruh aspek kepribadiannya, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan konsep diri pasien pasca stroke di Poliklinik Saraf Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif korelasi dengan rancangan cross sectional. Teknik Pengambilan Sampel pada penelitian ini yaitu incidental sampling dengan jumlah 68 sampel. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan analisa data menggunakan rank spearman. Hasil univariat berdasarkan dukungan keluarga pada pasien pasca stroke di dapatkan hasil bahwa responden yang memiliki dukungan baik sebanyak 35 orang (51,5%). Hasil analisa univariat berdasarkan konsep didapatkan hasil konsep diri negatif sebanyak 38 oarang (55,9%). Dengan nilai p=0,011.Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan konsep diri pasien pasca stroke di Poliklinik Saraf Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi tahun 2017. Untuk itu di sarankan kepada pihak rumah sakit untuk memberikan pengarahan kepada keluarga pasien untuk tetap memberi dukungan dukungan positif untuk lebih giat lagi melakukan pengobatan dalam mencapai kesembuhan mereka.
HUBUNGAN PEMBERIAN REINFORCEMENT OLEH IBU DENGAN PERKEMBANGAN BAHASA DAN KOGNITIF PADA ANAK USIA PRASEKOLAH Regina Daulia Putri; Arya Ramadia; Irma Fidora
Menara Medika Vol 1, No 2 (2019): Vol 1 No 2 Maret 2019
Publisher : Menara Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v1i2.2064

Abstract

Latar Belakang : orang tua terutama ibu yang dianggap sebagai orang yang terdekat dengan anak berperan penting dalam menerapkan model pembelajaran yang sesuai untuk anak prasekolah. Anak usia prasekolah yang mengalami kesulitan ketika berbicara, dan tidak bisa mengucapkan kata dengan baik adalah permasalahan yang sering terjadi di masyarakat. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan pemberian reinforcement oleh ibu dengan perkembangan bahasa dan kognitif pada anak usia prasekolah di TK Negeri Pembina Bukittinggi. Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 65 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Data diolah dengan menggunakan uji chi-square. Hasil : ada hubungan pemberian reinforcement oleh ibu dengan perkembangan bahasa dengan p value 0,002, dan perkembangan kognitif dengan p value 0,007. Kesimpulan : pemberian reinforcement oleh ibu memiliki hubungan yang signifikan terhadap perkembangan bahasa dan kognitif anak prasekolah.
HUBUNGAN PAPARAN PORNOGRAFI DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI SMK NEGERI KOTA PAYAKUMBUH Arya Ramadia, Nia Puspita Dewi MS
Menara Ilmu Vol 13, No 8 (2019): Vol. XIII No. 8 Juli 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v13i8.1478

Abstract

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, dapat berdampak pada perkembangan remaja salah satunya pornografi. Pornografi dapat diakses melalui media masa, media elektronik, media cetak. Diindonesia remaja yang terpapar pornografi sebanyak 48%. Pornografi dapat menimbulkan perilaku seksual pada remaja seperti mastrubasi (onani), berciuman, dan berhubungan seksual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Paparan Pornografi Dengan perilaku Seksual Remaja Di SMK Negeri Kota Payakumbuh. Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif korelasi dengan jumlah sampel sebanyak 124 siswa-siswi SMK Negeri Kota Payakumbuh. Pendekatan yang diambil dengan cara Cross Sectional Study. Teknik pengumpulan data dengan Probability Sampling. Data di olah menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji statistik hubungan paparan pornografi dengan perilaku seksual remaja didapatkanp-value = 0.033 < 0,05 yang berarti bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat paparan pornografi dengan perilaku seksual remaja di SMK negeri Kota Payakumbuh. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antaraa paparan pornografi dengan tingkat perilaku seksual remaja. Saran diharapkan pada pihak sekolah dapat meningkatkan religius seperti melakukan kegiatan keagamaan seperti pesantren kilat, organisasi keagamaan (rohis), mentoring dan lainnya, serta memberikan kegiatan penyuluhan mengenai kesehatan reproduksi pada remaja. Kata kunci : Pornografi, Perilaku Seksual Remaja