Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

THE EVALUATION OF GOOD MANUFACTURING PRACTICES (GMP) IN FISH PROCESSING SME CENTER CASE STUDY OF BALIKPAPAN CITY Hidayat, Taufik; Najah, Zulfatun; Putri, Nia Ariani; Zulmaneri, Zulmaneri
Food ScienTech Journal Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : University of Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.005 KB) | DOI: 10.33512/fsj.v1i1.6245

Abstract

The application of Good Manufacturing Practices (GMP) is a parameter towards Hazard Analytical Critical Control Procces (HACCP). The Center for Small and Medium Enterprise (SME) X in Balikpapan needs to evaluate its production process to improve the fisheries processing industry that fits the GMP criteria. This study aims to evaluate the application of GMP in fish processing SEM Center. GMP evaluation carries out by looking at the production and building processes through interview and documentation. The evaluation result shows that the facilities and infrastructure of SEM center need to be improved to meet the implementation of good GMP, since it has many critical and major deviations that need to be enhanced in terms of buildings and production processes. Based on the observations, it shows that there are 20 minor findings, 30 major findings, 28 serious findings, and 30 critical findings that are found. Deviations in the SEM center is categorized as D grade, so they are not feasible for a production process.
HAZARD ANALYSIS AND CRITICAL CONTROL POINTS IMPLEMENTATION IN AMPLANG PROCESSING Najah, Zulfatun; Putri, Nia Ariani; Hidayat, Taufik; Zulmaneri, Zulmaneri
Food ScienTech Journal Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : University of Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.777 KB) | DOI: 10.33512/fsj.v1i1.6187

Abstract

Amplang is one of derivative products from fish in the form of crackers. It isindigenous food from Kalimantan. Amplang is produced by SMEs (Small and Medium Enterprises), which aremost of them still need to improve theirstandard processing method.  The quality standards of processing amplang in SMEs can be improved through implementation of quality assurance. The quality assurance was applied by identificationof hazards, assessing of risks, and control of hazards. The aim of this study was to analyze hazard of amplang production in the SME and to design the control of production process from purchasinguntilpackaging. The research method was survey research with data collection conducted by interviews, field observations, FGDs, and questionnaires. Based on observations, the SME’s quality control team needs to be established. Food hazards are divided into raw material and production process hazards. This review found nine kinds of hazard that necessary to be alerted in the amplang processing. These hazards can be divided into physical, chemical, and biological hazards. There are five processes that consider as critical control point that are purchasing, thawing, mixing, frying, draining, and packaging
PERANCANGAN SOP (STANDAR OPERATING PROCEDURE) PROSES PRODUKSI AMPLANG DI SENTRA INDUSTRI KECIL HASIL PERTANIAN DAN KELAUTAN (SIKHPK) TERITIP, BALIKPAPAN Taufik Hidayat, Nia Ariani Putri, Zulfatun Najah, Zulmaneri &
JITIPARI Vol 4, No 2 (2019): JITIPARI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.204 KB) | DOI: 10.33061/jitipari.v4i2.3147

Abstract

Dalam rangka menggerakkan roda perekonomian nasional, pemberdayaan Industri Kecil Menengah(IKM) dinilai menjadi salah satu solusi yang tepat. Dengan adanya IKM mengakibatkan terjadinyapeningkatan penyerapan tenaga kerja sehingga mampu menekan angka pengangguran. Pendekatankelompok juga dinilai sebagai salah satu pilihan yang lebih baik dalam pengembangan IKM yaitu dalambentuk sentra IKM. Sentra Industri Kecil Hasil Pertanian Dan Kelautan (SIKHPK) Teritip merupakansalah satu sentra IKM yang terletak di Kalimantan, tepatnya di Kota Balikpapan yang memanfaatkan hasilpertanian dan hasil perikanan khususnya untuk diolah menjadi suatu produk, salah satu contohnya yaituamplang. Amplang merupakan makanan menyerupai kerupuk yang terbuat dari ikan. Proses produksiamplang meliputi proses persiapan bahan baku, pencampuran bahan, pencetakan, penggorengan, penirisan,dan pengemasan. Untuk menghasilkan produk amplang yang seragam dan dapat bersaing dengan produksejenis di pasar, maka dibutuhkan SOP proses prduksi amplang untuk menjamin mutu produk amplang yangdihasilkan. SOP dirancang menggunakan swimlane flowchart. Dalam proses produksinya, dibagi menjadibeberapa bagian yaitu bagian penerimaan bahan, produksi, pengemasan dan pemasaran yang masing-masingbagian mempunyai tugas masing-masing.Kata kunci: Sentra IKM, hasil perikanan, amplang, SOP.
PERANCANGAN SOP (Standar Operating Procedure) PROSES PRODUKSI AMPLANG DI SENTRA INDUSTRI KECIL HASIL PERTANIAN DAN KELAUTAN (SIKHPK) TERITIP, BALIKPAPAN Taufik Hidayat, Nia Ariani Putri, Zulfatun Najah, Zulmaneri &
JITIPARI Vol 4 No 2 (2019): JITIPARI
Publisher : Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jitipari.v4i2.3147

Abstract

Dalam rangka menggerakkan roda perekonomian nasional, pemberdayaan Industri Kecil Menengah(IKM) dinilai menjadi salah satu solusi yang tepat. Dengan adanya IKM mengakibatkan terjadinyapeningkatan penyerapan tenaga kerja sehingga mampu menekan angka pengangguran. Pendekatankelompok juga dinilai sebagai salah satu pilihan yang lebih baik dalam pengembangan IKM yaitu dalambentuk sentra IKM. Sentra Industri Kecil Hasil Pertanian Dan Kelautan (SIKHPK) Teritip merupakansalah satu sentra IKM yang terletak di Kalimantan, tepatnya di Kota Balikpapan yang memanfaatkan hasilpertanian dan hasil perikanan khususnya untuk diolah menjadi suatu produk, salah satu contohnya yaituamplang. Amplang merupakan makanan menyerupai kerupuk yang terbuat dari ikan. Proses produksiamplang meliputi proses persiapan bahan baku, pencampuran bahan, pencetakan, penggorengan, penirisan,dan pengemasan. Untuk menghasilkan produk amplang yang seragam dan dapat bersaing dengan produksejenis di pasar, maka dibutuhkan SOP proses prduksi amplang untuk menjamin mutu produk amplang yangdihasilkan. SOP dirancang menggunakan swimlane flowchart. Dalam proses produksinya, dibagi menjadibeberapa bagian yaitu bagian penerimaan bahan, produksi, pengemasan dan pemasaran yang masing-masingbagian mempunyai tugas masing-masing.Kata kunci: Sentra IKM, hasil perikanan, amplang, SOP.