Fatmawati, Nurul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UPAYA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA DALAM MENYUSUN KALIMAT SEDERHANA PADA STRUKTUR LENGKAP MELALUI MEDIA VISUAL PADA ANAK KELOMPOK B TK PERMATA HATI MARTAPURA KABUPATEN BANJAR Fatmawati, Nurul
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 2, No 1 (2016): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.331 KB) | DOI: 10.18592/jea.v1i1.1536

Abstract

AbstrakPermasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil pengembangan kemampuan bahasa dalam menyusun kalimat sederhana pada struktur lengkap pada anak Kelompok B TK Permata Hati Martapura Kabupaten Banjar yang disebabkan siswa sulit memahami materi serta kurangnya penggunaan alat peraga dan tanpa adanya pengalaman langsung pada saat proses pembelajaran yang hanya berpatokan pada buku paket atau penjelasan guru saja. Hal ini terbukti Hal ini terbukti dari 14 orang anak, hanya 6 anak atau 42 % yang berkembang sesuai harapan, sedangkan 8 anak atau 58 % masih dikatagorikan belum berkembang. Untuk memperbaiki pengembangan kemampuan bahasa anak maka digunakan media visual. Tujuan pelaksanaan penelitian adalah untuk mengetahui aktivitas guru saat melaksanakan pembelajaran, aktivitas anak saat mengikuti pembelajaran, dan hasil pengembangan kemampuan bahasa dalam menyusun kalimat sederhana pada struktur lengkap pada anak Kelompok B TK Permata Hati Martapura Kabupaten Banjar. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus, siklus I dan siklus II masing-masing dua kali pertemuan. Penelitian ini mengambil setting di TK Permata Hati Martapura Kabupaten Banjar pada semester I tahun pelajaran 2014/2015. Subjek penelitian ini adalah seluruh anak di kelompok B yang berjumlah 14 orang. Data diolah dengan interpretasi, distribusi frekuensi, dan persentase. Instrumen pengumpulan data melalui observasi guru, observasi anak dan hasil pengembangan anak selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru dalam pelaksanaan pengembangan kemampuan bahasa anak melalui media visual dalam menyusun kalimat sederhana pada struktur lengkap aktivitas guru terlaksana dengan katagori sangat baik. Aktivitas anak pada siklus I dengan persentase 53 % katagori aktif mengalami peningkatan menjadi 96 % katagori sangat aktif. Hasil pengembangan kemampuan bahasa berkembang sesuai harapan dari siklus I 43 % menjadi 100 % pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil pengembangan kemampuan bahasa pada materi menyusun kalimat sederhana pada struktur lengkap melalui media visual pada anak Kelompok B TK Permata Hati Martapura Kabupaten Banjar berkembang dengan signifikan dan hipotesa diterima. Saran untuk guru, Taman Kanak-kanak dan peneliti, bahwa media visual dapat dijadikan salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk pengembangan kemampuan bahasa anak.Kata kunci: Kemampuan Bahasa, Media Visual, Menyusun Kalimat Sederhana
TERAPI SENAM DIABETIC PADA LANSIA SEBAGAI PENATALAKSAAN MANDIRI PENYAKIT DIABETES MELITUS Rusiana, Harlina Putri; Purqoti, Dewi Nur Sukma; Istianah, Istianah; Idyawati, Susilia; Hidayati, Baiq Nurul; Syafitri, Rias Pratiwi; Fatmawati, Nurul; Zulviana, Yesvi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.837 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.4888

Abstract

Abstrak: Kesakitan yang disebabkan karena Diabetes Mellitus menjadi masalah yang harus diselesaikan. Penatalaksanaan diabetes mellitus membutuhkan penanganan secara terus menerus. Salah satu metode perawatan mandiri yang dapat membantu mengurangi komplikasi kearah diabetic foot ulcer yaitu melalui senam diabetic. Pengabdian ini bertujuan untuk mencapai kemandirian perawatan lansia dengan diabetes mellitus sehingga mengurangi angka kesakitan pada lansia. Cara ini dirasa efektif untuk memperlancar sirkulasi darah pada penderita sehingga mengurangi komplikasi yang muncul. Pengabdian ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan, pemeriksaan kesehatan dan pendampingan senam diabetic. Sasaran yang terlibat sebanyak 32 lansia di Lingkungan Karang Bedil Mataram. Peserta antusias mempraktikkan dan berkonsultasi terkait dengan perawatan pada penderita DM. Lansia juga mampu mempraktikkan secara langsung senam diabetic. Selain itu kemampuan softskill mahasiswa dapat terasah. Selanjutnya diharapkan pengabdian melalui pendekatan kader dan tokoh masyarakat setempat untuk dapat melakukan kontrol pada perawatan mandiri lansia.  Abstract: Pain caused by Diabetes Mellitus is a problem that must be solved. Management of diabetes mellitus requires continuous treatment. One of the self-care methods that can help reduce complications towards diabetic foot ulcers is through diabetic exercise. This service aims to achieve independent care for the elderly with DM so as to reduce morbidity in the elderly. This method is effective for improving blood circulation, thereby reducing complications that arise. This project is carried out by providing counseling, health checks and diabetic exercise. The targets involved were 32 elderly in Karang Bedil environment of Mataram. Participants enthusiastically practice and consult about DM treatments. The elderly are also able to directly practice diabetic exercise. In addition, students' soft skills can be honed. Furthermore, it is hoped that service through the approach of cadres and local community leaders can control the elderly self-care.