Utami, Wikan Budi
Department Of Mathematics Education, Universitas Pancasakti Tegal, Central Java

Published : 26 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

The Effectiveness of Course Review Horay Learning Model with Adobe Flash Assistance to See Interests Aad Abilities Fina Idamatul Chilmi; Ibnu Sina; Wikan Budi Utami
MEJ (Mathematics Education Journal) Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Department of Mathematics Education University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/mej.v3i2.11050

Abstract

Aim of this research to describe: 1) There are difference between math learning stake and ability solution to math problem which taught by Course Review Horay method Adobe Flashes aided, 2) Math learning stake and ability solution to math problem which taught by Course Review Horay method Adobe Flashes aided better than only Course Review Horay method. Data analysis technique that used are Right Side Proportion Test, T-tes One Right Side, Manova Test, and τ^2- Hotelling. Result of this research are: 1) There are difference between math learning stake and ability solution to math problem which taught by Course Review Horay method Adobe Flashes aided with only Course Review Horay method, 2) Math learning stake and ability solution to math problem which taught by Course Review Horay method Adobe Flashes aided better than only Course Review Horay method.
Analisis Gradeless terhadap kompetensi abad 21 Wikan Budi Utami; Uly Hidayah; Rizqi Amaliyakh Sholikhakh; Fikri Aulia
Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
Publisher : UM Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/jpse.v7i2.7640

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gradeless terhadap kompetensi abad 21 peserta didik kelas VIII SMP N 1 Talang Tahun Ajaran 2019/2020. Kompetensi abad 21 yang dianalisis dalam penelitian ini adalah berpikir kritis dan komunikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Subjek penelitian sebanyak 3 peserta didik dengan kriteria bermasalah yang direkomendasikan oleh guru matematika berkoordinasi dengan guru BK. Teknik Pengumpulan data dengan dokumentasi, tes dan wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu analisis data model Miles dan Huberman yaitu (1) pengumpulan data; (2) reduksi data; (3) penyajian data dan (4) verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian umpan balik membuat subjek penelitian memeriksa kembali pekerjaan yang sudah dibuatnya yang ditunjukkan dengan pemberian respon umpan balik oleh subjek penelitian. Pada saat diskusi peserrta didik dengan aktif menyimak, maupun mengemukakan pendapatnya. Dari ketiga subjek penelitian 2 diantaranya telah memenuhi hampir seluruh indikator kompetensi berpikir kritis dan komunikasi. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa secara umum gradeless memberikan pengaruh yang baik. Pemberian umpan balik terbukti membuat peserta didik mempelajari kembali materi yang sedang dipelajarinya. Diskusi yang dilakukan membantu peserta didik dalam belajar dan membuat peserta didik lebih leluasa dalam mengkomunikasikan pemahamannya. Dapat disimpulkan gradeless berpengaruh baik terhadap kompetensi abad 21 pada subjek penelitian. Hal ini memberikan peluang yang besar bahwa gradeless secara umum akan memberikan pengaruh baik kepada semua jenis peserta didik.
Efektivitas pembelajaran melalui Whatsapp grup terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika Siska Sagita Mustami; Paridjo Paridjo; Wikan Budi Utami
Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
Publisher : UM Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/jpse.v6i2.6827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) apakah rata-rata kemampuan pemecahan masalah peserta didik yang diajar menggunakan pembelajaran melalui WhatApp grup dapat mencapai KKM 77.(2) Pembelajaran melalui WhatsApp Grup efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Populasi penelitian peserta didik kelas X MIA SMA Negeri 1 Ketanggungan kabupaten Brebes Tahun Pelajaran 2019/2020. Teknik sampling menggunakan cluster random sampling. Teknik  analisis data menggunakan uji t satu sampel pihak kanan, uji Paired Sample T Test dan Uji N-Gain. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi vektor dalam bentuk soal uraian berjumlah 6 item soal. Hasil penelitian : (1) Rata-rata nilai kemampuan pemecahan masalah peserta didik yang diajar menggunakanpembelajaran melalui WhatsApp grup mencapai 77. (2) Pembelajaran melalui WhatsApp Grup tidak efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Pada nilai pembelajaran melalui WhatsApp grup (posttest) lebih kecil dari nilai pembelajaran luring (pretest) ini berarti peserta didik yang diajar menggunakan pembelajaran melalui WhatsApp grup (Posttest) tidak lebih baik dari pembelajaran luring (Pretest) dalam peningkatan kemampuan pemecahan masalah peserta didik, hal ini dikarenakan pada pembelajaran luring guru berinteraksi langsung dengan peserta didik sehingga terpantau seluruh kegiatan pembelajaran dibandingkan dengan WhatApp grup.
Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari motivasi belajar siswa dimasa pandemi Covid-19 Zulfaa Mul Yani; Wikan Budi Utami; Ponoharjo Ponoharjo
Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
Publisher : UM Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/jpse.v7i2.7410

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan cara yang dilakukan siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Tegal  dalam   memecahkan masalah matematika materi bangun ruang sisi datar ditinjau dari motivasi belajar siswa di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Tahap  analisis data dengan menggunakan model miles dan Huberman yaitu dengan  mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian yaitu siswa kelas VIII D SMP N 10 Tegal. Adapun  instrumen pendukung untuk mengumpulkan data dalam  penelitian ini yaitu angket motivasi belajar, tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa 1) Cara-cara yang digunakan siswa  dengan kategori motivasi belajar tinggi dapat  memenuhi 4 indikator kemampuan pemecahan masalah matematis yaitu memahami masalah, menyusun rencana penyelesaian, melaksanakan  rencana penyelesaian dan memeriksa kembali. 2) Cara-cara yang digunakan siswa  dengan kategori motivasi belajar sedang  dapat  memenuhi 3 indikator kemampuan pemecahan masalah matematis yaitu menyusun rencana penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian dan memeriksa kembali. 3) Cara-cara yang digunakan siswa  dengan kategori motivasi belajar sedang dapat  memenuhi 2 indikator kemampuan pemecahan masalah matematis yaitu memahami masalah dan menyusun rencana penyelesaian.
Analisis kemampuan koneksi matematika dalam mengerjakan soal cerita Andi Atmaja; M. Shaefur Rokhman; Wikan Budi Utami
Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika (JIPM) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.503 KB) | DOI: 10.37729/jipm.v2i2.1002

Abstract

The purpose of this article is to describe the mathematical connection ability of students in working on stories on statistics material. This article uses a qualitative approach. The data collection was obtained from the method of documentation, tests, and interview. There are 2 students of class VIII semester II as subjects in this article. The analysis was obtained from the test results of students which consisted of 5 description questions and the results of interviews on 6 indicators of mathematical connection ability. The results of the study obtained that the two students were less capable of applying mathematics in other fields of study or everyday life and the relationships between mathematical topics and between mathematics topics and topics outside mathematics. So it can be concluded that the two students have a poor mathematical connection ability in solving story problems on statistics material.
Keefektifan model pembelajaran two stay two stray terhadap self-confidence dan prestasi belajar matematika Akhmad Fatkhi Maulana; Wikan Budi Utami; Eleonora Dwi W
Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika (JIPM) Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1010.493 KB) | DOI: 10.37729/jipm.v2i1.1017

Abstract

The purpose of this study is to describe: (1) Two Stay Two Stray learning model is more effective than conventional learning models of students' self-confidence. (2) the Two Stay Two Stray learning model is more effective than the conventional learning models of students' learning achievement. (3) there are differences in self-confidence and mathematics learning achievement between students taught using the Two Stay Two Stray learning model and those taught using conventional learning models. (4) Two Stay Two Stray learning models are more effective than conventional learning models of students' self-confidence and mathematics learning achievement. Data collection techniques carried out in the experimental class, namely class VII C and class VII E using tests, and questionnaires. The learning achievement test instrument consists of 25 multiple choice questions, the questionnaire instrument consists of 25 statement items. The test instruments and questionnaires were first tested in the pilot class, class VII A to determine the validity and reliability. Data analysis techniques used with a significance level of 5% are the right hand one-tailed t test, the Manova one-way test, and the τ2– Hotelling test with a significance level of 5%. The results showed that: (1) Two Stay Two Tray learning model is more effective than those taught using conventional learning models of students' self confidence. (2) Two Stay Two Tray learning models are more effective than those taught using conventional learning models on student learning achievement. (3) There is a difference in self-confidence and learning achievement between students taught using the Two Stay Two Stray learning model and those taught using the conventional model. (4) The Two Stay Two Stray learning model is more effective than the conventional model of self-confidence and mathematics learning achievement in the basic methods of equation and linear inequality of one variable.
Motivasi dan keterampilan pemahaman terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dengan strategi think talk write Putri Okti Rizqiyani; Wikan Budi Utami; Isnani
Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika (JIPM) Vol. 1 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.983 KB)

Abstract

This study aims to analyze how the influence of 1) motivation on mathematical problem solving skills with Think Talk Write strategy, 2) skills of understanding of mathematical problem solving skills with Think Talk Write strategies, 3) motivation and skills understanding of mathematical problem solving skills with Think Talk Write strategies. Data collection techniques carried out in the experimental class namely class VII D and class VII E using tests, questionnaires, and observations. The test instrument for problem solving ability amounted to 10 items, the questionnaire amounted to 30 items, while the observation instrument amounted to 15 items. Test instruments and questionnaires were first tested in the trial class that is class VII C to determine validity and reliability. Data analysis using a simple linear regression test and multiple regression, with a significance level of 5%. The results were obtained 1) motivation influences the ability of mathematical problem solving with Think Talk Write strategy with a degree of influence 60.59%, 2) comprehension skills affect the ability to solve mathematical problems with Think Talk Write strategies with an effect of 59.3%, 3) motivation and comprehension skills affect the ability to solve mathematical problems with the Think Talk Write strategy with a 65.99% effect.
Analisis Kesulitan Belajar Matematika Pada Anak Tunarungu Rr Lutfiani Nurhanifah; Wikan Budi Utami; Isnani
Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika (JIPM) Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (960.716 KB) | DOI: 10.37729/jipm.v3i1.1047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab kesulitan belajar matematika pada siswa tunarungu dan upaya untuk mengatasi kesulitan belajar matematika yang dialami siswa tunarungu pada soal cerita materi operasi hitung campuran kelas VIII di SLB Negeri Slawi. Metode: Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif, pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa tunarungu kelas VIII SLB Negeri Slawi Tahun pelajaran 2019/2020. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, tes dan wawancara. Temuan: Hasil penelitian menyebutkan (1) Bentuk kesulitan belajar matematika siswa tunarungu pada soal cerita materi operasi hitung campuran yaitu siswa tunarungu sulit dalam mengubah soal cerita ke dalam bentuk matematika. (2) faktor penyebab kesulitan belajar matematika siswa tunarungu pada soal cerita materi operasi hitung campuran yaitu faktor internal siswa tunarungu sulit dalam memahami soal cerita dan kesalahan mengubah tanda operasi hitung. Faktor eksternal seperti guru tidak rutin memberikan latihan soal cerita dan tidak adanya media atau alat peraga matematika. (3) upaya mengatasi kesulitan belajar matematika yaitu guru harus rutin memberikan latihan soal cerita terutama menambahkan kosakata baru pada siswa tunarungu, penggunaan alat peraga matematika, dan memberikan motivasi serta nasihat.
PENGEMBANGAN MODEL MANAJEMEN KURIKULUM 2013 Wikan Budi Utami; Yayat Hidayat Amir; Ponoharjo Ponoharjo; Fikri Aulia
QUALITY Vol 7, No 2 (2019): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v7i2.5792

Abstract

The aim of this study is to find a 2013 curriculum management model and provide recommendations to policy makers in developing the 2013 curriculum in the city of Tegal. The implementation of the 2013 curriculum in the city of Tegal is still on a limited scale and there are still many schools that are constrained by the implementation of the 2013 curriculum. This research was carried out at Al-Irsyad High School in the city of Tegal. This type of research is research and development. The results of this study indicate that the 2013 curriculum management model at Al-Irsyad High School in Tegal city was developed through the following steps: curriculum process, planning, curriculum organizing, staffing and curriculum control. The development procedure, is started by conducting a feasibility study and needs and then ends with the implementation of improvements and adjustments after being tested 
The Effect of Discovery Learning Supported By Geogebra Application and Contextual Teaching Learning Towards Mathematical Problem Solving Ability Wikan Budi Utami; Bagus Midjaya Sena; Isnani Isnani; Fikri Aulia; Muhammad Budi Haryono
Jurnal Pendidikan MIPA Vol 20, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of discovery learning model supported by geogebra application and contextual teaching learning models to mathematical problem solving ability. Theresearch subjects were students class X1 MAN Pemalang of the 2018 2019 academic year. The sample used in this study was choosen by a cluster random sampling. The sample t-test was applied with a significance level 0.05 to cognitive test data consisting of 5 question. The result showed that Geogebra assisted discovery learning model are better than contextual teaching learning models in improving students problem solving abilities. Keywords: discovery learning,contextual teaching learning, geogebra, mathematical problem solving ability. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modeldiscovery learning berbantuan apikasi geogebra dan model pembelajaran kontekstual terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Subjek penelitian adaah peserta didik kelas 11 MAN Pemalang.  Sampel yang digunakan dalam penelitian ini diambil menggunakan cluster random sampling. Kemudian untuk mengetahui data tersebut peneliti menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi 0,05 dalam bentuk data kuantitatif yang diperoleh melalui lembar tes kognitif yang terdiri dari 5 pertanyaan. Hasil penelitian menunjukan kemampuan pemecahan masalah yang diajar menggunakan model pembelajaran discovery learning lebih baik dari model pembelajaran kontekstual.Kata kunci: discovery learning,pembeajaran kontekstual, geogebra, kemampuan pemecahan masalah.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpmipa/v20i2.pp46-53