Claim Missing Document
Check
Articles

REKRUTMEN, SELEKSI, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BIROKRAT PEREMPUAN DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK (Di Pemerintahan Kota Bandar Lampung) Ida Farida
Sosiohumaniora Vol 15, No 1 (2013): SOSIOHUMANIORA, MARET 2013
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.868 KB) | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v15i1.11271

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada pelayanan publik birokrat perempuan yang memerlukan pengelolaan SDM yang baik melalui pelaksanaan kegiatan operasional MSDM, terutama perekrutan, seleksi, dan pendidikan dan pelatihan.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis dengan pendekatan kuantitatif yang diolah dengan analisis jalur.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh birokrat di Pemerintah Kota Bandar Lampung sebanyak 1.181 orang, dengan sampel sebanyak 290 responden.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel eksogen yang memiliki pengaruh terbesar terhadap Pelayanan Publik adalah variabel Perekrutan, sedangkan yang memiliki pengaruh terkecil adalah variabel Pelatihan
JARINGAN KERJA PADA TAHAP STRUKTUR DAN PENGARUHNYA TERHADAP WAKTU PELAKSANAAN PROYEK. Ida Farida; Irika Widiasanti
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.168 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v4i1.7903

Abstract

Perhitungan ini bertujuan untuk menentukan jenis jaringan kerja yang efektifyang dapat digunakan pada proyek Menara Asiatic Mega Kuningan JakartaSelatan.Metode perhitungan yang digunakan adalah studi literatur dan metodesurvei. Teknik perhitungan adalah tanya jawab kepada pihak proyek denganpedoman wawancara dan mengumpulkan dokumen-dokumen proyek.Hasil perhitungan adalah adanya logika keterkaitan antar kegiatan.Lintasan kritis yang terjadi pada zone 3A. Ada kegiatan yang dapatdilakukan bersamaan dengan kegiatan yang lain.Kesimpulan adalah (1) Untuk bangunan gedung bertingkat tinggisebaiknya digunakan jaringan kerja diagram panah karena dapatmemberikan informasi yang lengkap. (2) Pada jaringan diagram panah dapatterlihat mengenai lintasan kritis.
ANALISIS PROFIL MANAJEMEN LABORATORIUM DALAM PEMBELAJARAN KIMIA DI SMA WILAYAH SUMEDANG Sari Sari; Dinar Dayana; Ida Farida
Jurnal Tadris Kimiya Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Department of Chemistry Education, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jtk.v3i1.2593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil manajemen dan penggunaan laboratorium pada pembelajaran kimia, meliputi kelengkapan dan penataan alat bahan praktikum, manajemen administrasi dan efektivitas penggunaan laboratorium kimia. Mengingat laboratorium sebagai penunjang pembelajaran kimia juga berperan penting dalam membangkitkan motivasi belajar dan pengembangan keterampilan dalam praktikum. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 2 SMA Negeri dan 1 SMA Swasta di wilayah Sumedang. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, angket, dan wawancara. Analisis data menggunakan teknik persentase dengan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, ketersediaan alat praktikum kimia di SMA wilayah Sumedang tergolong kategori lengkap (69,67%) dengan kondisi sangat baik (96,6%), namun ketersediaan bahan praktikum kimia tergolong kategori kurang lengkap (45,3%) meskipun dalam kondisi sangat baik (95%). Penataan alat praktikum kimia tergolong kategori sangat baik (81%), sedangkan penataan bahan praktikum tergolong kategori baik (71%). Administrasi alat bahan praktikum tergolong kategori kurang lengkap (48,6%), namun penggunaanya sangat efektif (100%). Administrasi ketenagakerjaan tergolong kategori sangat lengkap (76%). Efektivitas penggunaan laboratorium di SMA wilayah Sumedang tergolong kategori kurang efektif (42,4%). Faktor  penyebabnya terkait dengan kelengkapan, penataan serta administrasi alat bahan laboratorium dan penjadwalan, selain itu dari sudut pandang guru kimia terkait penting atau tidaknya praktikum dilaksanakan pada beberapa materi.
KARAKTERISTIK DAN BIAYA KECELAKAAN LALU LINTAS DI KABUPATEN GARUT Ida Farida; Wimpy Santosa; Anastasia Caroline Sutandi
Jurnal Transportasi Vol. 19 No. 2 (2019)
Publisher : Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.492 KB) | DOI: 10.26593/jtrans.v19i2.3471.143-150

Abstract

Abstract This study aims to identify the characteristics and costs of traffic accidents that occurred in Garut Regency in period of 2012 until 2017. The focus of the study was accidents involving buses, as a public transportation mode. In this study, a descriptive approach is used, and for the cost of traffic accidents, the Gross Output Method is used. The results obtained show that the proportion of traffic accidents involving buses in the Regency of Garus is 3.5%, with humans being is the dominant factor causing the traffic accidents. In addition, the cost of traffic accidents involving these buses reaches 0.15% of the Gross Regional Domestic Product of Garut Regency. Keywords: traffic accidents, accident costs, public transportation, accident characteristics  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik dan biaya kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kabupaten Garut pada tahun 2012 hingga tahun 2017. Fokus penelitian adalah kecelakaan yang melibatkan bus, sebagai moda transportasi publik. Pada studi ini digunakan pendekatan deskriptif dan untuk biaya kecelakaan lalu lintas digunakan metode Gross Output. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa proporsi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus di Kabupaten Garut adalah 3,5%, dengan manusia merupakan faktor penyebab yang dominan. Selain itu, biaya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus ini mencapai 0,15% terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Garut. Kata-kata kunci: kecelakaan lalu lintas, biaya kecelakaan, transportasi publik, karakteristik kecelakaan
PENGARUH IMPLEMENTASI SHARIA EDUGAME TERHADAP PERFORMANCE LITERACY PENDIDIK TK ISLAM HIDAYATULLAH SEMARANG Imam Nuryanto; Ida Farida; Guruh Taufan Hariyadi
Jurnal Penelitian Ekonomi dan Bisnis Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Penelitian Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/jpeb.v4i2.2596

Abstract

Sharia Edugame is an information technology-based educational media with islamic content. Sharia Edugame is expected to be a learning media that supports early childhood education. Edugame has 7 indicators, namely overall value, usability, accuracy, appropriateness, relevance, objectives and feed back. The purpose of this study was to determine the effect of implementing sharia edugame on educator literacy performance. The object chosen in this study was the TK Islam Hidayatullah Semarang. The sampling technique used was a saturated sample with a total of 21 educators. The data in this study were obtained by questionnaire method which was filled independently. The analysis used in this study uses simple linear regression analysis. The results of this study prove and give the conclusion that the implementation of sharia edugame has a positive and significant effect on performance literacy.Keywords: sharia edugame; islamic content ; performance literacy
Analysis of Lesson Plans for Teaching Speaking Ida Farida
English Education Journal Vol 9, No 1 (2018): English Education Journal (EEJ)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.382 KB)

Abstract

This study was done to find out the appropriateness of the English lesson plans developed by the two English teachers for the eleventh grade senior high school (SMA) students in the first semester based on the 2013 Curriculum and to investigate the process of teaching speaking based on those lesson plans at SMA Negeri 1 Meulaboh. This study employed a descriptive qualitative method using  observation sheets, an interview guide, and study of documents to collect the data. Two lesson plans were analyzed based on six meeting observations. The data was analyzed through the processes of data reduction, data display, and drawing conclusions. The findings showed that the lesson plans developed by the teachers were appropriate with the 2013 Curriculum. Specifically, all of the components of the lesson plan such as core competence, basic competence and indicators of competency achievement, objectives, materials, methods of teaching, media, resources, teaching activities, and methods of assessment were covered in the lesson plans developed. However, there were some crucial deficiencies found in some components, such as the materials developed did not completely cover language elements; the resources planned in the lesson plan were not varied; and there was no motivation included in the pre-teaching activities. Meanwhile, the teaching activities presented in the classroom were based on what had been stated in the lesson plans. The three stages of the activities, namely pre-teaching, while-teaching and post-teaching activities described the teaching-learning processes for the lessons in speaking English in the classroom.
IMPLEMENTASI PERATURAN GUBERNUR NO. 24 TAHUN 2017 TENTANG PEMUNGUTAN PAJAK BAHAN BAKAR KENDARAAN BERMOTOR PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH PROVINSI LAMPUNG ida farida; Seprina Harisman
e-JKPP Vol 6, No 2 (2020): April
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problems in this study are: (1) How is the Implementation of Governor Regulation Number 24 of 2017 concerning Tax Collection of Motorized Vehicle Fuel in the Regional Revenue Agency of Lampung Province. (2) What aspects are hampering the Implementation of Governor Regulation Number 24 of 2017 concerning Collection of Motor Vehicle Fuel Taxes in the Revenue Agency of Lampung ProvinceThe research method used in this research is to use qualitative research types with descriptive analysis methods. The use of this method is to study and describe qualitatively, how the Implementation of the Governor Regulation Number 24 of 2017 concerning Collection of Motor Vehicle Fuel Taxes in the Revenue Agency of Lampung Province. All data obtained directly from informants in the field using interview and observation techniques, according to the research objectives to be achieved.The results showed that the Implementation of the Governor Regulation Number 24 of 2017 concerning Motor Vehicle Fuel Tax Collection has been carried out. This is consistent with the results of research showing that the implementation of the program is still entirely sourced from the top or top down, both from the program activities and the funding has been carried out but not yet optimal. The implementer cannot innovate because it is clear that the program must be implemented, although sometimes it is not suitable with local conditions. Then the taxpayers feel less socialized by the Governor Regulation Number 24 of 2017 concerning Collection of Motorized Vehicle Fuel Taxes, because not many taxpayers who have been using taxable facilities know about it, so the government sometimes uses its rights suddenly without being socialized first first.Aspects that hinder the implementation of Governor Regulation Number 24 of 2017 concerning Tax Collection of Motorized Vehicle Fuel at the Regional Revenue Agency of Lampung Province, namely (1) Awareness of taxpayers in paying taxes on time, has not been implemented in accordance with the specified time so that tax arrears occur, (2) The role of the implementing staff of Motor Vehicle Fuel Tax Collection which is not yet optimal in socializing the tax payment system, so that the implementer has not fully been able to carry out his duties optimally.
Desain Pondasi Konstruksi Sarang Laba-Laba Pada Proyek Mini Extraction Plant for Asphalt Buton Yeti Nur Hayati; Ida Farida
Jurnal Konstruksi Vol 15 No 1 (2017): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (871.075 KB) | DOI: 10.33364/konstruksi/v.15-1.582

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi di bidang Teknik Sipil dengan keadaan lingkungan mendorong sumber daya manusia untuk melakukan penemuan terbaru. Seperti Pondasi Konstruksi Sarang Laba-Laba (KSLL) yang merupakan salah satu jenis pondasi dangkal yaitu pondasi rakit yang dimodifikasi oleh adanya beton pipih menerus, yang dibawahnya dikakukan oleh rib tegak, serta sistem perbaikan tanah. Semua bagian itu menjadi satu kesatuan konstruksi monolit. Oleh karena itu,KSLL dijadikan sebagai Alternatif Desain Mini Extraction Plant for Asphalt Buton menjadi tujuan penulis dalam penelitian tugas akhir. Penelitian ini difokuskan untuk mengetahui nilai daya dukung, tegangan dasar, penurunan dan kebutuhan tulangan dari KSLL. Metode penelitian yang digunakan merupakan model deskriptif kuantitatif, deangan menghitung desain pondasi yang mampu menahan dan menyakurkan beban struktur atas. Daya dukung ijin KSLL yang dihasilkan sebesar 514,095KN/m2 di atas tanah lempung, dengan total penurunan sebesar 2,34 cm. Dengan mutu beton (fc’) K- 250 dan beban sebesar 29385 kg menghasilkan rencana dimensi penampang kolom 140 x 140 mm serta tulangan pokok 6 Ø 12, tulangan geser Ø10 – 80 (memenuhi) yang artinya mampu menahan beban geser dari luar. Tinggi rib settlement 1100 mm dengan desain perhitungan balok penampang T yang memiliki kuat momen nominal penampang terfaktor (Ø Mn) = 2271568900 N.mm > momenultimit luar (Mu) = 581000 N.mm, yang artinya Ø Mn akan mampu menahan Mu. Serta rib konstruksi 1000 mm dengan desain perhitungan balok penampang T yang memiliki kuat momen nominal penampang terfaktor (Ø Mn) = 2031698900 N.mm > momen ultimit luar (Mu) = 616000 N.mm, yang artinya Ø Mn akan mampu menahan Mu. Sehingga dari kedua rib tersebut menghasilkan tulangan utama 6 Ø 12, tulangan sekunder Ø10 – 250 dan tulangan geser praktis Ø10 – 250.
Penggunaan Limbah Cangkang Telur, Abu Sekam, dan Copper Slag Sebagai Material Tambahan Pengganti Semen Siti Fitriani; Wiki Muhamad Fathul M; Ida Farida
Jurnal Konstruksi Vol 15 No 1 (2017): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.929 KB) | DOI: 10.33364/konstruksi/v.15-1.583

Abstract

Pembangunan dibidang struktur dewasa ini mengalami kemajuan yang sangat pesat. Baik pada pembangunan perumahan, gedung-gedung, jembatan, bendungan, jalan raya, pelabuhan, bandara dan sebagainya. Beton merupakan salah satu pilihan sebagai bahan struktur dalam konstruksi bangunan selain kayu dan logam. Beton diminati karena banyak memilikin kelebihan-kelebihan dibandingkan dengan bahan lainnya. Beberapa diantaranya adalah harganya relatif murah, mempunyai kekuatan tekan yang besar, tahan lama, tahan terhadap api, bahan baku mudah didapat dan tidak mengalami pembusukan. Hal lain yang mendasari pemilihan dan penggunaan beton sebagai bahan konstruksi adalah faktor efektifitas dan tingkat efisiensinya. Secara umum bahan pengisis (filler) beton terbuat dari bahan-bahan yang mudah diperoleh, mudah diolah (workability) dan mempunyai keawetan (durability) serta kekuatan (strenght) yang sangat diperlukan dalam pembangunan suatu konstruksi. Namun di era sekarang beton ramah lingkungan merupakan hal yang sedang marak diteliti karena beton jenis ini menggunakan bahan yang hampir tidak mempunyai dampak pada lingkungan, begitupun bahan yang kami gunakan pada lomba inovasi beton tahun ini merupakan bahan limbah tak terpakai yaitu cangkang telur, yang dimana cangkang telur ini mempunyai kandungan kalsium karbonat. Dalam cangkang telur dimanfaatkan sebagai bahan aditif dalam campuran beton.
Kerugian Finansial Akibat Kemacetan Ditinjau Dari Bahan Bakar Minyak Di Kabupaten Garut Azmi Choerul Maptuhi; Ida Farida; Adi Susetyaningsih
Jurnal Konstruksi Vol 16 No 2 (2019): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (846.024 KB)

Abstract

Padatnya pergerakan lalu lintas menyebabkan penumpukan kendaraan dititik tertentu yang mengakibatkan kemacetan dikarenakan padatnya volume dan tingginya hambatan samping sehingga mempengaruhi kapasitas jalan, khususnya pada Ruas Jalan Jendral Ahmad Yani yang berada di wilayah Kabupaten Garut yang merupakan daerah komersial. Hal ini tentunya dapat mengakibatkan kerugian finansial bagi pengguna jalan yang berdampak pada pemborosan bahan bakar minyak. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kerugian finansial akibat kemacetan ditinjau dari bahan bakar minyak pada jenis kendaraan yang berbeda dengan melalui pengolahan data menggunakan metode yang diterbitkan Departemen Perkjaan Umum PD-T-15- 2005-B untuk mencari biaya konsumsi bahan bakar dan MKJI 1997 untuk menganalisis ruas jalan. Dari hasil analisis didapatkan nilai kerugian finansial tertinggi akibat kemacetan ditinjau dari bahan bakar minyak dengan berbagai jenis kendaraan berbahan bakar premium dan solar di Minggu kesatu dan Minggu kedua adalah pada Hari Rabu dengan total pertahun Rp.4,836,235,04/Km untuk Minggukesatu dan Rp. 5,163,933,13/Km untuk Minggu kedua. Tingginya nilai kerugian pada Hari Rabu diakibatkan oleh rendahnya kecepatan kendaraan dan padatnya volume lalu lintas yang menyebabkan kerugian lebih besar. Dengan besarnya nilai kerugian yang ditimbulkan kemacetan alangkah baiknya nilai kerugian tersebut disalurkan untuk perbaikan sarana dan prasarana jalan agar dapat mengurangi nilai kerugian bahan bakar minyak.