Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Konversi Gliserol menjadi Polihidroksibutirat dengan Menggunakan Bakteri Eschericia coli Rahayu, Endah Fitriani; Trisunaryanti, Wega; Wijaya, Karna
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Conversion of glycerol into polyhydroxybutyrate (PHB) using Eschericia coli bacteria had beed evaluated. The bacteria was cultured in lactose medium, consist of 1% of lactose, peptone, and NaCl, then incubated at 37oC for 24 h. The bacteria culture was then added into the 10 g/L, 20 g/L, 30 g/L, 40 g/L, and 50 g/L glycerol media and then fermented for 24, 48, 72, and 6 h, then followed by centrifugated and solid phase was dried and weighed as a biomass. The filtrate was analyzed to determine the remaining glycerol. PHB was extracted from the biomass using chloroform, and then analyzed by FT-IR, H-NMR, C-NMR and viscometer. Monomer unit of the polymer was produced by esterification of the polymer then analyzed by GC.                Analysis generates that FT-IR, H-NMR, C-NMR, and GC shows the PHB can be synthesize from glycerol using Eschericia coli. PHB production is increasing if the time fermentation and initial glycerol concentration has been risen, with the maximum PHB produced is 92,73%. Molecular weight of PHB has maximum value if produced at initial glycerol concentration 40 g/L for 96 h. in the initial glycerol concentration 50 g/L, the molecular weight of PHB was reduced.
Validasi Metode Penetapan Kuantitatif Metanol dalam Urin Menggunakan Gas Chromatography-Flame Ionization Detector Mariana, Elyta; Cahyono, Edy; Rahayu, Endah Fitriani; Nurcahyo, Bowo
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan uji validitas terhadap tiga metode preparasi analisis metanol dalam urin dengan distilasi, ekstraksi cair-cair dan ekstraksi fase padat menggunakan gas chromatography. Metode gas chromatography-flame ionization detector (GC-FID) dapat digunakan untuk menentukan kadar metanol dalam urin. Pada uji validasi ditambahkan standar internal propanol. Uji validitas yang yang dilakukan meliputi uji linearitas, akurasi, presisi serta penentuan limit of detection (LoD) dan limit of quantitation (LoQ). Linearitas kurva standar dengan GC-FID diperoleh sebesar 0,9998 dengan nilai LoD sebesar 0,0743% dan nilai LoQ sebesar 0,2477%. Uji akurasi dilakukan dengan menghitung persen recovery yaitu 95,56% untuk metode distilasi, 62,40% untuk metode ekstraksi cair-cair dan 66,55% untuk metode ekstraksi fase padat. Hasil uji presisi dengan metode distilasi diperoleh %RSD sebesar 2,03%. Sedangkan %RSD metode ekstraksi cair-cair 3,00% dan 6,77% dengan ekstraksi fase padat. Berdasarkan hasil analisis uji validitas disimpulkan bahwa metode distilasi lebih baik daripada metode ekstraksi cair-cair dan ekstraksi fase padat.
Validasi Metode Pengujian Logam Berat Timbal (Pb) dengan Destruksi Basah Menggunakan FAAS dalam Sedimen Sungai Banjir Kanal Barat Semarang Ratnawati, Nursanti Angger; Prasetya, Agung Tri; Rahayu, Endah Fitriani
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Telah dilakukan uji validitas terhadap dua metode destruksi basah untuk analisis logam Pb dalam sedimen Sungai Banjir Kanal Barat Semarang menggunakan Flame Atomic Absorption Spectrophotometer. Uji validitas yang dilakukan meliputi uji linieritas, penentuan limit of detection (LoD) dan limit of quantitation (LoQ), uji akurasi, serta uji presisi. Linieritas kurva standar Pb dengan FAAS diperoleh sebesar 0,9996 dengan nilai LoD sebesar 0,3409 mg/L dan nilai LoQ  sebesar 1,1364 mg/L. Uji akurasi dilakukan dengan menghitung persen recovery untuk metode variasi 1 sebesar 90,01% dan 87,30% untuk metode variasi 2. Hasil uji presisi untuk metode variasi 1 diperoleh persen RSD sebesar 0,89% dan 1,67% untuk metode variasi 2. Jumlah Pb dalam sedimen Sungai Banjir Kanal Barat Semarang sesuai dengan metode yang paling valid sebesar 182,2180 mg/kg. Hasil uji t tidak berpasangan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada rerata jumlah Pb dari kedua metode pengujian. Berdasarkan hasil analisis uji validitas disimpulkan bahwa metode variasi 1 lebih baik daripada metode variasi 2.
Pengaruh Massa Graphene Oxide dan Daya Microwave Terhadap Sintesis Graphene Melalui Iradiasi Microwave Amalia, Alfi Nurul; Rahayu, Endah Fitriani
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v9i2.33077

Abstract

Reduksi Graphene Oxide (GO) menjadi graphene dilakukan dengan bantuan iradiasi microwave dalam media air menghasilkan luas permukaan tinggi dari lembaran tipis graphene. Lembaran nano graphene bertindak sebagai susceptor di bawah iradiasi microwave yang memberikan pemanasan cukup cepat untuk mengelupas GO dan menghilangkan gugus oksigen secara efektif. Massa GO dan daya microwave memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas graphene dan mencegah kecacatan. Dari ketiga variasi pembuatan graphene dari Graphene Oxide (GO) melalui iradiasi microwave yaitu 0,1 g-450 Watt, 0,1 g-630 Watt dan 0,02 g-450 Watt menunjukkan gugus oksigen yang paling rendah terdapat pada variasi graphene 0,02 g-450 Watt. Hal ini mengindikasikan semakin kecil massa GO dan semakin tinggi daya microwave maka semakin banyak graphene yang terbentuk.
Uji Aktivitas Katalitik Hidrodesulfurisasi Campuran Light Gas Oil (LGO) dan Light Diesel Oil (LDO) dengan Katalis CoMo/ γ-Al2O3 Ulya, Isnaeni Nurul; Jumaeri, Jumaeri; Wawan, Wawan; Rahayu, Endah Fitriani; Wijayati, Nanik
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v9i2.33525

Abstract

Diesel oil is a fossil fuel that is the main source of energy consumed excessively which can cause problems in the environment such as air pollution. This study aims to eliminate sulfur type impurities in diesel oil by hydrotreating process, one of which is through the hydrodesulfurization process. In this study studied the catalytic activity of CoMo / Al2O3 in the HDS process of LGO and LDO blends using Reactor Fixed-Bed Pilot-Plant scale. The effect of parameters on the HDS process was studied by varying temperatures of 330oC, 350oC, 370oC and the influence of the Liquid Hourly Space Velocity (LHSV) 1 hour-1, 1.5 hours-1, 2 hours-1. The results showed an increase in HDS activity of up to 99.99% at an increase in temperature of 370oC with LHSV 1 hour-1.CoMo/γ-Al2O3 catalyst was able to reduce sulfur content at temperatures of 330oC, 350oC, and 370oC with LHSV 1 hour-1 of 16.56 ppm; 3.85 ppm; 3.79 ppm. From all the results of the analysis it can be concluded that the optimum HDS process at a temperature of 370oC and LHSV 1 hour-1. The decrease in sulfur content obtained is in accordance with European country standards (Euro V), where the sulfur diesel oil content is lower than 10 ppm. The catalytic activity of CoMo/γ-Al2O3 shows that it increases the HDS process and can reduce activation energy by 18.49 Kj/mol.
Konversi Gliserol menjadi Polihidroksibutirat dengan Menggunakan Bakteri Eschericia coli Rahayu, Endah Fitriani; Trisunaryanti, Wega; Wijaya, Karna
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i3.19668

Abstract

Conversion of glycerol into polyhydroxybutyrate (PHB) using Eschericia coli bacteria had beed evaluated. The bacteria was cultured in lactose medium, consist of 1% of lactose, peptone, and NaCl, then incubated at 37oC for 24 h. The bacteria culture was then added into the 10 g/L, 20 g/L, 30 g/L, 40 g/L, and 50 g/L glycerol media and then fermented for 24, 48, 72, and 6 h, then followed by centrifugated and solid phase was dried and weighed as a biomass. The filtrate was analyzed to determine the remaining glycerol. PHB was extracted from the biomass using chloroform, and then analyzed by FT-IR, H-NMR, C-NMR and viscometer. Monomer unit of the polymer was produced by esterification of the polymer then analyzed by GC. Analysis generates that FT-IR, H-NMR, C-NMR, and GC shows the PHB can be synthesize from glycerol using Eschericia coli. PHB production is increasing if the time fermentation and initial glycerol concentration has been risen, with the maximum PHB produced is 92,73%. Molecular weight of PHB has maximum value if produced at initial glycerol concentration 40 g/L for 96 h. in the initial glycerol concentration 50 g/L, the molecular weight of PHB was reduced.
Validasi Metode Penetapan Kuantitatif Metanol dalam Urin Menggunakan Gas Chromatography-Flame Ionization Detector Mariana, Elyta; Cahyono, Edy; Rahayu, Endah Fitriani; Nurcahyo, Bowo
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v7i3.25608

Abstract

Telah dilakukan uji validitas terhadap tiga metode preparasi analisis metanol dalam urin dengan distilasi, ekstraksi cair-cair dan ekstraksi fase padat menggunakan gas chromatography. Metode gas chromatography-flame ionization detector (GC-FID) dapat digunakan untuk menentukan kadar metanol dalam urin. Pada uji validasi ditambahkan standar internal propanol. Uji validitas yang yang dilakukan meliputi uji linearitas, akurasi, presisi serta penentuan limit of detection (LoD) dan limit of quantitation (LoQ). Linearitas kurva standar dengan GC-FID diperoleh sebesar 0,9998 dengan nilai LoD sebesar 0,0743% dan nilai LoQ sebesar 0,2477%. Uji akurasi dilakukan dengan menghitung persen recovery yaitu 95,56% untuk metode distilasi, 62,40% untuk metode ekstraksi cair-cair dan 66,55% untuk metode ekstraksi fase padat. Hasil uji presisi dengan metode distilasi diperoleh %RSD sebesar 2,03%. Sedangkan %RSD metode ekstraksi cair-cair 3,00% dan 6,77% dengan ekstraksi fase padat. Berdasarkan hasil analisis uji validitas disimpulkan bahwa metode distilasi lebih baik daripada metode ekstraksi cair-cair dan ekstraksi fase padat.
Validasi Metode Pengujian Logam Berat Timbal (Pb) dengan Destruksi Basah Menggunakan FAAS dalam Sedimen Sungai Banjir Kanal Barat Semarang Ratnawati, Nursanti Angger; Prasetya, Agung Tri; Rahayu, Endah Fitriani
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v8i1.28030

Abstract

Abstrak Telah dilakukan uji validitas terhadap dua metode destruksi basah untuk analisis logam Pb dalam sedimen Sungai Banjir Kanal Barat Semarang menggunakan Flame Atomic Absorption Spectrophotometer. Uji validitas yang dilakukan meliputi uji linieritas, penentuan limit of detection (LoD) dan limit of quantitation (LoQ), uji akurasi, serta uji presisi. Linieritas kurva standar Pb dengan FAAS diperoleh sebesar 0,9996 dengan nilai LoD sebesar 0,3409 mg/L dan nilai LoQ sebesar 1,1364 mg/L. Uji akurasi dilakukan dengan menghitung persen recovery untuk metode variasi 1 sebesar 90,01% dan 87,30% untuk metode variasi 2. Hasil uji presisi untuk metode variasi 1 diperoleh persen RSD sebesar 0,89% dan 1,67% untuk metode variasi 2. Jumlah Pb dalam sedimen Sungai Banjir Kanal Barat Semarang sesuai dengan metode yang paling valid sebesar 182,2180 mg/kg. Hasil uji t tidak berpasangan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada rerata jumlah Pb dari kedua metode pengujian. Berdasarkan hasil analisis uji validitas disimpulkan bahwa metode variasi 1 lebih baik daripada metode variasi 2.
Pengaruh Massa Graphene Oxide dan Daya Microwave Terhadap Sintesis Graphene Melalui Iradiasi Microwave Amalia, Alfi Nurul; Rahayu, Endah Fitriani
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v9i2.33077

Abstract

Reduksi Graphene Oxide (GO) menjadi graphene dilakukan dengan bantuan iradiasi microwave dalam media air menghasilkan luas permukaan tinggi dari lembaran tipis graphene. Lembaran nano graphene bertindak sebagai susceptor di bawah iradiasi microwave yang memberikan pemanasan cukup cepat untuk mengelupas GO dan menghilangkan gugus oksigen secara efektif. Massa GO dan daya microwave memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas graphene dan mencegah kecacatan. Dari ketiga variasi pembuatan graphene dari Graphene Oxide (GO) melalui iradiasi microwave yaitu 0,1 g-450 Watt, 0,1 g-630 Watt dan 0,02 g-450 Watt menunjukkan gugus oksigen yang paling rendah terdapat pada variasi graphene 0,02 g-450 Watt. Hal ini mengindikasikan semakin kecil massa GO dan semakin tinggi daya microwave maka semakin banyak graphene yang terbentuk.
Uji Aktivitas Katalitik Hidrodesulfurisasi Campuran Light Gas Oil (LGO) dan Light Diesel Oil (LDO) dengan Katalis CoMo/ γ-Al2O3 Ulya, Isnaeni Nurul; Jumaeri, Jumaeri; Wawan, Wawan; Rahayu, Endah Fitriani; Wijayati, Nanik
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v9i2.33525

Abstract

Diesel oil is a fossil fuel that is the main source of energy consumed excessively which can cause problems in the environment such as air pollution. This study aims to eliminate sulfur type impurities in diesel oil by hydrotreating process, one of which is through the hydrodesulfurization process. In this study studied the catalytic activity of CoMo / Al2O3 in the HDS process of LGO and LDO blends using Reactor Fixed-Bed Pilot-Plant scale. The effect of parameters on the HDS process was studied by varying temperatures of 330oC, 350oC, 370oC and the influence of the Liquid Hourly Space Velocity (LHSV) 1 hour-1, 1.5 hours-1, 2 hours-1. The results showed an increase in HDS activity of up to 99.99% at an increase in temperature of 370oC with LHSV 1 hour-1.CoMo/γ-Al2O3 catalyst was able to reduce sulfur content at temperatures of 330oC, 350oC, and 370oC with LHSV 1 hour-1 of 16.56 ppm; 3.85 ppm; 3.79 ppm. From all the results of the analysis it can be concluded that the optimum HDS process at a temperature of 370oC and LHSV 1 hour-1. The decrease in sulfur content obtained is in accordance with European country standards (Euro V), where the sulfur diesel oil content is lower than 10 ppm. The catalytic activity of CoMo/γ-Al2O3 shows that it increases the HDS process and can reduce activation energy by 18.49 Kj/mol.