Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

TEPIKAN (TEBAK PILIH IKAN) MENGGUNAKAN CARD TAG RFID BERBASIS ARDUINO UNO SEBAGAI MEDIA BELAJAR ANAK SEKOLAH MENUJU REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Nusyirwan, Deny; Purnama, Muhammad Bayu
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 10, No 2 (2019): JURNAL SIMETRIS VOLUME 10 NO 2 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1475.306 KB) | DOI: 10.24176/simet.v10i2.3218

Abstract

Masyarakat pesisir belum dapat mengoptimalkan sumberdaya yang dapat menjadi keuntungan wilayah tersebut, ini disebabkan karena kurangnya ilmu pengetahuan, pengembangan, dan sarana pendukung seperti teknologi didaerah pesisir. Penelitian ini membahas tentang pembentukan pola fikir anak sebagai sasaran masa depan yang dapat berfikir secara maju dalam mengasah ingatannya melalui permainan ular tangga. TEPIKAN (Tebak Pilih Ikan) adalah gagasan yang menerapkan permaianan ular tangga sebagai metode edukasi pembelajaran dalam menebak, mengenal jenis ikan. Tujuan dari TEPIKAN (Tebak Pilih Ikan) mampu menjadi kontribusi cerdas dalam peran kelanjutan sebagai ketahanan wilayah yang tertinggal dan menjadi suatu pandangan bagi anak sekolah dasar dalam meningkatkan ilmu pengetahuan dengan menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap potensi lokal, yaitu ikan. Sedangkan untuk masyarakat di pesisir, akan menjadi dorongan untuk lebih mempersiapkan diri menghadapi perkembangan teknologi sehingga akan dapat meningkatkan taraf hidup dan terhindar dari dampak negatif teknologi. Penelitian ini menerapkan tahapan Proses Desain Rekayasa, dimulai dengan etnografi hingga menghasilkan sebuah prototipe yang merupakan sebuah konsep solusi yang sesuai dengan kebutuhan.
RANCANGAN MEJA ANTI NGANTUK PADA SISWA SEKOLAH DASAR DENGAN MENGGUNAKAN ANDROID DAN BLUETOOTH BERBASISKAN ARDUINO UNO Nusyirwan, Deny
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 16, No 2 (2019): Edisi Juli 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v16i2.17853

Abstract

Aktifitas siswa dalam bersekolah memerlukan kondisi kesehatan yang baik dan juga istirahat yang cukup dikarenakan bangun pagi. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan para siswa di sekolah, mulai dari aktivitas belajar, bermain, dan berolahraga. Oleh karena itu, tidak jarang siswa mulai mengantuk pada jam pelajaran yang lewat setelah tengah hari. Keadaan ini tentu akan mengurangi konsentrasi siswa dalam menerima pelajaran dan dapat mengganggu rekan didalam kelas. Adapun cara yang diakukan hingga saat ini adalah guru mendatangi siswa yang mengantuk tersebut dan meminta siswa tersebut untuk membasuh mukanya dengan air. Hal ini tentu akan merepotkan guru dan mengurangi konsentrasi belajar siswa lainnya. Solusi berupa inovasi berbasiskan teknologi yang diusulkan adalah meja anti ngantuk, sebuah purwarupa berbasiskan mikrokontroler arduino uno yang di integrasikan dengan fungsi bluetooth dan buzzer. Apabila guru melihat siswa yang mengantuk, maka guru dapat menekan fungsi pada telepon pintar miliknya melalui akses bluetooth ke Arduino, selanjutnya Arduino akan menghidupkan buzzer yang terdapat pada meja siswa. Awal penelitian dimulai dengan pendekatan Double Diamand yang diperkenalkan oleh British Design Council, yaitu proses perancangan yang mempergunakan design thinking didalam menghasilkan inovasi berbasis teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat setempat. Setelah mendapatkan solusi utama, maka akan dilanjutkan dengan pembuatan sederhana yang akan dipergunakan untuk uji fungsi dan manfaat bersama calon pengguna.
TONG SAMPAH PINTAR DENGAN PERINTAH SUARA GUNA MENGHILANGKAN PERILAKU SISWA MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN DI SEKOLAH Nusyirwan, Deny
Jurnal Teknoinfo Vol 14, No 1 (2020): Januari
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jti.v14i1.336

Abstract

Sampah pada masa ini sudah menjadi hal yang serius karena jumla sampah dari tahun ke tahun semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Tempat Pembuangan Akhir yang kelebihan kapasitas, ditambah dengan maraknya masyarakat yang membuang sampah sembarangan menyebabkan bencana alam dahsyat bagi umat manusia itu sendiri. Dari aspek kesehatan tentu membuang sampah sembarangan adalah perilaku yang merugikan banyak pihak, bau dari sampah menyebabkan polusi udara dan daerah menjadi tercemar. Oleh sebab itu, untuk meningkatkan kesadaran siswa di sekolah membuang sampah pada tempatnya dan sebagai solusi dari permasalahan membuang sampah sembarangan maka dirancang sebuah purwarupa tong sampah pintar dengan perintah suara berbasikan Arduino. Dengan menggunakan perintah suara, maka tong sampah akan mendekat selanjutnya otomatis membuka ketika tangan siswa mendekati tutup tong sampah. Penelitian dilaksanakan di SD 002 Tanjung Pinang Timur, dimulai dengan pendekatan sosial  yang di integrasikan dengan  design thinking untuk  menghasilkan inovasi berbasis teknologi.  Setelah mendapatkan solusi utama, dilanjutkan dengan purwarupa sederhana yang dipergunakan untuk uji fungsi dan manfaat bersama siswa calon pengguna teknologi. Dari hasil pengujian kepada siswa didapatkan bahwa purwarupa yang dihasilkan menarik dan mudah dipergunakan oleh para siswa nantinya serta sistem yang di uji coba juga sudah dapat berfungsi dengan baik
TIRAI OTOMATIS BERBASISKAN ARDUINO UNTUK MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR DAN MINAT SISWA TERHADAP TEKNOLOGI PADA SDN 003 BINAAN TANJUNGPINANG BARAT Nusyirwan, Deny; Daiichi, Nadhifah Hasi; Putra Perdana, Prasetya Perwira
Jurnal Terapan Abdimas Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v5i1.4858

Abstract

Abstract. Curtains are a means to regulate air circulation in our homes, control the sunlight that enters the room, maintain privacy in the room, and also as a complement to the interior of the house. As for in school, curtains have the main function as a window cover to avoid excessive lighting so that it can cause hot air so that it disrupts the smooth learning process of students. Therefore, one of the proposed technological innovations is Automatic Curtain based on the LDR sensor (Light Dependent Resistor). Automatic curtain based on LDR sensor (Light Dependent Resistor) is a system design where the LDR sensor when getting light will then pass information to the Arduino microcontroller, then Arduino will give an order to the servo to work closing the curtain. Automatic Curtain based on LDR sensor consists of several main devices, namely Arduino Uno, Micro Servo, Resistor, LED Lights, and several Male to Male Jumper Cables. The research process applies an engineering design process with a double diamond model approach introduced by the British Design Council, which explains the need for user-based design thinking to get an innovation that is the right solution at school. The process begins with social ethnographic research, direct observation in schools to gather information, followed by an outpouring of ideas on problems that exist in schools, determining the main problems in schools, the process of outlining the ideas of solutions given to the main problems and discussions to determine the main solutions. In the next stage is the making of simple prototypes and usability testing to get an evaluation of the solutions givenAbstrak. Tirai merupakan sarana untuk mengatur sirkulasi udara di rumah kita, pengontrol cahaya matahari yang masuk ke dalam ruangan, menjaga privasi yang berada di dalam ruangan, dan juga sebagai pelengkap interior rumah. Adapun di sekolah, tirai memiliki fungsi utama sebagai penutup jendela untuk menghindari pencahayaan yang berlebihan sehingga dapat menimbulkan udara panas sehingga mengganggu kelancaran proses belajar siswa. Oleh karena itu, salah satu inovasi teknologi yang diusulkan adalah Tirai Otomatis berbasis sensor LDR (Light Dependent Resistor). Tirai Otomatis berbasis sensor adalah suatu perancangan sistem dimana sensor LDR apabila mendapat cahaya maka akan meneruskan informasi ke mikrokontroler Arduino, selanjuntya Arduino akan memberikan perintah kepada servo untuk bekerja menutup tirai. Tirai Otomatis berbasis sensor LDR terdiri dari beberapa perangkat utama yaitu Arduino Uno, Micro Servo, Resistor, Lampu LED, dan beberapa Kabel Jumper Male to Male. Proses penelitian menerapkan sebuah proses desain rekayasa dengan pendekatan model double diamond yang telah diperkenalkan oleh British Design Council, dimana menjelaskan akan perlunya design thinking berbasis kepada pengguna untuk mendapatkan sebuah inovasi yang merupakan solusi yang tepat di sekolah. Proses dimulai dengan penelitian secara sosial etnografi, observasi secara langsung di sekolah untuk mengumpulkan informasi, dilanjutkan curahan gagasan terhadap permasalahan yang ada di sekolah, menentukan permasalahan utama di sekolah, proses curahan gagasan solusi yang di berikan terhadap permasalahan utama dan diskusi untuk menentukan solusi utama. Pada tahapan selanjutnya adalah pembuatan purwarupa sederhana dan pengujian kegunaan untuk mendapatkan evaluasi terhadap solusi yang diberikan.
Proses Desain Rekayasa Pada Perancangan Purwarupa Absensi Siswa Menggunakan RFID Guna Meningkatkan Efektifitas Di Sekolah Menuju Revolusi Industri 4.0 Nusyirwan, Deny; Habibi, Ilham
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 5, No 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1133.505 KB) | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v5i1.2163

Abstract

Revolusi Industri 4.0 tidak hanya menitik beratkan kepada penguasaan teknologi, namun juga mendorong untuk terbentuknya kepribadian yang siap bekerja sama, disiplin, berpikiran luas dan kritis. Selain tempat untuk menimba ilmu pengetahuan, sekolah juga merupakan tempat siswa membentuk kepribadian yang siap menghadapi revolusi industri. Dari hasil observasi telah didapatkan permasalahan utama yaitu siswa terlambat masuk ke ruangan kelas dan waktu yang diperlukan untuk mengerjakan absensi oleh tenaga pengajar secara manual. Untuk mengatasi ini diusulkan sebuah solusi berupa absensi mempergunakan RFID yang akan di integrasikan dengan Microsoft Exel. Sistem bekerja pada kartu yang sudah diprogram pada Arduino Uno. Masing-masing siswa mendapatkan kartu yang dapat di pergunakan ketika masuk dan keluar ruangan kelas. Dari hasil pengujian kegunaan, didapatkan hasil yang positif dari siswa dan guru, dimana kedepannya guru dapat lebih efektif dalam memanfaatkan waktu untuk mengajar dan merekap absensi siswa nantinya. Kata Kunci : absensi, arduino,  industri, siswa, teknologi
ENGINEERING DESIGN PROCESS PADA PERANCANGAN TRANSPORTASI PERSONAL DIDALAM LINGKUNGAN UNIVERSITAS Nusyirwan, Deny
Machine : Jurnal Teknik Mesin Vol 5 No 2 (2019): Machine : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.449 KB) | DOI: 10.33019/jm.v5i2.824

Abstract

Universitas merupakan tempat mahasiswa mengikuti kegiatan belajar dan kegiatan non formal lainnya. Dengan semakin berkembangnya cabang ilmu pengetahuan, tidak jarang mahasiswa yang belajar ilmu teknik, akan mengikuti perkuliahan di fakultas lain atau mengikuti seminar-seminar yang diadakan oleh universitas atau organisasi mahasiswa di lingkungan kampus. Dari hasil observasi secara langsung, dapat ditemukan masalah utama yaitu mobilitas internal kampus, seperti terlambat mengikuti perkuliahan lanjutan akibat jarak dari satu lokasi perkuliahan ke lainnya yang cukup jauh karena tidak tersedianya transportasi yang memadai di lingkungan internal kampus atau ketinggalan bus shuttle karena terlambat sampai di lokasi pemberhentian bus. Dalam penelitian ini akan dititik beratkan pada transportasi pribadi didalam universitas yang nyaman dan selalu tersedia serta mudah dioperasikan. Penelitian dititik beratkan dengan mengikuti proses desain rekayasa dari observasi hingga pembuatan purwarupa sederhana untuk mendapatkan pengalaman dari calon pengguna.
PENYARINGAN AIR KERUH MENGGUNAKAN SENSOR LDR DAN BLUETOOTH HC-05 SEBAGAI MEDIA PENGONTROLAN GUNA MENINGKATKAN MUTU KEBERSIHAN AIR DI SEKOLAH Nusyirwan, Deny; Aritonang, Michael Dudikof; Perdana, Prasetya Perwira Putra
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.935 KB) | DOI: 10.25077/logista.3.1.37-46.2019

Abstract

ABSTRAK Kesehatan merupakan kondisi fisik seseorang berjalan dengan baik dan normal.kesehatan dapat diperngaruhi oleh faktor internal dan eksternal,air merupakan salah satu dari faktor eksternal yang dapat mempengaruhi kesehatan,oleh karena itu sumber air untuk kebutuhan manusia haruslah bersih dan jernih serta bebas dari bahaya bakteri, mikroorganisme, logam berat , tingkat keasamaan, dan juga ph yang standard.. Oleh karena itu perancangan penyaring air keruh menggunakan module HC-05 sebagai media pengontrol alat guna meningkatkan mutu air di lingkungan sekolah yaitu SDN 011 TANJUNGPINANG TIMUR, inovasi ini berguna untuk mencegah pengguna air terjangkit oleh berbagai macam penyakit. Proses filtrasi air mempunyai beberapa tahapan yaitu module HC-05 akan menerima data dari android untuk menghidupkan pompa air, kemudian pompa air akan mentrasfer air ke filter guna menyaring kotoran,hasil penyaringan akan dialiri ke sumber air itu juga, lampu LED berwarna hijau sebagai indikator proses filterasi sedang berjalan,dan menggunakan lampu LED merah sebagai indikator alat sedang tidak beroperasi.Selain sederhana inovasi ini juga hamat daya karna menggunakan energi listrik yang sangat rendah sehingga lebih hemat energi,selain itu juga inovasi ini sangat berguna untuk menjernihkan air sehingga pengguna air di lingkungan sekitar tidak ragu dalam menggunakan air. Kata Kunci: Kesehatan, Kejernihan, Air, Filterasi, Lingkungan Sekolah ABSTRACT Health is a physical condition of a person running well and normally. Health can be influenced by internal and external factors. Water is an external factor that can affect health, therefore water sources for human must be clean from the dangers of bacteria, microorganisms, heavy metals, the level of acidity, and also the standard ph. Therefore the design of turbid water filters uses the HC-05 module as a tool to control the prototype to improve water quality in the school, namely SDN 011 TANJUNGPINANG TIMUR. This innovation is useful to prevent water users from being infected by various diseases. The water filtration process has several stages, HC-05 module will receive data from android to turn on the water pump, then the water pump will transfer water to filter to filter impurities, the filtering results will be fed to the water source too, green LED lights as an indicator of the filtration process is running, and uses a red LED light as a tool indicator is not operating. In addition to this simple innovation also has power because it uses very low electrical energy so it is more energy efficient, besides that this innovation is very useful to purify water so that users of water in the surrounding environment no doubt in using water. Keywords: Health, Clarity, Water, Filtration, School Enviroment
TECH FOR KIDS SEBAGAI PELATIHAN PENGENALAN PROSES PERANCANGAN REKAYASA DI SMPN 11 TANJUNG PINANG Nusyirwan, Deny; Suhendra, Toni; Fadillah, M. Abyan; Saputra, Oskar Indra
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1155.943 KB) | DOI: 10.12928/jp.v3i2.885

Abstract

Teknologi informasi dan telekomunikasi telah berkembang dengan pesat untuk mendukung digitalisasi di dunia industri. Untuk mendukung hal tersebut, maka jurusan teknik elektro Universitas Maritim Raja Ali Haji melaluitech for kids berusaha meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dengan memberikan pelatihan proses perancangan rekayasa. Adapun tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan kemampuan teknis dan nonteknis kepada siswa di sekolah dasar dan menengah di daerah pesisir dan perbatasan untuk mampu bersaing secara global di era industri 4.0. Metode pendekatan dalam pelatihan adalah partisipatif, dimana mahasiswa sebagai fasilisator bersama siswa aktif berinteraksi untuk menghasilkan luaran berupa rancangan purwarupa digital. Tahapan perancangan yang diperkenalkan kepada siswa dimulai dengan etnografi, untuk melatih siswa dan siswi dalam melakukan observasi terhadap lingkungan sekitarnya, cuurahan gagasan permasalahan yang ditemukan, menentukan solusi utama dari permasalahan utama. Selanjutnya di terjemahkan pada sketsa gambar dan dilanjutkan ke purwarupa vitual. Dari hasil kegiatan Tech for Kids siswa mengalami peningkatan didalam kemampuan menggambar teknik hasil sketsa menggunakan perangkat lunak Autodesk inventor. Selain itu, tech for kids mampu menciptakan suasana belajar yang kreatif, kritis dalam menganalisa dan mampu bekerjasama dengan rekan satu kelompok yang merupakan bagian terintegrasi untuk pola pembelajaran di sekolah masa depan.
Perancangan Gelpi (Gelang Piket) Berbasiskan Arduino Uno Sebagai Pengingat Jadwal Piket Siswa Sekolah Dasar Nusyirwan, Deny; Sinaga, Lilis Agustina; Putra Perdana, Prasetya Perwira
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 3, No 2 (2019): EDISI DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.637 KB) | DOI: 10.33366/jast.v3i2.1331

Abstract

ABSTRAKSebagian besar dari fasilitas sekolah terdiri dari ruangan-ruangan yang dimanfaatkan untuk  kegiatan belajar yang dihadiri oleh siswa dan guru. Ruangan tersebut terdiri dari bangku siswa, meja guru dan beberapa fasilta penunjang seperti lemari untuk menyimpan buku dan hasil karya siswa. Selain sampah yang juga terdapat di dalam kelas, tata letak bangku juga terkadang sudah tidak sesuai setelah jam pelajaran selesai. Sekolah biasanya akan dilengkapi dengan petugas penjaga yang akan membantu dalam hal kebersihan dan kerapian ruangan, namun sudah menjadi kebiasaan di sekolah, wali kelas membentuk jadwal piket yang tediri dari siswa yang bertugas untuk membersihkan dan merapikan ruangan setelah jam pelajaran selesai. Dari hasil pengamatan dapat ditemukan tidak semua siswa yang sudah mendapatkan tugas piket melakukan tugasnya, oleh sebab itu diusulkan sebuah inovasi berbasiskan teknologi yang bernama Gelpi (Gelang Piket) yang berfungsi sebagai pengingat. Gelpi akan diberikan kepada siswa yang mendapatkan jadwal piket di kelas tertentu dan hari tertentu sebelum jam pelajaran terakhir selesai. Teknologi ini mengintegrasikan perangkat mikrokontroler Arduino Uno sebagai pusat pengelolaan informasi, buzzer, LCD  yang akan menampilkan pesan  dan RTC (Real Time Clock) sebagai pengatur waktu. Penelitian dimulai dengan pendekatan Double Diamand yang diperkenalkan oleh British Design Council, yaitu memulai proses perancangan dengan social research yang bertujuan untuk dapat menghasilkan inovasi berbasis teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat setempat. Setelah mendapatkan solusi utama, maka akan dilanjutkan dengan pembuatan sederhana yang akan dipergunakan untuk uji fungsi dan manfaat bersama calon pengguna. Dari hasil pengujian bersama calon pengguna, didapatkan bahwa purwarupa yang berbentuk seperti jam tangan tidak mengganggu siswa, karena siswa pada umumnya sudah mempergunakan jam tangan ketika di sekolah. Fungsi pengingat sangat membantu siswa menghindari kelupaan terkait jadwal piket. Dan pada akhirnya tugas guru akan menjadi lebih mudah karena tidak perlu mengingatkan siswa setiap hari setelah jam pelajaran terahir.Kata Kunci : sekolah; siswa; arduino; buzzer; RTCABSTRACTMost of the school facilities consist of rooms that are used for learning activities attended by students and teachers. The room consists of a student bench, a teacher's desk and several supporting facilities such as a cupboard to store books and student work. In addition to garbage that is also present in the classroom, the bench layout is also sometimes not suitable after the lesson is over. Schools will usually be equipped with guard officers who will assist in the cleanliness and tidiness of the room, but it has become a habit in school, homerooms form a picket schedule consisting of students who are tasked with cleaning and tidying up the room after class hours. From the results of the observations, it can be found that not all students who have received picket assignments do their job, therefore a technology-based innovation called Gelpi (Picket Bracelet) is proposed that serves as a reminder. Gelpi will give to students who get picket schedules in certain classes and certain days before the last lesson hours are completed. This technology integrates Arduino Uno microcontroller devices as a center for information management, buzzer, LCD that will display messages and RTC (Real Time Clock) as a timer. The research began with the Double Diamand Design Process of the United Kingdom Design Council, which began the design process with social research that aims to be able to produce technology-based innovations that benefit the community. After getting the main solution, it will be followed by a simple manufacture that will be used to test the functions and benefits with prospective users. Based on the results of testing with prospective users, obtained from prototype that form watches that are not opened by students, because students in general already use compilation watches at school. A reminder function that is very helpful for students who are opposed to forgetfulness related to picket schedules. And finally the task of the teacher will be easier because there is no need for students every day after the last lesson.
PROSES DESAIN REKAYASA PADA PERANCANGAN PURWARUPA LOPER ID (LOCKER PENYIMPANAN BERBASIS RFID) DALAM MENUNJANG SISTEM KEAMANAN PERPUSTAKAAN : ENGINEERING DESIGN PROCESS IN LOPER ID PURWARUPA DESIGN (RFID-BASED STORAGE LOCKER) IN SUPPORTING LIBRARY SECURITY SYSTEM Nusyirwan, Deny; Putra , Rifki Triaditiya
Jurnal Teknologi dan Terapan Bisnis Vol. 3 No. 1 (2020): Vol. 3 No. 1 (2020) Jurnal Teknologi dan Terapan Bisnis
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat-Akademi Komunitas Semen Indonesia Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0301/jttb.v3i1.67

Abstract

The Engineering Design Process is a series of stages in getting a solution that must be passed by a designer with a technical background. This stage begins with social studies to collect information and also observations about the problems and needs of an environment in the community so that the technology produced can be applied appropriately in the community. Penetian was carried out in a library in Tanjung pinang city, where through the large number of visitors who came, a security system was needed in the library to protect important items from library visitors. Therefore, a technology innovation called RFID-based storage lockers is proposed. This innovation is a security system design where RFID Tags that have a UID Card are initialized as library member cards which are then scanned on RFID Reader to find out the lockers will open or remain locked. This RFID-based storage locker is designed with several main devices, namely Arduino Uno, RFID Reader, RFID Tag, servo motor, buzzer and LED. The research begins with observation, then the discussion to get a proposed solution of some of the problems found. The stages of making simple prototypes are needed to get the appropriate initial design form, and no less important are the stages of prototype testing and experience with prospective users.