Claim Missing Document
Check
Articles

Stabilitas Fisik dan Kimia Minyak Biji Ketapang (Terminalia catappa L.) Selama Penyimpanan Saputri, Delima; Fitriani, Victoria Yulita; Masruhim, Muhammad Amir
Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry Vol. 2 No. 3 (2013): Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia, 75117, Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Jl. Penajam, Kampus UNMUL Gunung Kelua, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jtpc.v2i3.59

Abstract

Ketapang (Terminalia catappa L.) is each one potentialy to producting of nabati oil. The research is purposes to determine effect of storage period on room and extreme temperature of ketapang seeds oil’s physical and chemical stability. Ketapang seeds oil was getted from ketapang seeds extraction by n-hexana with soxhletasi method. Ketapang seeds oil stability evaluation on room temperature 27 – 30 °C as long as 50 days and extreme temperature 65 °C as long as 10 days. Physical stability that color, aroma, and flavor use organolepticly, pH use pH-meter, density use piknometer, and viscosity use Oswald viscometer. Chemical stability that acid value, peroxide value, and soap value by titration method, and amount of tocopherol compound by spectrometry method. The result data was analyzed with linier regretion. The analyzed result of aroma, flavor, pH, density, soap value, and tocopherol compound showed descend linier, viscosity, acid value, and peroxide value showed ascend linier, and color of ketapang seeds oil is stabil as long as storage on room and extreme temperature. Storage period on extreme temperature more significant than room temperature to effect evaluation result of ketapang seeds oil’s physical and chemical parameters. Key Words: Terminalia catappa L., Storage Period, Physical and Chemical Stability. Abstrak Ketapang (Terminalia catappa L.) merupakan salah satu tumbuhan yang berpotensi sebagai penghasil minyak nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan pada suhu ruang dan ekstrim terhadap stabilitas fisik dan kimia minyak biji ketapang. Minyak biji ketapang diperoleh dari ekstraksi biji ketapang dengan pelarut n-heksana menggunakan metode soxhletasi. Penentuan stabilitas fisik minyak meliputi warna, bau, dan rasa, pH, bobot jenis, dan viskositas. Penentuan stabilitas kimia meliputi penentuan angka asam, angka peroksida, dan angka penyabunan, serta kandungan tokoferol. Hasil pengujian dianalisis menggunakan regresi linier. Berdasarkan hasil analisis, disimpulkan bahwa pada parameter bau, rasa, pH, bobot jenis, angka penyabunan, dan kandungan tokoferol menunjukkan hubungan linier dengan kecenderungan turun, pengujian terhadap parameter viskositas, angka asam, dan angka peroksida menunjukkan hubungan linier dengan kecenderungan naik, sedangkan parameter warna minyak biji ketapang cenderung stabil selama penyimpanan pada suhu ruang maupun suhu ekstrim. Lama penyimpanan pada suhu ekstrim lebih signifikan mempengaruhi hasil pengujian pada parameter fisik dan kimia minyak biji ketapang dibandingkan pada suhu ruang. Kata Kunci : Terminalia catappa L., Lama Penyimpanan, Stabilitas Fisik dan Kimia.
Aktivitas Ekstrak Daun Bangun-Bangun (Coleus amboinicus Lour) Sebagai Antiinflamasi pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Rahmawati, Dise; Sulistiarini, Riski; Masruhim, Muhammad Amir
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 1 (2015): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.91 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v1i1.1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder pada daun bangun-bangun dan aktivitas ekstrak daun bangun-bangun sebagai antiinflamasi. Hasil pengujian metabolit sekunder menunjukkan bahwa daun bangun-bangun mengandung flavonoid, saponin, steroid dan triterpenoid. Sedangkan metode yang digunakan yaitu induksi karagenan pada kaki tikus putih. Tikus putih dikelompokkan menjadi lima kelompok yaitu kelompok kontrol negatif yang diberi Na CMC, kelompok kontrol positif yang diberi Na diklofenak dengan dosis 50 mg dan tiga kelompok uji yang diberikan ekstrak dengan tiga variasi dosis yaitu 150 mg/200gBB tikus, 200 mg/200gBB tikus dan 250 mg/200gBB tikus yang masing-masing diberikan oral serta tiap tikus dikondisikan bengkak terlebih dahulu pada kaki tikus. Pengukuran bengkak pada kaki tikus dengan mengukur diameter kaki tikus terlebih dahulu dengan plestimometer. Dari hasil pengukuran menunjukkan dosis 250 mg/200gBB memiliki aktivitas penurunan radang lebih baik dari dosis lainnya.
Penggunaan Antibiotik Profilaksis pada Pasien Bedah Sesar (Cesarean section) Di RSUD A.W.S Samarinda Thaharah, Rima; Fadraersada, Jaka; Masruhim, Muhammad Amir
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 1 (2015): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.809 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v1i1.3

Abstract

Bedah Sesar adalah suatu cara melahirkan janin dengan membuat sayatan pada dinding uterus melalui dinding depan bagian perut. Wanita pada jaman modern saat ini lebih menyukai ahli kandungan dan melahirkan dengan bantuan ahli kandungan karena dalam kenyataannya dengan cara ini angka kematian bayi dan wanita yang melahirkan dapat ditekan serendah mungkin. WHO melaporkan dari 137 negara ditemukan bahwa terdapat 69 negara (50,4%) yang memiliki angka persalinan bedah sesar (Cesarean section) >15%. Penelitian ini bermaksud untuk mendapatkan data penggunaan antibiotik pada pasien bedah sesar (Cesarean section) di RSUD Abdul wahab Sjahranie Samarinda yang dilihat dari aspek jenis dan golongan antibiotik, rute, dosis, frekuensi, dan waktu pemberian dan menilai kualitas penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah sesar (Cesarean section) berdasarkan metode Gyssens. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif evaluative dengan pengambilan data secara retrospektif pada 120 catatan rekam medik pasien bedah sesar. Data yang diambil pada bulan Januari hingga Desember 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien bedah sesar terbanyak adalah pasien usia 20-35 tahun sebesar 85,83%, pasien dengan indikasi terbanyak adalah persalinan preterm sebesar 20% dan berdasarkan analisis kualitas penggunaan antibiotik dengan metode Gyssens menunjukkan penggunaan antibiotik kategori IV ialah 100%.
Karateristik Pasien Hipertensi Rawat Inap Di Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Simarmata, Tiurliana Octavia; Prabowo, Wisnu Cahyo; Masruhim, Muhammad Amir
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 1 (2015): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.359 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v1i1.5

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karateristik pasien hipertensi di Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie Kota Samarinda. Penelitian bersifat deskriptif, pengambilan data dilakukan secara retrospektif pada pasien hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi dengan metode consecutive sampling. Data diambil pada periode bulan Januari-Juli 2014 melalui rekam medik. Sampel ditentukan berdasarkan kriteria inklusi sebanyak 65 rekam medik. Data pasien dipindahkan dalam lembar kerja penelitian. Karateristik pasien dianalisis berdasarkan usia, jenis kelamin, riwayat penyakit dan penyakit penyerta. Hipertensi banyak terjadi pada usia >40 tahun baik laki-laki maupun perempuan. Pasien hipertensi lebih banyak memiliki riwayat penyakit dan penyakit penyerta. Hal ini menunjukkan bahwa riwayat penyakit memiliki resiko terhadap terjadinya hipertensi. Penyakit penyerta merupakan kondisi pasien yang dapat mengganggu dalam terapi pengobatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita hipertensi paling banyak diderita oleh pasien berusia 41-60 tahun (58,46%), jenis kelamin perempuan (30,76%), memiliki riwayat penyakit hipertensi (48,57%) dan pasien dengan penyakit penyerta (36,9%).
Uji Aktivitas Antioksidan Fraksi Etil Asetat Daun Miana (Coleus atropurpureus Benth) Afifah, Dwi Nur; Fridayanti, Aditya; Masruhim, Muhammad Amir
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 1 (2015): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.858 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v1i1.19

Abstract

Daun Miana (Coleus atropurpureus Benth) merupakan salah satu tanaman tradisional yang digunakan sebagai obat untuk menyembuhkan beberapa penyakit, seperti batuk, perangsang nafsu makan, dan penetralisir racun (antitoksik). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan fraksi etil asetat daun miana. Daun miana (Coleus atropurpureus Benth) diekstraksi dengan pelarut etanol menggunakan metode maserasi kemudian difraksinasi secara bertahap menggunakan pelarut n-heksana dan etil asetat. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode radikal 2,2-difenil-1-pikrilhidrazi (DPPH), dimana absorbansi yang diukur pada ?maks 516,4 nm dengan menggunakan alat spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi etil asetat daun miana memiliki aktivitas antioksidan terhadap radikal DPPH dengan nilai IC50 33,768 ppm
Uji Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Etanol Bunga Bugenvil (Bougainvillea spectabilis) Terhadap Tikus Putih Galur Wistar Ambasalu, Triska Gea; Ardana, Mirhansyah; Masruhim, Muhammad Amir
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 2 (2015): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.738 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v2i1.31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antiinflamasi ekstrak bunga bugenvil terhadap edema buatan pada tikus Wistar dan mengetahui dosis ekstrak etanol bunga bugenvil yang paling efektif terhadap penurunan volume edema tikus jantan yang diinduksi karagenan 1 %. Subjek penelitian ini adalah 15 ekor tikus jantan galur Wistar yang dibagi menjadi 5 kelompok; kontrol negatif (NaCMC 0,5 %), kontrol positif (Natrium diklofenak 0,9 mg/kgBB), kelompok perlakuan (200mg/kgBB, 250mg/kgBB, 300mg/kgBB), diberikan secara oral. Telapak kaki belakang kanan tikus disuntikkan secara subkutan karagenan 1% untuk memicu inflamasi. Pengukuran volume edema dilakukan dengan menggunakan pletismometer dalam selang waktu 30 menit selama 330 menit. Data selanjutnya dianalisis menggunakan ANAVA dua arah dan dilakukan uji lanjutan dengan menggunakan analisis Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol bunga bugenvil mampu menurunkan volume edema pada kaki tikus putih galur wistar yang diinduksi karagenan 1 % dan dosis efektif ekstrak bunga bugenvil sebagai antiinflamasi adalah pada dosis 250 mg/kgBB. Selanjutnya dilakukan uji potensi ekstrak bunga bugenvil dosis 250 mg/kgBB dengan kontrol positif menggunakan uji t dan terlihat bahwa terdapat perbedaan yang nyata pada pemberian ekstrak bunga bugenvil 250 mg/kgBB dengan kontrol positif.
Karakteristik Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Komplikasi Hipertensi Di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Tahun 2012-2014 Falufie J, M Reza; Sulistiarini, Riski; Masruhim, Muhammad Amir
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 2 (2015): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.465 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v2i1.37

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan gejala hiperglikemik disertai gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein. Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang ditandai dengan naiknya tekanan darah secara drastis. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik pasien Diabetes Mellitus tipe 2 komplikasi hipertensi meliputi Jenis kelamin dan umur pada pasien rawat inap di RSUD Abdul wahab Sjahranie Samarinda. Penelitian ini dilakukan secara retrospektif dari catatan rekam medik pasien Diabetes Mellitus tipe 2 komplikasi Hipertensi di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh ialah pasien Diabetes mellitus tipe 2 komplikasi Hipertensi di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda dari tahun 2012-2014lebih banyak diderita jenis kelamin wanita sebanyak 77,9% dibandingkan pria sebanyak 22% usia pasien lebih banyak diderita pada usia diatas 50 tahun sebanyak 66,2%; 25-50 tahun sebanyak 32,4%; dibawah 25 tahun sebanyak 1,5%.
Analisa Tingkat Kepatuhan Penggunaan Terapi Obat Oral Antidiabetik (OAD) Pada Pasien Diabetes Mellitus Di Instalasi RSUD. A.W Sjahranie Fitriani, Rina; Masruhim, Muhammad Amir; Rahmawati, Dewi
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 2 (2015): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.156 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v2i1.40

Abstract

Kepatuhan pasien dalam mengkonsumsi obat berperan penting dalam keberhasilan pengobatan jangka panjang prnyakit kronis dan degeneratif, salah satunya Diabetes Mellitus (DM). Terapi farmakologi Diabetes Mellitus terdiri dari 2 yaitu injeksi insulin dan obat oral. Obat Oral Antidiabetik (AOD) yang harus minum setiap hari akan berdampak pada kepatuhan pasien. Pengetahuan yang baik, keyakinan akan sembuh dan dukungan dari keluarga adalah beberapa hal yang dapat meningkatkan kepatuhan pasien dalam mengkonsumsi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien DM dan mengetahui kepatuhan pasien DM dalam mengkonsumsi OAD. penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode Cross Sectional terhadap 60 pasien DM dengan membagikan kuesioner di RSUD A.W Sjahranie. Teknik pengambilan sampel adalah random sampling. Hasil penelitian menunjukkan 73,3% pasien memiliki tingkat kepatuhan yang tinggi. Hasil tersebut didapat pada pasien yang sebagian besar adalah perempuan, usia 36-60 tahun, pendidikan SMA, dan ibu rumah tangga.
Pola Penggunaan Antibiotik Penyakit Pneumonia Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie Wahyuni, Fitri Ayu; Fitriani, Victoria Yulita; Masruhim, Muhammad Amir
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 2 (2015): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.029 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v2i1.46

Abstract

Pneumonia adalah penyakit batuk pilek disertai nafas sesak atau nafas cepat. Penyakit ini sering menyerang anak balita, namun juga dapat ditemukan pada orang dewasa dan pada orang usia lanjut. Pneumonia paling sering diakibatkan oleh infeksi bakteri, virus atau mikoplasma. Pemilihan dan penggunaan terapi antibiotika yang tepat dan rasional akan menentukan keberhasilan pengobatan. Selain itu tidak tertutup kemungkinan penggunaan antibiotik yang lain dapat meningkatkan peluang terjadinya Drug Related Problems (DRP). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola penggunaan antibiotik penyakit pneumonia pasien anak di instalasi rawat inap Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie Kota Samarinda. Penelitian bersifat deskriptif, pengambilan data dilakukan secara retrospektif pada pasien pneumonia yang memenuhi kriteria inklusi. Data diambil pada periode bulan Januari-Desember 2014 melalui rekam medik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien pneumonia paling banyak diderita oleh laki-laki sebanyak 52 kasus (63,42%) dan perempuan sebanyak 30 kasus (36,58%), berdasarkan umur yang paling banyak berusia 1 – 12 bulan sebanyak 49 pasien (59,76%). Penggunaan antibiotik berdasarkan pemilihan golongan yang paling banyak digunakan adalah golongan sefalosporin generasi III sebanyak 41 pasien (39,42%). Golongan penisilin sebanyak 22 pasien (21,15%). Kombinasi antibiotik aminoglikosida dengan sefalosporin generasi III sebanyak sebanyak 11 pasien (13,41%) dan kombinasi antibiotik penisilin dengan aminoglikosida sebanyak 11 pasien (13,41%). Penggunaan antibiotik berdasarkan jenis obat yang paling banyak digunakan adalah sefotaksim sebanyak 31 pasien (41,9%) dan ampisilin sebanyak 14 pasien (18,92%). Sefiksim sebanyak 10 pasien (13,51%) dan gentamisin sebanyak 10 pasien (13,51%). Kombinasi antibiotik sefotaksim dengan gentamisin sebanyak 11 pasien (13,41%) dan kombinasi antibiotik ampisilin dengan gentamisin sebanyak 11 pasien (13,41%).
Karakterisasi Simplisia, Ekstrak, dan Fraksi Daun Sukun (Artocarpus altilis) Serta Bioaktivitas Terhadap Artemia salina Leach Iswahyudi, Iswahyudi; Fadraersada, Jaka; Masruhim, Muhammad Amir
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 2 (2015): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Prosiding Seminar Nasional Kefa
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.681 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v2i1.47

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan judul Karakterisasi Simplisia, Ekstrak, dan Fraksi Daun Sukun (Artocarpus altilis) Serta Bioaktivitas Terhadap Artemia salina Leach. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan parameter mutu simplisia dan ekstrak daun sukun serta bioaktivitas ekstrak dan fraksi daun sukun terhadap larva Artemia salina Leach dengan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Reed and Muench untuk mendapatkan nilai Lethality Concentration 50% (LC50). Hasil organoleptis menunjukkan bahwa daun sukun bertulang daun menyirip, lebar dan berbulu kasar di permukaan atas dan bawah daun. Pengamatan mikroskopik daun menunjukkan bentuk stomata daun sukun merupakan tipe anomositik. Tipe ini memiliki tiga atau lebih sel tetangga dan sulit untuk dibedakan. Persentase susut pengeringan yang diperoleh dari simplisia daun sukun sebesar 11,2%, kadar larut air dan kadar larut etanol sebesar 2,03% dan 1,4% serta kadar abu total, kadar abu larut air, dan kadar abu tidak larut asam daun sukun sebesar 10,3%, 1,7%, dan 9,1%. Persentase kadar larut air dan etanol pada ekstrak daun sukun sebesar 17,1% dan 6,9%, kadar abu total, kadar abu larut air, dan kadar abu tidak larut asam ekstrak daun sukun sebesar 3,3%, 1,2%, dan 0,7%. Daun sukun memiliki nilai LC50 dari masing-masing ekstrak kasar, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat, dan fraksi n-butanol sebesar 434,9 ppm, 537,03 ppm, 448,2 ppm, dan 670,5 ppm. Hasil ini menunjukkan bahwa esktrak maupun fraksi daun sukun berpotensi sebagai pestisida.