Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Ekstrak Sarang Semut (Myrmecodia sp) Terhadap Persentase Karkas dan Panjang Usus Ayam Broiler Fase Finisher Lisnanti, Ertika Fitri; Fitriyah, Nur; Anwar, Muhammad Rifqi Muzamil
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol 1, No 1 (2018): JNT | Jurnal Nutrisi Ternak Tropis September 2018
Publisher : Jurnal Nutrisi Ternak Tropis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2018.001.01.8

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak sarang semut (Myrmecodia sp) terhadap persentase karkas dan panjang usus ayam broiler fase finisher. Materi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan 80 ayam broiler strain Cobb umur 21 hari. Pakan yang digunakan pakan lengkap (complete feed). Metode dalam penelitian ini adalah percobaan eksperimen. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan terdiri atas P0 (Kontrol), P1 (5 mg/kg bb), P2 (10 mg/kg bb), P3 (15 mg/kg bb). Variabel yang diukur meliputi persentase karkas dan panjang usus ayam broiler fase finisher. Hasil analisa ragam menunjukkan bahwa penambahan ekstrak sarang semut (Myrmecodia sp) tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap persentase karkas dan panjang usus ayam broiler, tetapi pada pemberian P1 (5 mg/kg bb) menunjukkan sedikit kenaikan terhadap persentase karkas. Kesimpulan pada penelitian ini adalah tidak terdapat pengaruh yang nyata penambahan ekstrak sarang semut (Myrmecodia sp) terhadap persentase karkas dan panjang usus ayam broiler fase finisher.
PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ANTARA MAHASISWA FIK UNESA DENGAN MAHASISWA STKIP PGRI SUMENEP ANGKATAN 2010 PRODI PENDIDIKAN JASMANI, KESEHATAN DAN REKREASI (PENJASKESREK) FITRIYAH, NUR
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 2, No 3 (2014): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh seseorang untuk melakukan tugas pekerjaan sehari-hari, tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti. Rendahnya tingkat kebugaran jasmani di kalangan remaja dapat disebabkan kurangnya gerak yang dilakukan. Untuk itu pendidikan jasmani dapat dijadikan sarana untuk memperbaiki dan meningkatkan tingkat kebugaran jasmani, selain untuk mencapai hidup sehat. Kurang tersedianya sarana dan prasarana yang memadai juga dapat menjadi salah satu penyebabnya.  Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitiannya adalah mahasiswa FIK UNESA angkatan 2010 kelas B yang berjumlah 34 mahasiswa, dan mahasiswa STKIP PGRI Sumenep angkatan 2010 kelas E yang berjumlah 39 mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat kebugaran jasmani antara mahasiswa FIK UNESA dan mahasiswa STKIP PGRI Sumenep angkatan 2010 prodi penjaskesrek. Dengan menggunakan tes Multistage Fitness Test (MFT). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dihitung diperoleh rata-rata untuk kelompok FIK UNESA sebesar 34,72 dengan varian sebesar 78,98. Sedangkan rata-rata untuk kelompok STKIP PGRI Sumenep sebesar 32,31 dengan varian sebesar 55,4. Sedangkan hasil uji beda dari mahasiswa FIK UNESA dan mahasiswa STKIP PGRI Sumenep menggunakan rumus uji t independen sampel yang menghasilkan nilai t hitung sebesar 1,225 <  t tabel dengan nilai sebesar 1,990 dalam taraf signifikan sebesar 0,05. Dari hasil penelitian secara umum dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan tingkat kebugaran jasmani antara mahasiswa FIK UNESA dan mahasiswa STKIP PGRI Sumenep angkatan 2010 prodi pendidikan jasmani, kesehatan dan rekreasi (penjaskesrek), yang dibuktikan oleh Kata Kunci: Tingkat Kebugaran, Multistage Fitness Test (MFT). Abstract Physical fitness is the ability of one's body to perform daily work tasks, without causing significant fatigue. Low levels of physical fitness among adolescents can be attributed to lack of  motion. So  that physical education can  use as a means to improve and increase the level of physical fitness, beside to achieving a healthy life. Lack of adequate infrastructure can also a  cause. This research is non-experimental quantitative descriptive approach. The research subjects were the students of  FIK UNESA 2010 in b class concious of 34 students, and  students of  STKIP PGRI Sumenep 2010  in e class with 39 students. The purpose of this study was to determine the differences  level of physical fitness among FIK UNESA students and STKIP PGRI Sumenep students in penjaskesrek major of  2010,  by using tes Multistage Fitness Test (MFT). Based on the results of  research that has gained  an average calculated  for the FIK UNESA group amounted to 34.72 with variance of  78.98. While the average for  the STKIP PGRI Sumenep  group was 32.31 with variants of 55.4. as evidenced by the different test results among UNESA FIK students and STKIP PGRI Sumenep students using independent sample t test formula that produces t value of 1.225 < t table with a value of 1.990 in a significant level of  0.05. From the results of  research in general  can conclude that  there is no difference in the level of  physical fitness among  FIK UNESA  students and STKIP PGRI Sumenep student class of  2010  in  physical education, health and recreation (penjaskesrek) major. Keywords: Fitness Level, Multistage Fitness Test (MFT).
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE (TPS) DAN STUDENT TEAM ACHIEVMENT DIVISION(STAD) PADA MATA PELAJARAN TEKNIK ELEKTRONIKA DASAR KELAS X TAV DI SMK NEGERI 7 SURABAYA FITRIYAH, NUR
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol 6, No 1 (2017): Vol 6 Nomer 1 (2017)
Publisher : Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Berdasarkan hasil wawancara di SMK Negeri 7 Surabaya diperoleh informasi bahwa sebagian guru di SMK Negeri 7 Surabaya masih menggunakan model pembelajaran langsung dengan metode ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) dengan model pembelajaran Student Team Achievment Division (STAD) pada mata pelajaran Elektronika Dasar kelas X Teknik Audio Video di SMK Negeri 7 Surabaya. Metode penelitian yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah metode penelitian eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental dan menggunakan desain Noneqiuvalent Control Group Design dimana dalam desain ini terdapat dua kelas yang diberi perlakuan berbeda. Kedua kelas tersebut kelas eksperimen dengan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dan kelas kontrol dengan model pembelajaran Student Team Achievment Division (STAD). Hasil penelitian yang diperoleh, menunjukkan bahwa: (1) rata-rata hasil belajar kelas eksperimen (XTAV1) adalah sebesar 63,94 dan rata-rata hasil belajar kelas kontrol (XTAV2) adalah sebesar 59,19, dengan hasil perhitungan uji-t didapat thitung>ttabel, yaitu nilai thitung 4,832 dan ttabel pada taraf signifikansinya 5% (0,05) adalah 1,66. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rerata hasil belajar  kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievment Division (STAD). Harapan yang dapat peneliti sampaikan, hendaknya model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dapat dikembangkan dan digunakan dalam proses belajar mengajar dengan sebelumnya melakukan telaah kompetensi yang lebih maksimal. Kata kunci :TPS, STAD, Hasil belajar siswa.   Abstract Based on the results of the interview in SMK Negeri 7 Surabaya still using the model of direct interuction with the lecture method. The study aims to determine differences learning outocomes of students who use cooperative learning Think Pair Share (TPS) model and Student Achievment Division (STAD) model in basic electrical lesson at tenth grade of electrical engineering SMKN 7 Surabaya. This study was an experimental study that use the Quasi Experimental Design method and applying the Noneqiuvalent Control Group Design where in this design have two class that  haven’t same treatment. That two class was experiment class that applying Think Pair Share (TPS) model and control class Student Achievment Division (STAD) model. The research shows that: (1) average results of learning classroom experiment (XTAV1) is the area of 63,94 and the average results of learning control class (XTAV2) is 59,19, with the results of the calculation of ttest to come by thitung>ttabel, i.e. the value of thitung 4,832 and ttabel on their significance level of 5% (0,05) was 1,66. Therefore the research, it can be concluded that there are differences between the mean results of experiment class that uses this type of Cooperative Learning Model Think Pair Share (TPS) and classroom Learning Model that uses a Cooperative type of Student Team Achievment Division (STAD). Hope that can tell reasearchers, it should Cooperative Learning Model of type Think Pair Share (TPS) could be developed and uses in the process of teaching and learning by conducting an examination of competence to be achieved so that its application complies wih the competencies to be achieved and the result was the maximum.  Keywords: TPS, STAD, student learning result. 
IMPLEMENTASI REFORMASI ADMINISTRASI PADA BAGIAN UMUM DAN PERLENGKAPAN SEKRETARIAT DAERAH KOTA BALIKPAPAN Hakim, Izmir Novian; Fitriyah, Nur; Margono, Anthonius
Jurnal Administrative Reform Vol 3, No 2 (2015): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.909 KB) | DOI: 10.52239/jar.v3i2.569

Abstract

This research aims to explore to what extent do basic tasks and functions have been conducted in accordance with the spirit of the administrative reform, concerning that any duties and responsibilities require good results. This research employs qualitative approach to gain description and a deep understanding of the Implementation of Administrative Reform in the General Affairs and Supplies Department with analysis data used is the model developed interactive of Miles and Huberman.
PENGARUH KUALITAS SUMBERDAYA APARATUR TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PERIJINAN PADA BADAN PELAYANAN PERIJINAN TERPADU SATU PINTU KOTA SAMARINDA Andrita, Mustika Retno; Fitriyah, Nur; Paranoan, Dan Buntu
Jurnal Administrative Reform Vol 2, No 4 (2014): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.117 KB) | DOI: 10.52239/jar.v2i4.539

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas sumberdaya aparatur terhadap kualitas pelayanan perijinan pada Badan Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu (BPPTSP) Kota Samarinda, 2) Untuk mengetahui dan menganalisis kualitas sumberdaya aparatur pada BPPTSP Kota Samarinda, dan 3) Untuk mengetahui dan menganalisis kualitas pelayanan perijinan pada BPPTSP Kota Samarinda. mengetahui dan menganalisis kualitas pelayanan perijinan pada BPPTSP Kota Samarinda. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian verivikatif (kausalitas). Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi, penyebaran kuesioner, serta dokumentasi. Analisis data mempergunakan uji regresi secara komputerisasi melalui program SPSS (Statistical Package for Social Sciences) versi 20. Hasil dari penelitian ini adalah : 1) Ada pengaruh yang cukup kuat antara kualitas sumberdaya aparatur terhadap kualitas pelayanan perijinan pada BPPTSP Kota Samarinda. Artinya, apabila kualitas sumberdaya aparatur ditingkatkan, maka akan cukup berpengaruh terhadap peningkatan kualitas pelayanan perijinan pada BPPTSP Kota Samarinda, 2) Kualitas sumberdaya aparatur BPPTSP Kota Samarinda dominan mengandung mutu potensi kelompok kerja yang terbangun atas daya kreativitas dan kekuatan jalinan kerjasama, namun juga mengandung mutu proses kerja yang dilandasi dari komitmen organisasional yang tinggi serta menghasilkan mutu kinerja yang dibangun atas keyakinan bahwa sumberdaya aparatur merupakan aspek penting bagi pencapaian tujuan organisasi BPPTSP Kota Samarinda, 3) Kualitas pelayanan perijinan pada BPPTSP Kota Samarinda belum mencapai kesederhanaan prosedur, kejelasan dan ketepatan waktu pelayanan perijinan yang baik. Tetapi baru mencapai kelengkapan sarana dan prasarana yang cukup baik dan dianggap mampu menunjang penyelenggaraan pelayanan perijinan bagi masyarakat.
EVALUASI PERATURAN DAERAH NOMOR 02 TAHUN 2011 TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH DI KOTA SAMARINDA Uje, La; Fitriyah, Nur; Paselle, Enos
Jurnal Administrative Reform Vol 3, No 2 (2015): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.838 KB) | DOI: 10.52239/jar.v3i2.570

Abstract

The purpose of this study is to describe and evaluate the Regional Regulation No.02 of 2011 on waste management in the city of Samarinda. The type of this research is descriptive qualitative study, with the main location of research in Sanitation Department Samarinda supported with research sites in four District of the District of Samarinda City, Smaarinda Ilir, North Samarinda and Sungai Kunjang. Primary data derived from interviews with selected informants, as well as from direct observation in the study area. While secondary data derived from data held by the agency. Analysis of the data used in this study is Interaktif model analysis  developed by Miles, Huberman, dan Saldana.
IMPLEMENTASI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DALAM MENUNJANG KELANCARAN PELAYANAN PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN MENTARANG KABUPATEN MALINAU ., Yonatan; Fitriyah, Nur; Margono, Anthonius
Jurnal Administrative Reform Vol 2, No 4 (2014): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.872 KB) | DOI: 10.52239/jar.v2i4.540

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis Implementasi Pembangunan Infrastruktur dalam Menunjang Kelancaran Pelayanan Publik di Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau. Fokus penelitian yang ditetapkan meliputi : Pembangunan Jalan, Pembangunan jembatan, Pembangunan Sarana Kesehatan, Pembangunan dibidang Sarana Pendidikan, Pembangunan dibidang Ekonomi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa  Pembangunan infra struktur yang dilakukan Pemerintah Keca-matan Mentarang Kabupaten Malinau melalui Program Gerakan pembangunan Desa Mandiri telah mengalami perubahan yang berarti bagi kehidupan masyarakat di daerah tersebut. Perubahan terjadi bukan hanya bidang prasarana jalan dan jambatan, prasarana kesehatan, prasarana pendidikan, dan prasarana ekonomi. Dengan dibangunnya infrastrktur dibeberapa desa di Kecamatan Mentarang, akses-bilitas kehidupan masyarakat lebih lancar, aman dan terjangkau, disamping tidak dihadapkan pada pengrbanan yang tinggi Dengan dibangunnya prasarana jalan dan jembatatan di daerah tersebut, tidak ada lagi masyarkat desa yang terisolasi, meskipun   pembangunan prasarana jalan dan jembatan yang dilakukan pemerintah kecamatan Mentarang meskipun kurang optimal, tetapi tidakan yang dilakukan telah memberikan kontribusi yang lebih besar untuk memperlancar kepentingan masyarakat baik dibidang kesehatan, pendidikan dan bidang ekonomi (pasar). Kurang optimalnya pembangunan infrastruktur di Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau disebabkan oleh  terbatasnya alokasi sumber dana per sub kegiatan, terbatasnya sumberdaya aparatur yang professional, kurangnya pasrtisipasi masyarakat yang berkeinginan melibatkan diri untuk membantu dan melaksanakan pembangunan infrastruktur dan kurang singkronnya  cairnya pendanaan sehingga pelaksanaan kegiatan terlambat
PERANAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DALAM MENINGKATKAN PEMBANGUNAN MASYARAKAT DESA DI DESA LUNG ANAI KECAMATAN LOA KULU Murni, Sri; Amin, Muhammad Jamal; Fitriyah, Nur
Jurnal Administrative Reform Vol 3, No 1 (2015): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.717 KB) | DOI: 10.52239/jar.v3i1.557

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis apa-apa saja peranan CSR dalam meningkatkan pembangunan masyarakat desa Di Desa Lung Anai dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam penerapannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif metode kualitatif, dengan fokus penelitian peranan CSR meliputi : pembangunan infrastruktur, pembangunan masyarakat dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia, dan kesejahteraan masyarakat serta kendala yang dihadapi dalam meningkatkan pembangunan masyarakat desa dengan adanya program CSR. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peranan CSR (Corporate Social Responsibility) dalam meningkatkan pembangunan masyarakat desa di desa Lung Anai Kecamatan Loa Kulu ternyata mempunyai implikasi dalam mendorong perubahan atau peningkatan pembangunan desa. Meskipun secara keseluruhan belum merata hasil pembangunan yang dirasakan masyarakat desa, tetapi telah menunjukkan adanya perubahan yang cukup berarti terhadap perkembangan dan kesejahteraan masyarakat serta keadaan sosial ekonomi masyarakat, dengan program pembangunan infrastruktur jalan lingkungan dan bangunan fasilitas umum, peningkatan SDM, kesejahteraan masyarakat baik ekonomi sosial, kesenian dan budaya. Kendala yang dihadapi yaitu kondisi geografis wilayah yang cukup jauh dari Pusat Kecamatan, potensi sumber daya manusia yang dimiliki Desa Lung Anai masih belum memadai serta pengelolaan CSR yang belum maksimal, kurangnya kerjasama antara Forum dan Desa dalam perencanaan suatu pembangunan serta pengawasan yang masih terbatas.
PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN GUBERNUR PROVINSI KALIMANTAN TIMUR PERIODE TAHUN 2013-2018 DI KECAMATAN SUNGAI PINANG KOTA SAMARINDA Sholihin, Rio; Fitriyah, Nur; ., Sutadji
Jurnal Administrative Reform Vol 2, No 4 (2014): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.386 KB) | DOI: 10.52239/jar.v2i4.536

Abstract

Tujuan dari penelitain ini adalah : 1) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan partisipasi politik masyarakat dalam pemilihan gubernur Provinsi Kalimantan Timur periode 2013-2018 di Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda. 2) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi partisipasi politik masyarakat dalam pemilihan gubernur Provinsi Kalimantan Timur periode 2013-2018 di Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan dan menganalisis proses dan bentuk partisipasi politik masyarakat dalam pemilihan gubernur Provinsi Kalimantan Timur periode 2013-2018 di Kecamatan Sungai Pinang Kota Samarinda. Dari hasil temuan pada objek penelitian yaitu Partisipasi politik masyarakat Kecamatan Sungai Pinang dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) terlihat dalam keikutsertaan di partai politik untuk terlibat menjadi anggota partai politik hanya sebesar 31,82%, hal ini menandakan masih sedikitnya masyarakat yang berpartisipasi dalam partai politik., Partisipasi selanjutnya berkaitan dengan keikutsertaan dalam kegiatan kampanye, dengan data yang ada memperlihatkan bahwa hanya sebesar 34,1% masyarakat ikut kegiatan tersebut. Partisipasi pengguaan hak pilih juga sama, menunjukkan angka yang rendah dan mengalami penurunan, pemilihan kepala daerah sebesar 52,27% masyarakat yang datang untuk menggunakan hak pilihnya dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) jadi dapat disimpulkan bahwa Partisipasi politik masyarakat Kecamatan Sungai Pinang masih cukup rendah.
STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI KELURAHAN LOK BAHU KECAMATAN SUNGAI KUNJANG KOTA SAMARINDA ., Jumar; Fitriyah, Nur; Kalalinggi, Rita
Jurnal Administrative Reform Vol 2, No 1 (2014): JURNAL ADMINISTRATIVE REFORM
Publisher : Magister Administrasi Publik FISIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.76 KB) | DOI: 10.52239/jar.v2i1.503

Abstract

Artikel ini membahas tentang Strategi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Kelurahan Lok Bahu Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda. Hasil studi menyimpulkan bahwa pengelolaan sampah rumah tangga sudah cukup baik, karena masyarakat di Kelurahan Lok Bahu mengelola sendiri untuk sampah organik dengan dijadikan kompos sedangkan sampah rumah tangga anargonik diantar langsung pada setiap hari minggu ke Bank Ramah Lingkungan untuk di daur ulang kembali dan dapat dijadikan bahan yang bernilai ekonomis. Kemudian faktor pendorong dalam pengelolaan sampah antara lain: Tingkat pendidikan, pengembangan teknologi dan model pengelolaan sampah merupakan usaha alternatif untuk memelihara lingkungan yang sehat dan bersih serta dapat memberikan manfaat lain.     Adanya aksi kebersihan, adanya peraturan tentang persampahan dan penegakan hukumnya. Sedangkan faktor penghambat antara lain, kurangnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah, tidak konsisten pelaksanaan peraturan perundangan tentang persampahan dan lingkungan hidup.