Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PROBLEM ORIENTATION, OBSERVATION, ELABORATION, EXPLANATION, AND WRITE REPORT (PO2E2W) DITUNJANG DENGAN VIDEO TUTORIAL PENGGUNAAN AUTOCAD UNTUK MENGGAMBAR TEKNIK LISTRIK DI SMK NEGERI 3 SURABAYA BASUKI, ISMET; LESTARI, BUNGA
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Unesa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perangkat pembelajaran merupakan hal yang penting dalam keterlaksanaan proses penyampaian materi ajar oleh guru kepada siswa SMK Negeri 3 Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran problem orientation, observation, elaboration, explanation and write report (PO2E2W) ditunjang dengan video tutorial penggunaan AutoCAD untuk menggambar teknik listrik. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi: (1) silabus GTL; (2) rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) GTL; (3) lembar kerja siswa (LKS) GTL; (4) lembar penilaian (LP) GTL; dan (5) video tutorial GTL. Metode penelitian yang digunakan adalah metode ADDIE dimana tahap-tahapnya telah disesuaikan dengan keadaan lapangan. Tahap-tahap dalam penelitian ini meliputi: (1) analysis; (2) design; (3) validasi dan revisi; (4) development; dan (5) evaluation. Lebih lanjut desain penelitian yang digunakan yaitu one shot case study. Hasil kelayakan perangkat pembelajaran ditinjau dari aspek kevalidan meliputi: (1) silabus GTL sebesar 3,7 dengan kriteria sangat layak digunakan; (2) RPP GTL menggambar rangkaian kontrol listrik sebesar 3,6 dengan kriteria sangat layak digunakan; (3) RPP GTL menggambar rangkaian elektronika sebesar 3,6 dengan kriteria sangat layak digunakan; (4) LKS GTL menggambar rangkaian kontrol listrik sebesar 3,7 dengan kriteria sangat layak digunakan; (5) LKS GTL menggambar rangkaian elektronika sebesar 3,7 dengan kriteria sangat layak digunakan; (6) LP sikap GTL sebesar 3,7 dengan kriteria sangat layak digunakan; (7) LP pengetahuan GTL sebesar 3,6 dengan kriteria sangat layak digunakan; (8) LP keterampilan GTL sebesar 3,6 dengan kriteria sangat layak digunakan; (9) LP keterampilan pemecahan masalah GTL sebesar 3,5 dengan kriteria sangat layak digunakan; dan (10) video tutorial GTL sebesar 3,4 dengan kriteria sangat layak digunakan. Sehingga dapat disimpulkan perangkat pembelajaran PO2E2W ditunjang dengan video tutorial penggunaan AutoCAD untuk menggambar teknik listrik sangat layak digunakan dalam penelitian. Hasil kelayakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan ditinjau dari aspek kepraktisan dapat dilihat dari keterlaksanaan pembelajaran PO2E2W ditunjang dengan video tutorial penggunaan AutoCAD untuk menggambar teknik listrik mendapatkan kriteria baik. Sedangkan hasil kelayakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan ditinjau dari aspek keefektifan meliputi: (1) hasil belajar ranah sikap GTL sebesar 87,5 sehingga nilai di atas KKM dengan kriteria baik; (2) hasil belajar ranah pengetahuan GTL dianalisis menggunakan uji statistik one sample t-test mendapatkan nilai signifikansi sebesar 0,0000 sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar ranah pengetahuan GTL di atas KKM dengan kriteria tuntas; (3) hasil belajar ranah keterampilan GTL sebesar 81,0 sehingga nilai di atas KKM dengan kriteria tuntas; (4) hasil belajar keterampilan pemecahan masalah GTL dianalisis menggunakan uji statistik one sample t-test mendapatkan nilai signifikansi sebesar 0,0000 sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar keterampilan pemecahan masalah GTL di atas KKM dengan kriteria tuntas; dan (5) respon siswa terhadap model pembelajaran PO2E2W ditunjang dengan video tutorial penggunaan AutoCAD untuk menggambar teknik listrik mendapatkan respon yang positif. Kata Kunci: perangkat pembelajaran, PO2E2W, video tutorial, hasil belajar, GTL.
PENENTUAN PENERIMAAN BANTUAN SISWA MISKIN MENGGUNAKAN ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS Lestari, Bunga; Sri Rejeki, Nada; Gustian, Dudih; Muslih, Muhamad
Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Vol 2 No 3 (2020): JURNAL RISET SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (JURSISTEKNI)
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2005/jursistekni.v2i3.64

Abstract

Bantuan Siswa Miskin (BSM) adalah program nasional yang bertujuan untuk membantu meringankan siswa miskin untuk bersekolah dengan bantuan akses pelayanan pendidikan yang layak ,mencegah putus sekolah,menarik siswa miskin untuk kembali bersekolah. Tidak semua siswa yang berasal dari keluarga miskin dapat menerima Program Bantuan Siswa Miskin (BSM). Belum adanya Sistem Informasi dalam mendukung pengambilan keputusan dan pihak SMK Bina Mandiri 2 kesulitan dalam menentukan penerima BSM. Berdasarkan hal tersebut, penulis merancang sistem pendukung keputusan Penerima BSM menggunakan Analitycal Hierarchy Process di SMK Bina Mandiri 2. Metode Analitycal Hierarchy Process adalah suatu model pengambilan keputusan yang komprehensif dan terstruktur. Sistem ini dibangun dengan bahasa pemrograman Visual Basic 6.0 dan SQLyog sebagai database. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu memberikan hasil perhitungan secara otomatis sesuai dengan hasil perhitungan yang dilakukan secara manual. Diharapkan dengan sistem yang dirancang dapat membantu pengambil keputusan yang bersifat objektif dan pada proses penentuan penerima BSM yang lebih efisien