p-Index From 2018 - 2023
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Fakultas Pertanian
Sa'diyah, Ana Arifatus
Unknown Affiliation

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP SAYURAN ORGANIK DI PASAR MODERN KOTA MALANG Sa'diyah, Ana Arifatus; Pudjiastuti, Agnes Quartina; Pebryanto, Alfredo
Fakultas Pertanian Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine consumer preferences and attributes most considered by consumers in the decision to purchase organic vegetables in the Modern Market of Malang City. The analytical method used is the analysis of Chi Square and Fishbein Multiattributes. Organic vegetables that become consumer preferences in the Modern Market in Malang City are successively, for spinach vegetables are fresh vegetables, color, packaging, physical perfection and taste. for mustard vegetables are fresh vegetables, color, taste, physical perfection and packaging. The attributes of organic vegetables that are considered by consumers in the decision to purchase vegetables in the Modern Market in Malang City are the freshness of vegetables. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji preferensi konsumen dan atribut yang paling dipertimbangkan oleh konsumen dalam keputusan pembelian sayuran organik di Pasar Modern Kota Malang. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis Chi Square dan Multiatribut Fishbein. Sayuran organik yang menjadi preferensi konsumen di pasar Modern Kota Malang secara berturut-turut adalah, untuk sayuran bayam adalah kesegaran sayuran, warna, kemasan, kesempurnaan fisik dan rasa. Atribut sayuran organik yang menjadi pertimbangan konsumen dalam keputusan pembelian sayuran di Pasar Modern Kota Malang adalah kesegaran sayuran.
PENGARUH PRODUKSI CPO DOMESTIK HARGA CPO INTERNASIONAL DAN NILAI TUKAR TERHADAP VOLUME EKSPOR CPO INDONESIA Indayati, Dewi; Pudjiastuti, Agnes Quartina; Sa'diyah, Ana Arifatus
Fakultas Pertanian Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to analyze the influence of domestic CPO production, international CPO price and exchange rate to export volume of CPO. This research explanotory research uses secondary data per month during period 2012-2015 with data source come from BPS, Bank Indonesia, Info Sawit. Data analysis method used is multiple linear regression analysis. The results of this study indicate the coefficient of determination of 0.507 which means the independent variables are able to explain the dependent variable of 51%. The analysis shows that international CPO prices significantly influence the export volume of CPO while domestic CPO production and exchange rate do not significantly influence the export volume of Indonesian CPO. The price of international CPO has the most dominant effect on the volume of CPO Indonesia. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh produksi CPO domestik, harga CPO internasional dan nilai tukar terhadap volume ekspor CPO. Penelitian explanotory research ini menggunakan data sekunder per bulan selama periode 2012-2015 dengan sumber data berasal dari BPS, Bank Indonesia, Info Sawit. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan koefisien determinasi sebesar 0,507 yang berarti variabel bebas mampu menjelaskan variabel terikat sebesar 51%. Hasil analisis menunjukkan harga CPO internasional berpengaruh secara signifikan terhadap volume ekspor CPO sedangkan produksi CPO domestik dan nilai tukar tidak berpengaruh signifikan terhadap volume ekspor CPO Indonesia. Harga CPO internasional berpengaruh paling dominan terhadap volume CPO Indonesia.
ANALISIS PERMINTAAN RUMAH TANGGA AKAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) Lorensius, Lorensius; Pudjiastuti, Agnes Quartina; Sa'diyah, Ana Arifatus
Fakultas Pertanian Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chili pepper (Capsicum frutescens L.) is a type of commercial vegetables that has long been cultivated. The price of chili pepper in Landungsari and Tlogomas is relatively high. This is due to the unstable number of chilies produced and the amount of consumer demand that fluctuate so as to have an impact on the instability of the market price of peppers. This study aims to analyze household demand for cahili pepper, analyze the factors that influence household demand for cahili pepper, and analyze the most dominant factors affecting household demand for chili pepper in Landungsari and Tlogomas. The analysis method that used in this research is descriptive quantitative method. Quantitative method use the multiple linear regression. Data were obtained by direct interview and questionnaire. The results showed that household demand for cahili pepper in Landungsari subdistrict of Dau and Tlogomas subdistrict of Lowokwaru were 2.08 and 1.94 Kg / month with average purchase frequency 7 times in a month, and average price for chili pepper is Rp. 31.400 and Rp.30.100. Factors that affecting the household demand for chili pepper are tomato price, household income, and education level. The most dominant factor affecting household demand for chili in Landungsari is the price of tomato, while in Tlogomas is the household income. Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu jenis sayuran komersial yang sejak lama telah dibudidayakan. Harga cabai rawit di Kelurahan Landungsari dan Kelurahan Tlogomas hingga saat ini masih relatif tinggi. Hal ini karena tidak stabilnya jumlah cabai yang diproduksi dan jumlah permintaan konsumen yang berfluktuatif sehingga dapat memberikan dampak pada ketidakstabilan harga cabai dipasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permintaan rumah tangga akan cabai rawit, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan rumah tangga akan cabai rawit, dan menganalisis faktor yang paling dominan mempengaruhi permintaan rumah tangga akan cabai rawit di Kelurahan Landungsari dan Kelurahan Tlogomas. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Metode kuantitatif menggunakan regresi linear berganda. Data diperoleh dengan cara wawancara langsung dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaan rumah tangga akan cabai rawit di Kelurahan Landungsari Kecamatan Dau dan Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru masing-masing sebesar 2,08 dan 1,94 Kg/bulan dengan rata-rata frekuensi pembelian 7 kali dalam sebulan, dan harga rata-rata cabai rawit adalah Rp. 31.400 dan Rp.30.100. Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan rumah tangga akan cabai rawit adalah harga tomat, pendapatan rumah tangga, dan tingkat pendidikan. Faktor yang paling dominan mempengaruhi permintaan rumah tangga akan cabai rawit di Kelurahan Landungsari adalah harga tomat, sedangkan di Kelurahan Tlogomas adalah pendapatan rumah tangga.
ANALISIS PERMINTAAN BAHAN PANGAN STRATEGIS (BERAS, DAGING SAPI DAN CABAI MERAH) DI INDONESIA Meilani, Ema; Pudjiastuti, Agnes Quartina; Sa'diyah, Ana Arifatus
Fakultas Pertanian Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the factors that are suspected to affect strategic food demand (rice, beef and red pepper) in Indonesia. The analysis was performed using multiple linear regression analysis model. The data used in the study is the annual time series data with a span of time for 30 years (1986-2015). Variables used are rice price, beef price, red chili price, population, income per capita, and production amount (rice, beef and red pepper). The results of the analysis show that multiple linear regression model is suitable to be used as a model of estimation equation from demand of rice, beef and red pepper. This is evident from the statistical F test on 3 (three) models of real demand at 99% confidence level, while viewed from the value of coefficient of determination (R2), free variable demand rice model contributes a value of 90.6%, beef demand model for 93.4% and the demand for red chili is 61.3%. The elasticity analysis shows that rice and red pepper are inferior goods, while beef is elastic. Rice is substitute for beef and red pepper. Beef is substitute to rice and complementary to red pepper. The red chili is complementary to rice and beef. The findings in this study are expected to have implications of government policies or intansi relating to the food of the people, especially in the making of food policy related to the demand of rice, beef and red pepper so that economic development indicators can be fulfilled in accordance with expectations in order to realize the welfare of Indonesian society. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang diduga mempengaruhi permintaan bahan pangan strategis (beras, daging sapi dan cabai merah) di Indonesia. Analisis dilakukan menggunakan model analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data time series tahunan dengan rentang waktu selama 30 tahun (tahun 1986-2015). Variabel yang digunakan yaitu harga beras, harga daging sapi, harga cabai merah, jumlah penduduk, pendapatan perkapita, dan jumlah produksi (beras, daging sapi dan cabai merah). Hasil analisis menunjukkan bahwa model regresi linear berganda sesuai untuk digunakan sebagai model persamaan penduga dari permintaan beras, daging sapi dan cabai merah. Hal ini terbukti dari uji F statistik pada 3 (tiga) model permintaan nyata pada taraf kepercayaan 99%, sedangkan dilihat dari nilai koefisien determinasi (R2), model permintaan beras variabel bebas memberikan kontribusi nilai sebesar 90,6%, model permintaan daging sapi sebesar 93,4% dan model permintaan cabai merah sebesar 61,3%. Hasil analisis elastisitas menunjukkan bahwa beras dan daging sapi merupakan barang inferior, sedangkan cabai merah merupakan barang normal. Beras bersifat substitusi terhadap daging sapi dan cabai merah. Daging sapi bersifat substitusi terhadap beras dan komplementer terhadap cabai merah. Cabai merah bersifat komplementer terhadap beras dan daging sapi. Penemuan dalam penelitian ini diharapkan mempunyai implikasi kebijakan pemerintah atau intansi yang berhubungan dengan pangan masyarakat, khususnya dalam pengambilan kebijakan pangan yang berkaitan dengan permintaan beras, daging sapi dan cabai merah sehingga indikator pembangunan ekonomi dapat terpenuhi sesuai dengan harapan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
ANALISIS USAHATANI JAMUR TIRAM (Pleurotus Ostreatus) DI DESA TAMANHARJO KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG Yanto, Nanang Fajar; Sa'diyah, Ana Arifatus; Suwasono, Son
Fakultas Pertanian Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One type of mushroom that can be cultivated is white mushroom. Utilization of white mushroom by the community is as a preparation of food. Process pembudidayaanya quite easy but require high accuracy in the process. Preparation of land required is a mushroom kumbung as a storage bag bag oyster mushroom. Therefore, cultivation of white mushroom is quite promising when used as business because it only requires a relatively low capital while the economic value is high enough when it is done harvesting (Alam Rizqi, 2007). Looking at the market share is relatively wide and still not much cultivated, oyster mushroom farming is an alternative that can be used for entrepreneurship. This effort is expected to open new jobs and be able to absorb labor so that it can reduce unemployment. The way to find out the extent to which the business is feasible or not run, then required an analysis of business in order to provide benefits and benefits for the business (Hidayat, Nurul. 2012). Based on business analysis that has been done using analysis R / C Ratio Oyster mushroom farming with value of production capacity of 800 packs and with selling price Rp 2,500, R / C value Ratio 1,16 hence profitable and can be continued (Hidayat, Nurul, 2012). Salah satu jenis jamur yang dapat dibudidayakan adalah jamur tiram. Pemanfaatan jamur tiram oleh masyarakat adalah sebagai olahan makanan. Proses pembudidayaanya cukup mudah namun memerlukan ketelitian yang tinggi dalam prosesnya. Persiapan lahan yang diperlukan adalah sebuah kumbung jamur sebagai tempat penyimpanan baglog jamur tiram. Oleh karena itu pembudidayaan jamur tiram cukup menjanjikan bila dijadikan usaha sebab hanya membutuhkan modal yang relatif rendah sedangkan nilai ekonominya cukup tinggi bila sudah dilakukan pemanenan. Melihat pangsa pasar yang relatif sangat luas dan masih belum banyak diusahakan, usahatani jamur tiram merupakan alternatif yang dapat digunakan untuk berwirausaha. Usaha ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru dan mampu menyerap tenaga kerja sehingga dapat mengurangi pengangguran. Cara untuk mengetahui sejauh mana usaha tersebut layak atau tidak dijalankan, maka diperlukan suatu analisis usaha agar dapat memberikan manfaat dan keuntungan bagi usaha tersebut. Berdasarkan analisis usaha yang telah dilakukan menggunakan analisis R/C Ratio Usahatani jamur tiram dengan nilai kapasitas produksi 800 bungkus dan dengan harga jual Rp 2.500,nilai R/C Ratio 1,16 maka usaha ini menguntungkan dan dapat dilanjutkan.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Efektivitas Sistem Penyuluhan Pertanian Terhadap Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang Tichi, Agrek Fissia; Suwasono, Son; Sa'diyah, Ana Arifatus
Fakultas Pertanian Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Developed elucidation wanita tanigroup need supported by some factor system effectiveness agriculture like knowledge factor, skill, factor attitude of who provides elucidation, facility factor, distance of place to live factor, tue age factor. The purpose of this investigation to know factor that influenced effectiveness system of elucidaton agriculture and connection of effectivitass elucidation agriculture toward profitgrop of Wanita Tani (KWT) Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang This investigation did constitude descriptive qualititative research the sample this research used purposive sampling method was about 49 samples. Technigue of data convection used by rescarcher were interview questionnaire, and observation. Method analysis data used was regression liniear led by the hand used SPSS program. This research proved the factors of effectiveness elucidation system agriculture here connections toward profit group of Wanita Tani (KWT) with value connection knowledge factor was about 5,191, skill factor was about 5,629, attitude of who provides elucidation factor was about 5,411, facility factor was about 4,358, distance place of lving factor was about 4,304 and age factor was about 9,322. To developed group Wanita Tani (KWT) need increasing effectiveness system elucidation agriculture in order to result of agriculture can increasing profit the group of Wanita Tani (KWT) Mengembangkan pemberdayaan kelompok wanita tani maka perlu didukung oleh beberapa faktorefektivitas sistem penyuluhan pertanian seperti faktor pengetahuan, faktorketerampilan, faktorsikap penyuluh, faktorfasilitas, faktorjarak tempat tinggal, dan faktor umur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas sistem penyuluhan pertanian dan hubungan efektivitas penyuluhan pertanian terhadap pendapatan kelompok wanita tani (KWT)Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling sebanyak 49 sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah wawancara, kuesioner dan observasi. Metode analisa data yang di gunakan adalah Regresi Linier Berganda dengan mengunakan program SPSS. Penelitian membuktikan bahwa faktor-faktor efektivitas sistem penyuluhan pertanian memiliki hubungan terhadap pendapatan kelompok wanita tani (KWT)dengan nilai hubungan faktorpengetahuan sebesar 5,191, faktorketerampilan sebesar 5,629, faktorsikap penyuluhsebesar 5,411, faktorfasilitas sebesar 4,358, faktorjarak tempat tinggal sebesar 4,304, dan faktorumur sebesar 9,322. Untuk mengembangkan kelompok wanita tani (KWT) maka perlu meningkatkan sistem penyuluhan pertanian yang efektif sehingga hasil pertanian bisa meningkatkan pendapatan kelompok wanita tani (KWT).
PENGARUH KINERJA PENYULUH PERTANIATERHADAP PERSEPSI PETANI DAN PENERAPAN SISTEM PADI ORGANIK Syaipul, Syaipul; Sa'diyah, Ana Arifatus; Masduki, Said
Fakultas Pertanian Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The task of agricultural extension workers is to encourage farmers to change their old ways of thinking, work and way of life in the future, the development of more advanced agricultural technology. The purpose of this research is to know the effect of agricultural extension performance on farmer perception and application of organic rice system in Tirtosari II farmer group gambiran mojosari village kepanjen subdistrict. The sample in this research is 35 people of Tirtosari II group by using random sampling method. This type of research uses quantitative methods. Stages of data analysis technique using SEM-Smart PLS, SEM analysis result proves that agricultural extension performance to perception with t-statistic value 79,067 Tests of influence of agricultural extension performance on application of organic rice system obtained t-statistic 2,149 and farmers perception on application of organic rice system has a value of 6,469, each variable has a value of more than t-table 1.960, The influence of agricultural extension performance on farmers' perception of the extension convey through every activity of counseling both preparation activities, and extension evaluation. The influence of agriculture extension on the application of organic rice systems using organic fertilizer (compost / cage) and Integrated Pest Management (IPM) uses its natural enemies in the form of refugia plants so that the use of chemicals in pest control can be reduced. The influence of farmers perceptions on the application of organic rice system. Tugas penyuluh pertanian adalah memotivasi kepada para petani agar mau mengubah cara berpikir, kerja dan cara hidupnya yang lama dengan cara-cara yang baru yang lebih sesuai dengan perkembangan jaman, perkembangan teknologi pertanian yang lebih maju. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kinerja penyuluh pertanian terhadap persepsi petani dan penerapan sistem padi organik di kelompoktani tirtosari II dusun gambiran desa mojosari kecamatan kepanjen. Sampel pada penelitian ini adalah kelompoktani Tirtosari II sebanyak 35 orang dengan menggunakan metode random sampling. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Tahapan teknik analisis data menggunakan SEM-Smart PLS, hasil analisis SEM membuktikan bahwa kinerja penyuluh pertanian terhadap persepsi dengan nilai t-Statistik 79,067 Pengujian pengaruh kinerja penyuluh pertanian terhadap penerapan sistem padi organik diperoleh nilai t-Statistik 2,149 dan persepsi petani terhadap penerapan sistem padi organik meiliki nilai 6,469, masing-masing variabel memiliki nilai kreteria lebih dari T-Tabel 1.960, Pengaruh kinerja penyuluh pertanian terhadap persepsi petani berpengaruh positif hal ini menujukan bahwa petani dapat memahami dan mengerti apa yang penyuluh sampaikan melalui setiap kegiatan penyuluhan baik itu kegiatan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi penyuluhan. Pengaruh Kinerja penyuluh pertanian terhadap penerapan sistem padi organik berpengaruh positif bahwa kegiatan penerapan sistem padi organik dengan menggunakan pupuk organik (kompos/kandang) dan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) menggunakan musuh alaminya berupa tanaman refugia sehingga penggunaan bahan kimia dalam pengendalian OPT dapat dikurangi. Pengaruh persepsi petani terhadap penerapan sistem padi organik berpengaruh positif hal ini menujukan bahwa persepsi petani sudah lebih baik sehingga pengetahuan, sikap dan keterampilan petani itu berubah
ANALISIS KEPUASAN PENGUNJUNG TERHADAP PELAYANAN AGROWISATA OUTBOUND BPTP JATIM Hadi, Fajar Septian; Sa'diyah, Ana Arifatus; Masduki, Said
Fakultas Pertanian Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agro tourism Outbound BPTP JATIM is currently used as the place of education in the field of agriculture. The purpose of this research is to analyze the visitors ' satisfaction towards the services provided by the provider of the agro tourism. Research data using primary data through interviews against 100 sampler. The results of the analysis of the retrieved attributes occupy quadrant I promotion, benefits, completeness of facilities and cleanliness. In quadrant II obtained a tourist location attributes, security, and comfort. In quadrant III no results while the attribute attribute on quadrant IV i.e. package price, service and tourist guides. Agrowisata Outbound BPTP JATIM saat ini digunakan sebagai tempat edukasi dibidang pertanian. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kepuasan pengunjung terhadap pelayanan yang diberikan oleh pihak pengelola Agrowisata. Data penelitian menggunakan data primer melalui wawancara terhadap 100 sampler. Hasil analisis diperoleh kuadran I menempati atribut promosi, manfaat, kelengkapan fasilitas dan kebersihan. Pada kuadran II diperoleh atribut lokasi wisata, keamanan, dan kenyamanan. Pada kuadran III tidak ada hasil atribut sedangkan atribut pada kuadran IV yaitu harga paket, pelayanan dan pemandu wisata