p-Index From 2017 - 2022
0.882
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Fakultas Pertanian
Nurhananto, Dwi Asnawi
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ADOPSI TEKNOLOGI PENGGUNAAN VARIETAS UNGGUL BARU PADA USAHATANI PADI SAWAH DI DESA PENDEM KOTA BATU Masduki, Said; Nurhananto, Dwi Asnawi; Lestari, Ria
Fakultas Pertanian Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seed is an important factor that determines the yield of rice plants. Seeds along with other means of production such as fertilizer, water, light, climate determine the level of crop yield. Although there are sufficient other means of production available, but if low quality seeds are used, the yield will be low. High-quality seeds are obtained from superior seed varieties. The number of new superior varieties produced is not optimally applied by farmers, while the attitude of farmers is a major factor in technology adoption. Therefore, the increase in rice production must be achieved by the use of new superior varieties with integrated plant and resource management (PTT) approaches that are site-specific, adapted to the technology assemblies arranged according to the East Java Agricultural Technology Assessment Center (BPTP). This study aims to determine the adoption of technology to use new high yielding varieties in lowland rice farming. The adoption of technology for the use of new superior varieties in lowland rice farming in Pendem Village, Junrejo District, Batu City is at a low level with a percentage of 31.43%. The method of analysis in this study uses a Likert scale by analyzing questionnaire and interview data containing the method of conducting farming. The question points are adjusted to the technological assemblies of using new high yielding varieties. Benih merupakan faktor penting yang menentukan hasil tanaman padi. Benih bersama dengan sarana produksi lainnya seperti pupuk, air, cahaya, iklim menentukan tingkat hasil tanaman. Walaupun tersedia sarana produksi lain yang cukup, tetapi bila digunakan benih bermutu rendah maka hasilnya akan rendah. Benih bermutu tinggi diperoleh dari varietas benih yang unggul. Banyaknya varietas unggul baru yang dihasilkan tidak diaplikasikan secara optimal oleh petani, sedangkan sikap petani merupakan faktor utama dalam adopsi teknologi. Oleh karena itu peningkatan produksi padi harus dicapai dengan penggunaan varietas unggul baru dengan pendekatan pengelolaan tanaman dan sumber daya terpadu (PTT) yang bersifat spesifik lokasi yang disesuaikan dengan rakitan teknologi yang disusun menurut Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adopsi teknologi penggunaan varietas unggul baru pada usahatani padi sawah. Adopsi teknologi penggunaan varietas unggul baru pada usahatani padi sawah di Desa Pendem Kecamatan Junrejo, Kota Batu berada pada level rendah dengan persentase 31,43%. Metode analisis pada penelitian ini menggunakan skala Likert dengan menganalisis data kuesioner dan wawancara yang berisikan tentang metode pelaksanaan usahatani. Poin-poin pertanyaan disesuaikan dengan rakitan teknologi penggunaan varietas unggul baru.
EVALUASI DAMPAK PENYULUHAN PERTANIAN METODE DEMONSTRASI CARA PEMBUATAN PUPUK BOKASHI DI DESA MOJOSARI KECAMATAN KEPANJEN Nurhananto, Dwi Asnawi; Suwasono, Son; Babaro, Petronius Charbilo Baputra
Fakultas Pertanian Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of agricultural extension is to create changes in knowledge, attitudes and skills and the process of adopting innovations that have been provided by extension agents to improve the standard of living, welfare and productivity of farmers. This study aims to analyze the implementation of agricultural extension demonstration of how to make the location of fertilizer fertilizer has an impact on improving the attitudes, knowledge and skills of farmers and the spread of innovation adoption. Determination of the sample using purposive sampling technique. The sample selection was done deliberately as many as 35 farmers. This research is a qualitatif descriptive study using a Likert scale. The results of this study are counseling demonstration methods how to manufacture bokashi fertilizer has an impact on increasing knowledge by 90.85%, attitudes of 86.58% and farmer skills by 89.14% with very high categories. Demonstration method of how to make bokashi fertilizer affects the spread of adoption of innovation with a very response category of 90.85%. Tujuan penyuluhan pertanian adalah menciptakan perubahan pengetahuan, sikap dan keterampilan dan proses penerapan adopsi inovasi yang telah diberikan oleh penyuluh agar meningkatkan taraf hidup, kesejahteraan hidup dan produktivitas hasil petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan penyuluhan pertanian demonstrasi cara pembuatan pupuk bokasi berdampak pada peningkatan sikap, pengetahuan dan keterampilan petani dan penyebaran adopsi inovasi. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pemilihan sampel dilakukan secara sengaja sejumlah 35 orang petani. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Kualitatif dengan menggunakan skala likert. Hasil dari penelitian ini adalah penyuluhan metode demostrasi cara pembuatan pupuk bokashi berdampak terhadap peningkatan pengetahuan sebesar 90,85%, sikap sebesar 86,58% dan keterampilan petani sebesar 89,14% dengan kategori sangat tinggi. Metode demostrasi cara pembuatan pupuk bokashi berdampak terhadap penyebaran adopsi inovasi dengan kategori sangat respon sebesar 90,85%.
TINGKAT KEPUASAN PETANI TERHADAP PELAYANAN PENYULUHAN DALAM BUDIDAYA JAGUNG MANIS DI KELOMPOK TANI REJEKI BAROKAH DESA JUNREJO KECAMATAN JUNREJO KOTA BATU Nurhananto, Dwi Asnawi; Suwasono, Son; Seko, Marthen
Fakultas Pertanian Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In Indonesia, the development of sweet corn is still limited to farmers with strong capital who are able to apply intensive cultivation techniques. This limitation is caused by the relatively high price of seeds, the need for intensive irrigation and maintenance, resistance to pests and diseases that are still low and the need for fertilizer is quite high. In addition, also due to lack of information and knowledge of farmers about the cultivation of sweet corn and the difficulty of marketing. This study aims to determine the level of farmer satisfaction with extension services in sweet corn cultivation. Data analysis method used in this study is quantitative descriptive analysis method. Based on the results of research and discussion it can be concluded that the level of satisfaction of farmers with extension services in the cultivation of sweet corn in the farmer group Rejeki Barokah, Junrejo Village, Junrejo District, Batu City is very satisfied with a percentage of 82%. Di Indonesia pertanaman jagung manis pengembangannya masih terbatas pada petani-petani bermodal kuat yang mampu menerapkan teknik budidaya secara intensif. Keterbatasan ini disebabkan oleh harga benih yang relatif mahal, kebutuhan pengairan dan pemeliharaan yang intensif, ketahanan terhadap hama penyakit yang masih rendah dan kebutuhan pupuk yang cukup tinggi. Di samping itu juga karena kurangnya informasi dan pengetahuan petani mengenai budidaya jagung manis serta sulitnya pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan petani terhadap pelayanan penyuluhan dalam budidaya jagung manis. Metode analisis data yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan petani terhadap pelayanan penyuluhan dalam budidaya jagung manis di kelompok tani Rejeki Barokah Desa Junrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu adalah Sangat Puas dengan presentase 82%.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI PADI DI DESA SUTOJAYAN KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG Nurhananto, Dwi Asnawi; Pudjiastuti, Agnes Quartina; Lebu, Junaidi Bebe
Fakultas Pertanian Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of age, land area, labor, seeds, ponsa fertilizer, urea fertilizer, and pesticides simultaneously and partially on the income of rice farmers. The analytica method used is multiple linaer regression. The results showed that age, land area, labor, seeds, ponsa fertilizer, urea fertilizer and pesticides simultaneously affected the income of rice farmers. The land area and seeds partially have a significant effect on farmers? income, while age, labor, ponsa fertilizer, urea fertilizer and pesticides have on significant effect. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor umur, luas lahan, tenaga kerja, benih, pupuk ponska, pupuk urea, dan pestisida secara simultan dan parsial terhadap pendapatan petani padi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur, luas lahan, tenaga kerja, benih, pupuk ponska, pupuk urea dan pestisida secara simultan berpengaruh terhadap pendapatan petani padi. Luas lahan dan benih secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani, sedangkan umur, tenaga kerja, pupuk ponska, pupuk urea dan pestisida tidak berpengaruh sigifikan.
STRATEGI KOMUNIKASI PENYULUH PERTANIAN DALAM DISTRIBUSI BERAS KELOMPOKTANI TIRTOSARI 2 DUSUN GAMBIRAN DESA MOJOSARI KECAMATAN KEPANJEN KABUPATEN MALANG Damela, Aleksandra Eduardo; Suwasono, Son; Nurhananto, Dwi Asnawi
Fakultas Pertanian Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the communication strategy of agriculture in the distribution of Rice Tirtosari 2 Village Hamlet Gambiran Mojosari Kepanjen District of Malang. The population in this study is the group chairman, and members of the central committee in the distribution of kelompoktani kelompoktani rice Tirtosari 2 of 30 people using the method of teleological sampling. The data collection methods used were Interview, Observation, Documentation and Questionnaire. This research uses a qualitative method. The data analysis methods used are qualitative, including data collection, data reduction and verification. The results of the questionnaire showed that the agricultural extension marketing communication strategy is more dominant to individuals at 90%, an agricultural extension communication strategy in the face of competition from dominant firms through discussions and meetings of farmers. groups, namely 60%, the agricultural extension communication strategy on the most dominant payment system through explanations and exercises how to calculate the profit of the buying and selling business is 70%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Komunikasi Penyuluh Pertanian Dalam Distribusi Beras Kelompoktani Tirtosari 2 Dusun Gambiran Desa Mojosari Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. Populasi dalam penelitian ini adalah ketua kelompok, pengurus inti dan anggota kelompoktani dalam distribusi beras kelompoktani Tirtosari 2 sebanyak 30 orang dengan menggunakan metode purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Wawancara, Observasi, Dokumentasi, dan Kuisioner. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode analisis data yang digunakan yaitu deskriftif kualitatif mencakup pengumpulan data, reduksi data, dan verifikasi. Hasil kuisioner membuktikan bahwa strategi komunikasi penyuluh pertanian mengenai pemasaran lebih dominan melalui pendekatan perorangan yaitu 90%, strategi komunikasi penyuluh pertanian menghadapi pesaing usaha lebih dominan melalui diskusi dan pertemuan kelompok yaitu 60%, strategi komunikasi penyuluh pertanian mengenai sistem pembayaran lebih dominan melalui penjelasan dan latihan cara menghitung keuntungan dari kegiatan jual beli yaitu 70%.