Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI DENGAN TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN PADA LOKASI PARIWISATA PULAU BOKORI KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE Permatasari, Ulfa; Budiyanto, -; Lawelle, Sjamsu Alam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.124 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i3.8957

Abstract

ABSTRAK Penelitian dilaksanakan di Pulau Bokori Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe selama periode bulan Februari sampai Maret 2017, dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi konsumen sebelum berkunjung dan kepuasan konsumen setelah berkunjung tentang kualitas pelayanan di objek wisata Pulau Bokori, mengetahui apakah antara persepsi tentang kualitas pelayanan (tangible, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty) berhubungan dengan kepuasan konsumen. Data di peroleh melalui wawancara secara langsung berdasarkan kuisioner yang telah disediakan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 30 orang yaitu konsumen yang datang berkunjung di objek wisata Pulau Bokori. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah jenis kelamin, umur, tingkat pendi dikan dan pekerjaan. Data tersebut dianalisis secara deskriptif kualitatif. Data untuk persepsi konsumen sebelum berkunjung dan setelah berkunjung dilakukan dengan tehnik scoring (skala 1-5, dimana 1 sangat tidak bagus dan 5 sangat bagus), kepuasan konsumen juga menggunakan skala 1-5, yaitu 1 sangat tidak puas dan 5 sangat puas, hubungan  kualiatas pelayanan dengan kepuasan konsumen di hitung dengan menggunakan rumus koefisiensi korelasi rxy =∑xy/√(∑x2)∑y2, dimana  r  yaitu koefisiensi korelasi, x yaitu persepsi konsumen terhadap kualitas pelayanan, y yaitu tingkat kepuasan konsumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi konsumen sebelum berkunjung dan kepuasan konsumen setelah berkunjung mendapatkan penilaian yang sama yaitu cukup bagus dan cukup puas. Sementara antara persepsi tentang kualitas pelayanan (tangible, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty) dengan kepuasan konsumen adalah berhubungan sangat kuat dengan hasil 0,99.Kata kunci : Persepsi Tentang Kualitas Pelayanan, Tingkat Kepuasan
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA OLAHAN IKAN CAKALANG ASAP (STUDI KASUS CV. OME TRD COY DI PPS KENDARI KELURAHAN PUDAY KECAMATAN ABELI KOTA KENDARI) Latiro, Lufty Khumayrah; Budiyanto, -; Lawelle, Sjamsu Alam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.7 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i3.8968

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan di CV.OME TRD COY cabang Kendari di Pelabuhan Perikanan Samudra Kendari selama periode bulan Mei sampai dengan bulan Juni 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pengembangan usaha olahan ikan cakalang asap. penelitian ini menggunakan metode studi kasus (case study) pada CV. OME TRD COY. Data diperoleh melalui wawancara berdasarkan kuesioner. Data yang dikumpulkan antara lain, a) kekuatan (menggunakan modal sendiri, produk tidak menggunakan bahan pengawet, memiliki sertifikasi halal, keahlian dan ketersediaan tenaga kerja, lokasi strategis, listrik dan air ditanggung PPS), b)kelemahan (kurangnya karyawan yang ahli untuk mempromosikan produk), c)peluang (kerjasama dengan restoran Jepang, permintaan masyarakat penyuka makanan Jepang, AMDAL ditanggung PPS), dan d)ancaman (persaingan produk sejenis, bahan baku yang terbatas pada waktu tertentu, harga bahan baku yang tinggi pada waktu tertentu). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis SWOT. Dari hasil analisis diketahui bahwa strategi pengembangan usaha yang dijalankan oleh CV. OME TRD COY agar dapat mengembangkan ikan cakalang asap adalah menjaga konsistensi kualitas produk yang tidak menggunakan bahan pengawet, meningkatkan strategi pengembangan produk bukan hanya pada penitipan diswalayan, meningkatkan promosi produk ikan cakalang asap agar mampu menjangkau pasar lebih luas, menjaga hubungan kerjasama yang baik dengan berbagai restoran Jepang, meningkatkan kerja sama dengan penyedia bahan baku, meningkatkan strategi bersaing dengan pengembangan variasi jenis ikan asap kemasan dan ukuran produk ikan cakalang asap yang diproduksi, mengembangkan strategi pengolahan ikan asap untuk mencipatkan variasi, dan mengembangkan desain produk agar sesuai dengan kecenderungan pasar. Berdasarkan hasil analisis yang diketahui, perusahaan CV. OME TRD COY layak untuk terus dikembangkan agar produksi olahan ikan cakalang asap semakin meningkat dan menembus pasar internasional yang lebih luas.Kata Kunci : Ikan Asap, Strategi Pengembangan
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS NELAYAN PANCING TONDA DI KELURAHAN ONEMAY KECAMATAN TOMIA KABUPATEN WAKATOBI Haslita, Nur; Budiyanto, -; Arami, Hasnia
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 3 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.989 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i3.8961

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat produktifitas nelayan pancing tonda dan untuk mengetahui bagiamana faktor-faktor tersebut mempengaruhi produktivitas nelayan pancing tonda di Kelurahan Onemay Kecamatan Tomia. Penelitian ini dilakukan pada nelayan pancing tonda di Kelurahan Onemay Kecamatan Tomia. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai  Mei 2018. Jumlah  responden dalam penelitian ini keseluruhan dari jumlah populasi yaitu seluruh nelayan pancing tonda yang berjumlah 31 orang yang ditentukan dengan metode sensus. Data diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan kuisioner. Data yang di kumpulkan  meliputi umur, pendidikan, pengalaman kerja, modal, ukuran alat tangkap, ukuran kapal dan lama melaut. Data yang diperoleh kemudian di analisis menggunakan analisis cobb Douglass, dan analisis non linear berganda. Hasil analisis produktivitas menunjukkan nilai rerata produktivitas nelayan pancing tonda 525,42 kg/bulan. Hasil pengujian serentak menunjukan hasil Fhitung adalah sebesar 158,691 dengan nilai signifikansi 0,000a (ɑ = 0,1). Hasil pengujian parsial menunjukan bahwa variabel umur (X1) memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,294 dan signifikansi 0,101, variabel pendidikan (X2) memiliki nilai koefisien regresi sebesar  0,153 dan signifikansi 0,054, variabel pengalaman kerja (X3) memiliki nilai koefisien regresi sebesar -0,054 dan signifikansi 0,314, variabel modal (X4) memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,700 dan signifikansi 0,010, variabel ukuran alat tangkap (X5) memiliki nilai koefisien regresi sebesar -0,069 dan signifikansi 0,715, variabel ukuran kapal (X6) memiliki nilai koefisien regresi sebesar -0,103 dan signifikansi 0,572, variabel lama melaut (X7) memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,081 dan signifikansi 0,600. Hasil analisis regresi non linear berganda  menunjukan bahwa faktor umur, pendidikan, pengalaman kerja, modal, ukuran alat tangkap, ukuran kapal, dan lama melaut secara bersama-sama (simultan) berpengaruh nyata terhadap produktivitas nelayan pancing tonda di Kelurahan Onemay Kecamata Tomia Kabupaten Wakatobi. Secara sendiri-sendiri (parsial) pendidikan dan modal berpengaruh nyata/signikan terhadap produktivitas nelayan pancing tonda sedangkan umur, pengalaman kerja, ukuran alat tangkap, ukuran kapal, dan lama melaut secara parsial  tidak berpengaruh nyata atau tidak signifikan terhadap produktivitas nelayan pancing tonda di Kelurahan Onemay Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi.Kata Kunci :  Produktivitas, Nelayan, Pancing Tonda
ANALISIS USAHA PENANGKAPAN IKAN DENGAN ALAT TANGKAP PANCING TONDA DAN PANCING RAWAI DASAR DI KECAMATAN RUMBIA TENGAH KABUPATEN BOMBANA Asri, Maya; Budiyanto, -; Riani, Irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.927 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i2.8399

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada nelayan alat tangkap pancing tonda dan pancing rawai dasar di Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana pada bulan Mei sampai Juni 2018. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan jenis alat tangkap terhadap produksi nelayan, efisiensi faktor produksi, dan perbedaan pendapatan nelayan pancing tonda dan pancing rawai dasar. Sampel penelitian sebanyak 18 nelayan pancing tonda dan 13 nelayan pancing rawai dasar. Variabel yang diamati adalah volume produksi, harga penjualan, dan biaya penangkapan. Data tersebut diperoleh melalui observasi dan wawancara. Data dianalisis menggunakan (1) regresi linear berganda: lnY = lnβ0 + β1lnx1 + β2lnx2 + β3lnx3 + β4lnx4 + Dd + e (ln = logaritma natural, β0 = kosntanta, β1,2,3,4  = koefisien, Y = produksi, x1= volume BBM, x2= jumlah es, x3= jumlah umpan, x4= ukuran mesin (PK), Dd = dummy/jenis alat tangkap, dan e = standar error). (2) Efisiensi faktor produksi:  (Eh = efiensi harga, b = elastisitas produksi, y = produksi, Py = harga output, x = input, dan Px = harga input).  (3) Pendapatan: π = TR – TC (π = pendapatan, TR = total revenue, dan TC = total cost). Beda pendapatan antara pancing tonda dan pancing rawai dasar menggunakan uji t. Hasil analisis menunjukkan (1) penggunaan alat tangkap pancing tonda dan pancing rawai dasar berpengaruh nyata terhadap produksi nelayan dimana t-hitung (0,018) < α (0,1). (2) Penggunaan faktor produksi yang tidak efisien adalah BBM dan ukuran mesin, dengan masing-masing Eh (-2,04) dan (0,07) < 1, sedangkan jumlah umpan belum efisien karena Eh (6,70) > 1. (3) Rata-rata pendapatan nelayan pancing tonda sebesar Rp370.730/trip dan pancing rawai dasar sebesar Rp402.467/trip. Walaupun demikian pendapatan tersebut berbeda tidak nyata (t-hitung (-0,387) < t-tabel (2,045)).Kata Kunci : Efisiensi, nelayan, pancing rawai dasar, pancing tonda, pendapatan
KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PEMBENIHAN IKAN DI DESA DURIAASI KECAMATAN WONGGEDUKU KABUPATEN KONAWE (STUDI KASUS PADA UPR KUNCUP MEKAR) Ratnawati, Rahayu; Budiyanto, -; Lawelle, Sjamsu Alam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.892 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i4.10139

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan pada UPR Kuncup Mekar di Desa Duriaasi Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe dilakukan selama dua bulan yaitu pada bulan September sampai Oktober 2018 untuk mengetahui apakah usaha pembenihan ikan layak untuk dilaksanakan. Diharapkan penelitian ini memberikan informasi bagi pemerintah terkait usaha pembenihan ikan dan sebagai informasi bagi pengembangan usaha pembenihan ikan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus (case study) dengan satuan kasusnya adalah pemilik usaha dan tehnik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis deskriptif yang terdiri dari proses produksi, jumlah,  jenis bahan baku dan analisis finansial yang meliputi analisis R/C Rasio.  Hasil analisis menunjukan bahwa total biaya rata-rata pada usaha pembenihan ikan ini sebesar Rp9.939.036 persiklus, rata-rata penerimaan sebesar Rp44.616.642 persiklus, rata-rata keuntungan sebesar Rp34.677.606 persiklus dan  rata-rata R/C Rasio sebesar 4,5. Pembenihan ikan air tawar mulai dari ikan dipijahkan hingga menghasilkan bibit siap jual atau  panen membutuhkan waktu 3 sampai 4 bulan, kelayakan pada usaha pembenihan ikan ini yaitu menggunakan nilai Revenue Cost Ratio (R/C Ratio) sebesar 4,5 > 1 artinya usaha pembenihan layak untuk dilaksanakan atau dikembangkan.Kata Kunci : Pembenihan Ikan, Finansial, Keuntungan
ANALISIS EFISIENSI USAHA PERIKANAN TANGKAP BAGAN APUNG DI KECAMATAN RUMBIA KABUPATEN BOMBANA Junaldi, Riski; Budiyanto, -; Kamri, Syamsul
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.995 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i4.10144

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada nelayan bagan apung di Kecamatan Rumbia Kabupaten Bombana pada bulan Oktober sampai November 2018.Tujuan penelitian adalah 1) mengetahui faktor-faktor produksi yang diduga mempengaruhi produksi dan 2) mengetahui kondisi efisiensi usaha bagan apung.Pelaku usaha ini sebanyak 30 nelayan dan semuanya dijadikan sebagai sampel.Teknik penarikan sampel menggunakan sensus.Variabel yang diamati adalah produksi, jumlah bahan bakar, jumlah lampu, luas bagan dan ukuran jaring.Data tersebut diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda :lnY = lnβ0+ β1lnx1 + β2lnx2 + β3lnx3 + β4lnx4 + e, dimana ln = logaritma natural, β0= konstanta, β1- β4 = Koefisien regresi masing-masing variabel bebas, x1= jumlah bahan bakar, x2 = jumlah lampu, x3 = luas bagan apung, x4 = ukuran jaring , e = standar error.Efisiensi faktor produksi diperoleh menggunakan persamaan : EH =  , dimana b = koefisien regresi, Y = produksi rata-rata, Py = harga output rata-rata dari udang rebon dan ikan teri, X = faktor produksi rata-rata signifikan, Px = harga input rata rata. Berdasarkan analisis regresi tersebut menunjukan bahwa hanya jumlah bahan bakar (x1) yang berpengaruh nyata terhadap produksi (p < 0,1), sedangkan tiga variabel independen lainnya berpengaruh tidak nyata (p > 0,1).  Nilai efisiensi untuk faktor produksi variabel jumlah bahan bakar adalah 23,31 ( EH > 1 ), sedangkan variabel jumlah lampu, variabel luas bagan apung, dan variabel ukuran jaring adalah 0 ( EH < 1 ). Hasil ini menunjukan bahwa faktor produksi pada variabel jumlah bahan bakar belum efisien, sedangkan tiga variabel independen lainnya tidak efisien.Kata Kunci: Bagan Apung, Faktor Produksi, Efisiensi
EFISIENSI PEMASARAN IKAN DEMERSAL DI KECAMATAN RUMBIA TENGAH KABUPATEN BOMBANA Asmirun, La Ode; Budiyanto, -; Riani, Irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 4, No 4 (2019): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.426 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v4i4.10141

Abstract

ABSTRAK Penelitian dilakukan di Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana pada bulan Oktober sampai November 2018, dengan tujuan untuk mengkaji saluran pemasaran, margin pemasaran, dan efisiensi saluran pemasaran ikan demersal. Responden nelayan berjumlah 21 orang dari populasi 149 orang menggunakan metode simple random sampling, pedagang 5 orang menggunakan snowball sampling. Ikan demersal dalam penelitian adalah udang penaeid (Penaeus monodon), ikan kerapu (Epinephelus coioides), dan ikan kakap merah (Lutjanus campechanus). Variabel yang diukur dalam pemasaran adalah karakteristik responden berupa volume perdagangan, harga jual dan beli, biaya pemasaran, dan keuntungan. Data tersebut diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data saluran pemasaran di analisis secara deskriptif kualitatif, sedang margin pemasaran dihitung dengan persamaan M= Psi-Pbi (M = margin,Psi = harga jual, Pbi = harga beli). Data efisiensi pemasaran dihitung dengan persamaan Fs =  (FS: farmers share, Pf: harga produsen, Pi: harga eceran). Hasil penelitian menunjukan bahwa: saluran pemasaran udang penaeid terbentuk 2 saluran; saluran pemasaran I nelayan memasarkan langsung ke konsumen rumah tangga dan saluran pemasaran II nelayan memasarkan ke pengumpul, kemudian pengumpul pedagang besar pedagang besar ke eksportir sedangkan ikan kerapu dan ikan kakap merah terbentuk 2 saluran; saluran pemasaran I nelayan memasarkan ke pengumpul, kemudian pengumpul ke eksportir dan saluran pemasaran II dari nelayan memasarkan ke pengumpul, kemudian pengumpul ke pedagang besar serta pedagang besar ke eksportir. Total margin pemasaran; udang penaeid padasaluran pemasaran II sebesar Rp43.000/Kg, ikan kerapu saluran pemasaran I sebesar Rp20.000/Kg dan II sebesar Rp25.000/Kg, ikan kakap merah saluran pemasaran I sebesar Rp4.000/Kg dan II sebesarRp10.000/Kg. Farmer’s share pemasaran; udang penaeid pada saluran pemasaran I adalah 100% dan II adalah 66,9%, ikan kerapu saluran pemasaran I adalah 66,7% dan II adalah 50%, ikan kakap merah saluran pemasaran I adalah 92,9% dan adalah 83,3%. Pemasaran ikan demersal di Kecamatan Rumbia Tengah tergolong sudah efisien karena FS 50%. Namun perlu dilakukan penekanan biaya pemasaran sehingga pemasaran lebih efisien.Kata Kunci:  Ikan Demersal, Saluran Pemasaran, Margin Pemasaran, Farmer’s Share
HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN PENDAPATAN NELAYAN TANGKAP DI DESA BONEATIRO KECAMATAN KAPONTORI KABUPATEN BUTON Sumartini, Siti; Budiyanto, -; Piliana, Wa Ode
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 5, No 4 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.411 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v5i4.15710

Abstract

ABSTRAKPenelitian dilakukan pada bulan Desember 2018 sampai Januari 2019, bertempat di Desa Boneatiro Kecamatan Kapontori Kabupaten Buton. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pendapatan nelayan dan hubungan pendidikan dengan pendapatan nelayan di daerah ini. Penelitian menggunakan metode sampel acak sederhana (simple random sampling) dengan jumlah responden 23 nelayan tangkap. Data diperoleh melalui wawancara berdasarkan kuisioner. Data yang dikumpulkan adalah biaya variabel, biaya tetap, jumlah hasil produksi dan harga jual. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Biaya total dihitung dengan rumus (TC) = TFC + TVC, sedangkan penerimaan (TR) dan pendapatan (π) yang diterima nelayan tangkap masing-masing duhitung dengan rumus TR = P.Q dan π = TR – TC. Sedangkan hubungan pendidikan dengan pendapatan nelayan tangkap dihitung menggunakan rumus korelasi , (rxy = korelasi antara variabel x dan y, x = pendidikan, y = pendapatan). Hasil analisis diperoleh biaya rata-rata total yang dialokasikan nelayan tangkap sebesar Rp3.478.312/bulan, sedangkan penerimaan rata-rata nelayan sebesar Rp11.164.783/bulan. Pendapatan bersih rata-rata nelayan sebesar Rp7.686.471/bulan. Analisis korelasi hubungan pendidikan dengan pendapatan nelayan menunjukan hubungan yang sangat kuat (rxy 0,89). Hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi pendidikan seseorang maka cakrawala dan pola berpikir semakin luas sehingga peluang besar menjalankan usaha semakin besar.Kata Kunci : Nelayan Tangkap, Pendidikan, Pendapatan
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENAWARAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) YANG DI PRODUKSI DI KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA Noval, A. Ismail; Budiyanto, -; Riani, irdam
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 5, No 3 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.827 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v5i3.15054

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini di laksanakan di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara pada bulan September sampai Oktober 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui trend dan faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran ikan bandeng yang di produksi di Kota Kendari. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara purposive. Penelitian menggunakan data time series tahun 2002-2017 yang bersumber dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kendari, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara, Badan Pusat Statistik Kota Kendari dan BadanPusat Statistik Provinsi Sulawesi Tenggara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskptif kulitatif dan analisis kuantitatif dengan rumus regresi linear berganda. Hasil analisis bahwa penawaran ikan bandeng yang di produksi di Kota Kendari menunjukan trend meningkat. Analisis regresi dinyatakan nilai F-hitung 16,289 (sig 0,000), nilai koefisien korealasi (R) sebesar 0,957, nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,916, nilai regresi dan signifikansi masing-masing variabel dependen adalah luas areal budidaya pada tahun pembudidayaan sebesar 0,886 (sig 0,036 < 0,05), jumlah nener pada tahun pembudidayaan sebesar 0,656 (sig 0,003 < 0,05), harga ikan bandeng pada tahun sebelumnya sebesar 1,110 (sig 0,045 < 0,05), rata-rata curah hujan pada tahun pembudidayaan sebesar 0,578 (sig 0,028 < 0,05), harga udang vaname pada tahun sebelumnyasebesar 0,162 (sig 0,780 < 0,05) dan harga pupuk urea pada tahun pembudidayaan -0,040 (sig  >  0,852).Kata Kunci : Penawaran, Produksi, Ikan Bandeng
ANALISIS SALURAN PEMASARAN IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis) DI KECAMATAN PASARWAJO KABUPATEN BUTON PROVINSI SULAWESI TENGGARA Basuki, -; Budiyanto, -; Yusuf, Sarini
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Vol 5, No 1 (2020): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERIKANAN
Publisher : UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.48 KB) | DOI: 10.33772/jsep.v5i1.13016

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Pasarwajo selama periode Februari sampai Maret 2016, dengan tujuan untuk mengetahui pola saluran pemasaran, besar biaya, marjin pemasaran, efisiensi pemasaran ikan tongkol (E. affinis) di Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara purposive sampling di Desa Holimombo Jaya dan Desa Dongkala, sedangkan responden dalam penelitian ini adalah untuk nelayan ikan tongkol sebanyak 25 orang . Teknik penarikan sampel menggunakan metode accidential sampling dan metode snowball sampling untuk lembaga pemasaran. Penelitian menunjukan bahwa terdapat tiga pola saluran pemasaran ikan tongkol di Kecamatan Pasarwajo. Saluran pemasaran I terdiri dari nelayan dan konsumen akhir, tingkat efisiensi sebesar 100% dengan besarnya biaya , marjin, dan keuntungan tidak ada. Saluran pemasaran II terdiri dari nelayan, pedagang pengumpul desa dan konsumen akhir dan memiliki tingkat efisiensi sebesar 77% dengan biaya pemasaran Rp579,31/kg, marjin sebesar Rp3.000/kg dan keuntungan Rp2.420,69/kg. Saluran pemasaran III terdiri dari nelayan, pedagang pengumpul desa dan pedagang luar kota dan memiliki tingkat efisiensi 56% dengan sebesar biaya mencapai Rp1.386,56/kg, marjin sebesar Rp8.000/kg dan keuntungan Rp 6.631,13/kg.Kata Kunci : Ikan Tongkol, Saluran Pemasaran, Pedagang Pengumpul Desa, Pedagang Luar Kota