Claim Missing Document
Check
Articles

IMPROVING KNOWLEDGE OF HIJAIYAH LETTERS THROUGH THE UTSMANI METHOD AND BAGHDADI METHOD Hinggil Permana; Rina Syafrida
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan PIAUD IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.912 KB) | DOI: 10.24235/awlady.v5i2.4929

Abstract

The problem in this research is whether using the Utsmani method and the Baghdadi method can increase the recognition of hijaiyah letters for early childhood. This research was conducted at RA Syaroful 'Ulum Cikakak Sukabumi West Java with a total of 32 students. This type of research used in this study is descriptive qualitative. This study proves that the use of the Utsmani method and the Baghdadi method can improve the recognition skills of hijaiyah letters for early childhood, this can be known after an evaluation of various learning methods.
Early Childhood Education : In The Past, Present and Future Syafrida, Rina; Maryati, Mimin; Permana, Hinggil
JECCE (Journal of Early Childhood Care and Education) Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.263 KB) | DOI: 10.26555/jecce.v2i2.1016

Abstract

This study aims to analyze the early childhood education development in the past in terms of the establishment history of an institution, the early childhood education development and implementation today and the early childhood education development in the future is seen based on the needs analysis and expectations of parents and educator. The study was conducted for 3 months from February to April 2019 at the Global Islamic School institution, on Jalan Raya Condet, East Jakarta. The research method is a qualitative approach with a case study strategy that aims to research natural object conditions, researchers act as key instruments, triangulation data collection techniques, inductive data analysis and qualitative research results emphasize more on meaning than generalization. The conclusion obtained is that the Global Islamic School combines two main concepts, namely the formation of the character of a Muslim with a global insight and combines the 4 concepts of the nature of the child, namely the heart, mind, exercise and feeling in helping children develop their potential and abilities.
PKM PEMBINAAN GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER (PPK) DI SMK NEGERI 1 KARAWANG Mimin Maryati; Taufik Mustofa; Hinggil Permana
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v5i2.861

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Karawang sebagai salah satu sekolah unggulan yang berada di kabupaten Karawang, Jawa Barat sangat konsen dan mendukung program pemerintah tentang penguatan Pendidikan karakter di sekolah. Akan tetapi tujuan ideal pendidikan SMK saat ini masih dikategorikan masih jauh dari kenyataan, realitas yang tergambar saat ini di SMK Negeri 1 Karawang ialah masih kurangnya keteladanan karakter guru kepada siswa, rendahnya pemahaman guru tentang Pendidikan karakter, serta kurangnya pelatihan dan pembinaan bagi guru untuk memahami pentingnya pendidikan karakter. Hal tersebut mendorong pengusul proposal memadukan ide-ide dan gagasan-gagasan dalam menyelesaikan permasalah tersebut dalam kegiatan seminar dan pembinaan guru sekolah menengah kejuruan (SMK) dalam penguatan Pendidikan karakter di SMK Negeri 1 Karawang. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini dengan kegiatan seminar dan pendampingan bagi guru sasaran. Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat ini dapat ditarik kesimpulan bahwa pembinaan ini cukup berhasil dimana peserta pelatihan sangat antusias dalam kegiatan pelatihan, hal tersebut bisa dilihat dari prosentase kehadiran guru sasaran yang mencapai 100%. Disamping itu, hasil pendampingan menunjukkan masing-masing guru telah mengembangkan pemahaman dan pengetahuannya terkait Pendidikan karakter di sekolah. Hal tersebut tampak dari hasil angket guru yang telah menerapkan pendidikan karakter di berbagai kegiatan di sekolah baik bersifat intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.
MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN GURU DI SD NEGERI JOMIN BARAT IV KOTABARU KARAWANG Veni Anggela; Hinggil Permana
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 5, No 2 (2022): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v5i2.223-230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan mengenai manajemen kepala sekolah pada fungsi perencanaan, pelaksanaan dan pengevaluasian dalam meningkatkan kedisiplinan guru di SD Negeri Jomin Barat IV Kotabaru Karawang. Pengumpulan data pada penelitian ini dilaksanakan dengan pengamatan, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Teknik analisis pada penelitian ini adalah penyuntingan (editing), pengorganisasian (organizing) dan penafsiran hasil temuan. Dan untuk subjek penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru dari SD Negeri Jomin Barat IV Kotabaru Karawang. Hasil dari penelitian ini memaparkan bahwa: 1) Perencanaan manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan guru dilaksanakan dengan cara merumuskan peraturan tata tertib mengenai kedisiplinan bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan 2) Pelaksanaan manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan guru melalui beberapa pembiasaan rutin dan proses pendekatan seperti pengarahan dan pembinaan secara rutin, pemberian penghargaan dan hukuman, pengawasan oleh kepala sekolah dan melakukan sosialisasi mengenai kedisiplinan di sekolah 3) Evaluasi manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan guru adalah dengan cara pemantauan absensi guru melalui aplikasi SIAP, melihat langsung bagaimana kegiatan guru di sekolah dan melakukan penilaian kinerja guru.
Implementasi manajemen peserta didik dalam membangun karakter religius dan berjiwa nasionalisme Nurlaela Sari; Hinggil Permana; Mohamad Nahrowi
Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbmp.v10i2.115767

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman secara meluas tentang tugas manajemen peserta didik, dimana masih banyak kalangan yang menggap tugas manajemen peserta didik hanya sekedar mengurus pendataan peserta didik saja. Sehingga tugas dalam pengeloaan karakter peserta didik belum terlaksanakan dengan baik. Tidak heran di Negara Indonesia masih banyak kasus- kasus di kalangan dunia pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif, yang hanya menggambarkan implementasi manajemen peserta didik dalam membengun pendidikan karakter di sekolah. Teknis analisi yang digunakan peneliti adalah observasi. Dan hasil penelitian dapat disimpulkan sesuai fakta data yang di dapatkan di MI At-Ta’awun, yaitu menerapkan menejemen peserta didik tidak hanya bertugas dalam pendataan peserta didik saja tetapi manajemen peserta didik juga mengelola peserta didik dalam membentuk karakter yang religius dan berjiwa nasionalisme, dengan memberikan pembiasaan secara rutin kepada peserta didik, seperti membiasakan mengaji sebelum pembelajaran di mulai dan mengadakan upacara bendera setiap pagi dihari senin. Sehingga dapat dikatakan implementasi manajemen peserta didik di MI At-Ta’awun berjalan dengan sangat baik sehingga akan menghasilkan output yang berkualitas dan memiliki karekter yang baik.
Manajemen Perpustakaan di SMP Negeri 1 Majalaya Karawang Khoerudin, Thoriq Azhar; Ma’shum, Sya’roni; Permana, Hinggil
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i2.1460

Abstract

Artikel ini bertujuan mendeskripsikan penerapan fungsi manajemen perpustakaan di SMP Negeri 1 Majalaya Karawang.Penelitian ini merupakan penelitian deskripif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian melibatkan kepala sekolah, kepala perpustakaan, pegawai perpustakaan, dan siswa. Analisis data dilaksanakan dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan fungsi manajemen aplikasi khususnya dalam pengolahan bahan pustaka di perpustakaan SMP Negeri 1 Majalaya Karawang belum berjalan maksimal. Kedua, kegiatan di fungsi manajemen aplikasi khususnya dalam pemrosesan bahan pustaka di perpustakaan SMP Negeri 1 Majalaya Karawang tidak mulai dari penginventarisasian, klasifikasi dan pengolahan bahan perpustakaan. Ketiga, tidak adanya kendala yang dihadapi oleh sumber daya manusia (SDM) atau personel pustakawan yang ahli dalam perpustakaan, selain terbatasnya ruang perpustakaan tertentu ruang baca.
WORKSHOP PENERAPAN KONSEP PENDIDIKAN ANAK DAN REMAJA MENURUT AL-QUR’AN SURAT LUQMAN AYAT 12-19 PADA KELUARGA MAMPU DI KARAWANG JAWA BARAT Zaenal Arifin; Abdul Kosim; Akil Akil; Iqbal Amar Muzaki; Hinggil Permana
Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi) Vol 5 No 1 (2021): Edisi Januari - April 2021
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.vol5.iss1.pp896-920

Abstract

Dewasa ini, pendidikan anak dan remaja banyak menemui masalah. Hal ini diakibatkan situasi yang menggiring anak dan remaja untuk mengikuti trend hidup yang cenderung materialistis dan hedonis. Dalam konteks ini, keluarga mampu yang berlebih secara materi sangat menerima dampaknya. Mereka bisa mengikuti gaya hidup yang kurang baik itu jika tidak mendapat pendidikan yang baik dari lingkungan sekitarnyanya. Dalam hal ini peneliti memilih Q.S. Luqman untuk meneliti konsep pendidikan anak dan remaja pada keluarga mampu di Karawang, dengan penekanannya pada tujuan dan proses pendidikannya. Alasan pemilihan QS. Luqman adalah karena surat ini kerap dijadikan dasar dalam pembahasan pendidikan anak dan remaja karena di dalamnya memuat pendidikan aqidah, ibadah, akhlak maupun muamalah secara rinci dan mendalam. Sedangkan pemilihan Karawang sebagai tempat penelitian adalah karena angka kenakalan remaja di sana cukup tinggi, dan anak dari keluarga mampu di sana ikut terlibat di dalamnya. Oleh karena itu peneliti mencoba melihat masih relevankah Q.S. Luqman dalam menghadapi masalah-masalah yang dihadapi keluarga mampu, khususnya di Karawang, dengan mencoba mencari konsep pelaksanaan pendidikan anak yang tepat. Penelitian ini menggunakan kajian pustaka yang bersumber dari kepustakaan, baik primer maupun sekunder. Dalam pelaksanaannya, peneliti mengumpulkan data yang bercorak kualitatif yang dideskripsikan untuk kemudian dianalisis. Penelitian ini mengambil al-Qur'an sebagai pijakannya, dimana ayat-ayatnya tidak terlepas dari metode tafsir. Dalam hal ini metode tafsir yang digunakan adalah dengan pendekatan tafsir tematik, yaitu tafsir maudû’i,didukung juga dengan tafsir ijmali dan tafsir tahlili. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep yang digunakan Lukman dalam melakukan pendidikan anak dan remaja adalah ‘Konsep Hikmah’. Makna dari konsep ini bertujuan untuk mendidik anak-anak agar tumbuh dan berkembang sebagai pribadi-pribadi yang memiliki ilmu amaliyah dan amal yang ilmiah. Kedua hal tersebut tidak dikotomis, karena ilmu tanpa diamalkan tidak berarti apa-apa, demikian pula halnya suatu amal yang lakukan harus didukung dengan ilmu. Inilah tujuan pendidikan anak dan remaja bila ditinjau dari konsep makna ‘hikmah’. Pendekatan tafsir yang digunakan pada ayat yang diteliti bukan ‘hikmah’ dalam pergertian ‘metode’, tapi makna kalimat tersebut ada dalam tataran tujuan pendidikan. Konsep ini melahirkan menu-menu atau kurikulum pendidikan anak, yaitu Pendidikan Keimanan atau Tauhid, mendidik Anak Tentang Eksistensi Orang Tua, menanamkan dan memelihara tumbuh dengan baik tentang adanya Pengawasan Allah Yang Melekat Pada Anak, Pembiasaan Melaksanakan Ibadah, Cinta Berda’wah dan bermasyarakat dengan Berakhlak Islami.Proses Implementasi ‘konsep hikmah’ ini sangat bergantung pada orang tua. Artinya peran orang tua di sini adalah sebagai pelaksana utama. Hendaknya setiap orang tua tetap mengingat bahwa seorang anak adalah amanah. Memelihara amanah ini tidak boleh lupa akan tujuannya. Dalam proses lanjutannya, orang tua bisa didampingi oleh orang yang memiliki kompetensi yang baik dari segi dedikasi, integritas, dan keilmuan sebagai tempat bertanya bila orangtua mengalami masalah. Adapun ciri khas dari konsep ini adalah orang tua terlibat langsung, menu atau kurikulum bersifat fleksibel disesuaikan dengan situasi dan kondisi keluarga yang berbeda, serta proses pendidikan ini berlangsung sepanjang hidup (long life education) utama dalam setia keluarga muslim.
KEPEMIMPINAN BERBASIS KARAKTER DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI MI AL- BAROKAH NIHAYATUL AMAL PURWASARI KARAWANG Siti Hawa Lailiyah; Hinggil Permana
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 5, No 2 (2022): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v5i2.187-194

Abstract

kepemimpinan adalah usaha yang dikerjakan oleh seseorang agar dapat mencapai tujuan bersama yang telah ditetapkan. Setiap Pemimpin memiliki sifat, karakter serta kepribadian sendiri yang memiliki ciri khas sehingga tingkah laku dan gayanya dapat membedakan dirinya terhadap orang lain. Gaya kepemimpinan merupakan upaya yang dilakukan oleh kepala pendidikan dalam meningkatkan profesinalisme guru yang di pimpinnya dengan melalui meningkatkan profesionalisme guru. Gaya atau karakter kepemimpinan adalah beberapa unsur yang dapat mempengaruhi terjadinya evaluasi kualitas pendidikan dalam menciptakan perubahan ke arah yang lebih baik lagi dengan memberikan dorongan, bimbingan, nilai-nilai moral, serta motivasi yang di berikan oleh pemimpian kepada pendidik agar dapat mempengaruhi anggotanya dalam mengerjakan tugasnya secara profesional. Dengan demikian maka dalam satuan pendidikan hendaknya seorang pemimpin memiliki karakter pimpinan yang tepat yang dapat merubah kinerja pendidikan ke arah yang lebih baik dengan memberikan motivasi serta kerja sama yang baik antara pemimpin dengan pendidik sebagai upaya meningkatkan profesionalisme guru untuk mencapai tujuan pendidikan. Akan tetapi jika dalam setiap hal kepala sekolah harus memberikan perintah atau pengarahan, maka akan menimbulkan permasalahan, karena setiap hendak melakukan pekerjaan dengan baik itu harus dengan perintah yang diberikan oleh pimpinan, dan apabila tidak ada perintah yang di berikan oleh pimpinan maka tidak menghasilkan hasil kerja yang baik. maka akan sulit untuk melakukan perbaikan mutu kinerja. untuk itu permasalahan yang terjadi dalam penelitian ini ialah bagaimana pemimpin menerapkan karekter kepemimpinan untuk meningkatkan profesionalisme guru agar tercapainya hasil belajar yang optimal sehingga memberikan dampak yang baik pada lembaga pendidikan. Dengan menggunakan metode penlitian deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, serta studi literatur. Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan
Integrating Professional Teachers in The Transition of The New Habits Through Professional Teacher Competency Training Karawang District Isti Aisah; Hinggil Permana
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2022): Islamic Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v5i1.2094

Abstract

This article aims to train existing teachers at Karawang Regency to become professional teachers during the transition from the pre-new habit stage. In addition to teacher training, this study also aims to identify and determine the level of competence of all teachers on teacher competence. The audience of this dedication are teachers and prospective teachers in Karawang. The methodology used in this service starts with webinars and workshops which are held online through the zoom feature with discussions and questions and answers as well as assignments to display lesson plans or teaching materials that have been used in the learning process during the pandemic. During this study, subjects were asked to take a test and post-test. As a result of this activity, the capacity of professional teachers in the Karawang Regency increased significantly.
SOSIALISASI MODEL MANAJEMEN PENDIDIKAN BERBASIS MASYARAKAT DI PONDOK PESANTREN SYEKH QURO KABUPATEN KARAWANG Undang Ruslan Wahyudin; Hinggil Permana; Ella Nurlailasari; Taufik Mustofa
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v5i2.865

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini merupakan salah satu bentuk tri darma perguruan tinggi. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mensosialisasikan model manajemen pendidikan yang berbasis masyarakat. Pihak yang dilibatkan sebagai mitra dalam kegiatan ini ialah lembaga pendidikan yang berbentuk pesantren, karena pondok pesantren merupakan bentuk lembaga pendidikan yang dapat diasumsikan sebagai model pendidikan berbasis masyarakat. Kabupaten karawang mempunyai pesantren yang dikategorikan sebagai salah satu pesantren tertua di Jawa, yaitu Pondok Pesantren Syekh Quro. Pesantren ini didirikan oleh Syekh Hasanudin atau Syekh Quro pada tahun 1340 Saka (1418 M) di Pelabuhan Bunut Kertayasa, Karawang Barat. Realitas yang terjadi di lapangan berkaitan dengan manajemen Pendidikan berbasis masayarakat di pondok pesantren tersebut masih jauh dari harapan. Hal ini disebabkan oleh belum dipahaminya model manajemen pendidikan berbasis masyarakat dan kurang kolaborasi antar pemangku kepentingan. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini ialah ceramah dan tanya jawab yang diselenggarakan dalam bentuk seminar langsung terbatas dikarenakan pandemic covid-19. Sasaran dalam pengabdian kepada masyarakat ini ialah para pengelola dan pengajar pesantren, tokoh masyarakat dan perwakilan masyarakat di sekitar pondok pesantren. Melalui kegiatan PKM ini diharapkan para pengelola pondok pesantren lebih memahami model manajemen Pendidikan berbasis masyarakat sehingga dapat diiplementasikan dalam penyelenggaraan pendidikan dengan tujuan menghasilkan produk SDM unggul di pondok pesantren Syekh Quro, Karawang.