Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PKM: Pelatihan Relaksasi Nafas Ballon Blowing Untuk Meningkatkan Saturasi Oksigen Pada Warga Desa Bungkulan Singaraja Astriani, Ni Made Dwi Yunica; Ariana, Putu Agus; Dewi, Putu Indah Sintya; Heri, Mochamad; Cita, Errick Endra
VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol 2, No 2 (2020): VIVABIO:Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.2.2.2020.30279

Abstract

PPOK merupakan penyakit kronis saluran nafas yang ditandai dengan adanya hambatan aliran udara yang bersifat progresif lambat, yang disebabkan oleh pajanan faktor risiko seperti merokok, polusi udara, penyakit PPOK biasanya terjadi pada usia pertengahan dan tidak biasa hilang dengan pengobatan. Seseorang dikatakan PPOK apabila pernah mengalami sesak napas bertambah jika beraktifitas atau bertambah dengan meningkatnya usia disertai batuk berdahak, atau pernah mengalami sesak napas disertai batuk berdahak. Saturasi oksigen ada pasien PPOK dapat mengalami penurunan sampai 85% yang dapat mengakibatkan hipoksemia, sianosis. Relaksasi pernapasan mempunyai banyak teknik salah satunya adalah dengan menggunakanbalon (ballon blowing) teknik relaksasi dengan meniup balon dapat membantu otot intracosta mengelevasikan otot diafragma dan kosta. Sehingga memungkinkan untuk menyerap oksigen, mengubah bahan yang masih ada dalam paru dan mengeluarkan karbondioksida dalam paru. Permasalahan warga Desa Bungkulan belum pernah diadakan pemberian edukasi tentang relaksasi nafas dengan tehnik ballon blowing. Selain itu, kurangnya pengetahuan tentangrelaksasi nafas dengan tehnik ballon blowing pada pasien PPOK. Tujuan kegiatan PKM ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam tehnik latihan nafas ballon blowing. Metode yang digunakan adalah ceramah/penyuluhan, tutorial dan demonstrasi latihan nafas ballon blowing. Hasil kegiatan ini meningkatkan pemahaman dan pengetahuan warga desaBungkulan tentang konsep penyakit PPOK dan latihan nafas ballon blowing. Pengingkatan Keterampilan sebesar 80 % dalam Latihan nafas Ballon Blowing.
PKM: Diversifikasi Produk Jamu Serbuk Instan Dari Herbal Usadha Bali Pada Kelompok Sari Pertiwi Desa Nyalian Kecamatan Banjarangkan Astriani, Ni Made Dwi Yunica; Purwantara, I Komang Gde Trisna; Maryam, Siti
JPAI: Jurnal Perempuan dan Anak Indonesia Vol 2, No 2 (2020): JPAI: Jurnal Perempuan dan Anak Indonesia
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/jpai.2.2.2020.30281

Abstract

PKM kelompok Sari Pertiwi yang merupakan industri jamu tradisional yang berlokasi di banjar Kelodan desa Nyalian kecamatan Banjarangkan kabupaten Klungkung-Bali adalah jamu SIRKUMA yang terbuat dari campuran kunyit, temulawak, jahe merah, kencur, daun sirih, daun pegagan, buah pinang, lemon. Permasalahan dibidang produksi, diantaranya (1) peralatan yang digunakan masinh sangat sederhana sehingga kapasitas produksi dan daya saing produk masih rendah, (2) pengetahuan SDM tentang jenis dan manfaat tanaman lokal potensial untuk pengembangan jamu herbal masih terbatas, (3) kreativitas SDM untuk melakukan diversifikasi produk jamu masih rendah. Permasalahan utama dibidang manajemen, diantaranya (1) sistem pengelolaan yang masih menerapkan pola manajemen keluarga sehingga keuntungan usaha home industry belum diketahu secara pasti, (2) promosi dan penjualan dilakukan masih terbatas yaitu dijual secara langsung dan dititipkan pada warung-warung makan di desa dan sekitarnya. tujuan kegiatan PKM ini adalah Peningkatan pemberdayaan mitra kearah ekonomi produktif (pengetahuan, keterampilan dan pendapatan). Metode yang digunakan edukasi, Bimtek, pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan diukur dengan melihat pengetahuan dan keterampilan mitra. Penilaian menggunakan skala Likert, Selama proses pelatihan dilakukan pengamatan menurut skor 1 = sangat kurang, 2 = kurang, 3 = cukup, 4 = baik , 5 = baik sekali.
Pendampingan Pelatihan Clapping dan Vibrasi bagi Perawat untuk Meningkatkan Saturasi Pasien PPOK Astriani, Ni Made Dwi Yunica; Ariana, Putu Agus; Dewi, Putu Indah Sintya; Heri, Mochamad; Sundayana, I Made
VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol 3, No 2 (2021): VIVABIO: Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/vivabio.3.2.2021.34534

Abstract

PPOK  termasuk  penyakit  tidak  menular  yang  berhubungan  dengan  saluran  pernafasan dan terjadinya penyempitan saluran pernafasan yang di interpretasikan melalui sesak nafas dan penurunan saturasi oksigen dalam tubuh. Intervensi keperawatan yang meningkatkan saturasi oksigen dilakukan dengan latihan nafas, nebulisasi, pengaturan posisi dan fisioterapi dada. Peran Tenaga Kesehatan faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan seseorang atau masyarakat diantaranya ada faktor pendorong yang terwujud dalam sikap dan perilaku tenaga kesehatan yang memberikan dukungan atau informasi terkait penyakit yang diderita pasien. Tujuan kegiatan PKM ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam teknik clapping dan vibrasi. Metode yang digunakan adalah ceramah/penyuluhan, tutorial dan demonstrasi teknik clapping dan vibrasi. Hasil kegiatan ini meningkatkan pemahaman dan pengetahuan perawat Puskesmas Kubutambahan 1 tentang konsep penyakit PPOK dan teknik clapping dan vibrasi. Rata-rata pengetahuan peserta sebelum dilakukan penyuluhan adalah sebesar 75 % sedangkan setelah penyuluhan meningkat menjadi 90 %. keterampilan perawat tentang teknik clapping dan vibrasi meningkat dari 65 % menjadi 90 %.
Pengaruh Terapi Relaksasi Benson Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Putu Indah Sintya Dewi; Ni Made Dwi Yunica Astriani; I Made Sundayana; Made Mahaguna Putra; Ni Kadek Ita Ariani
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 11, No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf11117

Abstract

Benson relaxation is relaxation that combines relaxation respon techniques and belief system. This study aimed to analyze the effect of benson relaxation therapy on blood sugar levels in patiens with type 2 diabetes mellitus in the working area of Buleleng public health center III, utilized one group pretest-posttest design. The sample size was 40 respondents selected using nonprobability sampling technique. Data were collected using observation sheet, then alayzed using paired sample t-test. The result obtained p value of 0.001 (there was an effect of Benson Relaxation Therapy on Blood Sugar Levels in Patiens with Type 2 Diabetes Mellitus in the Working area of Buleleng Health Center III. Keywords: Benson relaxation; blood sugar ABSTRAK Relaksasi Benson merupakan relaksasi yang menggabungkan antara teknik respon relaksasi dan sistem keyakinan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh terapi relaksasi benson terhadap kadar gula darah penderita diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Buleleng III, menggunakan one group pretest-posttest design. Besar sampel yang digunakan yaitu 40 responden yang dipilih dengan teknik nonprobability sampling. Data dikumpulkan dengan lembar observasi, lalu dianalisis dengan paired sampel t-test. Hasil mendapatkan nilai p = 0,001 (ada pengaruh terapi relaksasi benson terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Buleleng III. Kata kunci: relaksasi Benson; gula darah; diabetes
The Effects of Tandem Stance Therapy on the Risk of Falling in the Elderly Ni Made Dwi Yunica Astriani; Putu Indah Sintya Dewi; I Putu Indra Yudiastu; Made Mahaguna Putra
(JKG) Jurnal Keperawatan Global Vol 5 No 1 (2020): JKG (JURNAL KEPERAWATAN GLOBAL)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/jkg.v5i1.72

Abstract

Abstract: Tandem Stance Therapy is a therapy that is usually given to the elderly who are at risk of falling. The purpose of this study was to analyze the effect of tandem stance therapy on the risk of falling in the elderly in Giri Emas Village, Sawan District, Buleleng Regency. The research design was pre-experimental with one group pretest post-test design approach with a sample of 64 respondents selected using simple random sampling technique. Data collection was performed using the Morse Fall Scale (MFS) questionnaire. This study uses the Wilcoxon test. The results showed that the pre-test means value was 2.41 and the post-test score was 2.27. Wilcoxon test results obtained pretest and posttest (0.003) <α (0.05). It was concluded that there was an influence of Tandem Stance Therapy on Falling Risk in the Elderly in Giri Emas Village, Sawan District, Buleleng Regency.
Relaksasi Pernafasan dengan Teknik Ballon Blowing terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen pada Pasien PPOK Ni Made Dwi Yunica Astriani; Putu Indah Sintya Dewi; Kadek Hendri Yanti
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.716 KB) | DOI: 10.31539/jks.v3i2.1049

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of respiratory relaxation with the ballon blowing technique on increasing oxygen saturation in COPD patients. The study design used a one group pre-post test design. The results of the 30 COPD respondents showed the gender prevalence of the majority of male respondents 73.3% with an average age of 61.87 with an age range of 45-80 years, the mean (pre-test) was 89, 27 and the post-test mean is 94.53 with a p-value of 0,000. Conclusions, there Is An Influence of breathing relaxation with ballon blowing technique on increasing oxygen saturation in COPD patients in RSUD Buleleng Regency. Keywords: Increased Oxygen Saturation, COPD, Ballon Blowing Technique
Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Pra Sekolah 4-5 Tahun dengan Kegiatan Montase I Made Sundayana; Kadek Yudi Aryawan; Putu Cyndy Fransisca; Ni Made Dwi Yunica Astriani
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.675 KB) | DOI: 10.31539/jks.v3i2.1052

Abstract

The purpose of this study is to analyze the effect of montage activities on the fine motor development of pre-school aged children 4-5 years. The research method used was pre-experimental with one group pre and post test design. The results showed an average pre-test value was 43.44 and the post-test mean value was 68.21. Paired Sample T-test results obtained ρ-value (0,000) <α (0.05), there is the effect of montage activity on fine motor development in pre-school age children 4-5 years. Conclusion, fine motor is a limited movement of parts that include small muscles, especially movements of the fingers such as writing, drawing, and holding something. Keywords: Children 4-5 Years Old, Montage Activities, Fine Motor Development
Teknik Clapping dan Vibrasi Meningkatkan Saturasi Oksigen Pasien PPOK Ni Made Dwi Yunica Astriani; Kadek Yudi Aryawan; Mochamad Heri
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.766 KB) | DOI: 10.31539/jks.v4i1.1767

Abstract

This study aims to determine the effect of clapping and vibration on oxygen saturation in COPD patients. The research design used a one-group pre-post test design. The research respondents' results in 26 COPD show the average oxygen saturation values before the intervention was 90.42 into the category of moderate hypoxemia, after a given intervention for two times a day gained an average weight of 95.00 SaO2 SaO2 into the type of standard p-value 0.000. In conclusion, most of them are male, with the lowest age of 31 years, while the respondents' highest period is 60 years. There is an effect of this value, indicating the impact of clapping and vibration on the oxygen saturation of COPD patients. Keywords: Clapping, COPD, Oxygen Saturation, Vibration
Terapi Okupasi Memasang Tali Sepatu terhadap Motorik Halus pada Anak Tunagrahita Sedang Mochamad Heri; Ni Made Dwi Yunica Astriani; Komang Gde Trisna Purwantara; Putu Devi Kurnia Sari
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.685 KB) | DOI: 10.31539/jks.v4i1.1771

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of occupational therapy on attaching shoelaces to the improvement of fine motor skills in mentally disabled children in SLB N 1 Badung. This research method is quantitative research with pre-experimental research design pre-post test one group design. The result of univariate analysis of the intervention of 41 respondents before being given occupational therapy for fine motor development was 1.20, and after being given occupational therapy, fine motor development was 1.41. The results of this study showed the average fine motor development during the pre-test was 1.20. After being given the occupational therapy treatment of attaching shoelaces, the average fine motor development was 1.41. Data analysis results with the Wilcoxon test get a value of 0.003 or p <α (0.05). In conclusion, occupational therapy influences placing shoelaces on fine motor skills in children with moderate mental retardation in SLB N 1 Badung. Keywords: Fine Motoric, Occupational Therapy, Impairment
Teknik Relaksasi Nafas Dalam terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen pada Pasien PPOK Ni Made Dwi Yunica Astriani; Aditha Angga Pratama; Putu Wahyu Sri Juniantari Sandy
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.465 KB) | DOI: 10.31539/jks.v5i1.2368

Abstract

This study aims to determine the effect of deep breathing relaxation techniques on oxygen saturation in COPD patients. The research design used a pre-experimental one-group pre-post test design. The results showed that the average oxygen saturation value before being given deep breath relaxation was 90.19, and the average oxygen saturation after being given deep breath relaxation was 93.27. Based on the results of the paired t-test showed that the results of pre and post (0.000) < (0.05). In conclusion, there is an effect of deep breathing relaxation techniques on increasing oxygen saturation in COPD patients. Keywords: COPD, Oxygen Saturation, Deep Breathing Relaxation Technique