Claim Missing Document
Check
Articles

Konsumsi sayuran hijau dengan kejadian anemia pada ibu hamil Hermawan, Dessy; Abidin, Zaenal; Yanti, Dwi
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.648 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v14i1.1557

Abstract

Consumption of dark green, leafy vegetables and maternal anemia during pregnancyBackground: The data base of the statistical bureau agency in Indonesia, the prevalence of maternal anemia during pregnancy is still relatively high and tends to increase where in 2013 in urban areas amounted to 36.4%, in rural areas 37.8% so that the average 37.1%. in 2018 it has increased significantly to an average of 48.9%. The incidence of maternal anemia during pregnancy in 12  public health centre (Puskesmas)  in North Lampung  was found a public health centre (Puskesmas)  that was classified as still high in Semuli Raya public health centre (Puskesmas) (33.6%).Purpose: Knowing of consumption of dark green, leafy vegetables and maternal anemia during pregnancyMethod: A quantitative study with an analytical survey using the cross sectional study. The samples were 60 respondents and  analysis of statistical tests used the chi-square test.Results: The consumption of dark green, leafy vegetables in 60 respondents, 29 respondents (48.3%) consumes vegetables every day, and 31 respondents (51.7%) has seldom  consumes. Hemoglobin status in 60 respondents, 28 respondents ( 46.7%) had normal range of haemoglobin  and 32 respondents (53.3%) had lower of  haemoglobin . Statistical test results using chi square obtained p-value of 0.000.Conclusion: There was correlation of consumption of dark-green leafy vegetables in prevention of maternal anemia during pregnancy.Keywords: Consumption; Dark green, Leafy vegetables; Maternal anemia; During pregnancyPendahuluan: Data dari badan pusat statistik di Indonesia, prevalensi anemia pada ibu hamil tergolong masih tinggi dan cenderung meningkat dimana di tahun 2013 di perkotaan sebesar 36.4 %, di perdesaan 37.8% sehingga rerata 37.1%. di tahun 2018 telah naik secara signifikan menjadi rerata 48.9%. Kejadian anemia pada ibu hamil di 12 Puskesmas di Kabupaten Lampung Utara didapatkan ada puskesmas yang  tergolong masih tinggi di Puskesmas Semuli Raya (33.6%).Tujuan: Diketahui hubungan konsumsi sayuran hijau dengan kejadian anemia pada ibu hamil.Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah  sampel sebanyak 60 orang dan analisis uji statistik menggunakan uji chi square.Hasil : Konsumsi makanan sayuran hijau pada 60 responden sebanyak 29 responden (48,3%) mengkonsumsi sayuran hijau setiap hari, dan sebanyak 31 responden (51,7%) jarang mengkonsumsi sayuran hijau setiap hari. Status hemoglobin pada 60 responden sebanyak 28 responden (46,7%) memiliki hb normal, dan sebanyak 32 responden (53,3%) memiliki hb rendah. Hasil uji statistik menggunakan chi square didapat nilai p-value 0.000 < 0,05.Simpulan : Ada hubungan konsumsi sayuran hijau dengan kejadian anemia pada ibu hamil. 
Pengaruh Pemberian Tambahan Vitamin D Terhadap Penurunan Resiko Kejadian Pre-eklamsi pada Ibu Hamil Hermawan, Dessy
Syifa'Medika Vol 1, No 1 (2010): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v1i1.41

Abstract

Pre-eklamsi adalah masalah yang sering diderita oleh wanita hamil padatrimester ketiga di seluruh dunia dan merupakan salah satu penyebab tingginya angkakematian ibu melahirkan di Indonesia. Namun sampai saat ini belum diketahui penyebabpasti dari pre-eklamsi. Akhir-akhir ini, ada penelitian yang menghubungkan kejadianPre-eklamsi dengan kekurangan vitamin D dan adanya data yang membuktikan adanyapeningkatanjumlah kasus Pre-eklamsi pada musim dingin di Amerika.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberiantambahan vitamin D terhadap penurunan resiko terjadinya Pre-eklamsi.Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen sederhana pre post test controldesign, yang mencoba membuktikan bahwa pemberian tambahan vitamin D dapatmenurunkan resiko menderia pre-eklamsi. Sampel penelitian ini adalah ibu-ibu hamiltrimester dua yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok kontrol diberi tambahanvitamin D selama 2-3 bulan dan kelompok kontrol yang tidak diberi perlakuan.Hasil penelitian: ada pengaruh yang signifikan (pV 0,011) pemberian vitamin Dterhadap tekanan darah sistolik, ada pengaruh pemberian tambahan vitamin D terhadappenurunanjumlah ibu hamil yang mengalami proteiuria (pV 0, 033) dan penurunanjumlahibu yang mengalami edema (pV 0,006). Jadi kesimpulan dari penelitian ini adalah adapengaruh yang bermakna antara pemberian tambahan vitamin D dengan penurunanresiko pre-eklamsi pada ibu hamil.
Pengaruh Vitamin D3 Terhadap Glukosa Darah Tikus Wistar Yang Dipapar Asap Rokok Lolita Putri Nanda Utami; Rusmini, Hetti; Nurmalasari, Yessi; Hermawan, Dessy
ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 1 No 2 (2020): Februari
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.428 KB) | DOI: 10.37148/arteri.v1i2.52

Abstract

Cigarettes are the biggest health problem around the world. Nicotine in cigarettes has been proved insulin receptor resistance and can reduce insulin secretion in pancreatic β cells, which causes an increase in blood glucose levels. One of the efforts to reduce blood glucose levels is to consume vitamin D3. Vitamin D3 is a prohormone that plays a role in metabolic functions in cells and repair functions of cells. Purpose: to know the effect of vitamin D3 toward glucose blood level of male Rattus norvegicus Wistar exposed by cigarette smoke. Methods: This research conducted with pure experimental pre- and post-test with control group design. The samples used were 24 male rats. The sample divided into four groups, including K1, K2, K3, and P1. K1, which is not exposed by cigarette smoke and not given of vitamin D3. K2 is a group exposed by cigarette smoke but not given vitamin D3. K3 is a group that is not exposed by cigarette smoke but given vitamin D3 a dose of 0.2 µgr /head. P1 is a group exposed by cigarette smoke and given a vitamin D3 dose of 0.2 µgr /head. Results: Paired T-test showed increased blood glucose levels that are meaningful (p<0,05) In groups K2 (p=0,018) and P1 (p=0,035). One-way Anova showed there were differences in blood glucose levels that are meaningful between groups (p=0,001). Statistical analysis Post Hoc LSD showed significant differences in group K1 with K2 (p=0,004), group K1 with K3 (p=0,038), group K1 with P1 (p=0,038), group K2 with K3 (p=0,000), group K2 with P1 (p=0,004). Conclusion: Vitamin D3 can reduce fasting blood glucose levels of Rattus norvegicus exposed by cigarette smoke.
Pengaruh Vitamin D3 Terhadap Kadar Hemoglobin Tikus Wistar yang Dipapar Asap Rokok Rusmini, Hetti; Fitriani, Dita; Hermawan, Dessy; Emilda, Diah Adelia
ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 1 No 1 (2019): November
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.211 KB) | DOI: 10.37148/arteri.v1i1.13

Abstract

Hemoglobin is a tetrametric erythrocyte protein that carries O2 to the tissues and returns CO2 and protons to the lungs. Cigarette smoke is proven that could reduce hemoglobin levels through oxidative stress which causes the erythrocyte membrane to be easily lysed. The lysis erythrocyte membrane causes hemoglobin levels to be low. Vitamin D is included in natural antioxidants which have a neuroprotective tendency through antioxidative mechanisms. To determine the effect of giving vitamin D3 on hemoglobin levels in white rats (Rattus norvegicus) male Wistar strain after being exposed by cigarette smoke. This type of pure experimental research (tue-experiment) used pre and post with control group design. Samples were white rats (Rattus norvegicus) male Wistar strain aged 10-12 weeks with the weight of around 150-200 grams in a total of 24 individuals. Samples were divided into four groups including K1 which is not exposed by cigarette smoke and not given of vitamin D3, K2 is a group exposed by cigarette smoke but not given of vitamin D3, K3 is a group that is not exposed by cigarette smoke but given of vitamin D3 a dose of 0.2 µgr /head, P1 is a group exposed by cigarette smoke and given a vitamin D3 dose of 0.2 µgr /head. The test of paired t-test showed a significant difference p <0.05 in the K2 group with p = 0.044, the K3 group with p = 0.013, and P1 group with p = 0.037. Whereas in group 1 there was no significant difference p = 0.932. The One-way Anova test obtained results with a value of p = 0.027 (p <0.05) which means that there were significant differences between groups. The Post Hoc LSD test showed a significant difference in group 1 whit group 2 p = 0.025 and in group 2 with group 3 p = 0.012.
HUBUNGAN KONSUMSI TEMBAKAU, JENIS KELAMIN, DAN RIWAYAT KELUARGA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA USIA LANJUT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BUNUT KABUPATEN PESAWARAN Hermawan, Dessy; Junika, Ersa; Nadeak, Jasmen
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 12, No 3 (2018)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.936 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v12i3.191

Abstract

ABSTRACT : HANDWASHING PRACTICES AND OCCURRENCE OF PHLEBITIS AT GRAHA HUSADA HOSPITAL BANDAR LAMPUNG 2018 Background: The highest occurrence of phlebitis in Graha Husada Hospital, its was a nursing issues and need to get solutions. One effective step to break of the transmission chain of infectious diseases on phlebitis by performance handwashing in proper way Purpose: Knowing that relationship of handwashing practices and occurrence of phlebitis at Graha Husada Hospital Bandar Lampung 2018 Methods: Quantitative research type with cross sectional approach. The population in this study was all sataff nurses in Graha Husada Hospital, Bandar Lampung in 2018 with the sample of 47 respondents. This research instrument used observation sheet and data analysis used chi-square test. Results: Finding of 29 (61,7%) respondents were improper in handwashing practices and with out occurence of phlebitis. And of 7 (24,1%) respondents were improper in handwashing practices and with occurence of phlebitis with p-value 0.001. Conclusion: There is a relationship of handwashing practices and occurrence of phlebitis at Graha Husada Hospital Bandar Lampung 2018. Suggestions to hospital management for pay attention to all staff nurses on handwashing practice in consistent following the standart and proper way to prevent occurence of phlebitis.Pendahuluan : Kejadian phlebitis tertinggi terdapat di Rumah Sakit Graha Husada di ruangan vanda merah dengan total 11 kejadian phlebitis. Salah satu langkah yang efektif memutuskan rantai transmisi penyakit infeksi yang mengakibatkan phlebitis adalah dengan mengimplementasikan cuci tangan yang benar, cuci tangan di momen dan cara yang tepat sesuai dengan cara yang tertuang dalam komponen kewaspadaan standar.Tujuan : Untuk Mengetahui Hubungan Kepatuhan Perawat Melaksanakan Standar Prosedur Operasional (SPO) Cuci Tangan Terhadap Kejadian Phlebitis Di Rumah Sakit Graha Husada Bandar Lampung Tahun 2018.Metode : Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bekerja di RS.Graha Husada Bandar Lampung pada tahun 2018 yaitu 112 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi dengan analisa data yang digunakan uji chi square.Hasil : Pada penelitian ini didapatkan 29 (61,7%) responden yang tidak melakukan 6 langkah dan 5 moment cuci tangan, sebanyak 7 (24,1%) tidak melakukan 6 langkah dan 5 moment cuci tangan dan tidak phlebitis, 22 (75,9%) tidak melakukan 6 langkah dan 5 moment cuci tangan dan mengalami phlebitis dengan (p-value 0,001).Kesimpulan : Ada hubungan antara Hubungan Kepatuhan Perawat Melaksanakan Standar Prosedur Operasional (SPO) Cuci Tangan Terhadap Kejadian Phlebitis Di Rumah Sakit Graha Husada Bandar Lampung Tahun 2018. Saran dalam penelitian ini kepada pihak rumah sakit Graha Husada agar secara rutin melakukan evaluasi penerapan tindakan aseptik, melakukan pelatihan tentang pencegahan infeksi terkait pelayanan kesehatan dan melakukan pengawasan terhadap perawat pelaksana dalam melakukan tindakan.
PENETAPAN KADAR PROTEIN PADA JANTUNG PISANG KEPOK (Musa acuminata balbisiana colla) YANG DITANAM DI LAMPUNG DENGAN METODE KJELDAHL Yulyanto, Aknes; Hermawan, Dessy; Yulendasari, Rika; Amirus, Khoidar
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.218 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i1.89

Abstract

Aedes Aegepty merupakan salah satu vektor penyakit Demam Berdarah yang disebabkan virus dengue. Pengendalian populasi terhadap terhadap vektor(Ae. Aegepty) telah banyak dilakukan diantara dengan menggunakan insektisida baik terhadap dewasa maupun pradewasa. Secara umum hasilnya memang memuaskan, namun  penggunaan insektisida yang terus menerus dapat merangsang timbulnya kekebalan pada Ae. Aegepty. Salah satu alternatif untuk menanggulangi permasalahan ini adalah dengan pengendalian hayati dengan mengunakan Bacillus Thuringiensis Israelensis (Bti) formula cair. Pentingnya penggunaan   Bti dalam formulasi cair tidak menimbulkan efek samping atau keracunan terhadap manusia maupun organisme yang bukan sasaran lainnya. Kejadian ini disebabkan karena daya racunnya yang spesifik terhadap serangga dan mempunyai spektrum yang sempit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efikasi Bti pada skala lapangan di Kelurahan Tanjung Seneng Kota Bandar Lampung Tahun 2012.Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan One- Group Pretest-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh  Rukun Tetangga (RT) di kelurahan Tanjung Seneng, teknik sampel yang digunakan adalah Cluster Sampling dan sampel sampel yang terpilih adalah RT 07 Lingkungan I. Data hasil penelitian di analisa dengan menggunakan uji Chi Sqaure Mc Nemar.Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan secara bermakna sebelum dan sesudah perlakuan terhadap keberadaan larva ( p-value 24 jam pengamatan = 0,000, minggu pertama = 0,000, dan minggu kedua= 0,000). Sedangkan pada minggu ke 3 sampai minggu ke 7 tidak ada perbedaan secara bermakna sebelum dan sesudah perlakuan( p-value minggu ke3=0,077, minggu ke 4=1,000, minggu ke 5=0,163, minggu ke 6=0,505, dan minggu ke 7=0,494l,). Ini menunjukan bahwa efikasi Bti terhadap keberadaan larva hanya sampai pada minggu ke 2 setelah perlakuan.Bagi peneliti selanjutnya disarankan agar melakukan penelitian lanjutan (Longitudinal Research)untuk mengetahuipada minggu keberapa efikasi Bti cair mempunyai efektifitas yang paling tinggi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (Studi Kasus Di Kabupaten Lampung Timur ) Ismayani, Ismayani; Karhiwikarta, Wahyu; Hermawan, Dessy
JURNAL DUNIA KESMAS Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v2i4.374

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) masih merupakan masalah di seluruh dunia karenamenyebabkan kesakitan dan kematian pada masa bayi baru lahir. Penyebab BBLRsampai saat ini masih terus dikaji. Permasalahan dalam penelitian ini bahwa dalam limatahun terakhir (2008 – 2012) terus meningkatnya angka kejadian BBLR di wilayahKabupaten Lampung Timur? Tujuan penelitian ini untuk menentukan faktor-faktor yangberhubungan dengan kejadian BBLR di Wilayah Kabupaten Lampung Timur tahun 2013.Jenis penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional menggunakan datasekunder. Teknik pengambilan sampel proporsional sampel berjumlah 96 responden.Analisa data menggunakan uji Chi Square dan regresi logistic.Hasil analisis univariat,gambaran distribusi frekuensi responden: prematur (72,9%), umur berisiko (74,0%),anemia (80,2%), paritas berisiko (55,2%), pendidikan rendah (51,0%), status ekonomirendah (59,4%), pemeriksaan kehamilan kurang (56,2%), komplikasi kehamilan(44,8%), jarak kelahiran kurang (70,8%).Hasil analisis bivariat semua variabel berhubungan dengan kejadian BBLR. Hasilanalisis multivariat: variabel yang paling dominan secara statistik terbukti berhubunganterhadap kejadian BBLR yaitu anemia (p=0,000 dan OR 18,059).Faktor risiko yang palingdominan adalah anemia(OR 18,059), artinya ibu hamil yang anemia mempunyai risiko 18kali lebih besar untuk melahirkan bayi BBLR. Disarankan kepada ibu untuk meningkatkanpemeriksaan kehamilan secara berkala minimal empat kali selama hamil dan dimulaisejak umur kehamilan muda di sarana pelayanan kesehatan dan memperhatikan asupangizi selama kehamilan.Kata kunci : Bayi Berat Lahir Rendah, anemia, Karakteristik Ibu.
HUBUNGAN ANTARA KEPRIBADIAN TIPE D DAN FAKTOR FISIOLOGI DENGAN VITAL EXHAUSTION PADA PASIEN INFARK MIOKARD Hirawan, Bambang; Hermawan, Dessy; Yulendasari, Rika
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.195 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i2.670

Abstract

Pemberian terapi intravena diperlukan secara terus menerus dan dalam jangka waktu tertentu sehingga dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya komplikasi dari pemasangan infus, salah satunya adalah flebitis. Insiden flebitis meningkat sesuai dengan lamanya pemasangan jalur intravena, komposisi cairan atau obat, ukuran dan tempat kanula dimasukkan, pemasangan jalur intravena yang tidak sesuai, dan masuknya mikroorganisme pada saat penusukan. Berdasarkan hasil pra survei yang dilakukan terhadap 25 pasien yang terpasang infus lebih dari tiga hari, terdapat 6 pasien (24%) yang mengalami tanda-tanda flebitis, sehingga mengakibatkan bertambahnya masa rawat di Rumah Sakit dibandingkan 19 pasien (76 %) yang tidak mengalami tanda-tanda flebitis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui  hubungan lamanya pemasangan kateter intravena dengan kejadian flebitis di Ruang Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Jend. A. Yani Metro tahun 2013. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional (potong lintang). Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang dirawat di Ruang Penyakit Dalam RSU Jend. A. Yani metro pada bulan November 2013 sejumlah 90 pasien, sedangkan sampel yang diambil  sama dengan jumlah populasi yaitu  berjumlah 90 pasien (sampling jenuh). Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi square menyimpulkan ada hubungan antara lamanya pemasangan kateter intravena dengan kejadian flebitis di Ruang Penyakit Dalam RSU Jend. A. Yani Metro Tahun 2013 ( Ha diterima ), dengan nilai p value = 0,000 (p-value < 0,05). Faktor lamanya pemasangan kateter intravena sangat berpengaruh terhadap kejadian flebitis, maka hendaknya perawat dapat menerapkan waktu penggantian kateter sebelum 72 jam  dan pihak rumah sakit  agar lebih ketat dalam menerapkan standar operasional prosedur tentang pemberian terapi intravena.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYEBAB TIDAK LANGSUNG KASUS KEMATIAN MATERNAL DI KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2008-2011 Mertana, Gede Merta; Hermawan, Dessy; Andoko, Andoko
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 8, No 3 (2014)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.135 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i3.197

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan meningkatnya kontraksipembuluh darah arteri yang melebihi 140/90 mmHg saat istirahat dipastikan mempunyai tekanan darah tinggi. Berdasarkanhasil studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti pada bulan Februari 2014 terdapat 2094 kasus hipertensi di wilayahkerja Puskesmas Kemiling Bandar Lampung. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Pemberian Ekstrak BuahMengkudu (Morindacitrifolia L.) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pria Dewasa Di Wilayah Kerja PuskesmasKemiling Bandar Lampung Tahun 2014.Rancangan survei analitik dengan pendekatan quasi eksperimen, one group pretest-posttest design. Populasidalam penelitian ini berjumlah 2115 orang. Sampel yang diambil pada penelitian ini yaitu 18 responden. Penelitian inimenggunakan analisa dengan Uji paired sampel t test.Hasil penelitian menunjukan tekanan darah penderita hipertensi sebelum diberi ekstrak buah mengkudu rata-ratasistolik 157.78 mmHg dan diastolik 101.11 mmHg. Tekanan darah setelah diberikan ekstrak buah mengkudu rata-ratasistolik 149.44 mmHg dan diastolik 92.22 mmHg. Hasil analisis bivariat didapatkan pv= 0,000; t output sistolik 5.718 dan toutput diastolik 4.531 menunjukan adanya penurunan tekanan darah penderita antara sebelum dan sesudah diberi ekstrakbuah mengkudu. Saran dalam penelitian ini yaitu ekstrak buah mengkudu dapat menjadi salah satu terapi komplementeruntuk menurunkan tekanan darah sehingga kasus hipertensi dapat menurun
ANALISIS PENYEBAB-PENYEBAB PRIMER KEJADIAN PERDARAHAN POST PARTUM PADA IBU BERSALIN DI KECAMATAN DENTE TELADAS KABUPATEN TULANG BAWANG PROVINSI LAMPUNG Anita, Fitria; Hermawan, Dessy; Andoko, Andoko
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 3 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (126.802 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i3.217

Abstract

Penderita hipertensi perlu mendapatkan perawatan yang serius dan harus ditangani dengan cepat. Salah satu faktor resiko terjadinya hipertensi adalah kandungan kolesterol darah yang tinggi atau hiperkolesterolemia. Berdasarkan profil kesehatan Kota Bandar Lampung diketahui bahwa prevalensi penyakit hipertensi di Puskesmas Gedung Air mencapai 10,1%. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui hubungan kadar kolesterol dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Gedung Air Kota Bandar Lampung. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan rancangan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien baru yang datang ke Puskesmas Gedung Air Kota Bandar Lampung pada bulan Agustus – September 2014 dengan rata-rata sejumlah 62 orang. Sampel total populasi sejumlah 62 responden. Alat pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar observasi. Analisa data yang digunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan kadar kolesterol dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Gedung Air Kota Bandar Lampung. (p value 0,025, OR 4,073). Saran bagi masyarakat yang menderita hipertensi, hendaknya mengurangi mengkonsumsi makanan yang mengandung kolesterol tinggi mengendalikan stress, berolahraga teratur dan melakukan pemeriksaan kolesterol dan tekanan darah secara teratur dalam jangka waktu tertentu.
Co-Authors Alfarisi, Ringgo Amirus, Khoidar Andoko Andoko, Andoko Anita, Fitria Aprianti, Yessi Apriyadi Apriyadi, Apriyadi Apriyana, Kiki Apriyanti, Nurhimah Arifin Nang Agus, Zainal Arisandi, Syafik Aryanti Wardiyah, Aryanti Asih, Eri Murni Baharuddin, Satria Chrisanto, Eka Yudha Dewi Kusumaningsih Diana, Hasni Djamaludin, Djunizar Dwi Yanti Elliya, Rahma Emilda, Diah Adelia Erlina Wati Evayanti, Yulistiana Fadilah, Rizka Nur Febrianto, Heki Fitriani, Dita Furqoni, Prima Dian Gultom, Ferdinan Hidayat, Nabila Aurelia Hirawan, Bambang Husna, Ismalia IDA RAHMAWATI Indwiani Astuti Iqmy, Ledy Octaviani Ismayani Ismayani Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Juksen, Loren Jumaida, Jumaida Junika, Ersa Kadarsih, Sri Karhiwikarta, Wahyu Keswara, Umi Romayati Kurniasari, Devi Kurniasari, Endah Ladyani, Festy Langki, Siti Sarah Lolita Putri Nanda Utami Lolita Sary Manik, Erna Marlia, Lilis Marniasih, Wulan Mertana, Gede Merta Muhani, Nova Mustofa, Festy Ladyani Nadeak, Jasmen Neni Triana, Neni Novikasari, Linawati Nurmalasari, Yessi Pinilih, Astri Puspita, Mira Riska Wandini, Riska Rosmiyati Rosmiyati, Rosmiyati Rusmini, Hetti Saputra, Imron Simatupang, Yohana Christine Sri Haryani Sugeng Juwono Mardihusodo Sunarsih Sunarsih Sunarti Susilawati, Susilawati Teguh Pribadi Trismiyana, Eka Wahyudi, Trisilo Wahyudi, Wahid Tri Wahyuni, Mimin Septi Winarno, Rudi Windartono, Yustinus WiraUtami, Vida Yanti, Dhiny Easter Yantina, Yuli Yulendasari, Rika Yulyanto, Aknes Yustianti, Dewi Zaenal Abidin Zainaro, M. Arifki