Sari, Widya Kartika
Guidance and counseling the university of Prof. Dr. Hazairin. SH

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

LEVEL SOCIAL SELF CONCEPT AND IMPLICATION IN GUIDANCE AND COUNSELING Sari, Widya Kartika
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v6i2.518

Abstract

Teenager consider themselves based on the perception others and one of the element which affecting the maturation in self concept is how the assessment and social environment revenue toward it self .This study purpose to describe the self concept of teens and the implications in guidance and counseling .The research type descriptive quantitative methods. The Research was done to teenagers of simple  orphanage in  bengkulu with a population about 103 teenagers .The total of the  research about 82 survey youth to the sample used purposive sampling techniqul  instrument was used  the closed of  scale likert model  with validity 0.873 , reliability ( 0,931 self concept ) .The findings of this research shows that: ( 1 ) self concept as of teens tend to be low category. (2)  implications finding for service counseling guidance the basic of arranging the guidance counseling program service which can formed  and improved the self concept of teens positively.
POTRET PERENCANAAN KARIER SISWA BUDAYA REJANG DI SMA NEGERI 9 KOTA BENGKULU Sulusyawati, Heni; Sari, Widya Kartika
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 8 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v8i2.30975

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potret perencanaan karier siswa budaya rejang di SMA Negeri 9 Kota Bengkulu.Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Adapun pendekatan yang digunakan yaitu dalam konteks natural setting untuk lebih memahami fenomena apa yang dialami oleh subjek penelitian dengan memanfaatkan metode natural setting. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model spradley antara analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial, dan analisis tema kultural. Kegiatan nalisis data dalam penelitian ini dilakukan langsung di lapangan bersamaan dengan pengumpulan data. Berdasarkan temuan dan hasil analisis data maka dapat disimpulkan bahwa: Siswa yang berlatar belakang budaya rejang sudah memiliki perencanaan karier yang cukup baik, hal ini ditunjukkan bahwa siswa sudah dapat memahami potensi diri, sudah dapat mengemukakan pengetahuan tentang dunia kerja, sudah dapat mengemukakan hal-hal terkait dengan pencocokkan potensi diri dengan jenis pekerjaan yang akan dipilih. Disisi lain masih ditemukan siswa yang belum dapat memahami potensi diri, belum dapat mengemukakan dengan baik pengetahuan tentang dunia kerja, serta masih terdapat siswa yang kurang dapat mencocokkan potensi yang dimiliki dengan jenis pekerjaan yang sesuai dengan bakat dan minat. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan dalam kegiatan layanan bimbingan dan konseling di sekolah dan dapat diimplikasikan dalam mata kuliah Bimbingan Konseling Karier.   The purpose of this study was to find out the portrait of career planning for cultural students in the State High School 9 of Bengkulu City. This research is a type of qualitative descriptive research. He approach used in this study is in the context of natural settings to better understand the phenomena experienced by research subjects by utilizing natural setting methods. The data analysis in this study uses a spradley model between domain nalysis, taxonomic analysis, componential analysis, and analysis of cultural themes. Data analysis can be concluded that: Students who have a cultural background have good career planning, it is shown that students can understand their potential, can express knowledge about the word of work, can express things related to matching their potential with the type the job to be chosen. On the other hand there are still students who have not been able to understand their potential, have not been able to express well the knowledge of the word of work, and there are still students who are less able to match their potential with the type of work that suits their talents and interests. The results of this study can be implicated in the activities of guidance and counseling services in schools and can be implicated in Career Counseling Guidance courses.
Potret Perencanaan Karier Siswa Budaya Rejang di SMA Negeri 9 Kota Bengkulu Sulusyawati, Heni; Sari, Widya Kartika
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 8 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v8i2.30975

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potret perencanaan karier siswa budaya rejang di SMA Negeri 9 Kota Bengkulu.Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Adapun pendekatan yang digunakan yaitu dalam konteks natural setting untuk lebih memahami fenomena apa yang dialami oleh subjek penelitian dengan memanfaatkan metode natural setting. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model spradley antara analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponensial, dan analisis tema kultural. Kegiatan nalisis data dalam penelitian ini dilakukan langsung di lapangan bersamaan dengan pengumpulan data. Berdasarkan temuan dan hasil analisis data maka dapat disimpulkan bahwa: Siswa yang berlatar belakang budaya rejang sudah memiliki perencanaan karier yang cukup baik, hal ini ditunjukkan bahwa siswa sudah dapat memahami potensi diri, sudah dapat mengemukakan pengetahuan tentang dunia kerja, sudah dapat mengemukakan hal-hal terkait dengan pencocokkan potensi diri dengan jenis pekerjaan yang akan dipilih. Disisi lain masih ditemukan siswa yang belum dapat memahami potensi diri, belum dapat mengemukakan dengan baik pengetahuan tentang dunia kerja, serta masih terdapat siswa yang kurang dapat mencocokkan potensi yang dimiliki dengan jenis pekerjaan yang sesuai dengan bakat dan minat. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan dalam kegiatan layanan bimbingan dan konseling di sekolah dan dapat diimplikasikan dalam mata kuliah Bimbingan Konseling Karier. The purpose of this study was to find out the portrait of career planning for cultural students in the State High School 9 of Bengkulu City. This research is a type of qualitative descriptive research. He approach used in this study is in the context of natural settings to better understand the phenomena experienced by research subjects by utilizing natural setting methods. The data analysis in this study uses a spradley model between domain nalysis, taxonomic analysis, componential analysis, and analysis of cultural themes. Data analysis can be concluded that: Students who have a cultural background have good career planning, it is shown that students can understand their potential, can express knowledge about the word of work, can express things related to matching their potential with the type the job to be chosen. On the other hand there are still students who have not been able to understand their potential, have not been able to express well the knowledge of the word of work, and there are still students who are less able to match their potential with the type of work that suits their talents and interests. The results of this study can be implicated in the activities of guidance and counseling services in schools and can be implicated in Career Counseling Guidance courses.
Penerapan Konseling REBT Untuk Mengurangi Kecemasan Sosial Remaja sari, widya kartika; ade ariani, winda
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 10 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v10i1.40149

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengungkap efektifitas upaya menurunkan tingkat kecemasan sosial remaja dengan menggunakan konseling REBT (Rational Emotive Behavior Therapy) yang bersifat active-directive. Metode penelitian ini adalah penelitian action research atau penelitian tindakan layanan. Subjek penelitian ini adalah sepuluh orang remaja panti asuhan tunas harapan bangsa yang berusia antara 13 sampai 17 tahun. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Peneliti sebagai konselor yang memberikan layanan bimbingan kelompok dan rekan sejawat sebagai observer. Adapun hasil temuan penelitian setelah dilakukan analisis hasil dengan pelaksanaan konseling bimbingan kelompok dua siklus menggunakan teknik REBT terbukti adanya penurunan tingkat kecemasan sosial remaja.