Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

TATA KELOLA DESA WISATA SUKARATU BERBASIS KERAKYATAN Hasanah, Budi
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/sawala.v7i2.1786

Abstract

Konsep pembangunan berkelanjutan (SDGs) masih terus diimplementasikan sampai tahun 2030. Komitmen yang dibangun harus sesuai dengan tujuan SDGs seperti pada aspek perekonomian untuk mencapai tujuan yang dilakukan  sampai pada tingkat desa seperti di Desa Sukaratu. Untuk mencapai tujuan tersebut, tidak hanya pemerintah yang berperan aktif namun partisipasi besar dari masyarakat lokal sangat dibutuhkan sehingga mudah bagi desa untuk dikembangkan contohnya telah terbetuk desa wisata di Desa Sukaratu. Namun tidak hanya sebatas terbentuk desa wisata, perlu adanya pengembangan berkelanjutan sehingga status desa wisata mandiri dapat dicapai dan secara langsung berdampak adanya pergerakan perekonomian masyarakat desa menjadi lebih baik.  Penelitin ini bertujuan untuk menganalisis bangaimana tata kelola desa wisata berbasis kerakyatan di Desa Sukaratu. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Hasil penelitian didapat bahwa tata kelola Desa Wisata Sukaratu berbasis kerakyatan masih belum berjalan dengan baik. Hal ini disebabkan  masih banyaknya warga desa yang tidak mengetahui konsep desa wisata yang berdampak pada sulitnya mengimplementasikan unsur-unsur sapta pesona serta pemenuhan kriteria desa wisata dengan baik.
Manajemen Museum dan Situs Kepurbakalaan Banten Lama Kota Serang Hasanah, Budi
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1284.916 KB) | DOI: 10.30656/sawala.v3i3.286

Abstract

The pupose of this research aims to determine the management of the museum and the archeological site of Banten Lama at the moment that have been conducted by technical Implementation Unit (UPT) of Serang Cultural Preservation House. This research approach used qualitative with descriptive method. To determine the fenomenon about the management of the museum and the archeological site of Banten Lama withe used George R Terry theory that included by 4 (four) function of management that is planing, organizing, actuating, and controlling. The result showed the management activities of Banten Lama museum and site in the process of planning, organizing, actuating, controlling are not yet optimal.
Strategi Pengembangan Museum dan Situs Kepurbakalaan Banten Lama Kota Serang Hasanah, Budi
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.486 KB) | DOI: 10.30656/sawala.v4i2.238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi alternatif pengembangan museum dan situs kepurbakalaan Banten Lama kedepan agar museum dan situs yang dikelola oleh Balai Pelestarian Cagara Budaya Serang tersebut dapat berfungsi optimal. Penelitian ini bersifat kualitatif yang menggunakan metode manajemen strategik untuk mengungkapkan isu-su strategis melalui analisis SWOT dan uji Litmus. Hasil penelitian menunjukkan strategi pengembangan museum dan situs Banten Lama yang didapat adalah penambahan jumlah SDM yang terspesialisasi sesuai kompetensi ke dalam unit berdasarkan kebutuhan  museum dan situs, pelaksanaan evaluasi kegiatan yang dilakukan bersama stakeholders secara konsisten dan berkelanjutan, merencanakan kegiatan pelestarian yang menyeimbangkan pada aspek ideologis, akademis, ekologis, dan ekonomis, pengidentifikasian stakeholders sebagai mitra dalam pengembangan museum dan Situs Banten Lama agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat, peningkatan sumber daya yang dialokasikan untuk mengoptimalkan pengawasan benda/bangunan situs, peningkatan dalam penyusunan skala prioritas dan target untuk memberikan pemahaman dan kesadaran kepada masyarakat terkait museum dan situs Banten Lama beserta cara pelestariannya, peningkatan koordinasi pekerjaan dengan pihak keluarga kesultanan Banten Lama untuk bekerjasama dalam pelestarian, peningkatan kualitas pelayanan dengan merencanakan dan merumuskan serta dikoordinasikan dengan baik yang diiringi pemberian motivasi, peningkatan kemampuan komunikasi dan pengarahan pada pemandu dalam pemberian pelayanan.
Penyuluhan Dan Pendampingan Program Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Kelurahan Banten Kecamatan Kasemen Kota Serang Hasanah, Budi; Suharyanto, Adi; Budiarti, Dita; Fiscaranie, Yuke Winaldha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bantenese Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.002 KB) | DOI: 10.30657/ps2pm.v1i1.1039

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Program (PHBS) was also apply in Kelurahan Banten, Kasemen it?s not runing well because of multifactoral reason. Starting from people who did not understand what PHBS was and the difficulty of applying the clean and healthy life. It was happened because people was accustomed to apply unhealthy life. This progam was the government program to improve the health quality for person, family and society. The scope of PHBD was in the family environment. To support the counseling and coaching, an education process was needed for people who represent their families in order to improve the quality public health through counseling and mentoring. After counseling, there was accompaniment of the supplementory food supply for children who suffered malnutrition, which the disease was on of the effect of lifestyle that was not in accordance with the guideline of clean and healthy life. The supplementory food supply was done because the number of children suffering from mainutrition was in the red zone. The program was carried out in the Kelurahan Banten Office and the partner of this program was people in the Pekapuran RW 01. The method were information transfer method and assistance. The result if this service were expected to be abble to provide an overwiew and become a stimulus for society about the importance of health especially for people in Pekapuran Kelurahan Banten.Key Words : counseling, Assistance, PHBS Program
Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa dan Masyarakat melalui Pelatihan Administrasi Pemerintahan di Desa Sukamenak Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang Hasanah, Budi; Sururi, Ahmad
Forum Ilmu Sosial Vol 45, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Faculty of Social Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/fis.v45i2.14092

Abstract

The purpose of this community service activity is to provide training on village government administration and village financial reporting governance in improving the capacity of village government apparatus. It is hoped that through these activities it will promote accountable and transparent village governance and give birth to village cadres who have good knowledge, attitude and skills. While the activity method used is Participatory Learning And Action. This activity is conducted by emphasizing on lecture, discussion, brainstorming conducted interactively with group members and continued with action or real activity that relevant with material of society empowerment. The results of community service activities run in accordance with predetermined plans, the community has a response and enthusiasm for training and created changes in knowledge, attitudes and skills.
PELAYANAN AKSESIBILITAS JALAN UMUM (JALUR PEDESTRIAN) BAGI PENYANDANG DISABILITAS (STUDI KASUS DI KOTA SERANG) Hasanah, Budi
IJTIMAIYA: Journal of Social Science Teaching Vol 1, No 1 (2017): IJTIMAIYA
Publisher : Program Studi Tadris IPS Fakultas tarbiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/ji.v1i1.3101

Abstract

Pelayanan publik merupakan bentuk pelayanan yangdiberikan oleh penyelenggara pelayanan dalam hal ini adalahpemerintah Kota Serang Provinsi Banten. Pemerintah harus dapatmendistribusikan pelayanan tersebut secara adildalam upayapemenuhan kebutuhan kepada semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Salah satu jenis pelayanan publik yang berhakmasyarakat peroleh adalah pelayanan aksesibilitas. Penyediaanaksesibilitas salah satunya akses dalam bentuk fisik yaituaksesibilitas jalan umum dengan cara menyediakan jalur pedestrian(trotoar) bagi penyandang disabilitas.Tujuan dari penelitian iniadalah untuk mendeskripsikan dan melakukan analisis bagaimanapelayanan aksesibilitas jalan umum (jalur pendestrian) bagipenyandang disabilitas. Penelitian ini merupakan penelitian studikasus deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif.dengan menggunakan teknis survei literatur akademis di bidangkeilmuan pelayanan publik untuk memperoleh konsep-konsep yangrelevan dengan kajian pelayanan aksesibilitas jalan umum (jalurpedestrian) bagi penyandang disabilitas. Teknik pengumpulan dataini melalui penelusuran berbagai sumber dan literatur, baik berasaldari dokumen pemerintah serta pemberitaan media massaelektronik, jurnal dan berbagai buku yang terkait dengan penelitianini. selain itu peneliti juga menggunakan teknik dokumentasi yangada di lapangan dalam bentuk foto-foto serta dilakukannyapengamatan di lapangan untuk memperkuat data yang ada.Hasilpenelitian ini ditemukan bahwa pelayanan aksesi jalan umum (jalurpedestrian) bagi difabel studi kasus di Kota Serang belum baik.Artinya, aksesibilitas jalur pedestrian tidak ramah terhadap difabelsehingga menyulitkan kaum difabel untuk dapat melakukanmobilitas dengan baik dan mandiri serta kesulitan untukberpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negaralainnya berdasarkan kesamaan hak.
Capacity and Service Innovation In Implementation Government Of Village In Serang District Indonesia Sukendar, Sukendar; Hasanah, Budi
Indonesian Journal of Social Science Research Vol 1 No 1 (2020): Volume 1 Nomor 1 December 2020
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.849 KB) | DOI: 10.11594/ijssr.01.01.01

Abstract

This article discusses the capacity and innovation of Village Government population services in several villages in Serang District, Indonesia. The research approach used qualitative descriptive with interview data collection techniques, observation and documentation with the informant determination technique through purposive sampling. The results of the research findings indicate that capacity and service innovation are the most energetic parts of the implementation of village governance. In this case, it is important to encourage the performance of village government, especially in increasing the capacity and governance of public service innovation in several villages in Serang District.
Pemberdayaan Dan Pendampingan Pengembangan Desa Wisata Sukaratu Kabupaten Serang Berbasis Public Private Partnership Hasanah, Budi; Annisarizki, Annisarizki; Surahman, Sigit
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 2 (2019): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mempersiapkan Masyarakat Menghadapi Era I
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.73 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v2i0.557

Abstract

Secara legal Desa Sukaratu telah menjadi desa wisata sejak tahun 2018 dan pada pertengahan tahun 2019, telah dibuka lagi destinasi wisata baru dengan nama “Mahkota Ratu”. Desa wisata ini berpotensi bisa terus dikembangkan sehingga dapat menjadi desa wisata yang dapat diperhitungkan baik di tingkat lokal maupun nasional. Namun dalam pengembangannya desa wisata ini butuh adanya kerjasama dengan berbagai pihak berbasis public private partnership (warga masyarakat setempat pemerintah serta pihak swasta) agar dapat mengeksplor potensi yang ada dengan baik. Tujuan pengabdian ini memberikan materi dan pendampingan bagi warga beserta pokdarwis (kelompok sadar wisata) dan aparat Desa Sukaratu. Dalam mengembangkan potensi desa wisata melalui kegiatan pemberdayaan dan pendampingan berbasis public private partnership. Metode kegiatan yang dipakai menggunakan particiaptory learning and action. Kesimpulan dari kegiatan ini terlihat warga beserta pokdarwis dan aparat Desa Sukaratu dapat mengikuti kegiatan dengan baik. Indikator keberhasilan dengan tingkat keberhasilan 75% (sangat baik) meskipun masih perlu dilakukan pendampingan oleh fasilitator. Rekomendasi dalam kegiatan ini adalah perlu ditambahkan mitra baik dari pihak pemerintah atau swasta dan terjalin kerjasama yang kuat dalam mengembangan desa wisata sukaratu sehingga outcome yang diterima kembali lagi untuk kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat lokal Desa Sukaratu.