Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sifat Empati Pemimpin Terhadap Bawahan Sebagai Kunci Keberhasihan Kepemimpinan Dalam Sistem Manajemen Pendidikan Islam Sohiron, Sohiron; Syukri, Ahmad; US, Kasful Anwar
Indonesian Journal of Islamic Educational Management Vol 2, No 1 (2019): IJIEM
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2326.547 KB) | DOI: 10.24014/ijiem.v2i1.7124

Abstract

Kepemimpinan merupakan inti dari manajemen pendidikan Islam. Pemimpin sebagai penggerak staf yang ada di dalam organisasi membutuhkan kompetensi yang mumpuni. Salah satu kompetensi yang harus dimiliki adalah kompetensi sosial yang dicerminkan dari sifat empati pimpinan terhadap bawahan dalam melaksanakan fungsi kepemimpinannya. Sifat empati seorang pemimpin tercermin pada sifat pimpinan yang: 1). mendengarkan pembicaraan bawahan dengan baik, artinya individu mampu memberi perhatian dan menjadi pendengar yang baik dari segala permasalahan yang di ungkapkan bawahan kepadanya; 2). menerima sudut pandang bawahan, artinya pimpinan mampu memandang permasalahan dari titik pandang bawahan sehingga pemimpin memiliki sifat toleransi dan menerima perbedaan; 3). peka terhadap perasaan bawahan, artinya pimpinan mampu membaca perasaan bawahan dari isyarat verbal dan non verbal seperti nada bicara, ekspresi wajah, gerak-gerik dan bahasa tubuh lainnya. Teori yang mendasari seorang pemimpin dalam menerapkan konsep empati dalam kepemimpinan adalah  kepemimpinan sifat (trait theory), teori kepemimpinan situasi, dan teori kelompok.
PENGEMBANGAN PENDIDIKAN TINGGI BERORIENTASI KEWIRAUSAHAAN DALAM PERSPEKTIF GLOBAL Maisah, Maisah; Sohiron, Sohiron; Ahmad Hariandi; Ahmad Sopian; Qalka Sandi
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol 1 No 4 (2020): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Maret 2020)
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/jimt.v1i4.117

Abstract

Kajian ini bertujuan mendeskripsikan pengembangan pendidikan tinggi yang berorientasi kewirausahaan dalam perspektif global. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pendidikan tinggi di era globalisasi mengharuskan mampu melahirkan alumni yang memiliki daya saing, salah satu indikatornya adalah memiliki jiwa kewirausahaan. Untuk itu perguruan tinggi kurikulum pendidikan berbasis kewirausahaan (Curriculum–Based Entrepreneurship) hal ini akan menjadi media menyiapkan lulusan yang memiliki jiwa wirausaha dan siap bersaing di masyarakat dengan berbagai keterampilan. Adapun strategi pendidikan kewirausahaan sebaga berikut: 1). menyusun kurikulum; 2). peningkatan sdm dosen; 3). membentuk entrepreneurship centre; 4). membentuk unit usaha; 5). kerjasama dengan institusi keuangan (perbankan/non perbankan); dan 6). entrepreneurship award. Salain strategi pengembangan kurikulum pendidikan kewirausahaan, perguruan tinggi juga dapat menerapkan tata kelola pendidikan tingg dengan sistem ala bisnis (business like) sehingga pemberian layanan publik menjadi lebih efisien dan efektif.
PENDIDIKAN ISLAM DALAM PERSPEKTIF REVOLUSI MODERN DI INDONESIA Anwar US, Kasful; Sohiron, Sohiron
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Januari)
Publisher : DINASTI REVIEW

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v1i1.119

Abstract

Pendidikan selalu berkembang mengikuti dinamika kehidupan masyarakat. Dinamika perubahan dimasyarakat dalam ilmu social dengan istilah revolusi modern atau perubahan sosial. Revolusi modern dalam perspektif pendidikan dapat dipahami pada teori proses perubahan sosial, karena pendidikan merupakan alat yang efektif dari proses perubahan social (agen of change). Dalam Islam membangun masyarakat melalui pendidikan, karena proses pendidikan merupakan salah satu cara yang efektif dalam membangun umat. Sebagaimana dalam firman Allah SWT dalam kitab-Nya: ”Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum hingga mereka merubah nasibnya sendiri“. Revolusi modern dalam perspektif budaya dapat dipahami dari perubahan sosial budaya yang merupakan sebuah gejala berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat. Perubahan sosial budaya merupakan gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam setiap masyarakat. Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan.