Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

BENTUK PARTISIPASI PEREMPUAN NELAYAN TERHADAP PEMANFAATAN RUANG Masruroh, Umi; Soewarni, Ida; Witjaksono, Agung; Poerwati, Titik
Jurnal Penataan Ruang Vol 13, No 1 (2018): Jurnal Penataan Ruang 2018
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.113 KB) | DOI: 10.12962/j2716179X.v13i1.6668

Abstract

Dusun Karanggongso mempunyai Pantai Karanggongso dan Pantai Pasir Putih serta terdapat Fish Sanctuary Pasir Putih. Penduduk Dusun Karanggongso mayoritas mata pencahariannya adalah nelayan karena letaknya berdekatan dengan Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk partisipasi perempuan nelayan terhadap pemanfaatan ruang berdasarkan partisipasi yang dilakukan perempuan nelayan dalam ekonomi keluarga di Dusun Karanggongso, Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek. Untuk pengambilan data menggunakan metode sampling, sedangkan metode analisa yang digunakan adalah Statistik deskriptif dan Pemetaan Perilaku. Hasil pembahasan untuk bentuk partisipasi terhadap pemanfaatan ruang yang dilakukan oleh perempuan nelayan yaitu berupa partisipasi ide, tenaga, ketrampilan, harta benda, sosial.
KONSEP PENGEMBANGAN DAN PENENTUAN JALUR WISATA DI KECAMATAN LAWANG Ida Soewarni; Arief Setiyawan; Ibnu Sasongko; Mohammad Fadly; Ahmad Reji Islahul Walidi; Ellza Oktaviano Griyaldin
Sustainable, Planning and Culture (SPACE) : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 3 No 2 (2021): Pengembangan Wilayah dan Pariwisata
Publisher : UNHI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32795/space.v3i2.2426

Abstract

Tourism is an important source of income for a country. Malang Regency has the potential as a tourist destination on a regional and even international scale, one area that has great potential is Lawang District. The high potential for the attractiveness of tourist objects in the Lawang sub-district should be optimized and preserved. Due to the many types of tourism, it is necessary to classify/cluster the types of tourism, clustering is one step that aims to divide tourist destinations (DTW) into multiple areas of development. The development of tourism potential in Lawang District can also be done by connecting the tourist areas to become a tourist route for Lawang District, which is important in increasing the tourism development of Lawang District. Data collection methods in this study are observation, interviews, questionnaires, and documentation. Sampling was carried out using the quota sampling method. The data analysis methods are qualitative descriptive, cluster analysis, and accessibility. Qualitative descriptive methods describe the potential, problems, and distribution of tourist objects, which will serve as a direction for developing and clustering concepts, as well as accessibility methods for grouping tourist objects and determining tourist routes. From the analysis, there are spatial and non-spatial development concepts that are the direction of tourism development in Lawang District, also the formation of 7 travel routes, 4 routes based on clusters, and 3 alternative routes with trips by combining between clusters.
Bentuk Partisipasi Perempuan Nelayan Terhadap Pemanfaatan Ruang Poerwati, Titik; Witjaksono, Agung; Soewarni, Ida; Masruroh, Umi
Jurnal Penataan Ruang Vol 13, No 1 (2018): Jurnal Penataan Ruang 2018
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2716179X.v13i1.7061

Abstract

Dusun Karanggongso mempunyai Pantai Karanggongso dan Pantai Pasir Putih serta terdapat Fish Sanctuary Pasir Putih. Penduduk Dusun Karanggongso mayoritas mata pencahariannya adalah nelayan karena letaknya berdekatan dengan Pelabuhan Perikanan Nusantara Prigi. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk partisipasi perempuan nelayan terhadap pemanfaatan ruang berdasarkan partisipasi yang dilakukan perempuan nelayan dalam ekonomi keluarga di Dusun Karanggongso, Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek. Untuk pengambilan data menggunakan metode sampling, sedangkan metode analisa yang digunakan adalah Statistik deskriptif dan Pemetaan Perilaku. Hasil pembahasan untuk bentuk partisipasi terhadap pemanfaatan ruang yang dilakukan oleh perempuan nelayan yaitu berupa partisipasi ide, tenaga, ketrampilan, harta benda, sosial.
Identifikasi Jalur Evakuasi Bencana Di Gunung Kelud Kabupaten Blitar Imaduddinah, Annisaa Hamidah; Widiyanto Hari Subagyo Widodo; Ida Soewarni; Ibnu Sasongko
Jurnal Plano Buana Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Plano Buana (Edisi April 2021)
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1289.521 KB) | DOI: 10.36456/jpb.v1i2.2678

Abstract

Gunung Api Kelud merupakan salah satu gunung aktif yang berada di Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2014 terjadi erupsi Gunung Kelud yang menyebabkan 7 jiwa meninggal dan puluhan ribu jiwa harus mengungsi. Upaya meminimalisir risiko bencana dapat dilakukan dengan dilakukannya penentuan jalur evakuasi bencana Gunung Kelud. Dalam mengoptimalkan hasil kajian, dibutuhkan partisipasi masyarakat dalam mengambil keputusan dan merumuskan tindakan prioritas pengurangan risiko bencana. Penentuan jalur evakuasi dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analytic hierarchy process. Berdasarkan hasil kajian ini, dihasilkan bahwa Desa Maliran di Kecamatan Ponggok, Desa Semen dan Desa Soso di Kecamatan Gandungsari merupakan tempat evakuasi sementara terpanjang di Kabupaten Blitar. Adapun hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi masukan untuk perencanaan kawasan Kabupaten Blitar yang berbasis pengurangan risiko bencana.
Dampak Perkembangan Pariwisata Terhadap Ekonomi Masyarakat Di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji – Kota Batu Ida Soewarni; Novia Sari; Endratno Budi Santosa; Ardiyanto Maksimilianus Gai
Jurnal Planoearth Vol 4, No 2: Agustus 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.724 KB) | DOI: 10.31764/jpe.v4i2.874

Abstract

Abstrak: Pariwisata merupakan sektor yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan cepat dalam penyediaan lapangan kerja dan peningkatan penghasilan. Desa Tulungrejo di Kota Wisata Batu, yang merupakan salah satu desa dengan beberapa destinasi wisata yang potensial meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak perkembangan pariwisata terhadap ekonomi masyarakat di Desa Tulungrejo. Metode analisa menggunakan deskriptif kuantitatif, yaitu dengan analisis distribusi frekuensi dan analisis regresi linear berganda untuk mengetahui perkembangan pariwisata, kondisi ekonomi, dan dampak perkembangan pariwisata terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa perkembangan pariwisata di Desa Tulungrejo semakin tahunnya meningkat. Hal ini mempengaruhi pendapatan masyarakat, memiliki pengaruh yang sangat signifikan 95,5% terhadap perekonomi masyarakat di Desa Tulungrejo, hal ini menyatakan bahwa semakin tinggi tingkat wisatawan yang datang ke tempat wisata, maka semakin meningkat pula pendapatan masyarakat, yang  dihitung menggunakan metode regresi linier berganda. Abstract: Tourism is a sector which is able to rapidly increase the community economic growth in providing employment and increasing income. Desa Tulungrejo in Kota Wisata Batu (Batu Tourism City), which is one of the villages with several potential tourism destination to increase the community economic growth. This research aims to determine the impact of tourism development on the community economic condition in Desa Tulungrejo. Descriptive quantitative method was employed to analyze the data using frequency distribution analysis and multiple linear regression analysis to determine the development of tourism, economic conditions, and the impact of the tourism development on the community economic condition. Based on the research results, it was shown that the tourism development in Desa Tulungrejo is increasing annually. This affects the community income which has a very significant influence of 95.5% on the community economic condition in Desa Tulungrejo. In addition, the results of multiple linear regression calculation show that the higher the number of tourists coming to tourist destinations, the higher the income of the community.
Valuasi Ekonomi Hutan Mangrove di Wilayah Pesisir Desa Boroko Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Provinsi Sulawesi Utara Stelah Kharina Hairunnisa; Ardiyanto Maksimilianus Gai; Ida Soewarni
Jurnal Planoearth Vol 3, No 1: February 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.61 KB) | DOI: 10.31764/jpe.v3i1.215

Abstract

Ekosistem hutan mangrove merupakan salah satu sumberdaya alam wilayah pesisir yang mempunyai fungsi dan manfaat sangat besar, antara lain secara fisik, biologis, dan ekonomi, dengan fungsi utama sebagai penyeimbang ekosistem dan penyedia berbagai kebutuhan hidup bagi manusia dan mahluk hidup lainnya. Kabupaten Bolaang Mongondow Utara merupakan salah satu wilayah pesisir yang memiliki ekosistem mangrove di mana ekosistem hutan mangrove yang ada memiliki luas 1.670,81 Ha luas keseluruhan, di mana Desa Boroko merupakan salah satu desa potensi hutan mangrove dengan jumlah luas persebaran sebesar 101 Ha, yang mengalami degradasi  antara lain di beberapa titik telah dialih fungsikan untuk kegiatan perkebunan cengkeh, penebangan yang dijadikan kayu bakar, pembukaan jalan, tambak, dan permukiman  dengan luas indikatif kerusakan sebesar 4 Ha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai ekonomi total hutan mangrove setelah dipetakan tingkat kerusakan dan memperhitungkan nilai pemulihannya. Dengan metode analisis yang digunakan antara lain analisis tingkat kerusakan menggunakan metode NDVI (Normalized Difference Vegetation Index), dan analisis nilai ekonomi total kawasan menggunakan metode analisis kuantitatif dengan pendekatan valuasi ekonomi. Hasil penelitian menunujukan nilai manfaat total hutan mangrove di Desa Boroko sebesar Rp.261.210.638.132.-/Tahun.
STRATEGI PEMBANGUNAN PERKOTAAN BERKELANJUTAN DI KOTA BATU Rama Permana Putra; Agustina Nurul Hidayati; Ida Soewarni
Jurnal Inovasi Penelitian Vol 1 No 9: Februari 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jip.v1i9.358

Abstract

The Problems of urbanization and sustainable development has become a global issue and got a lot of attention from stakeholders in various countries. The local government is the most sense due to urbanization and uncontrolled development problems. Batu City is the youngest autonomous city in East Java province increased economic development and the city's population rapidly. The growth of investment flows into the positive signal that can move the real economy and increase the Gross Regional Domestic Product (GRDP). Increased economic activity is suspected as the cause of the degradation of the ecological environment. The geographical location that is located in the upper Brantas river and has a predominance of steep topography severely limits the capacity of the environment of Batu City. This study aims to determine the status of sustainable development in Batu City based on the dimensions ecological, economic, socio - cultural, infrastructural, and institutional. While the output of this research is to improve the status of the sustainability strategy of urban development in Batu. This type of analysis used is included, the analysis of the sustainability of urban development include; leverage analysis, monte - carlo analysis and analysis of Multi - Dimensional Scaling (MDS) analysis to formulate a strategy and development policy analysis using Participatory Prospective Anlysis (PPA). The results showed that the sustainability status of urban development in Batu City is sustainable enough with the sustainability index of 62.89%. Sensitive factors to the sustainability index include: forest conservation, organic agriculture, water resource, water quality, air quality, per capita income, price stability, tourism visitation, SME growth, purchasing power, employment, gender equality, political participation, security, poverty, education, sanitation, appropriate housing, clean water, electricity coverage, public services, local budgets, information systems, and local apparatus. The effective sustainability strategy is the improvement of government services is primed to attract investment in tourism and green economy by empowering small and medium enterprises as well as managing the environment.
Identifikasi Jalur Evakuasi Bencana Di Gunung Kelud Kabupaten Blitar Annisaa Hamidah Imaduddinah; Widiyanto Hari Subagyo Widodo; Ida Soewarni; Ibnu Sasongko
Jurnal Plano Buana Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Plano Buana (Edisi April 2021)
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/jpb.v1i2.2678

Abstract

Gunung Api Kelud merupakan salah satu gunung aktif yang berada di Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2014 terjadi erupsi Gunung Kelud yang menyebabkan 7 jiwa meninggal dan puluhan ribu jiwa harus mengungsi. Upaya meminimalisir risiko bencana dapat dilakukan dengan dilakukannya penentuan jalur evakuasi bencana Gunung Kelud. Dalam mengoptimalkan hasil kajian, dibutuhkan partisipasi masyarakat dalam mengambil keputusan dan merumuskan tindakan prioritas pengurangan risiko bencana. Penentuan jalur evakuasi dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analytic hierarchy process. Berdasarkan hasil kajian ini, dihasilkan bahwa Desa Maliran di Kecamatan Ponggok, Desa Semen dan Desa Soso di Kecamatan Gandungsari merupakan tempat evakuasi sementara terpanjang di Kabupaten Blitar. Adapun hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi masukan untuk perencanaan kawasan Kabupaten Blitar yang berbasis pengurangan risiko bencana.