Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENYULUHAN DAN PELATIHAN UPAYA PENCEGAHAN ABRASI PANTAI PADA MASYARAKAT MUARA GEMBONG BEKASI Deni Nasir Ahmad
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2017
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.916 KB) | DOI: 10.20956/pa.v1i2.2413

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah : a. Melakukan sosialiasasi perlunya penanaman tanaman mangrove pada wilayah terkena dampak. b. Melakukan penanaman kembali lahan yang terkena dampak abrasi yakni di mulai dari wilayah tapal batas pantai sampai beberapa meter dari rumah penduduk. c. Pemberian pelatihan pencegahan dan perbaikan lahan kritis menjadi lahan yang dapat dipergunakan lagi untuk pertanian. Metode dalam kegiatan pengabdian masyarakat adalah pemberian penyuluhan, diskusi dan pelatihan perbaikan lahan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat bekerjasama dengan masyarakat pecinta muara gembong yakni melakukan penanaman tanaman mangrove berupa pemuliaan lahan, pemetaan lahan dan kegiatan diskusi interaktif pada sebagian masyarakat muara gembong desa pantai bahagia. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah masyarakat diajak untuk melakukan pemulihan kembali ekosistem dan penanaman tanaman mangrove guna mencegah kembali pasang surut air laut disekitar pesisir pantai muara gembong khususnya di desa pantai bahagia. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah terus dilakukan perbaikan ekosistem guna memproduktifkan kembali lahan yang terkena abrasi dan membangkitkan lagi perekonomian di muara gembong bekasi. 
Persepsi Siswa tentang Kompetensi Pedagogik Guru dan Motivasi Belajar dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Analitik Ahmad, Deni Nasir
JIPVA (Jurnal Pendidikan IPA Veteran) Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Science Education Programme Study, IKIP Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/jipva.v2i2.662

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui mengenai persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik guru dalam meningkatkan keterampilan analitik pada proses pembelajaran IPA-Terpadu 2) mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa terhadap peningkatan keterampilan analitik pada proses pembelajaran IPA-Terpadu 3) mengetahui persepsi siswa mengenai kompetensi pedagogik guru dan motivasi belajar siswa dapat mempengaruhi keterampilan berpikir analitik pada proses pembelajaran IPA-Terpadu secara bersama-sama. Penelitian ini adalah jenis penelitian survey. Teknik yang digunakan dalam pengambilan data adalah observasi dan angket untuk mengetahui seberapa besar pengaruh antar variabel persepsi siswa mengenai pedagogik guru dan motivasi belajar siswa serta soal hasil belajar ulangan akhir semester genap tahun ajaran 2016/2017 untuk mengetahui keterampilan berpikir  analitik. Untuk menguji hipotesis maka terlebih dahulu dilakukan uji deskripsi data agar memperoleh gambaran umum data penelitian, selanjutnya peneliti melanjutkan uji-t dalam menguji hipotesis data. Hasil dari penelitian yaitu 1) Motivasi belajar siswa tidak berpengaruh langsung dalam meningkatkan keterampilan berpikir analitik pada proses pembelajaran IPA-Terpadu 2) Persepsi siswa tentang kompetensi pedagogik guru berpengaruh langsung dalam meningkatkan keterampilan berpikir analitik pada proses pembelajaran IPA-Terpadu 3) Antara apersepsi siswa tentang kompetensi pedagogik guru dengan motivasi belajar siswa tidak saling mempengaruhi secara bersama-sama dalam meningkatkan keterampilan berpikiran alitik pada proses pembelajaran IPA-Terpadu. Student Perception Toward Pedagogic Competence of Teachers and Learning Motivation in Improving Analytical Thinking Skills Abstract The aims of this study are 1) to observe the students' perceptions about pedagogic competence of teachers in improving the ability of analytic skills in the process of learning IPA-Terpadu 2) To observe the student learning motivation can affect the improvement of analytical skills in the process of learning IPA-Terpadu. 3) to know the students 'perceptions toward pedagogical competence of teachers and students' learning motivation can affect the ability of analytical thinking skills in a process of learning IPA-Terpadu together. This research is survey research. Technique used in data retrieval is by observation and giving questionnaire that is made to know how big influence between student perception variable about teacher pedagogic and student's learning motivation and study result of final repeat semester of academic year 2016/2017 to know the ability of analytic thinking skill. To test the hypothesis, the researcher first test the data descriptions in order to obtain a general description of the research data, then the researcher continued the t-test in testing the data hypothesis. The results of the research are 1) Student learning motivation has no direct effect in improving the ability of analytic thinking skill in IPA-Integrated learning process 2) Student perceptions about teachers' pedagogical competence have a direct effect on improving analytic thinking skills in IPA-Integrated learning process 3) Between students' perceptions about the pedagogic competence of teachers with student learning motivation does not mutually influence each other in improving the ability of analytic thinking skills in the process of learning IPA-Terpadu.
PENGARUH PENDIDIKAN SEKSUAL DALAM KELUARGA TERHADAP PERILAKU PENYIMPANGAN DAN PELECEHAN SEKSUAL PADA REMAJA Ahmad, Deni Nasir
Jurnal Pelangi : Research of Education and Development Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.101 KB) | DOI: 10.22202/jp.2017.v9i2.1763

Abstract

Tujuan melakukan penelitian, yaitu :  a). mengetahui seberapa besar pengaruh pendidikan seksual dalam  keluarga terhadap pencegahan perilaku penyimpangan seksual pada remaja. b). mengetahui seberapa besar pengaruh pendidikan seksual dalam  keluarga terhadap pencegahan perilaku pelecehan seksual pada remaja. Penelitian ini adalah penelitian survei dengan pengambilan data berupa angket dan sampel pada SMA Muhammadiyah, SMAN 11 Depok dan SMA Putra Bangsa se-kecamatan Beji, Depok. Sebelum dilakukan pengujian terlebih dahulu dilakukan pengujian validitas butir soal untuk menguji kelayakan. Pengujian hipotesis dengan menggunakan regresi sederhana dengan prasyarat uji menggunakan uji normalitas dan kelineritasan. Hasil dari uji menunjukan bahwa: a).  adanya pengaruh positif antara pendidikan seksual dalam keluarga terhadap perilaku penyimpangan seksual pada remaja, yakni 9,088 > 1,975 dimana tHitung > tTabel. b). adanya pengaruh positif antara pendidikan seksual dalam keluarga terhadap perilaku pelecehan seksual pada remaja, yakni 5.650 > 1,975 dimana tHitung> tTabel.
Pengaruh Gaya Belajar Peserta Didik Terhadap Pemahaman Konsep Sistem Peredaran Darah Pada Manusia di Sekolah Menengah Atas Negeri 11 Depok Ahmad, Deni Nasir
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 2 Nomor 1 April 2018
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.503 KB) | DOI: 10.26858/pembelajar.v2i1.5010

Abstract

Tujuan dari kegiatan penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya belajar manakah diantara  auditori, visual dan kinestetik yang lebih baik terhadap pemahaman konsep yang dimiliki oleh peserta didik pada materi pembelajaran sistem peredaran darah manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Teknik pengambilan data dengan pemberian angket untuk mengkelompokkan gaya belajar peserta didik dan tes prestasi belajar digunakan untuk mengetahui pemahaman konsep sistem peredaran darah pada manusia yang dibuat oleh peneliti untuk mengetahui seberapa besar pengaruh gaya belajar terhadap pemahaman konsep sistem peredaran darah pada manusia. Dari data analisis uji hipotesis penelitian menghasilkan x2Hitung < x2Tabel berarti H0 diterima yakni 1,407 < 5,991 maka dapat disimpulkan bahwa gaya belajar siswa secara audiotori, visual dan kinestetik tidak ada perbedaan terhadap pemahaman konsep sistem peredaran darah pada manusia. Jadi, dapat disimpulkan bahwa masing-masing gaya belajar sangatlah kuat memberikan pengaruh terhadap pemahaman konsep sistem peredaran darah pada manusia, hal ini terlihat bahwa skor rata-rata masing-masing gaya belajar tidak terlampau jauh antar gaya belajar satu dengan yang lainnya.Kata Kunci : Pemahaman Konsep, Gaya Belajar, Sistem Peredaran Darah Manusia
Pengaruh Kemampuan Berpikir Kritik dan Konsep Diri terhadap Prestasi Belajar IPA Deni Nasir Ahmad
Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA Vol 5, No 1 (2015): Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.871 KB) | DOI: 10.30998/formatif.v5i1.162

Abstract

The aim of the research is to determine the direct effect of the ability to critical thinking the learning achievement of natural science. Knowing the direct influence of the self concept-learners to learning achievement of Natural Sciences. Knowing directly influence the ability to critical thinking of the self concept-learners. Knowing the indirect effect of the ability to critical thinking of the learning achievement of Natural Sciences through the concept of self-learners. The method used is a survey. Samples were obtained through the Multi Stage Random totaling 88 students from junior high schools throughout the subdistrict Sukmajaya is to SMPN 3 Depok and SMPN 4 Depok. Data collection was conducted by administering questionnaires and by conducting tests of learning achievement. The data were analyzed through descriptive statistics, Pearson's correlation coefficient double, determination coefficient and regression analysis. The statistical test used was t-test and F-test. The experiment was conducted on 6th May 2013 to 7 May 2013. The results showed the effect of the ability to critical thinking and self-concept of students towards science learning outcomes in Junior High School eighth grade se-kecamatan Sukmajaya Depok, that is 1) The ability to critical thinking of the learning achievement of Natural Sciences are indirectly influence significant is tcount < ttable or 1,539 < 2,000, 2) The concept of self-learners to learning achievement are indirect effect is significant, is tcount < ttable or 1,414 < 2,000, 3 ) The ability to critical hinking of the concept of self-learners there is a significant direct effect is tcount > ttable or 2.522 > 2.000, 4) The ability to critical thinking of the learning achievement of Natural Sciences through self concept there is a significant indirect effect is tcount < ttable or 0.383 < 2.000. Keywords: thinking Criticism, Self Concept, Science Learning Achievement.
PKM PELATIHAN PEMBUATAN BRIKET KULIT KELAPA SAWIT DALAM MEWUJUDKAN ALTERNATIF ENERGI TERBARUKAN Deni Nasir Ahmad; Luluk Setyowati; Desi Novianti
Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.768 KB) | DOI: 10.30591/japhb.v2i2.1424

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan bahwa Energi fosil mendominasi konsumsi energi dunia hingga 80% dari bauran energi (energy mix) di tahun 2030. Oleh karenanya diperlukan energi alternatif bahan bakar yakni salah satunya penggunaan briket sebagai bahan bakar energi alternatif. Metode dalam kegiatan pengabdian masyarakat adalah menggunakan metode penyuluhan atau presentasi dan pelatihan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yakni Kegiatan pengabdian masyarakat ini dihadiri oleh 30 peserta yang berasal dari perwakilan organisasi mahasiswa kampus (BEM) Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi, Bekasi, mahasiswa perwakilan daerah tempat perkebunan dan pengelolaan kelapa sawit wilayah sumatra dan kalimantan, mahasiswa dan perwakilan karyawan perusahaan perkebunan dan pengelolaan kelapa sawit yang sedang belajar di Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi, Bekasi. Dalam melakukan kegiatan pengabdian masyarakat tim pengabdi melakukan beberapa kegiatan berupa kegiatan pemberian informasi mengenai sumber energi berdasarkan kebutuhan di Indonesia dan penggunaannya, kemudian proses pembakaran dan pengelolaan kulit kelapa sawit serta kegiatan akhirnya pelatihan pembuatan briket dari hasil pembakaran kulit kelapa sawit. Kegiatan pengabdian yang telah dilakukan diharapkan memberikan suatu manfaat bagi perbaikan lingkungan dan masyarakat dalam hal ini para mahasiswa dapat mengaplikasikan kedalam dunia pekerjaan dan dimasyarakat menjadi pembaharu lingkungan. Dari kegiatan yang telah dilakukan dapat dibuat simpulan sebagai berikut : 1. Dalam melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat kepada mitra pengabdi, tim pengabdi memperoleh banyak masukan dari peserta dan membuat kesepakatan bersama bahwa saling bersinergi dalam mengembangkan teknologi alternatif bahan bakar yang bermanfaat bagi masyarakat di wilayah tempat peserta yakni para mahasiswa bekerja. 2. Peserta pelatihan sangat berantusias dan proaktif dalam seluruh kegiatan dari awal sampai akhir kegiatan terbukti bahwa banyaknya pertanyaan yang saling membangun guna membuat energi alternatif bahan bakar lebih baik dan maksimal digunakan didalam masyarakat.Kata kunci : Briket, Kelapa Sawit, Energi Terbarukan
Membangun Kesadaran Masyarakat Melalui Program Kebersihan dan Penanaman Tumbuhan Pada Lingkungan Masyarakat di Sekitar Sungai Ciliwung, Kelurahan Tanjung Barat Ahmad, Deni Nasir
ADI WIDYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 3, No 1 (2019): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1435.519 KB) | DOI: 10.33061/awpm.v3i1.2846

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk memberikan pelayanan kepada lingkungan masyarakat mengenai perbaikan lingkungan serta menanamkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan, kesehatan dan mencegah banjir atau longsor dengan akibat terkikisnya tanah di tepian sungai ciliwung dengan menanam tanaman anti longsor. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat adalah a. Observasi langsung, b. Melakukan kegiatan perencanaan proyek perbaikan lingkungan dimana kami membagi tim dengan beberapa tugas dan kegiatan yakni, langkah pertama membersihkan aliran sungai ciliwung, langkah kedua penanaman tanaman anti longsor dan terakhir melakukan pemilahan dan pengolahan sampah anorganik. c. Melakukan evaluasi dan shering bersama untuk menemukan kesepakatan bersama dalam melakukan perbaikan lingkungan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim pengabdi terdiri dari : a. peserta diberikan pengetahuan umum mengenai jenis tanaman tepian sungai dan diberikan bibit tanaman yang akan ditanam untuk tanaman pencegah longsor sekaligus untuk penghijauan sekitar tepian sungai kegiatan dilakukan bersama komunitas “ngumpal” (Ngumpul Anak Lintas Ciliwung). b. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat tim pengabdi membagi 3 kelompok dengan lokasi tugas berbeda-beda dan dengan tugas kelompok yang sama. c. Setelah membagikan kelompok kerja maka tim pengabdi melakukan kegiatan membersihkan sekitar aliran sungai dan kegiatan penanaman pohon atau tanaman tahan longsor. Simpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat yaitu : a. Masyarakat sangat menerima dan menyambut secara positif dari kegiatan yang tim pengabdi telah lakukan. b. Masyarakat mulai terlihat peduli dengan mau mendengar penyuluhan dan mengikuti seluruh kegiatan yang telah tim pengabdi rancang untuk kegiatan pengabdian.
Analisis Sistem Penilaian Hots (Higher Order Thinking Skills) Dalam Mengukur Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kreatif Ahmad, Deni Nasir
Biotik Vol 8, No 1 (2020): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v8i1.6600

Abstract

Tujuan penelitian adalah peneliti ingin memperoleh informasi mengenai kemampuan yang dimiliki peserta didik selama menjalankan proses pembelajaran dan belajar mereka yakni berupa kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir kreatif dalam memecahkan masalah. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dan kualitatif dengan pengambilan data dengan survei hasil belajar dan observasi. Sebelum dilakukan penelitian masing-masing kelas sudah diberikan materi pembelajaran tinggal peneliti menguji hasil belajarnya. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik pada kelas X tahun ajaran 2018/2019 berjumlah 40 Peserta didik di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 6 Depok. Hasil dalam penelitian : a. banyaknya peserta didik memiliki kemampuan berpikir kritis melebihi rata-rata skor yakni sebesar 71. b. banyaknya peserta didik memiliki kemampuan berpikir kreatif melebihi rata-rata skor yakni sebesar 68,5. Dapat disimpulkan bahwa penilaian dengan berpikir tingkat tinggi atau Hots (Higher Order Thinking Skills) mampu memberikan perubahan dalam memberikan informasi berupa perubahan peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir kreatif.   
PEMBINAAN KEPEDULIAN PESERTA DIDIK PADA LINGKUNGAN SEKOLAH DENGAN MEMBERIKAN PELATIHAN MENANAM HIDROPONIK TEKNIK VERTICAL GARDEN Deni Nasir Ahmad
Jurnal Pijar Mipa Vol. 13 No. 1 (2018): MARET
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.291 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v13i1.424

Abstract

Telah dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan penanaman tanaman hidroponik dengan teknik vertical garden di SMPN 1 Cijeruk, Bogor, Jawa Barat. Tujuan kegiatan ini  adalah memberikan penyuluhan ke peserta didik betapa pentingnya keasrian, kenyamanan dan keindahan pada lingkungan sekolah. Kedua, memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik untuk membuat teknologi hidroponik dengan teknik “vertical garden”. Tujuan selanjutnya adalah memberikan alat peraga tekhnologi hirdoponik teknik “vertical garden” ke sekolah sebagai media pembelajaran cinta dan perduli lingkungan. Hasil dari kegiatan tersebut adalah tim pengabdian masyarakat mampu menumbuhkan antusiasme peserta didik dalam menerima materi dan pelatihan. Kedua, peserta didik dan guru sekolah memiliki pengetahuan baru tentang teknologi rekayasa vertikal. Ketiga, pengetahuan yang didapat dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan membuat lingkungan sekolah menjadi indah dan nyaman dalam kegiatan pembelajaran. Keempat, pemberian alat praga kepada sekolah sebagai hasil dari kegiatan pelatihan. Kesimpulan bahwa pelatihan tanam hidroponik mampu menanamkan sifat peduli lingkungan dari peserta didik.
Pengedukasian Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Kejahatan Seksual Online dalam Upaya Sekolah Membentuk Karakter Remaja Bertanggungjawab Deni Nasir Ahmad
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2018): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.197 KB) | DOI: 10.21067/jpm.v3i2.2795

Abstract

The purpose of this extension activity is so that students gain knowledge about their reproductive health and how to use social media online wisely. This activity is carried out so that students in this case the age of adolescents approaching adults gain knowledge and the foundation of the character of responsibility to themselves so that teenagers can fortify themselves through knowledge that has been given thoroughly and build self-confidence through character building material for students. In carrying out the community service activities, the servant performs an approach or method of dedication in the form of counseling with material exposure activities, giving questionnaires and interactive discussions between devotees and students. From the results of community service activities that have been carried out, it can be concluded that the service participants obtain new knowledge about reproductive health and efforts to prevent sexual violence on social media online and for servants to gain new knowledge and experience on how to approach character education after adolescence in the age of globalization.