Amanuddin, Aris
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEK PERLAKUAN PANAS T6 TERHADAP STRUKTURMIKRO (UKURAN BUTIR) DAN KEKERASAN PELAT KOMPOSIT ALUMUNIUM 2075-ABU DASAR BATUBARA Seputro, Harjo; Amanuddin, Aris
MEKANIKA: Jurnal Teknik Mesin Vol 5 No 01 (2019): July
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1108.915 KB) | DOI: 10.12345/jm.v5i01.2709

Abstract

Dalam aplikasinya komponen harus mempunyai sifat mekanis yang keras, agar komponen tidak mudah rusak dan umur dari komponen tersebut bisa lebih panjang. Kekerasan dipengaruhi oleh strukturmikro yang ada dalam bahan. Dan untuk memperoleh sifat mekanik yang keras maka harus merubah strukturmikro dengan melalui proses perlakuan panas yang diberikan terhadap bahan tersebut. Bahan yang digunakan adalah komposit alumunium 2075 - abu dasar batubara. Tujuan dari penelitihan untuk mengetahui pengaruh variasi temperatur aging 100°C, 125°C, 150°C dan waktu aging 45 menit, 60 menit, dan 75 menit pada perlakuan panas T6 terhadap kekerasan dan strukturmikro. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pengujian dan pengamatan di laboratorium. Dari hasil analisa yang dilakukan, pada rentang temperatur dan waktu aging yang diterapkan, bahwa semakin tinggi temperatur dan waktu aging kekerasan yang diperoleh semakin tinggi dan ukuran butir yang dihasilkan semakin kecil, hal ini disbabkan oleh jumlah presipitat yang diperoleh semakin banyah sehingga menghambat pertumbuhan butir. Nilai kekerasan terendah terletak pada temperatur aging 100°C dengan waktu aging 45 menit menghasilkan nilai kekerasan 45HRA. Meningkatnya temperatur aging dan waktu aging menyebabkan ukuran butir semakin kecil. Butiran terkecil terdapat pada temperatur aging 150°C dengan waktu aging 75 menit dengan diameter rata-rata 88,714μm. Butiran terbesar terdapat pada temperatur aging 100°C dengan waktu aging 45 menit dengan diameter rata-rata 137,756μm.