Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS MELALUI PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MADRASAH IBTIDAIYAH NURUL YAQIN KOTA BOGOR Kamalludin, Kamalludin; Kamalludin, Chodidjah; Hasanah, Faridatul
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 4 No 2 (2019): Kependidikan Dasar
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/ibriez.v4i2.80

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah sebagai berikut : (1. ) Untuk mengetahui ruang lingkup materi Akidah Akhlak di MI Nurul Yaqin Kota Bogor,  (2). Untuk mengetahui cara apa saja yang dapat meningkatkan nilai-nilai karakter religius dikalangan MI Nurul Yaqin Kota Bogor, (3). Untuk mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi guru  dalam mengajarkan Akidah Akhlak dalam membina karakter religius siswa di MI Nurul Yaqin Kota Bogor, (4). Untuk mengetahui metode apa saja yang bisa  menerapkan pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Akidah Akhlak, (5). Untuk mengetahui media apa saja yang bisa digunakan dalam pembelajaran Akidah Akhlak, (6) Untuk mengetahui cara  penerapan pendidikan karakter melalui pembelajaran Akidah Akhlak di MI Nurul yaqin Kota Bogor. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitiaan lapangan (field research) di MI Nurul Yaqin-Kota Bogor. Metode penelitiannya menggunakan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi partisipatif, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1). Ruang lingkup materi Akidah Akhlak meliputi kalimat Thayyibah, sifat-sifat Asmaul Husna, beriman kepada kitab-kitab Allah, akhlak terpuji dan akhlak tercela. 2). Cara-cara meningkatkan nilai karakter reigius, (3) mengetahui hambatan yang dihadapi guru yaitu mengurangi dan memecahkan permasaahan atau hambatan dalam belajar baik dari siswa, guru (internal) ataupun luar peserta didik (eksternal), (4) Metode yang digunakan saat pembelajaran Akidah Akhlak diantaranya yaitu ceramah, diskusi, drama atau role playing, praktek langsung atau demonstrasi dan tanya jawab. (5). Media yang dapat digunakan dalam pembelajaran Akidah Akhlak adalah media visual seperti gambar atau slide dan audio visual berupa film atau video (6) Cara penerapan pendidikan  Karakter dalam pembelajaran Akidah Akhlak dapat melalui contoh sehari-hari, mengaitkan nilai karakter dengan cerita dan demonstrasi nilai karakter atau praktek langsung oleh siswa sendiri.
Pembinaan Keluarga Dalam Perspektif Jamaah Tabligh Kamalludin Kamalludin
Mizan: Journal of Islamic Law Vol 2, No 1 (2014): Mizan
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32507/mizan.v2i1.131

Abstract

Abstract: Khuruj in Tablighi Jamaat are madrassas preaching trip to establish the nature of the self gradually imaniyyah culprit. Expected to experience this propaganda effort, the help of God will always be there at any time and the cause of God's guidance for the universe will end up with Khusnul Khatimah. But in practice it takes a balance between preaching and family coaching. Because Khuruj requires one to come out leaving his family in a certain time frame. So then it takes a balance between preaching and coaching families, in addition to the support of his wife and children to overcome various problems at the time the head of the household was Khuruj Fi Sabilillah.Keywords: Tablighi Jamaat, Khuruj, Foster FamilyAbstrak: Khuruj dalam Jamaah Tabligh merupakan madrasah perjalanan dakwah guna membentuk sifat imaniyyah secara bertahap pada diri pelakunya. Diharapkan dengan pengalaman usaha dakwah ini, maka pertolongan Allah akan selalu ada setiap saat dan menjadi sebab hidayah Allah bagi seluruh alam hingga akan berakhir dengan Khusnul Khatimah. Tetapi dalam pelaksanaannya dibutuhkan keseimbangan antara dakwah dan pembinaan keluarga. Karena Khuruj mengharuskan seseorang untuk keluar meninggalkan keluarganya dalam rentang waktu tertentu. Sehingga kemudian dibutuhkan keseimbangan antara dakwah dan pembinaan keluarga, selain adanya dukungan dari istri dan anak untuk mengatasi berbagai permasalahan di saat kepala rumah tangga sedang Khuruj Fi Sabilillah.Kata Kunci: Jamaah Tabligh, Khuruj, Pembinaan Keluarga
IMPLEMENTASI FATWA DSN MUI NO: 04/DSN-MUI/IV/2000 TENTANG MURABAHAH PADA PEMBIAYAAN KONSUMTIF (STUDI KASUS BNI SYARIAH CABANG BOGOR) Pratiwi, Dini; Nawawi, M Kholil; Kamalludin, Kamalludin
AL-INFAQ Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.827 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep murabahah menurut fatwa DSN MUI NO: 04/DSNMUI/IV/2000, dan untuk mengetahui implementasi fatwa DSN MUI mengenai murabahah pada produk pembiayaan konsumtif di BNI Syariah. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa pelaksanaan akad murabahah pada pembiayaan Oto iB Hasanah di BNI Syariah Bogor, belum sepenuhnya sesuai dengan aturan yang ditentukan dalam fatwa Fatwa DSN MUI NO: 04/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Murabahah. Dikarenakan ada tiga poin ketentuan fatwa yang belum sesuai pelaksanaannya di BNI Syariah Cabang Bogor, diantaranya yakni, pertama fatwa yang menyebutkan bahwa bank harus menyampaikan semua hal yang berkaitan dengan pembelian, namun pada prakteknya yang membeli barang bukanlah bank tetapi nasabah dengan cara mewakilkan pihak bank. Dan hal ini menjadikan nasabah yang memberitahukan semua hal yang berkaitan dengan pembelian, kedua dalam pelaksanaan pembiayaan tersebut bank mewakilkan kepada nasabah untuk membeli barang setelah barang dari pihak ketiga (supplier), jual beli Murabahah harus dilakukan setelah barang memang benar-benar menjadi milik bank. Sesuai dengan ketentuan fatwa DSN No.04/DSN-MUI/IV/2000, yang menyatakan jika bank hendak mewakilkan kepada nasabah untuk membeli barang dari pihak ketiga, akad jual beli murabahah harus dilakukan setelah barang, secara prinsip, menjadi milik bank. Adapun alasan pihak Bank BNI Syariah memilih nasabah untuk mewakilkan pembelian barang adalah agar pihak nasabah lebih puas dan yakin atas pilihan nasabah itu sendiri. Dan yang ketiga, ketika nasabah secara sengaja menunda-nunda pembayaran maka masalah ini diserahkan ke pengadilan negeri setelah dilakukan musyawarah tentunya. Namun hal ini bertentangan dengan ketentuan fatwa yang menyatakan bahwa jika nasabah menunda nunda pembayaran dengan sengaja, atau jika salah satu pihak tidak menunaikan kewajibannya, maka penyelesaiannya dilakukan melalui Badan Arbitrasi Syariah Nasional setelah tidak tercapai kesepakatan melalui musyawarah.
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM LIRIK LAGU RHOMA IRAMA Khairul Umam; Kamalludin Kamalludin
Fikrah : Journal of Islamic Education Fikrah: Journal of Islamic Education, Vol. 2 No.1 June 2018
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.599 KB) | DOI: 10.32832/fikrah.v2i1.264

Abstract

Delivering Islamic educational materials can be delivered with the art of music, not to mention dangdut music. In the hands of Rhoma Irama, music is not only as a media entertainer, but has the meaning of life, which is related to the God, as well as good relationship to others, akidah as well akhlak. Therefore, this research is done by formulating two problems, namely the theme of what is contained in the Rhoma Irama songs and akidah akhlak value in it. This research is library research which is done using a theory akidah and akhlak perspective by Hamka. The primary data used is the whole of the Rhoma Irama songs which contains the value of akidah akhlak, which amounted to 78 songs by taking sample of 14 songs that best suits the object of research. Data collected, sorted, and interpreted, then concluded according to hamka’s perspective. This study found, that the theme of Rhoma Irama songs contains about the value of Islamic education in terms of akidah akhlak. The theme akidah discusses the problem of faith, while akhlak discuss about human relationships with others. This study also found, that Rhoma Irama songs contained the value of akidah akhlak. The value of faith that contains beliefs to God, doomsday, and takdir based rukun iman, is contained in the song Laa ilaaha illallah, Buta Tuli, Sebujur Bangkai, Roda Kehidupan, Pesta pasti Berakhir, Hari Berbangkit, and Ingkar. As for the akhlak values that describe the good relationship to others, are contained in the song Saleha, Kita Adalah Satu, Narkoba, Ghibah, Keramat, Kurang Garam, and Ukhuwah
PEMBELAJARAN KITAB TA’LIM MUTA’ALLIM TERHADAP PERILAKU SANTRI Edo Suwandi, Oking Setia Priyatna, H. Kamalludin
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN SOSIAL HUMANIORA Vol. 5 No. 2 (2020): JP2SH
Publisher : LP2M Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jp2sh.v5i2.540

Abstract

Ta'lim Al Muta'allim was a well-known work of Shaykh Al-Zarnuji, which contains the full attitude of the disciples ' obedience to the teachers. This work is one of the main pillar of Islamic Boarding School education. Learning activities about the book are expected to improve the behavior of students, especially when studying. Therefore, the author is interested to examine the influence of the study of the Book of Ta'lim Muta'alim on the behavior of students at the Pondok Pesantren Nurul Hidayah Jasinga. This research aims to determine the influence of the study of the Book of Ta'lim Muta'alim on the behavior of students at the Pondok Pesantren Nurul Hidayah Jasinga. This study was conducted using quantitative approaches and correlational methods. The data collection technique used is questionnaire. Then the analysis of the data used is the correlation analysis technique Product Moment. Based on the results of analysis of data conducted, obtained a rcount value of 0.652. In a simple interpretation the figure is in the 0.40-0,70 range which means between the X and Y variables there is a moderate or sufficient correlation. Then by using a significance table of 5% obtained rtable amounting to 0.334 from 33 samples. So it can be concluded that Ho or the null hypothesis is rejected and Ha is accepted due to rcount 0.652 > rtable 0.334. This means that there is a relationship between Ta'lim Muta'alim Learning and students ' behavior in the Pondok Pesantren Nurul Hidayah Jasinga.
Penerapan Jurnalisme Investigasi Terhadap Film Dokumenter “Punk Berani Hijrah” Amalia Hening A; Kamalludin Kamalludin; Gunawan Ikhtiono
KOMUNIKA Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v4i1.4894

Abstract

This research discusses Investigative Journalism with the topic of the documentary film Punk Berani Hijrah by the Laskar Berani Hijrah community in Depok City. The background of this problem is the emergence of knowledge that documentary films can be called journalistic products with the aim of making documentary films, namely conveying information to the public. There is a real correlation between investigative journalism and the documentary film itself, namely the similarity in its purpose to convey, show, show real truth or information. So, the purpose of this study is to discuss whether the documentary film under study is included in investigative journalism research by raising the formulation of the problem, namely: How is the application of investigative journalism in the Documentary Film Punk Berani Hijrah? And what is the purpose of the documentary film. This study uses a qualitative approach and uses the type of content analysis research. This method is used to analyze the documentary film "Punk Berani Hijrah" whether the process of making and the content of its delivery represent investigative journalism coverage. The result of this research is that the essence, elements and characteristics of the documentary film "Punk Berani Hijrah" are imperfect so that it cannot be called investigative journalism coverage. However, it contains impeccable journalistic elements. The purpose of making the documentary film "Punk Berani Hijrah" is to change the stigma of society on negative views of punks and as a da'wah movement by showing and conveying the message that street punks need to be embraced together towards a better way of life.AbstrakPenelitian ini membahas tentang Jurnalisme Investigasi dengan topik pada film dokumenter Punk Berani Hijrah garapan komunitas Laskar Berani Hijrah di Kota Depok. Latar belakang masalah ini adalah munculnya pengetahuan bahwa film dokumenter dapat disebut sebagai salah satu produk jurnalistik dengan tujuan pembuatan film dokumenter tersebut yaitu menyampaikan informasi kepada publik. Terdapat korelasi yang nyata antara jurnalisme investigasi dan film dokumenter itu sendiri, yaitu kesamaannya pada tujuannya yang ingin menyampaikan, menunjukkan, memperlihatkan kebenaran atau informasi yang nyata. Maka tujuan penelitian ini membahas apakah film dokumenter yang diteliti termasuk ke dalam penelitian jurnalisme investigasi dengan mengangkat rumusan masalah, yaitu: Bagaimana penerapan jurnalisme investigasi pada Film Dokumenter Punk Berani Hijrah? Serta apa tujuan dibuatnya film dokumenter tersebut. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dan menggunakan jenis penelitian analisis isi. Metode ini digunakan untuk menganalisis film dokumenter “Punk Berani Hijrah” apakah proses pembuatan dan isi penyampaiannya mewakili peliputan jurnalisme investigasi. Hasil dari penelitian ini ialah tidak sempurnanya esensi, elemen serta karakteristik dari film dokumenter “Punk Berani Hijrah” sehingga tidak dapat disebut sebagai liputan jurnalisme investigasi. Namun, mengandung unsur-unsur jurnalistik yang sempurna. Tujuan daripada dibuatnya film dokumenter ‘Punk Berani Hijrah” adalah untuk mengubah stigma masyarakat atas pandangan negatif terhadap anak-anak punk dan sebagai gerakan dakwah dengan cara memperlihatan dan menyampaikan pesan bahwa anak-anak punk jalanan perlu dirangkul bersama menuju jalan kehidupan yang lebih baik.
Frame Pemberitaan Terkait Reuni Persaudaraan Alumni (PA) 212 Pada Tahun 2018 Di Media Republika Online Sendi Romadhon Simorangkir; Kamalludin Kamalludin; Yono Yono
KOMUNIKA Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v3i1.4644

Abstract

This study aims to determine and examine the reporting frame regarding the reunion of the 212 Alumni Brotherhood. Research methods is qualitative content analysis with Robert N. Entman. Research results from online Republika constructs news related to the reunion of the alumni fraternity 212 through the perspective of Islamic ideology. This shows that Republika Online illustrates a positive thing about the implementation and impact of the implementation of the alumni reunion fraternity 212. It is known that there are also imbalances in the news regarding the reunion 212. Based on Robert N. Entman’s framing which has four namely Define Problem, Diagnose Causes, Make Moral Judgement, Treatment Recommendation. It can be concluded that Republika Online news analysis seems to support the implementation of the alumni brotherhood reunion in accordance with the perspective of media ideology, namely Islamic ideology. The suggestion is Republika Online editor in order to maintain the balance of the news by paying attention to the cover both side on each issue, because there is some news that are not cover both sides. So, readers can find out the full contents of the news on one news issue.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa framing berita tentang reuni Persaudaraan Alumni 212. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dari Robert N. Entman. Penelitian bersumber mengenai kontruksi berita Republika Online terkait dengan reuni Persaudaraan Alumni 212 dengan perspektif ideologi Islam. Hal ini menunjukkan bahwa Republika Online menggambarkan hal yang positif tentang implementasi dan efek dari reuni Persaudaraan Alumni 212. Banyak sumber lain yang memberikan berita yang tidak seimbang tentang reuni 212. Robert N. Entman dengan teori Analisis Framing Modelnya yaitu dibagi menjadi Define Problem, Diagnose Causes, Make Moral Judgement, dan Treatment Recommendation. Dapat disimpulkan bahwa berita Republika Online mendukung implementasi dari reuni Persaudaraan Alumni 212 sesuai dengan perspektif ideologi media, yaitu ideologi Islam. Sarannya adalah editor Republika Online untuk menjaga keseimbangan berita dengan memperhatikan kedua belah sisi pada setiap masalah, karena ada beberapa berita yang tidak mencakup kedua sisi. Jadi, pembaca dapat mengetahui isi penuh berita pada suatu masalah.
Peran Media Baru Dalam Kegiatan Hijrah Fest Firdhausy Amelia; Kamalludin Kamalludin; Maya May Syarah
KOMUNIKA Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v4i1.4874

Abstract

The birth of new media in today's digital era adds to the variety of existing social media. One of them is Instagram, social media which was initially used only personally to upload photos or videos, now has many roles that are mostly used by young people or the millennial generation. The Hijrah Fest activity, which has a segmentation of visitors to the younger generation, utilizes and optimizes the use of Instagram social media to support its activities. Therefore, in this study, he wanted to find out what roles the new media had in the Hijrah Fest activities. The research method used is qualitative, with in-depth interview data collection techniques with social media managers Hijrah Fest. From the results of observations, interviews, and documentation, the main role of new media on the hijrahfest Instagram social media is preaching. In addition, in supporting the Hijrah Fest activities, his Instagram account acts as the delivery of information related to the event, communication between the Hijrah Fest to the public, and buying and selling transactions from exhibition stands to visitors.AbstrakLahirnya media baru di era digital saat ini, menambah beragamnya media sosial yang ada. Salah satunya ialah instagram, media sosial yang pada awalnya sebatas digunakan secara personal untuk mengunggah foto atau video, kini memiliki banyak peran yang lebih banyak digunakan oleh anak muda atau generasi milenial. Kegiatan Hijrah Fest yang memiliki segmentasi pengunjung pada generasi muda, memanfaatkan serta mengoptimalkan penggunaan media sosial instagram dalam menunjang kegiatannya. Oleh karena itu, dalam penelitian ini ingin mengetahui apa saja peran yang dimiliki oleh media baru, dalam kegiatan Hijrah Fest. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif, dengan teknik pengambilan data wawancara mendalam bersama pengelola media sosial Hijrah Fest. Dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi, peran utama dari media baru pada media sosial instagram hijrahfest ialah berdakwah. Selain itu, dalam menunjang kegiatan Hijrah Fest akun instagramnya berperan sebagai penyampaian informasi terkait acaranya, komunikasi antara pihak Hijrah Fest kepada publik, dan transaksi jual beli dari stand pameran kepada pengunjungnya.
BERKARYA NYATA MEMBANGUN DESA MENUJU INDONESIA BERKEMAJUAN Kamalludin .; Dini Sufani; Sendi Febriansyah
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3 No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (939.662 KB) | DOI: 10.32832/abdidos.v3i4.463

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat didaerah tertentu atau lembaga pendidikan, dilaksanakan secara kelompok, teritegrasi antar jurusan, terkoordinasi di tingkat fakultas, diutamakan kegiatan fisik dan nonfisik di segala bidang. Kegiatan KKN bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja nyata di lapangan dalam bidang membentuk sikap mandiri dan tanggung jawab dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Selain itu, KKN juga bertujuan uintuk membantu masyarakat dalam meningkatkantaraf pengetahuan dan keterampilan sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraannya. Kegiatan KKN dibagi menjadi empat tahap kegiatan, yaiyu pembekalan, pelaksanaan, penyusunan laporan, dan evaluasi. Pelaksanaan KKN ini dimulai dari tanggal 7Agustus 2018 sampai dengan 5 September 2018 di Desa Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Program kelompok di Desa Situ Udik merupakan program yang lebih menekankan kepada tema pembangunan secara fisik dan non-fisik MasyarakatDesa Situ Udik. Program fisik kelompok 34, antara lain : pembuatan tempat sampah, kerja bakti, pembuatan pamflet peringatan, pembuatan tiang lampu, dan perbaikan sarana prasarana madrasah. Program non-fisik, antara lain : Sosialisasi program KKN, bimbingan belajar,perayaan HUT RI, penyuluhan kesehatan, workshop pendidikan, pengajian bersama, cek kesehatan gratis, sosialisasi menabung , pentuluhan zakat, infaq dan sodaqoh, dan madrasah diniyah.
MATERI DAN METODE DAKWAH MENURUT HAMKA (Studi Analisis Tafsir Al-Azhar Surat Luqman Ayat 12 -19) Tedo Harischandra G; Kamalludin; Retno Triwoelandari
Rayah Al-Islam Vol 5 No 02 (2021): Rayah Al-Islam Oktober 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v5i02.471

Abstract

Abstrak Berbagai perilaku menyimpang dari anak (misalnya kenakalan remaja, penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan lain-lain) mempunyai kaitan dengan sistem keluarga yang mencerminkan adanya kelainan psikopatologi (kelainan kejiwaan) dari salah satu anggota keluarga. Di dalam Al-Qur’an Allah telah menukilkan banyak ayat yang membicarakan tentang dakwah kepada anak, diantaranya dalam surah Luqman ayat 12 – 19. Di ayat ini Allah menceritakan bagaimana cara pendidikan aqidah dan akhlak keluarga yang baik untuk menghasilkan generasi yang baik pula. Adapun tujuan yang hendak dicapai dengan penelitian ini adalah ingin mengetahui kandungan surah Luqman ayat 12 – 19 tentang metode dakwah kepada anak. Jenis penelitian kualitatif yang dipakai adalah studi pustaka (library reseach) dan tokoh. Penulisan ini menggunakan metodologi analisis yang kualitatif. Ada tiga cara Luqman dalam menyampaikan dakwah kepada anaknya yakni Metode Nasehat, metode teladan, dan metode pembiasaan. Dakwah anak dalam Al-Qur‟an surah Luqman ayat 12-19 menurut tafsir Al-Azhar diantaranya mencakup tiga metode dakwah yang menjadi pokok (pondasi), yaitu: pertama, Aqidah, sebagai pendidikan dasar pengenalan dan pendidikan keyakinan terhadap ke-Esaan Tuhan. Kedua, Ibadah, sebagai pendidikan membangun hubungan dengan Tuhan dan sebagai perwujudan kesinambungan dan implementasi dari dakwah aqidah. Ketiga, Akhlak, sebagai bekal anak untuk mengadaptasikan diri dalam keluarga (orang tua) dan berinteraksi dengan masyarakat serta lingkungannya dalam kehidupannya. Abstract Various deviant behaviors from children (eg juvenile delinquency, drug abuse, etc.) are related to the family system which reflects the presence of psychopathological disorders (psychological disorders) from one of the family members. In the Qur'an Allah has quoted many verses that talk about da'wah to children, including in Surah Luqman verses 12-19. In this verse Allah tells how to educate children about aqidah and good family morals to produce a good generation as well. The goal to be achieved with this research is to know the content of Surah Luqman verses 12-19 about the method of da'wah to children. The type of qualitative research used is library research and figures. This writing uses a qualitative analysis methodology. There are three ways in Surah Luqman that conveys da'wah to his children, namely the method of advice, the method of exemplary, and the method of habituation. Da'wah for children in Al-Qur'an Surah Luqman verses 12-19 according to the interpretation of Al-Azhar includes three methods of da'wah which are the main (foundation), namely: first, Aqidah, as a basic education for the introduction and education of belief in the Oneness of God. Second, Worship, as education to build a relationship with God and as a manifestation of the continuity and implementation of aqidah da'wah. Third, morality, as a provision for children to adapt themselves in the family (parents) and interact with society and their environment in their lives.