Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SISTEM INFORMASI PEMERIKSAAN JALUR KERETA API MENGGUNAKAN DRONE DAN TEKNIK IMAGE PROCESSING Mardiana, Siti; Hamdani, Dani; Chaniago, M Benny; Wahyu, Ari Purno; Heryono, Heri; Suhendri, Suhendri
JOINT (Journal of Information Technology) Vol 2 No 1 (2020): JOINT: Journal of Information Technology
Publisher : Bagian Penelitian, Pengabdian Masyarakat & Pusat Inovasi STMIK "AMIKBANDUNG"

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.482 KB) | DOI: 10.47292/joint.v2i1.002

Abstract

Kereta merupakan moda transportasi utama yang sering kita gunakan, kereta sendiri bisa dimanfaatkan sebagai alat untuk pegiriman barang dan memobilisasi penumpang, transportasi ini sangat unik yang dan memiliki jalur tersendiri berupa rangakaian besi baja melintang hingga beratus kilometer, struktur bantalan kereta api saat ini ada yang menggunakan beton dan kayu, jalur kereta tersebut sangat vital dan merupakan sarana pendukung penting. Proses monitoring jalur kereta api sendiri sangat ini komplek dan rumit diperlukan waktu yang lama, cara sebelumnya bersifat sederhana dan konvesional dengan menyusuri jalur kereta secara manual atau menggunakan alat pengukur geometri yang dipasang direl atau dikenal juga dengan nama railpod, railpod akan menyusuri rel dan akan memberikan report jika terdapat jalur kereta apa yang rusak, patah atau bergeser, pada penelitian ini akan dibuat sistem monitoring berbasis image dengan memanfaatkan drone sebagai alat pemantau jalur rel, cara lain adalah dengan pengambilan gambar bisa menggunakan data satelit yang akan memberikan informasi yang jelas tentang kondisi jalan sebelum dilalui oleh kereta api, sistem pengolahan data jalur kereta api dengan menggunkan image processing bisa menampailkan respon visual hingga ukuran cm, respon tersebut muncul jika ada pergeseran jalur maka sistem langsung memberikan data berupa lokasi dan pergeseran jalur pada komputer utama, sistem ini lebih cepat dalam mengecek dan menganalisa data jalur kereta dengan akurasi dan presisi yang tinggi hingga 90%, selain citra dari satelit pengambilan gambar bisa menggunakan drone, drone sendiri sangat mudah dalam perawatan dan penggunaan serta mampu memangkas biaya produksi bahkan kecelakaan kerja petugas dilapangan sendiri bisa di hindari karena drone mampu menjangkau jalur dan rel kereta api yang sulit misalkan melewati terowongan atau derah rel dijalur perbukitan dan padat penduduk.
PENINGKATAN SISTEM KEAMANAN PARKIR DENGAN TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELLIGENCE IMAGING Wahyu, Ari Purno; Suhendri, Suhendri; Heryono, Heri
JOINT (Journal of Information Technology) Vol 1 No 2 (2019): JoinT: Journal of Information Technology
Publisher : Bagian Penelitian, Pengabdian Masyarakat & Pusat Inovasi STMIK "AMIKBANDUNG"

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.152 KB) | DOI: 10.47292/joint.v1i2.9

Abstract

Tempat parkir merupakan sebuah fasilitas umum yang biasa  tersedia pada sebuah instansi atau kantor yang berfungsi untuk menyimpan kendaraan sementara disaat kita bekerja atau melakukan aktifitas lainnya, kendarran yang masuk ke area parkir kemungkinan puluhan bahkan ribuan, oleh kerena itu diperlukan sebuah sistem pengaturan dan manajemen area parkir, pengaturan tersebut bisa berupa  prosedur parkir bahkan sistem pendukung lainnya seperti sarana dan prasaran parkir yang memadai, fungsi lain  dari pembuatan dan pengembangan sistem parkir pada umumnya untuk memberikan keamanan dan kenyaman, sehingga kondisi kendaraan akan tertata dengan baik dilihat dari segi penempatan kendaran serta jaminan  kemanan dan bisa dimanfaatkan selama 24 jam. Kendala yang dihadapi saat ini adalah jumlah kendaraan yang semakin bertambah sehingga diperlukan area atau space parkir yang lebih luas, lambatnya pendataan kendaraan karena teknologi yang digunakan masih dilakukan validasi plat kendaraan secara manual, masalah lain yang dihadapi  adalah pada penempatan area yang luas, keterbatasan ini berdasarkan pada jumlah petugas parkir dilapangan sangat terbatas sehingga diperlukan tenaga dan waktu yang ektra untuk mengatur dan mengecek kendaraan yang sudah masuk di area parkir. Masalah tersebut bisa diatasi dengan penggunaan teknik image processing dan OCR algoritma, teknik ini sudah banyak diimplementasikan dibeberapa  negara maju yang digunakan untuk manjemen sistem parkirnya,  image processing digunakan untuk mendata dan mengawasi jumlah kendaraan yang ada diarea dengan melakukan pembacaan dengan cara scanning plat nomor kendaraan, teknik scanning bisa bekerja dengan menggunakan teknik OCR (Optical Character recognition), data dari sebuah image plat nomer kendaraan dikonversi kedalam bentuk teks atau angka dan  bisa langsung disimpan pada sebuah database, data dari  plat kendaraan yang telah disimpan kemudian dicocokan dengan foto kendaraan,  dengan bantuan sistem bisa dintegrasikan  dengan kamera sehingga pengawasan area parkir bisa dilakukan secara langsung dalam waktu yang lama, sistem  mampu  menampilkan data secara visual plat kendaraan dan foto kendaraan tersebut.
TYPES AND FUNCTIONS IN MEASURING SUBJECTS OF E-COMMERCE E-MAIL: A PRAGMATICS STUDY Wannal, Nasstasya Ilona de; Heryono, Heri
English Journal Literacy Utama Vol 4 No 2 (2020): English Journal Literacy UTama
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.573 KB) | DOI: 10.33197/ejlutama.vol4.iss2.2020.423

Abstract

Transaction of e-commerce is often used to refer to selling physical products online, but can also describe all types of commercial transactions that are facilitated through the internet. This study aims to describe the kinds of Speech Actions in the use of Language as the subject of E-Commerce E-Mail and identify the function of speech acts used in the subject of E-Commerce E-Mail. Advertising is manifested in various forms (declarative, interrogative, imperative or a combination thereof), but all of which state the request or function invite to do something. This is in accordance with the nature of advertising that is persuasive. Then, the variety of languages used is business variety, as well in general, advertisements are presented with simple language and sufficient style interesting, which among others looks at aspects of typography, poetic expressions, and use of repetitive. The method used in this study is a descriptive method. The researcher collects data containing Speech Acts on E-Mail E-Commerce, classifies data according to its type, analyzes data, then draws conclusions from the results of the study. The results of the study show that: (1) there are 4 types of speech acts found in this study, which are locutionary, illocutionary, perlocutionary and combinations and (2) speech act functions found in the analysis are dominated by representative functions.
OPTIMIZING UAM CORPUS FOR TRANSITIVITY PROCESS REGARDING TO COVID-19 NEWS IN INDONESIA FROM FEBRUARY TO MARCH 2020 Heryono, Heri
English Journal Literacy Utama Vol 5 No 1 (2020): English Journal Literacy UTama
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33197/ejlutama.vol5.iss1.2020.484

Abstract

In Systemic Functional Language (SFL), texts are analyzed by their transitivity system; and for the process are well-known as transitivity process. Practically, text parsing takes much time, since the part of text should be parsed manually and analyzed partially. By optimizing UAM corpus tool, the parsing process will get maximum results. UAM concerns on manual as well as semi-automatic annotation because of its lack of accuracy using automatic annotation. In this research, the texts are crawled from The Jakarta Post news article, especially in the form of online data. Those data (texts) are generated by UAM in order to get transitivity properties. The data are taken from February to March which contain Covid-19 issues in Indonesia. The result shows that between the time periods from February to March, the transitivity process regarding to the issue of Covid-19 in Indonesia has changed. It especially refers to the three process; material, mental and verbal process. During that period, material process slightly decreases from 58.72% to 57.59%, which emerges an assumption that people in Indonesia start to decrease their physical activity in March. While in mental process, it significantly elevates from 5.03% to 7.59% which could be assumed that people, including government, tend to think about the issue more seriously. While in the verbal process, it grows by about 2% from 16.11% in February to 18.62% in March which leads to an assumption that people have spread out the issue or the news to the other.