Yarza, Husnin Nahry
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN YOGURT DI PANTI ASUHAN ANAK Yarza, Husnin Nahry; Ritonga, Rosi Feirina; Sari, Prima Mutia
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/jd.v4i1.414

Abstract

Yogurt merupakan minuman fermentasi yang kaya gizi dan menyehatkan untuk sistem pencernaan dan tubuh. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengarahkan masyarakat khususnya anak-anak yang ada di Panti Asuhan Anak Muhammadiyah PCM Kembangan untuk bisa berwirausaha dengan modal yang kecil dan dibutuhkan keterampilan. Metode pengabdian ini adalah survei, pendekatan pada pihak panti asuhan, pihak panti asuhan mengumpulkan siswa siswi yang dirasa perlu, pemberian pelatihan kepada siswi dan siswa. Hasil pengabdian kepada masyarakat yakni anak- anak panti asuhan mengikuti rangkaian kegiatan dari penyampaian materi fermentasi, materi yogurt dan tata cara pembuatan yogurt sesuai dengan standar kebersihan dan steril agar dapat dijual. Anak-anak panti asuhan sudah mengikuti kegiatan pelatihan dengan seksama dan sudah bisa membuat yogurt sesuai dengan standar kesehatan. Anak-anak panti asuhan merupakan anak-anak dari kalangan menengah ke bawah. Dengan pelatihan ini diharapkan anak-anak dapat memiliki skill untuk membantu ekonomi keluarga..
MEMAHAMI ASPEK KOGNITIF TERKAIT KESULITAN BELAJAR PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS: FOKUS PADA MATERI SEL Murwitaningsih, Susanti; Susilo, Susilo; Yarza, Husnin Nahry; Wibisono, Danu
Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Vol 4, No 2 (2020): DIDAKTIKA BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/dikbio.v4i2.2385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan ragam kesulitan belajar dan faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa dari aspek kognitif dan setiap sub pokok bahasan materi Sel Kelas XI SMA.  Sebanyak 72 siswa kelas XI IPA terlibat dalam penelitian ini. Instrumen penelitian kami sajikan dalam bentuk tes pilihan ganda sebanyak 22 butir soal untuk analisis data tentang kesulitan belajar pada aspek kognitif dan angket tertutup sebanyak 20 butir soal untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa.Analisisdata kuatitativedigunakanrumuspersentase. Analisis data tes hasil belajar diperoleh persentase kesulitan belajar yaitu pada aspek kognitif C4 dan aspek kognitif C2 dengan masing-masing persentase 63,89% dan 68,75% dengan kriteria kesulitan belajar tinggi. Untuk aspek kognitif C1 dan C3 diperoleh masing-masing persentase kesulitan belajar 57.64% dan 53,89% dengan kriteria kesulitan belajar sedang. Pada sub pokok bahasan Sintesis Protein memiliki persentase kesulitan tertinggi yaitu sebesar 70,37% dengan kriteria tingkat kesulitan tinggi. Hasil penelitian menunjukan aspek kognitif C2 memiliki persentase tertinggi dari pada aspek kognitif lainnya. Sub pokok bahasan Sintesis Protein memiliki persentase kesulitan tertinggi. Faktor kesulitan belajar siswa yang dominan berasal dari guru bidang studi, media dan sumber belajar siswa, dari diri siswa itu sendiri dan fasilitas sekolah.
PELATIHAN PEMBUATAN KONTROL LAMPU SECARA OTOMATIS MENGGUNAKAN ANDROID DAN ARDUINO UNO DI SMA ISLAM TERPADU AL-KAHFI BOGOR Roza, Liszulfah; Supriyatna, Supriyatna; Septian, Muhamad Fachry; Sari, Nuraeni Nanda; Rahmadhar, Yulia; Yarza, Husnin Nahry
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 6 (2021): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.67 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v5i6.4883

Abstract

Abstrak: Sekolah Menengah Atas (SMA) Islam Terpadu Al-Kahfi merupakan sekolah yang memakai kurikulum Diknas yang dipadukan dengan kurikulum pesantren. Hal ini mengharuskan para siswa untuk tinggal di asrama. Lingkungan sekolah yang luas membuat penggunaan kontrol lampu secara konvensional dirasa kurang nyaman akibat posisi saklar yang jauh dari jangkauan. Selain diketahui bahwa siswa memiliki ekstrakurikuler elektronika, namun hanya sedikit yang mengikuti karena kurang tertarik dengan ilmu fisika. Berdasarkan kondisi tersebut, tim pengabdian masyarakat bermaksud untuk memberikan pelatihan tentang pembuatan lampu otomatis berbasis smartphone android dan Arduino sehingga dapat memudahkan kontrol on/off lampu di lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menambah pemahaman dan pengetahuan siswa maupun guru tentang konsep ilmu Fisika yang menjadi dasar sensor dan kaitannya dengan perkembangan teknologi yang dapat memudahkan aktivitas harian manusia. Kegiatan workshop ini dilakukan dengan metode ceramah untuk menerangkan konsep dasar ilmu, tanya jawab untuk membantu peningkatan pemahaman tentang materi yang disampaikan dan demosntrasi dalam membuat alat. Pelatihan ini dilakukan dalam empat kali pertemuan, yaitu pengurusan administrasi, pemberian materi dan pendampingan via daring pembuatan CT Bot Telegram dan pengkodingan dengan Software Arduino Uno, praktek langsung didampingi guru yang sebelumnya sudah dilatih disertai dengan pendampingan oleh tim pengabdian melalui aplikasi Google Meet. Pada akhir kegiatan akan dilakukan proses evaluasi dan monitoring menggunakan Google Form untuk melihat tingkat pemahaman dan kepuasan peserta terhadap materi. Berdasarkan analisis didapatkan bahwa hampir 80% dari peserta yang mengikuti kegiatan mengaku puas dan semakin memahami materi tentang sensor dan mikrokontroler. Selain itu terlihat juga bahwa pengetahuan peserta semakin meningkat setelah diberikan materi dan pelatihan. Abstract: Al-Kahfi Integrated Islamic High School (SMA) is a school that uses the National Education curriculum combined with the Islamic boarding school curriculum. This requires students to live in dormitories. The large school environment makes the use of conventional light control less comfortable due to the remote position of the switch. Besides being known that students have electronics extracurricular, only a few who follow because they are not interested in physics. Based on these conditions, the community service team intends to provide training on the manufacture of automatic lamps based on Android and Arduino smartphones so that it can facilitate on/off control of lights in the school environment. This activity also aims to increase the understanding and knowledge of students and teachers about the concepts of Physics which are the basis of sensors and their relation to technological developments that can facilitate human daily activities. This workshop activity is carried out using the lecture method to explain the basic concepts of science, question and answer to help increase understanding of the material presented and demonstrations in making tools. This training was carried out in four meetings, namely administrative management, providing material and online assistance for making CT Bot Telegram and coding with Arduino Uno Software, direct practice accompanied by teachers who had previously been trained accompanied by assistance by the service team through the Google Meet application. At the end of the activity, an evaluation and monitoring process will be carried out using Google Forms to see the level of understanding and satisfaction of participants with the material. Based on the analysis, it was found that almost 80% of the participants who participated in the activity claimed to be satisfied and better understand the material about sensors and microcontrollers. In addition, it is also seen that the participants' knowledge increased after being given materials and training.