Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Kajian Motivasi Tato Rangda pada Orang Bali Setiawan, I Nyoman Anom Fajaraditya
An1mage Jurnal Studi Kultural Vol 1 No 1 (2016): An1mage Jurnal Studi Kultural
Publisher : an1mage

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.774 KB)

Abstract

Seni tato saat ini sangat berkembang dalam perjalanannya, dari wujud atau bentuk dan pemaknaan. Tidak hanya sekedar peniruan dari tato yang sudah ada sebelumnya, tapi juga mengalami modifikasi dalam bentuk. Tidak dapat dipungkiri, tato dalam hal gaya visual banyak terpengaruh dari motif tradisional dan ini terfokus pada Tato Motif Rangda. Wujud Tato Motif Rangda sebenarnya dihindari oleh Masyarakat Bali, dikarenakan wujud tersebut secara nyata dihubungkan dengan nilai sakral. Namun dibalik fenomena yang ada, beberapa Orang Bali saat ini mengaplikasikan Tato Motif Rangda ke dalam tato mereka. Dari hanya sekedar sebagai hiasan pada tubuh sampai dengan memaknainya lebih dari sekedar motif belaka. Dengan mendeskripsikan secara kualitatif, Tato Motif Rangda dari pemakainya memang sangat beragam. Hasil pengamatan beragam motif dari pemakai tato dapat disimpulkan bahwa, tato dengan Motif Rangda merupakan sarana komunikasi menjunjung budaya lokal yaitu Budaya Bali. Atas dasar motivasi yang ada, hal ini akan mengungkap lebih dalam tentang Tato Rangda pada Orang Bali dari sudut pandang motivasi dalam berkesenian.
Tato dalam Seni dan Pariwisata di Bali Setiawan, I Nyoman Anom Fajaraditya
An1mage Jurnal Studi Kultural Vol 1 No 2 (2016): An1mage Jurnal Studi Kultural
Publisher : an1mage

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (903.314 KB)

Abstract

Pariwisata di Bali sangat mengandalkan sajian seni dan budaya selain dari pada wisata alam serta wisata spiritual, dalam hal ini seni memiliki tempat dan pasar tersendiri bagi Pariwisata Bali.  Pengemasannya, seni dan pariwisata di Bali kebanyakan lebih mengarah pada seni pertunjukan, seni lukis, patung serta seni kerajinannya dan sejenisnya. Pada sisi lain, dalam globalisasi saat ini, seni tato juga dapat dikatakan sebagai satu daya tarik dalam pariwisata. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya studio-studio tato di sekitar tempat-tempat pariwisata yang strategis. Selain dari pada Budaya asli Indonesia, tato juga masuk sebagai mata pencaharian yang sangat menjanjikan dalam pariwisata. Banyak pemberitaan yang menjelaskan bahwa tato di Bali menjadi incaran wisatawan-wisatawan asing yang berkunjung ke Bali. Sisi lainnya masih saja ada stigma negatif tentang tato, walau tato itu dapat memberikan penghasilan yang lumayan dalam usaha terkait pariwisata. Dalam beberapa kesempatan, seniman tato yang memiliki wilayah strategis dalam pasar pariwisata menyebutkan penggemar tato dari manca negara bahkan rela datang hanya untuk bertato. Mungkin hal ini perlu untuk dikaji lebih dalam, tentang fenomena yang menyelimuti tato dalam kaitan seni dan pariwisata di Bali
Kajian Rancangan Promo Album Faito 61 Tahun 2008 Fajaraditya Setiawan, I Nyoman Anom
Jurnal Bahasa Rupa Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Bahasa Rupa Oktober 2017
Publisher : LPPM STMIK STIKOM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1024.777 KB) | DOI: 10.31598/bahasarupa.v1i1.134

Abstract

Music has many lovers, especially in Bali there are many bands from various musical genres. In the development of indie music labels required hard work in creativity as supporting the popularity and success in the field of music. Faito 61, the band that existed from many hardcore bands of Bali maintained its existence with it so it is known among hardcore music fans from 2004-2010. Efforts to improve creativity and quality, Faito 61 released its first album as proof of maturity to fans and the community in addition to the creations of musicians that can generate and increase the bands popularity. It utilizes visual communication media as a supporting tool to maximize the album promo and this can also increase the popularity and sales of Faito 61 album. The existing media is so diverse that it needs to be selective and in accordance with theories, concepts and field conditions. For such provision it must begin with research and theoretical review. The hardcore concept is lifted according to the flow of the band. The design of Faito 61 album promo media, applied hardcore elements ranging from illustrations, typography and colors. Data obtained from direct interviews with direct observation media that has been owned so far then compared with design theory. Further analyzed qualitatively so that it can be concluded as the basic design.
Perancangan Media Interaktif Pembelajaran Bahasa Bali Untuk Anak Anak Dengan Load Movie Berbasis Animasi Flash Fajaraditya, I Nym. Anom; Putra, A.A. Gede Dalem Kemara
Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika : JANAPATI Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Informatika Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.607 KB) | DOI: 10.23887/janapati.v2i1.9761

Abstract

Menghadapi perkembangan global saat ini, teknologi adalah bidang yang perlu  kita pahami. Dengan teknologi pula kualitas sumber daya manusia dapat ditingkatkan. Dalam hal ini teknologi dapat menjadi media pendukung pendidikan khususnya pada  usia dini atau anak-anak dalam hal ini sekolah dasar. Sama halnya dengan teknologi,  budaya adalah salah satu hal terpenting dalam kehidupan khususnya budaya Bali. Menurut pengamatan yang ada, budaya lokal mulai sedikit terpinggirkan karena serbuan dan buaian budaya luar. Hal ini musti disikapi segera dengan sistem filtrasi yang baik, sehingga budaya lokal tetap lestari dan terjaga dengan baik. Filtrasi ini dapat dilakukan dengan pemanfaatan teknologi yang dikombinasikan dengan pengenalan budaya sejak dini pada anak-anak. Salah satu wujudnya adalah media pembelajaran bahasa Bali dalam bentuk animasi interaktif berbasis flash. Langkah kecil ini diharapkan dapat memberikan gairah anak-anak untuk mengenal warisan budaya mereka. Ini juga merupakan suatu tindakan untuk menumbuh kembangkan kembali identitas dan karakter bangsa sejak dini.
BALIK LAYAR MEDIA VISUAL TRADISI OMED-OMEDAN Setiawan, I Nyoman Anom Fajaraditya; Putra, Putu Satria Udyana; Jayanegara, I Nyoman; Setiawan, I Ketut
An1mage Jurnal Studi Desain Vol 1 No 2 (2018): An1mage Jurnal Studi Desain
Publisher : an1mage

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1852.914 KB)

Abstract

Omed-omedan merupakan salah satu tradisi yang masih eksis sampai dengan saat ini. Tradisi ini bertempat di Desa Sesetan, Banjar Kaja, Denpasar dan saat ini telah masuk sebagai bagian dari warisan budaya tradisi di Desa Sesetan yang mendapatkan pengakuan dari Pemerintah Kota Denpasar. Tradisi ini selalu diadakan pada hari raya Ngembak Gni atau sehari setelah hari raya Nyepi di Bali.     Kegiatan omed-omedan diikuti oleh kaum muda-mudi desa setempat yang didukung oleh komponen desa adat serta perangkatnya termasuk pemerintah daerah dan masyarakat. Beberapa tahun terakhir, kegiatan dari tradisi ini dijadikan wadah festival yang menghadirkan pula hiburan rakyat pada acara tersebut. Statusnya kini sebagai ajang festival maka menjadi lebih meluas untuk kebutuhan media-media pendukung guna menyemarakkan acara. Saat ini tidak hanya penampilan omed-omedan, namun komponen hiburan tambahan juga menjadi agenda yang ditunggu pengunjung. Oleh sebab itu event omed-omedan dianggap sebagai peluang usaha kreatif dan bahkan agenda pengabdian pada masyarakat bagi akademisi terkait. Beragam media sebagai sarana visual menjadi elemen penting dalam menyemarakkan acara ini. Tentunya di balik itu, terdapat desainer yang melakukan suatu riset sehingga tak terlepas dari konsep festival dari tradisi ini.   
Design Of Agricultural Motivation Media And Agricultural Industry In The Covid-19 Pandemic Period I Nyoman Anom Fajaraditya Setiawan; I Nyoman Widhi Adnyana; Putu Wirayudi Aditama
ADI Journal on Recent Innovation Vol. 2 No. 2 (2021): March
Publisher : ADI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/ajri.v2i2.75

Abstract

The agricultural sector is not only for the discourse of food sovereignty, but one of the foundations of the economic strategy. The erosion of agriculture by the opportunities of other sectors, refers to the focus of research in Bali's Celuk Buruan Village, by uncovering phenomena that occur in this region. The existence of regional development, the availability of access and public facilities, is a problem in the agricultural sector in this region. Changes in perspective or land-use change are inevitable, impacting agriculture and small businesses that have long worked with farmers to drive the village economy. Based on the phenomenon, an idea arose to revive the agricultural and industrial sectors in Celuk Buruan. During the Covid-19 pandemic crisis, the decline of Bali's tourism, with a qualitative approach, attempted to design, which could provide positive input to the situation. The design of media about agriculture is a preventive action, carried out in a structured, processed in the design of visual communication. In the end, communication media can produce to answer the problem and widely disseminated on the internet media.
IDENTITAS VISUAL PURA BUKIT DHARMA DURGA KUTRI, BURUAN, BLAHBATUH, GIANYAR setiawan, i nyoman anom fajaraditya
Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain dan Periklanan (Demandia) Vol 5 No 01 (2020): Vol 05, No 01 (Maret 2020) demandia - Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu identitas visual dalam hal ini logo, kini memiliki peran penting dalam suatu kelembagaan misalnya pada gagasan kepanitian di Pura Bukit Dharma Durga Kutri. Pura yang berlokasi di Desa Buruan Kabupaten Gianyar Bali ini, merupakan salah satu situs peninggalan purbakala dan membutuhkan identitas visual untuk kebutuhan administratif. Pada proses perancangan identitas visual tersebut, dilakukan pengumpulan data yang dibutuhkan melalui metode observasi dan wawancara, lalu data tersebut diasumsikan sebagai bahan untuk pencarian ide referensi visual. Mengikuti struktur pola pikir dan proses perancangan, penciptaan dilakukan diantaranya dengan teknik stilir pada ilustrasi dan modifikasi pada elemen lainnya agar dapat diolah menjadi alternatif rancangan. Hasil dari rancangan kemudian diputuskan pada parum adat secara demokratis sehingga hasil keputusan dapat dipublikasikan untuk berbagai tujuan. Pada dasarnya penciptaan identitas visual ini sangat memerlukan pertimbangan berbagai aspek khususnya pada aspek filosofis yang telah melatarbelakanginya. Teta kelola penggunaan identitas visual pun selayaknya perlu dipertimbangkan agar sesuai dengan gagasan awal dan tujuan penciptaan. Kata kunci: rancangan, Identitas, visual, logo, pura
FENOMENA PERTANIAN DI DESA CELUK BURUAN BALI DALAM MEDIA DOKUMENTER I Nyoman Anom Fajaraditya Setiawan; I Nyoman Widhi Adnyana; Putu Wirayudi Aditama
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol 7, No 01 (2021): February 2021
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v7i01.3517

Abstract

AbstrakPertanian sebagai salah satu sektor penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan sebenarnya telah memiliki berbagai piranti hukum yang mendukung. Pesatnya pembangunan dan gencarnya pengadaan infrastruktur ternyata bertambah pesat pula alih fungsi lahan-lahan produktif milik petani. Fenomena ini diikuti pula dengan hasil panen dan industri kecil sebagai pendukung perputaran ekonomi kerakyatan yang perlahan mulai menurun. Perancangan dokumenter tentang eksistensi pertanian dan industri pertanian di Celuk Buruan dilakukan untuk membangkitkan kembali semangat agraris pada sektor ini. Pendekatan riset yang dilakukan dengan pengumpulan data secara kualitatif dari informan, perlahan diungkap fenomena pada realitasnya. Didukung proses perancangan dalam merealisasikan dokumenter, riset ini diharapkan dapat memberikan luaran yang semestinya menjadi bahan renungan khalayak. Tidak hanya termotivasi oleh tindakan penyelamatan sektor pertanian, namun mengingatkan kembali bahwa pertanian adalah salah satu garda terdepan dalam pemenuhan kebutuhan manusia terutama pada kondisi sulit saat ini. Media dokumenter ini dapat menjadi suatu edukasi untuk khalayak agar tidak memandang sektor pertanian dengan sebelah mata. Sehingga pada akhirnya perlu diambil tindakan dalam berbagai studi untuk mengkaji beragam hal terkait pertanian untuk strategi tindakan selanjutnya.  Kata Kunci: Bali, Celuk Buruan, dokumenter, pertanian AbstractAgriculture as one of the significant sectors within food commodity has had various supporting legal tools. The rapid development and incessant provision of infrastructure have also rapidly increased the conversion of productive land owned by farmers. This phenomenon followed by yields and the small industry as a supporter of the people's economy that slowly starts to decrease. The documentary design about the agriculture existence and the agricultural industrial sector in Celuk Buruan was carried to revive the spirit of agrarian in this sector. The research approach was performed by collecting data qualitatively from the informants. Slowly the phenomenon is revealed in its reality. Supported by the design process in realizing the documentary, this research is expected to be able to provide an outcome that should be the subject of public reflection. Not only motivated by the act of saving the agricultural sector but reminded that agriculture is one of the frontlines in fulfillment of human needs, especially under current difficult conditions. This documentary media can be an education for society in order not to demean the agricultural sector. Therefore, eventually, it is necessary to take action in various studies to examine multiple matters related to agriculture for further action strategies. Keywords: agriculture, Bali, Celuk Buruan, documentary
DESIGNING THE PURA IBU CELUK BURUAN LOGO I Nyoman Anom Fajaraditya Setiawan
Jurnal Bahasa Rupa Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Bahasa Rupa Oktober 2019
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31598/bahasarupa.v3i1.413

Abstract

Logo digunakan penggunanya sebagai sarana identitas suatu lembaga, institusi, kelompok dan sebagainya. Pada logo biasanya terdapat aksen yang mencerminkan identitas yang diwakilkan yang dapat mengemban misi pesan perluasan identitas tersebut. Pada kebutuhannya logo terkait juga dengan hubungan antar lembaga sebagai suatu perwakilan keputusan legal yang digunakan oleh lembaga atau institusi bersangkutan. Berkaitan dengan logo sebagai suatu identitas, di Desa Celuk Buruan terdapat sebuah pura yang memiliki status cagar budaya. Pada Pura Ibu ini, merupakan pura yang disungsung beberapa keluarga yang berdomisili di Desa Celuk Buruan. Sebagai pura dengan status cagar budaya ini tentunya terkait dengan hubungan pada dinas-dinas terkait. Permasalahan hubungan tersebutlah, tercetus sebuah pemikiran yang mengarah pada simbol identitas yang berupa logo untuk tujuan tertentu. Adanya kebutuhan logo ini pula, tokoh masyarakat yang sekaligus sebagai pengempon Pura Ibu ini berkordinasi untuk mewujud suatu perancangan logo sebagai identitas. Perancangan logo ini tentu dilandasi dengan metode pengumpulan data yang dibutuhkan dan dianalisis sesuai dengan metode perancangan serta koparasi berdasarkan data teoritis yang ada. Pada kebutuhan visualisasi logo, menghasilkan sebuah logo Pura Ibu yang dapat mewakilkan identitas pura secara menyeluruh untuk kebutuhan administratif dan sebagainya.
PERANCANGAN LOGO KREASI PROGRAM MAGISTER TERAPAN PERENCANAAN PARIWISATA POLITEKNIK NEGERI BALI DAN IMPLEMENTASINYA I Nyoman Anom Fajaraditya Setiawan
Jurnal Nawala Visual Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Nawala Visual Mei 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/nawalavisual.v2i1.54

Abstract

Logo is actually created through a very complex process so that in the end the output of a logo can be accepted by the public and build branding of the entity represented. The design of the logo on the Program Magister Perencanaan Pariwisata (Applied Masters Program, Tourism Business Planning), Tourism Department, Politeknik Negeri Bali (PNB) is a brilliant idea because this is the spirit of institutional development. The creation of a logo with a modern impression and the concept of green tourism inspires the logo to be a visual object of message introduction in building PNB branding in general. Creation through three stages of design that are considered important, also through the collection of relevant data, described with descriptive qualitative and gave birth to the final logo based on joint decisions. In general, the creation of a logo must be able to answer the concept of the entity as a whole and there should also be a consideration in the governance of the logo for its sustainable use. Key words: design, logo, applied master, Politeknik Negeri Bali Penciptaan Logo sebenarnya melalui proses yang sangat kompleks, sehingga pada akhirnya luaran sebuah logo dapat diterima khalayak dan membangun branding dari entitas yang diwakilkan. Perancangan logo pada Program Magister Terapan Perencanaan, Pariwisata Jurusan Pariwisata, Politeknik Negeri Bali (PNB) merupakan suatu gagasan yang brilian, karena hal ini menjadi semangat dalam pengembangan institusi. Penciptaan logo dengan kesan modern dan konsep green tourism, menginspirasi logo menjadi suatu objek visual pengantar pesan dalam membangun branding PNB secara umum. Penciptaan dilakukan melalui tiga tahap perancangan yang dianggap penting, melalui pula pengumpulan data yang relevan, dijabarkan dengan deskriptif kualitatif dan melahirkan logo yang final berdasarkan keputusan bersama. Secara umum penciptaan logo harus dapat menjawab konsep dari entitas secara menyeluruh dan perlu pula adanya pertimbangan dalam tata kelola logo untuk pemanfaatannya secara berkelanjutan. Kata kunci: perancangan, logo, magister terapan, Politeknik Negeri Bali