Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Studi Eksperimental Karakterisasi Elemen Termoelektrik Peltier Tipe TEC Agus Salim, Alfi Tranggono; indarto, Bahtera
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol 3, No 1 (2018): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/jeecae.v3i1.211

Abstract

Konsep efek peltier adalah  arus listrik searah yang melalui sambungan dua bahan termoelektrik dapat menghasilkan perbedaan temperatur di ujung sambungan. Elemen termoelektrik berfungsi sebagai alat pengkonversi listrik menjadi thermal/panas yang menggunakan konsep hukum peltier, dikenal dengan termoelektrik tipe TEC (termoelektrik cooler)Studi eksperimental dilakukan untuk mengetahui karakteristik termoelektrik TEC pada keterbalikan fungsi, dengan Pengujian memanaskan dan mendinginkan pada setiap sisi elemen termoelektrik tipe TEC, dilakukan untuk memperoleh nilai tegangan dan arus listrik dengan pembebanan menggunakan resistor sehingga diketahui karakteristik elemen tersebut.Dan telah dilakukan karakterisasi thermoelektrik tipe TEC untuk mengetahui daya  yang dapat diberikan pada beban. Pemanasan elemen thermoelektrik antara suhu 34,5°C  disatu sisi serta 135°C disisi lainnya. Diperoleh  daya sebesar 0.008501W, tegangan sebesar 1.12V, serta arus sebesar 0.00759A. Disimpulkan elemen thermoelektrik tipe TEC yang memiliki fungsi sebagai pendingin secara umum, dapat digunakan untuk pembangkit listrik tenaga panas secara langsung.
Teknologi Terapan Bidang Pengelasan (2F) Pada Lingkup Masyarakat Pedesaan di Sektor Pertanian Agus Salim, Alfi Tranggono; Fakhrudi, Yoga Ahdiat; Artono, Budi; Satria Wardana, Dhimas Wahyu; Lawu, Kanjeng Sunan; Qathrunnada, Mitha Anandya; Amrullah, Muhammad Narrokhim; ma?ruf, Ubaeydilah
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.836 KB) | DOI: 10.32486/jd.v3i2.389

Abstract

Pertanian merupakan sektor mayoritas pada lingkup desa banjarsari, kabupaten pacitan, khususnya pada RT 01, RW 02, dusun padangan. Bertani menggunakan alat bantu mayoritas berbahan logam, efektifitas penggunaan alat pertanian didukung dengan kondisi alat yang baik. Kerusakan/patahan pada alat pertanian berbahan logam, seperti cangkul lebih efektif dilakukan perbaikan dengan pengelasan. Pada kerusakan alat pertanian berlogam digunakan metode pengelasan yang sesuai kerusakan, dan relatif pada posisi pengelasan 1F dan 2F. Pengaplikasian teknologi terapan bidang pengelasan dilakukan secara teori dan praktek dalam kegiatan pengabdian PKM. Metode pelatihan mengadopsi dari IPTEK yang diterapkan pada perkuliahan praktek di Politeknik Negeri Madiun, sehingga menghasilkan luaran peserta yang mampu untuk memperbaiki alat pertanian berbahan logam, dan alat bantu pertukangan lainnya.
Rancang Bangun Gravitation Water Vortex Power Plant (GWVPP) Berbasis Basin Silinder Indarto, Bachtera; Basri, Muhammad Hasan; Iskawanto, Hilman Saraviyan; Salim, Alfi Tranggono Agus; Nafi’, Mochammad Ilman
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol 5, No 1 (2020): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/jeecae.v5i1.498

Abstract

Rancang Bangun Gravitation Water Vortex Power Plant Berbasis Basin Silinder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketinggian turbin model L dan turbin model S terhadap debit, torsi, dan rpm yang dihasilkan oleh Pembangkit Listrik Tenaga Gravitasi Pusaran Air serta membandingkan pengaruh ketinggian turbin model L dan turbin model S pada hasil data yang didapatkan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan basin silinder yang memiliki diameter 50 cm sedangkan diameter outletnya 5 cm, menggunakan turbin model L dan turbin model S dan menggunakan variasi ketinggian penempatan turbin pada ketinggian 8cm, 13cm, 18cm, 22cm, dan 28 dihitung dari permukaan dasar basin siliner sampai bagian bawah turbin. Debit yang dihasilkan oleh turbin model S sebesar 0,84 l /s, lebih besar dari pada debit yang dihasilkan oleh turbin model L sebesar 0,69 l /s. Torsi yang dihasilkan oleh turbin model L sebesar 0,00118 Nm lebih besar dari pada torsi yang duhasilkan oleh turbin model S sebesar 0,00088 Nm. Rpm yang dihasilkan oleh turbin model S sebesar 526 rpm, sedangkan turbin model L sebesar 273 rpm, maka dapat diketahu bahwa turbin model L dan turbine model S memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri.
PELATIHAN PENGELASAN BAGI SANTRI PONDOK PESANTREN TAFIDZUL QUR’AN “HASAN MUNADI” BADEGAN PONOROGO Salim, Alfi Tranggono Agus; Arifin, Agus Choirul; Fakhrudin, Yoga Akhdiat; Qathrunnada, Mitha Anandya; Amrullah, Muhammad Narrokhim; Lawu, Kanjeng Sunan
ADIMAS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/adi.v4i2.1599

Abstract

Pondok Pesantren merupakan sentral pendidikan tradisional yang merupakan sebuah lembaga di bidang pendidikan dengan basic agama sebagai kurikulum utama. Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an “Hasan Munadi” yang berlokasi di desa Karangan Kecamatan Badegan Kabupaten Ponorogo Jawa Timur. Tingkat kemampuan berwirausaha terkait dibidang pengelasan masih rendah, karena tidak adanya materi tersebut, Oleh karena itu dilaksanakan pelatihan pengelasan di pondok pesantren yang juga mengarah ke hardskill pengelasan, dan yang dikemudian hari akan dikembangkan ke pendirian unit usaha termasuk sebuah bengkel pengelasan. Penyelenggaraan kegiatan program pelatihan wirausaha Pengelasan ini dilaksanakan dengan beberapa parameter yang dapat dicapai luaran dari kegiatan ini adalah produk berupa kemampuan teknik las dasar yang diperoleh santri dan diharapkan terbentuk wirausaha bengkel pengelasan yang akan bermanfaat bagi lingkungan Pondok Pesantren Tafidzul Qur’an “Hasan Munadi” Karangan Badegan Ponorogo. Tahapan pelaksanaan terdiri dari teori pengelasan, kesehatan dan keselamatan kerja (K3), serta praktek dan pendampingan pengelasan dasar dan lanjut yang menghasilkan produk berupa tangga lipat. Dan semua materi pengabdian pengelasan mengadopsi materi dari pengajaran praktek pengelasan di politeknik negeri madiun. Hasil dari pengabdian (pelatihan) Pengelasan ini peserta memiliki pengetahuan dalam hal pengelasan, dan dapat menerapkan proses peneglasan dengan mengutamakan K3 (Keselamatan Kesehatan Kerja
Perancangan Kontrol Fuzzy Mamdani Untuk Ketinggian Pusaran Air Pada Basin Silinder Gravitation Water Vortex Power Plant Murtadlo, M. Zaki Imamul; Imaduddin, Ilmi Rizki; Herlina, Amalia; Salim, Alfi Tranggono Agus
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol 5, No 2 (2020): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/jeecae.v5i2.513

Abstract

Gravitation Water Vortex Power Plant adalah suatu pembangkit listrik bertenaga air skala kecil yang memanfaatkan peristiwa terbentuknya pusaran air, yang mampu bekerja pada head yang rendah dengan turbin konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kontrol fuzzy mamdani terhadap pengujian setpoint untuk mengontrol ketinggian pusaran air. Seringkali mekanisme tersebut masih berupa cara-cara manual, semisal dengan sistem valve yang digerakkan secara manual oleh manusia dengan cara memutar atau menggerakkan valve ke atas atau ke bawah. Sehingga diperlukan suatu mekanisme pengendalian level ketinggian pusaran air secara otomatis pada alat Gravitation Water Vortex Power Plant dengan memanfaatkan sensor ultrasonik untuk mendeteksi ketinggian pusaran air. Program yang digunakan untuk ketinggian pusaran air pada alat Gravitation Water Vortex Power Plant menggunakan logika fuzzy mamdani. Pada pengujian kontrol fuzzy mamdani terhadap ketinggian pusaran air menggunakan 2 dan 3 pompa, dengan turbine type S 4 sudu dan 6 sudu. Maka didapatkan nilai tertinggi pada pengujian setpoint 35 dengan RPM tertinggi 144,38. Dimana terjadi selisih error tertinggi 8% pada turbine type S 4 sudu 3 pompa. Untuk kontrol bukaan valve turbine type S 4 sudu 2 pompa didapatkan rata-rata 60,55º, kontrol bukaan valve turbine type S 6 sudu 2 pompa didapatkan rata-rata 58,83º, kontrol bukaan valve turbine type S 4 sudu 3 pompa didapatkan rata-rata 59,35º, dan kontrol bukaan valve turbine type S 6 sudu 3 pompa didapatkan rata-rata 61,34º
Terapan IPTEK pada Pengolahan dan Peningkatan Produktifitas Lahan di Masyarakat Pacitan untuk Budidaya Lebah Klanceng Putra, Rakhmad Gusta; Salim, Alfi Tranggono Agus; Aminudin, Achmad; Romandoni, Nanang; Bisono, Rahayu Mekar; Aditama, Cynthia Cahya; Febriana, Diah; Rahmawati, Ceryana Nia; Sari, Shinta Fajar
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Banjarsari terletak di Kabupaten Pacitan yang berada di daerah pinggiran hutan dengan vegetasi tanaman bunga, buah dan kayu yang berlimpah. Namun, sebagian besar masih berupa lahan kosong yang belum dimanfaatkan secara optimal. Hal ini terjadi disebabkan oleh keterbatasan keterampilan dan informasi potensi dan pasar. Maka dari itu perlu diadakannya pelatihan keterampilan yang dikemudian hari dapat dikembangkan untuk berwirausaha dan mampu digunakan untuk bersaing di era globalisasi, contohnya pelatihan pada bidang budidaya lebah klanceng. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat budidaya lebah klanceng adalah teori dan praktek. Pada metode teori pelatihan budidaya lebah klaceng dilaksanakan secara daring melalui webinar sehingga memudahkan peserta untuk memahami proses pembelajaran budidaya yang benar dan edukasi yang terarah seperti: pengertian lebah klanceng dan jenis-jenisnya, strata lebah, sarang lebah, siklus dan reproduksi, habitat lebah klanceng, budidaya lebah klanceng, pemeliharaan, dan pemanenan. Pada metode praktik peserta mampu melakukan simulasi dan menerapkan apa yang telah dipelajari dalam teori sehingga dapat menghasilkan produk dari budidaya lebah klanceng yang nantinya dapat menambah passive income bagi masyarakat Desa Banjarsari.
Implementasi Iptek di Sektor Bisnis Rintisan (Start-Up) secara Daring pada Komuditas Madu Lebah Kelanceng di Wilayah Pacitan Yuwomo, Indarto; Salim, Alfi Tranggono Agus; Romandoni, Nanang; Putra, Rakhmad Gusta; Rezika, Wida Yuliar; Putra, Guntur Ardanibudiman; Gunawati, Octaviana; Wahyuni, Sri; Sari, Putri Aprilia
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 4 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan usaha madu klanceng dari lebah trigona sapiens merupakan peluang bagi masyarakat khususnya di pedesaan yang memiliki potensi sumber daya kakayaan hayati. Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Karang Taruna RT 01 RW 02, Dusun Padangan, Desa Banjarsari, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini berlangsung dari bulan Maret sampai Oktober 2021. Tujuannya adalah untuk membantu pengembangan usaha dan pemasaran madu klanceng. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan dua metode, yakni metode teori pelatihan bisnis rintisan (Start-Up) melalui webinar bersama dengan narasumber pengusaha madu kelanceng dan praktek proses pelatihan bisnis rintisan (Start-Up) dalam memasarkan produk madu di sosial media dan market place. Teknik pengemasan pada saat pelatihan telah diaplikasikan dengan memakai botol yang lebih higienis dan menarik. Selain itu Tim PKM juga memberikan penyuluhan dan fasilitasi dalam distribusi dan penjualan. Dengan kegiatan PKM ini diharapkan karang taruna semakin mampu dalam mengelola usahanya sehingga memiliki produk unggulan yang bernilai ekonomi tinggi untuk meningkatkan kesejahteraan.