Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

KAJIAN STABILITAS SISTEM KELISTRIKAN INDUSTRI Dulhadi Dulhadi; Dewi Indriati Hadi Putri
KURVATEK Vol 5 No 2 (2020): November 2020
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvtk.v5i2.1814

Abstract

This research discusses the dynamic behavior of the operation of several synchronous generators in industrial electrical systems and to find out various factors that affect the stability of the electric power system. This research aims to develop an analysis method of stability that is practical, informative, and quite accurate. The analysis was performed by step by step numerical integration method. Observations were made on the oscillations between rotors, the simultaneity of the generator, the ability and speed of the system to reach a new steady state.The results of this research indicate that electrical system disturbance can cause oscillations between generators which reduce the ability and speed of the system in achieving steady-state conditions. This oscillation creates voltage and frequency fluctuations for a long time. Stability margins can be increased by regulating the burden for each generating unit corresponding with the characteristics and capabilities of each generator, network configuration, and operating load. Simulations of several cases indicate that the generator response to electrical noise very influenced by operating conditions, clearing time, location of disturbance, and changes in network configuration.Keywords: Transient stability, multi-machine system, step by step integration
Mesin Absensi RFID berbasis Internet-of-Things (IoT) untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa di Purwakarta terhadap Teknologi Setyowati, Endah; Fuada, Syifaul; Suranegara, Galura Muhammad; Pratama, Hafiyyan Putra; Hadi Putri, Dewi Indriati; Ichsan, Ichwan Nul
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.723 KB) | DOI: 10.32486/jd.v3i2.387

Abstract

Telah diselenggarakan kegiatan pelatihan IoT untuk guru dan siswa sekolah tingkat menengah (MA, SMK, dan SMA) di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat pada 14 Agustus 2019. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan IoT kepada siswa/i, sehingga mereka memiliki bekal pengetahuan serta skill pada era industri 4.0 seperti dewasa ini. Kegiatan diselenggarakan oleh Program Studi Sistem Telekomunikasi Universitas Pendidikan Indonesia kampus daerah di Purwakarta, Jawa Barat. Sistem IoT yang diusung adalah mesin kehadiran berbasis radio frequency identification (RFID) yang terhubung ke Internet. Peserta juga berasal dari Guru, dengan harapan alat hasil pelatihan dapat lebih cepat untuk diimplementasikan di Sekolah asal karena sejauh ini sistem kehadiran masih manual (sebagian sekolah tertentu). Sebanyak 24 peserta hadir dalam kegiatan ini, yakni 12 sekolah dengan komposisi satu guru satu siswa/i. Metode pelaksanaan pelatihan adalah pemaparan teori, praktik (perakitan mesin kehadiran), dan evaluasi dengan cara memberikan angket pada setiap peserta. Hasil menunjukkan bahwa peserta puas akan pelaksanaan kegiatan ini. Tujuan lain dari PkM ini adalah dalam rangka memperkenalkan Prodi baru (Sistem Telekomunikasi) yang tahun 2019 ini baru saja dibuka. Dengan demikian, dalam jangka panjang dapat terjalin suatu link antara sekolah menengah tingkat atas di Purwakarta dengan Prodi Sistel melalui program pelatihan lainnya.
Pelatihan pembuatan buku digital bagi guru produktif Lab School UPI Purwakarta Pratama, Hafiyyan Putra; Fuada, Syifaul; Sari, Nadia Tiara Antik; Putri, Dewi Indriati Hadi; Maulana, Farhan; Salmadiina, Ashrida; Rabbani, Raihan Fakhri; Subagja, Banda; Kholidatuzzahra, Zamzam; Baha’udin, Muhammad; Fauzi, Ahmad
Community Empowerment Forthcoming issue
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.997 KB) | DOI: 10.31603/ce.5114

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ditujukan untuk memberikan pelatihan pembuatan buku digital bagi guru-guru produktif Lab School UPI Purwakarta. Kegiatan pelatihan dilaksanakan tatap muka (luring) dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan diikuti oleh 9 (Sembilan) orang guru. Materi disajikan dengan tiga bentuk, yaitu secara langsung, Video conference dengan Zoom, dan pemutaran video pelatihan. Terdapat empat buah software berbasis open-source web tool yang digunakan dalam pelatihan ini, yaitu Canva untuk membuat cover buku, Vocaroo sebagai audio explainer, Animaker untuk membuat video berbasis motion graphic, dan hasil ketiganya dikombinasikan oleh Sigil menjadi buku digital berformat EPUB. Pelatihan menggunakan format sharing session yang mengkombinasikan kegiatan klasikal dan praktik. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa melalui pelatihan ini para peserta mendapatkan pengetahuan dan pengalaman praktik langsung menyusun buku digital. Para peserta mampu mengoperasikan web tool tersebut sehingga dapat membuat cover buku, merekam audio online, membuat video animasi, dan mengintegrasikannya dalam buku digital secara mandiri. Peserta sangat puas terhadap isi materi, cara penyampaian materi, dan pelaksanaan praktik, dengan persentase secara berurutan yaitu 86.2%, 85%, dan 88%. Ketrampilan baru yang dimiliki oleh guru pasca pelatihan ini diharapkan akan diterapkan sebagai salah satu bahan ajar saat pembelajaran jarak jauh (online learning) di SD Lab School UPI Purwakarta selama masa pandemi Covid-19.
Computational Thinking and Coding for Kids Training for Elementary School Teachers Dewi Indriati Hadi Putri; Taufik Ridwan; Nuur Wachid Abdul Majid; Hafiziani Eka Putri; Diky Zakaria; Yohanes Adi Nugroho
REKA ELKOMIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2022): REKA ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaelkomika.v3i3.142-151

Abstract

Computational thinking and coding are thinking skills that are recently expected to be acquired by elementary school children as the era of the industrial revolution 4.0 requires students to be familiar with the use of technology. In some developed countries, the two skills have been included in elementary school curriculum. However, the situation is different in the context of Indonesia since teachers or instructors who are able to provide these skills are inadequate. Therefore, this training was intended to socialize and educate the application of coding and computational thinking, especially to elementary school teachers so that they have the ability to equip their students with those skills. The participants of this training were teachers of Labschool UPI Purwakarta. The training was conducted in one day containing the concepts and practices of ICT and computational thinking as well as coding for kids. The result of satisfaction questionnaire distributed to the participants after the training shows a good level of satisfaction in terms of training materials, delivery of materials, and the usefulness of activities as much as 71,4%, 57,1% and 92,9% consecutively. The teachers hope that follow-up trainings are carried out to increase their knowledge and ability in developing technology-based learning.
Prototype Penyiraman Otomatis Berbasis IOT untuk Multi Zona Tanaman Hias Hafiyyan Putra Pratama; Dewi Indriati Hadi Putri; Sudjani
Jurnal Sistem Cerdas Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : APIC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37396/jsc.v5i1.180

Abstract

The greenhouse concept for the cultivation of ornamental plants can optimize the conditioning of a good planting environment because it can protect plants from direct rain, can distribute temperature, divide sunlight evenly and regulate the intensity of watering plants regularly. The important thing to pay attention to in the cultivation of ornamental plants is the intensity of watering plants. Regular watering of plants can be optimized with the help of Internet of Things (IoT) technology so that the process of watering plants becomes a smart watering system. In this study, automatic watering of ornamental plants was divided into 3 zones based on the characteristics of humidity, watering time, and required water quantity. The smart watering system for 3 zones is implemented in the form of a prototype including a monitoring system based on the MQTT protocol
Empati Anak Usia Dini: Pengaruh Penggunaan Video Animasi dan Big Book di Taman Kanak-Kanak Jojor Renta Maranatha; Dewi Indriati Hadi Putri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1881

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk dapat mengetahui pengaruh media pembelajaran terhadap empati anak usia dini. Metode penelitian menggunakan metode kuasi ekperimen, dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Penelitian ini dilaksanakan di Purwakarta, Indonesia. Partisipan dalam penelitian ini anak rentang usia 5-6 tahun yang berjumlah 38. Adapun pengumpulan data yang dilakukan dengan rating scale empati anak usia dini. Kemudian data ini dianalisis dengan menggunakan paired sample t-test untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran terhadap empati anak usia dini, dan independent sample t-test untuk mengetahui perbedaan empati antara grup ekperimen dan grup kontrol. Hasil dari penelitian ini ialah: (1) Terdapat pengaruh media pembelajaran video animasi empati terhadap empati anak usia dini. (2) Terdapat perbedaan empati anak usia dini yang mendapatkan pembelajaran dengan media video animasi empati dengan anak usia dini yang mendapatkan pembelajaran dengan media big book Empati. Kesimpulan yang diperoleh bahwa media video animasi lebih efektif daripada media big book dalam mengingkatkan empati anak usia dini
Workshop Internet-Of-Things untuk Guru dan Siswa Sekolah Menengah di Purwakarta, Jawa Barat, Guna Menunjang Kompetensi Era Industri 4.0 Syifaul Fuada; Ichwan Nul Ichsan; Hafiyyan Putra Pratama; Dewi Indriati Hadi Putri; Galura Muhammad Suranegara; Endah Setyowati; Ahmad Fauzi
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.05 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v4i2.938

Abstract

ABSTRACTInternet of Things (IoT)  is one of the technological paradigms developed in the industrial revolution 4.0. The concept of IoT is an object can transfer data over a network without interaction from human-to-human or from human-to-computer. One of the IoT implementations in the education sector is the attendance system using IoT-based Radio Frequency Identification (RFID).  The attendance machines such as fingerprints and face recognition have a relatively high-cost compared to RFID machines. Hence, if the number of attendance machines within the School is limited, it will be less efficient for a large number of students and vulnerable to queuing. The RFID implementation in the Education sector was socialized through a Workshop with students and teachers of the secondary schools in Purwakarta, West Java, as the participants. To provide additional insight and expertise about the RFID-IoT concept to the workshop participants, this community service activity needs to be done. Several benefits will be obtained through this workshop, including saving paper use and efficiency, because the RFID-based IoT can reduce the teachers’ workload in processing the student attendance lists. Teachers are also invited to this workshop so they can guide their students and pass on the additional skills. Moreover, the invited teacher will teach new knowledge related to workshop material to other students in the School.Keywords: Internet-of-things, RFID, Mesin Kehadiran, Workshop, Purwakarta ABSTRAKInternet of Things (IoT) merupakan salah satu paradigma teknologi yang dikembangkan dalam revolusi industri 4.0. Konsep IoT adalah suatau objek dapat mentransfer data lewat jaringan tanpa adanya interaksi dari manusia ke manusia ataupun dari manusia ke perangkat komputer. Salah satu implementasinya pada bidang pendidikan yaitu sistem kehadiran menggunakan  Radio Frequency Identification (RFID) berbasis teknologi IoT. Mesin kehadiran seperti fingerprint dan face recognition memiliki harga yang relatif mahal dibandingkan mesin RFID. Sementara, jika jumlah mesin kehadiran yang ada di sekolah terbatas, hal ini sedikit kurang efisien untuk jumlah siswa yang sangat banyak dan rentan menimbulkan antrian. Implementasi RFID di bidang Pendidikan ini disosialisasikan melalui sebuah Workshop dengan siswa dan Guru dari sekolah menengah di Purwakarta, Jawa Barat sebagai peserta. Untuk dapat memberikan tambahan wawasan dan keterampilan mengenai mesin kehadiran RFID dengan konsep IoT kepada peserta Workshop, maka pengabdian masyarakat ini perlu dilakukan. Beberapa manfaat akan didapat memalui workshop ini, termasuk menghemat penggunaan kertas dan efisiensi karena RFID berbasis IoT mengurangi beban kerja guru dalam mengolah data kehadiran siswa. Guru turut diundang dalam workshop ini agar mereka dapat membimbing siswanya dan menularkan tambahan keterampilan dan wawasan yang didapat dari kegiatan PKM ini kepada siswa lainnya di sekolah..Kata Kunci: Internet-of-things, RFID, Workshop, Purwakarta
Introduction of Augmented Reality to Create Interactive Learning Media for Teachers in Purwakarta Ichwan Nul Ichsan; Dewi Indriati Hadi Putri; Haffiyan Putra Pratama; Diky Zakaria; Makna A’raaf Kautsar; Diana Eka Putri
REKA ELKOMIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023): REKA ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaelkomika.v4i1.16-24

Abstract

Utilization of educational media using Augmented Reality (AR) technology can stimulate students’ mindset in thinking critically about problems and events that exist in everyday life. The use of educational media with augmented reality directly can helps students learn wherever and whenever they want. In order to facilitate knowledge sharing, a community service activity was carried out by the UPI Telecommunication Systems Study Program, Purwakarta Campus, to introduce AR technology and train teachers to be able to create interactive technology-based learning media. The results obtained show that 1) participants are very satisfied with the content of the material with a percentage of 90.3% which means good; 2) the method of delivery of the workshop material by the presenters is considered good with a percentage of 89% and 3) according to the participants the activity of making the AR program is very useful with a response percentage of 93%.