Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Yesus Sebagai Guru Teladan dalam Masyarakat Berdasarkan Perspektif Injil Matius Tafonao, Talizaro
Khazanah Theologia Vol 2, No 1 (2020): Khazanah Theologia
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.63 KB) | DOI: 10.15575/kt.v2i1.8390

Abstract

In this paper, the author studies Jesus as a model teacher in a society based on the perspective of the Gospel of Matthew. This study departs from the author's observation of the condition of the teachers at this time, where educators today no longer make Jesus as the main role model in carrying out their teaching duties. The method used is a qualitative research method, the author studies the text of Matthew's gospel to analyze the Bible's view of Jesus as a model teacher. The analysis process carried out by the author is to use a variety of reliable library and electronic sources to support the analysis of the author. The results of this study found that Jesus is a model teacher for the community with indicators Jesus teaches through His real life, Jesus in teaching is not boring, Jesus always starts teaching from the way of thinking His disciples and Jesus always has a good relationship with students his disciples.
PENERAPAN MOTODE PENGAJARANEFEKTIF MENURUT TEORI QUANTUM TEACHING Talizaro Tafonao
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2018): March
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v3i1.73

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan pembangunan di setiap Negara. Pendidikan yang baik akan menghasilkan pembangunan yang baik. Salah satu faktor yang mepengaruhi kualitas atau mutu pendidikan adalah kompetensi siswa.Sementara itu, kompetensi siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor baik dari dalam diri siswa, seperti intelegensi, minat, motivasi dan faktor lingkungan seperti guru, kurikulum, fasilitas, dan lain-lain.Dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah saat ini maka guru harus mampu menciptakan metode pengajaran yang efektif,yang dapat menunjang perkembangan belajar siswa, termasuk dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa sehingga akan dapat meningkatkan hasil belajar yang efektif dan menyenangkan. Jadi dari Teori Quatum Teaching ini dapat diterapkan untuk menumbuhkan minat peserta didik serta mampu memberikan dorongan kepada seorang siswa dalam menjalani kegiatan proses belajar mengajar.
PERAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM KELUARGA TERHADAP PERILAKU ANAK Talizaro Tafonao
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2018): June
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v3i2.92

Abstract

Tujuan pendidikan Agama Kristen dalam keluarga adalah untuk mengajarkan tentang hubungan manusia dengan Tuhan serta ciptaan-Nya.Pendidikan Agama Kristen dapat dilakukan di dalam keluarga, sekolah dan tempat ibadah tanpa dibatasi ruang dan waktu.Selain itu, peran pendidikan Agama Kristen harus mengajarkan tentang kehidupan yang nyata kepada anak-anak, agar anak-anak mengerti tentang tujuan kehidupan ini.Pendidikan Agama Kristen dalam keluarga sangat penting diterapkan oleh orang tua di zaman sekarang.Salah satu peran pendidikan Agama Kristen dalam keluarga saat ini adalah mengupayakan kerjasama ayah dan ibu dalam mendidik anak serta menciptakan keharmonisan dalam keluarga.Oleh karena itu, keluargamerupakan lingkungan yang paling utama dalam melakukan pembentukan sosial kepada anak-anak. Jadi, peranan orang tua dalam mengasuh anak-anak sangatlah penting, bukan hanya anak belajar dan mengalami pertumbuhan di dalam keluarga, tetapi seluruh anggota keluarga dapat saling belajar dari yang lain melalui interaksi satu sama lain.Akan tetapi, semuanya itu tidak lepas dari keteladanan orangtua dalam keluarga.
Urgenitas Keterlibatan Orang Tua Dalam Menangani Psikologi Anak Selama Belajar Di Masa Pandemi Frederik Patar Hutahaean; Talizaro Tafonao
KAPATA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 2, No 1 (2021): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Bethel Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.323 KB) | DOI: 10.55798/kapata.v2i1.16

Abstract

This study aims to determine the extent of the responsibility of parents in assisting children in learning during the pandemic. This study departs from the author's empirical observation that online learning during a pandemic profoundly impacts children's psychology. This can be seen in the reactions of each child as reviewed in this article. This study uses the literature method with a descriptive qualitative approach. The analysis process is to use various literary sources including journals, books, and other reliable reference materials to support the author's analysis of parental involvement in dealing with child psychology. The results found in this study indicate that parental responsibility and strategy are the primary keys in dealing with child psychology. Thus the involvement of people in accompanying children during the pandemic is very significant. AbstrakTujuan kajian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana tanggung jawab orang tua dalam mendampingi anak dalam belajar selama pandemi. Kajian ini berangkat dari pengamatan penulis secara empiris bahwa pembelajaran daring selama pandemi sangat berdampak pada psikologis anak dan hal ini terlihat dalam reaksi setiap anak sebagaimana ulasan dalam artikel ini. Kajian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Proses analisis yang dilakukan adalah menggunakan berbagai sumber literatur-literatur baik jurnal, buku dan bahan referensi lainnya yang terpercaya untuk mendukung analisis penulis yang berhubungan dengan keterlibatan orang tua dalam menangani psikologi anak. Hasil yang ditemukan dalam kajian ini menunjukkan bahwa tanggung jawab orang tua dan strategi merupakan kunci utama dalam menangani psikologi anak. Dengan demikian keterlibatan orang dalam mendampingi anak selama pandemi sangat signifikan.  
Problem Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen Dimasa Pandemi Terhadap Psikologi Anak Darianti; Talizaro Tafonao
SANCTUM DOMINE: JURNAL TEOLOGI Vol 10 No 2 (2021): SANCTUM DOMINE Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Nazarene Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46495/sdjt.v10i2.97

Abstract

The purpose of writing this article is to find out about the various problems that occur in the learning process during the Covid-19 pandemic. This study departs from the writer's anxiety about the presence of Covid-19 in Indonesia. The author observes empirically that Covid-19 has had a major impact on the psychology of children as explained in this article. This study uses the literature method with a descriptive qualitative approach. The analysis process carried out is to use various literary sources, both journals, books and other reliable reference materials to support the author's analysis related to the problems of learning Christian religious education during the pandemic. The results found in this study were efforts, tips and strategies in overcoming various problems, especially in dealing with children's psychology when learning was taking place by cooperating with parents and teachers in applying effective learning principles according to children's needs. Thus, Christian religious education has a very significant role in overcoming these various prolems.
Yesus Sebagai Guru Teladan dalam Masyarakat Berdasarkan Perspektif Injil Matius Tafonao, Talizaro
Khazanah Theologia Vol 2, No 1 (2020): Khazanah Theologia
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kt.v2i1.8390

Abstract

In this paper, the author studies Jesus as a model teacher in a society based on the perspective of the Gospel of Matthew. This study departs from the author's observation of the condition of the teachers at this time, where educators today no longer make Jesus as the main role model in carrying out their teaching duties. The method used is a qualitative research method, the author studies the text of Matthew's gospel to analyze the Bible's view of Jesus as a model teacher. The analysis process carried out by the author is to use a variety of reliable library and electronic sources to support the analysis of the author. The results of this study found that Jesus is a model teacher for the community with indicators Jesus teaches through His real life, Jesus in teaching is not boring, Jesus always starts teaching from the way of thinking His disciples and Jesus always has a good relationship with students his disciples.
PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN BAGI WARGA GEREJA DI ERA DIGITAL Talizaro Tafonao
VISIO DEI: JURNAL TEOLOGI KRISTEN Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI STAR'S LUB LUWUK BANGGAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35909/visiodei.v2i1.81

Abstract

In this study, the author studied education for church members: the role of the church in building and empowering the economy of the church member in the digital era. This study departs from the writer's observation empirically, where the church today only focuses on the spiritual side without thinking about the life of the church member. The author emphasized in this paper that the church is not only present as preachers and prayer for the church members, but the church must provide a solution to the problems faced by the church members. The method used in this study is the qualitative research method. The author examines the role of the church in building and empowering the economy of the church members in the digital era. The analysis process carried out by the author is to use a variety of reliable sources and electronic resources to support writers' analysis. The results show that by utilizing technology as a business opportunity, the church could reducing the unemployment and poverty of the church members. The purpose of this study is an effort to encourage every church to have a qualified innovation in answering the challenges in the digital era as an opportunity to create employment for the church members.
Teachers and Technology: Christian Education Teacher Strategies in Implementing Online-based Learning in Pandemic Times Talizaro Tafonao; Benteng Martua Mahuraja Purba
Indonesian Journal of Instructional Media and Model Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijimm.v3i2.996

Abstract

The purpose of this research is to investigate the efficacy of teacher-led online teaching practices during pandemics. In this digital era, all teachers are required to adapt quickly to technological developments. But in reality, some Christian Education teachers are still not ready to transform in utilizing the application of technology as described in this article. Based on that question, the authors reviewed this topic to explain the essential steps teachers should take in implementing online-based learning strategies during pandemics. A descriptive qualitative research method was adopted in this work. The researchers gathered information through reading academic articles and books. The author analyses the data through analytical techniques by reducing, classifying, and verifying the study of this article. The results obtained in this study are very effective if Christian Education teachers apply online-based learning strategies in a way that teachers learn to provide features that are easily accessible to students. Teachers learn to design learning online, and teachers get used to providing stimulus to learners. Thus, online learning requires every teacher to adapt, innovate, and utilize digital media to facilitate the learning process during the pandemic.
PENERAPAN MOTODE PENGAJARANEFEKTIF MENURUT TEORI QUANTUM TEACHING Tafonao, Talizaro
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v3i1.73

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan pembangunan di setiap Negara. Pendidikan yang baik akan menghasilkan pembangunan yang baik. Salah satu faktor yang mepengaruhi kualitas atau mutu pendidikan adalah kompetensi siswa.Sementara itu, kompetensi siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor baik dari dalam diri siswa, seperti intelegensi, minat, motivasi dan faktor lingkungan seperti guru, kurikulum, fasilitas, dan lain-lain.Dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah saat ini maka guru harus mampu menciptakan metode pengajaran yang efektif,yang dapat menunjang perkembangan belajar siswa, termasuk dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa sehingga akan dapat meningkatkan hasil belajar yang efektif dan menyenangkan. Jadi dari Teori Quatum Teaching ini dapat diterapkan untuk menumbuhkan minat peserta didik serta mampu memberikan dorongan kepada seorang siswa dalam menjalani kegiatan proses belajar mengajar.
PERAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM KELUARGA TERHADAP PERILAKU ANAK Tafonao, Talizaro
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v3i2.92

Abstract

Tujuan pendidikan Agama Kristen dalam keluarga adalah untuk mengajarkan tentang hubungan manusia dengan Tuhan serta ciptaan-Nya.Pendidikan Agama Kristen dapat dilakukan di dalam keluarga, sekolah dan tempat ibadah tanpa dibatasi ruang dan waktu.Selain itu, peran pendidikan Agama Kristen harus mengajarkan tentang kehidupan yang nyata kepada anak-anak, agar anak-anak mengerti tentang tujuan kehidupan ini.Pendidikan Agama Kristen dalam keluarga sangat penting diterapkan oleh orang tua di zaman sekarang.Salah satu peran pendidikan Agama Kristen dalam keluarga saat ini adalah mengupayakan kerjasama ayah dan ibu dalam mendidik anak serta menciptakan keharmonisan dalam keluarga.Oleh karena itu, keluargamerupakan lingkungan yang paling utama dalam melakukan pembentukan sosial kepada anak-anak. Jadi, peranan orang tua dalam mengasuh anak-anak sangatlah penting, bukan hanya anak belajar dan mengalami pertumbuhan di dalam keluarga, tetapi seluruh anggota keluarga dapat saling belajar dari yang lain melalui interaksi satu sama lain.Akan tetapi, semuanya itu tidak lepas dari keteladanan orangtua dalam keluarga.