MULYANA, YAYAN
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Pengelolaan Keuangan Dalam Meningkatkan Kemampuan Manajerial Bagi Pelaku Usaha Di Desa Warnasari Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung Nurhayati, Nurhayati; Mulyana, Yayan; Erlangga, Heri
KAIBON ABHINAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ka.v2i2.2067

Abstract

Di  Desa Warnasari terdapat 3 dusun yang mana masing-masing dusun mempunyai unggulan masing-masing . Dusun 1 mempunyai pengelolaan sampah, Taman Bacaan dan kopi, Dusun 2 unggulannya adalah makanan ringan dan peternakan sedangkan dusun 3 yaitu petani, wisata, peternakan dan anyaman. Di setiap dusun pelaku usahanya tidak banyak hanya beberapa saja yang sudah start up yaitu usaha pengolahan susu dan kerupuk kentang karena  sudah ada koperasi yang menampung hasil produksinya, sedangkan wisatanya berupa arung jeram situ Cileunca yang dikelola oleh Karang Taruna setempat.Metodologi pelaksanaan dalam pengabdian pada masyarakat ini dibagi menjadi 3 (tiga) tahap yaitu tahap awal yaitu Observasi dan wawancara langsung dengan mitra. Tahap pelaksanaan berupa: Pelatihan pembukuan keuangan sederhana yang dapat diaplikasikan oleh pelaku usaha.  Tahap yang terakhir adalah tahap monitoring. Dengan melakukan metode coaching, dimana pemilik UMKM menunjukkan hasil pencatatan keuangannya dengan menceritakan hambatan dan kesulitan yang dihadapi dalam melakukan proses pencatatan.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada pelaku usaha Di Desa Warnasari mendapat respon yang positif. Pelaku usaha mendapatkan wawasan baru, mengetahui dan termotivasi dalam menjalankan usahanya baik melalui pembukuan / pencatatan keuangan sederhana yang mudah diaplikasikan serta memupuk motivasi kewirausahaan.Pembelajaran yang dapat diambil adalah dalam pengelolaan perusahaan, membutuhkan sistem yang terintegrasi yang saling terkait satu dengan yang lainnya.Artinya, dalam menjalankan usaha dibutuhkan komitmen yang tinggi dari pemilik usaha agar perusahaan untuk menjalankan sistem tersebut.Pembukuan keuangan sederhana tidak akan berjalan secara optimal tanpa adanya komitmen dari pelaku usaha untuk menjalankan sistem keuangan tersebut.Saran nya adalah sebaiknya pelaku usaha meningkatkan kreativitas dan inovasi dengan memperluas jaringan usaha agar semakin meningkatkan penjualan dan pendapatan
PKM Pelaku Usaha Pengolahan Kopi Desa Warnasari Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung Mulyana, Yayan; Rosid, Abdul; Dinihayati, Erti
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 2, April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v24i2.12340

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan di Desa Warnasari yang berdasarkan observasi tersebut mempunyai potensi di sektor perkebunan kopi. Mitra pelaku usaha pengolahan kopi menghasilkan biji kopi (cery) yang diolah secara basah. Permasalahan yang ditemukan terbatasnya jumlah peralatan dalam proses produksi (mesin pengolah kopi), jenis produk terbatas, pengolahan sampai dengan biji kopi (cery), terbatasnya skill pegawai dalam pemanfaatan dan penggunaan peralatan proses produksi, tidak memiliki dan tidak memahami penyusunan laporan keuangan, serta keterbatasan memasarkan produk kopi (konsumen langsung). Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelaku usaha (wirausaha) khususnya di Desa Warnasari dengan berbagai permasalahan di atas. Metode dalam PKM ini terbagi menjadi 3 (tiga) tahap, yaitu tahap awal melalui observasi serta wawancara langsung. Tahap kedua yaitu Pelaksanaan, melalui pelatihan sesuai kebutuhan. Tahap terakhir, melalui coaching yang menunjukkan hasil dari pelatihan. Hasil dan pembahasan memperoleh bantuan peralatan, mitra sudah mulai mencoba usaha tambahan ke pengolahan kopi bubuk, serta pengembangan produk (teh kopi). Saran sebaiknya sering mengikuti kegiatan pelatihan agar diketahui kemampuan atau kemauan pegawai. Mitra sebaiknya mempunyai pegawai khusus yang menangani keuangan, memasarkan produk ke daerah luar kota dengan sistem online dan offline.