Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Chronic Disease Management Program Exercise On Blood Pressure In Hypertensive Patients Munir, Nur Wahyuni; Asfar, Akbar; Sakir, Rahmi; Asnaniar, Wa Ode Sri
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6 (2021): Special Issue GINC
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v6iS1.764

Abstract

The management of hypertension can be done by using drugs or modifying lifestyle. Sports that are recommended for people with hypertension include gymnastics. One of the government programs is a form of aerobic physical exercise, namely chronic disease management program. The purpose of this study was to determine the effect of chronic disease management program exercise on blood pressure in hypertensive patients. This study used one group pretest posttest design which was conducted in May-July 2018 at the Batua Raya Makassar Health Center. Data collection using purposive sampling technique on 40 hypertensive patients using an observation sheet and mercury sphygmomanometer. Blood pressure measurements were taken once a week for four weeks. The statistical test used repeated ANOVA with a significance level of ? 0.05 and the result was p = 0.000. The results showed that most hypertensive patients who followed chronic disease management program exercise experienced a decrease in blood pressure. The conclusion of this study is there is an effect of chronic disease management program exercise on blood pressure in hypertensive patients. Hypertension patients are expected to be able to do chronic disease management program exercise regularly by following chronic disease management program exercise instructor to reduce blood pressure.
Chronic Disease Management Program Exercise On Blood Pressure In Hypertensive Patients Munir, Nur Wahyuni; Asfar, Akbar; Sakir, Rahmi; Asnaniar, Wa Ode Sri
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6 (2021): Special Issue GINC
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v6iS1.764

Abstract

The management of hypertension can be done by using drugs or modifying lifestyle. Sports that are recommended for people with hypertension include gymnastics. One of the government programs is a form of aerobic physical exercise, namely chronic disease management program. The purpose of this study was to determine the effect of chronic disease management program exercise on blood pressure in hypertensive patients. This study used one group pretest posttest design which was conducted in May-July 2018 at the Batua Raya Makassar Health Center. Data collection using purposive sampling technique on 40 hypertensive patients using an observation sheet and mercury sphygmomanometer. Blood pressure measurements were taken once a week for four weeks. The statistical test used repeated ANOVA with a significance level of ? 0.05 and the result was p = 0.000. The results showed that most hypertensive patients who followed chronic disease management program exercise experienced a decrease in blood pressure. The conclusion of this study is there is an effect of chronic disease management program exercise on blood pressure in hypertensive patients. Hypertension patients are expected to be able to do chronic disease management program exercise regularly by following chronic disease management program exercise instructor to reduce blood pressure.
Hubungan Perilaku Merokok dengan Prestasi Belajar pada Siswa di SMK Ferdita, Wiwin; Alwi, Muhammad Khidri; Asfar, Akbar
Window of Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.536 KB) | DOI: 10.33096/won.v1i2.358

Abstract

Perilaku merokok merupakan perilaku yang membakar salah satu produk tembakau yang dimaksudkan untuk dibakar, dihisap dan/atau dihirup termasuk rokok kretek, rokok putih, cerutu atau bentuk lainnya yang dihasilkan dari tanaman nicotina tabacum, nicotina rustica dan spesies lainnya atau sintetisnya yang asapnya mengandung nikotin dan tar, dengan atau tanpa bahan tambahan. Prestasi belajar merupakan hasil kegiatan belajar, yaitu sejauh mana peserta didik menguasai bahan pelajaran yang diajarkan, yang diikuti oleh munculnya perasaan puas bahwa ia telah melakukan sesuatu dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku merokok dengan prestasi belajar pada siswa di SMK Negeri 4 Kota Bima. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasional kuantitatif non-eksperimen dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara proportional stratified random sampling dengan jumlah sampel 49. Analisa data yang digunakan adalah analisa bivariate, uji chi-square dengan α 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku merokok ringan yang prestasi belajar baik sebanyak 58,3%, perilaku merokok ringan yang kondisi prestasi belajar kurang baik sebanyak 41,7%, sedangkan perilaku merokok berat dengan prestasi belajar baik sebanyak 27,0%, perilaku merokok berat yang prestasi belajar kurang baik sebanyak 73,0%. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ada hubungan pelecehan seksual dengan kondisi psikologis dengan nilai p-value 0,048. Saran : Keluarga diharapkan terus menjaga keharmonisan dalam keluarga agar dapat meminimalisirkan kejadian perilaku merokok, selain itu diharapkan masyarakat juga bisa memberikan dukungan pada keluarga yang mengalami perilaku merokok dan diharapkan institusi pendidikan dapat terus memberikan program-program khusus seperti penyuluhan bahayanya merokok yang mendukung agar permasalahan perilaku merokok yang ada dapat di minimalisirkan.
Kebiasaan Penggunaan Gadget Dini dengan Perkembangan Psikososial pada Anak Usia Sekolah Samsul, Wawan Adi Saputra; Sunarti; Asfar, Akbar
Window of Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (Desember, 2020)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.83 KB) | DOI: 10.33096/won.v1i2.371

Abstract

The development of the times as it is today, especially in the field of technology knowledge and information has progressed very rapidly. One of the fastest growing technologies today is gadgets. The use of gadgets in school-age children has positive and negative impacts, one of the negative impacts of using these gadgets is the inhibition of psychosocial development in school-age children. This study aims to determine the relationship between the use of early gadgets to the psychosocial development of school age children in SDN Goto, Tidore Islands City. The research method used in this research is descriptive correlation using a cross sectional approach. The sampling technique was stratified random sampling with a sample size of 65 respondents. The relationship test used the chi square statistical test with a significance level of α = 0.05. The results showed students who used gadgets in the non-routine category were 8 (12.3%), the Routine category was 57 (87.7%) and the psychosocial development of the children in the poor category was 21 (32.3%) and the number of students in the good category was 44 (67.7%). The results showed that there was no relationship between the use of gadgets and the psychosocial development of school-age children at SDN Goto, Tidore Islands City, p = 0.226, greater than α = 0.05, this is due to several factors including children still social, learning and playing with friends. -friends as usual even though they use gadgets. The conclusions in this study indicate that there is no relationship between the use of early gadgets on the psychosocial development of school-age children at SDN Goto, Tidore Islands City, and the suggestions of this study hopefully can become information material for parents and teachers to better supervise children in using gadgets.
Pengaruh Refleksi Massage Therapy terhadap Penurunan Kualitas Nyeri pada Lansia Penderita Rheumatoid Arthritis: Febriansa, Andi Ferdi; Asfar, Akbar; Ramli, Rahmawati
Window of Nursing Journal Vol. 2 No. 1 (Juni, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.192 KB) | DOI: 10.33096/won.v2i1.384

Abstract

Lansia merupakan salah satu kelompok atau populasi berisiko, populasi lansia meningkat sangat cepat pada tahun 2020. Keluhan yang sering dialami lansia adalah nyeri yang diakibatkan oleh rheumatoid artritis. Refleksi massage therapy adalah salah satu tindakan nonfarmakologi untuk mengatasi nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh refleksi massage therapy terhadap penurunan kualitas nyeri pada lansia penderita rheumatoid arthritis di desa barang kab.soppeng. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment menggunakan pre dan post test design. Adapun pengambilan sampel ialah dengan menggunakan tehnik total sampling dengan besar sampel sebanyak 30 responden. Uji pengaruh menggunkan menggunakan uji wilcoxon diperoleh nilai ρ = 0.000, dimana nilai ρ lebih kecil dari nilai α = 0,05. Hasil penelitian adalah tingkat nyeri rheumatoid arthritis pada lansia sebelum diberikan refleksi massage therapy; yaitu skala nyeri sedang 18 orang (60.0%); dan nyeri berat terkontrol 12 orang (40.0%), tingkat nyeri rheumatoid arthritis pada lansia sesudah diberikan refleksi massage therapy; yaitu tidak nyeri 8 orang (26.7%); dan nyeri ringan 22 orang (73.3%). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh refleksi massage therapy terhadap penurunan kualitas nyeri pada lansia penderita rheumatoid arthritis dengan nilai ρ = 0.000, dimana nilai ρ<α, maka H1 diterima. Adapun saran dari peneliti yaitu untuk lansia serta keluarganyauntuk mengatasi nyeri dengan metode non farmakologi seperti menerapkan teknik refleksi massage therapy.
Hubungan Tingkat Kecemasan terhadap Peningkatan Tekanan Darah pada Lansia di Puskesmas Jumpandang Baru Nurfitri; Safruddin; Asfar, Akbar
Window of Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (Desember, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.155 KB) | DOI: 10.33096/won.v2i2.558

Abstract

Data World Health Organization (WHO) tahun 2015 menunjukkan sekitar 1,13 Miliar orang di dunia menyandang hipertensi, artinya 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis hipertensi. Jumlah penyandang hipertensi terus meningkat setiap tahunnya, diperkirakan pada tahun 2025 akan ada 1,5 Miliar orang yang terkena hipertensi, dan diperkirakan setiap tahunnya 9,4 juta orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya. Riskesdas 2018 menyatakan prevalensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran pada penduduk usia ≥18 tahun sebesar 34,1%, tertinggi di Kalimantan Selatan (44.1%), sedangkan terendah di Papua sebesar (22,2. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar penderita Hipertensi tidak mengetahui bahwa dirinya Hipertensi sehingga tidak mendapatkan pengobatan (Menkes Ri, 2017). Pada pengambilan data awal yang diperoleh dari puskesmas Jumpandang Baru pada periode bulan September - November 2020 hasil data dari lansia dengan usia 60 tahun sampai 74 tahun di dapatkan hipertensi 15 orang, arthritis 5 orang, DM 10 orang, ISPA 4 orang, THT 3 orang dan gastritis 10 orang. Tujuan dilakukannya penelitian ini ialah untuk mengeetahui hubungan tingkat kecemasan terhadap peningkatan tekanan darah pada lansia di puskesmas jumpandang baru Makassar. Desain penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu desenptik kuantitatif cross secsional di mana peneliti mencari hubungan antara variable independen (tergantung) dengan melakukan pengukuran sesaat. Artinya setiap subjek hanya diobservasi satu kali saja dan pengukuran variable subjek dilakukan pada saat pemeriksaan.
Perilaku Masyarakat dalam Pencegahan Virus Covid-19 Asfar, Akbar
Window of Nursing Journal Vol. 2 No. 1 (Juni, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.113 KB) | DOI: 10.33096/won.v2i1.694

Abstract

Gugus Tugas Covid-19 Republik Indonesia, per tanggal 03 Oktober 2020, jumlah pasien total positif Covid-19 di dunia mencapai 48.044.811 orang, yang diakumulasikan dari pasien positif dirawat, pasien positif sembuh, serta pasien positif meninggal. Di Indonesia, total pasien positif Covid-19 sebesar 418.375 orang, dengan pasien sembuh sebesar 349.497 orang dan pasien meninggal sebear 14.146 orang.. Peneliti bertujuan mengetahui perilaku masyarakat dalam pencegahan Covid-19 di Kecamatan Rappocini Kota Makassar. Desain penelitian menggunakan pendekatan Deskriptif dengan mengambil jumlah populasi 362 orang dan sampel 79 orang, adapun instrument penelitian menggunakan kuesioner dengan skala Guttman. Penelitian ini menunjukkan pengetahuan masyarakat lebih rendah daripada tindakan masyarakat dalam penelitian ini. Ditunjukan oleh angka pengetahuan kurang sebanyak 50.6% dan pengetahuan baik 49.4%. Sebaliknya hasil dari tindakan mendapatkan kriteria baik tertinggi daripada kurang baik yaitu tindakan baik sebanyak 96.3% dan kurang sebanyak 2.5%. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah tindakan masyarakat untuk mencegah Covid-19 lebih baik daripada pengetahuan masyarakat di Kecamatan Rappocini khususnya di Komplek anggrek Minasa Upa Kota Makassar. Peneliti menyarankan sebaiknya masyarakat lebih sering mengikuti edukasi yang telah diberikan tenaga kesehatan, mencari tahu tentang covid-19 melalui internet, berita, agar pengetahuan serta motivasi masyarakat dapat meningkat.
The Pengaruh Pemberian Teh Hitam terhadap Kadar Hemoglobin pada Mus Musculus Balb Albino Djafaar, Nurul Annisa; Munir, Nur Wahyuni; Asfar, Akbar
Window of Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (Desember, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.842 KB) | DOI: 10.33096/won.v2i2.731

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan dengan prevalensi di Indonesia 21,7%. Tingginya prevalensi anemia disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kebiasaan minum teh. Hal ini terjadi karena kandungan tanin dalam teh dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian teh hitam terhadap kadar hemoglobin pada mus musculus balb albino. Jenis penelitian ini merupakan eksperimental dengan desain penelitian menggunakan post test only control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah 10 ekor mencit jantan yang dibagi dalam dua kelompok, yaitu P0 sebagai kelompok kontrol dan P1 sebagai kelompok teh hitam. Darah diambil melalui ekor mencit, pemeriksaan hemoglobin menggunakan hemoglobin tesing system easy touch. Penelitian ini dilakukan di laboratorium farmakologi fakultas farmasi Universitas Muslim Indonesia. Uji statistik data yang digunakan adalah uji independent sample t-test dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian teh hitam terhadap kadar hemoglobin pada mus musculus balb albino. Didapatkan hasil uji analisis statistik ada pengaruh pemberian teh hitam terhadap kadar hemoglobin dengan p-value=0,001. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh pemberian teh hitam selama tujuh hari yang berpotensi menganggu kadar hemoglobin pada mus musculus balb albino.