Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGGUNAAN MEDIA KARTU “HIPAT” UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN ANAK TK Wijayanti, Arwendis; Rahmawati, Arum Dwi
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.737 KB)

Abstract

Berhitung di Taman Kanak-kanak diharapkan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan kognitif saja, tetapi juga kesiapan mental, sosial dan emosional. Kemampuan anak dalam berhitung masih mengalami kesulitan yaitu terlihat ketika anak menyebutkan lambang bilangan 1-20 dan mengklasifikasikan benda secara sederhana. Oleh karena itu dalam pelaksanaannya, berhitung di Taman Kanak-kanak seharusnya dilakukan secara menarik dan bervariasi. Media yang akan menunjang pembelajaran berhitung di Taman Kanak-kanak dengan cara yang menarik adalah kartu “HIPAT”. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung permulaan melalui media kartu “HIPAT”. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang meliputi empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Analisis data kualitatif dengan cara menganalisis data dari hasil catatan observasi, catatan wawancara dan catatan dokumentasi selama penelitian dengan langkah-langkah reduksi data, display data dan verifikasi data. Analisis data kuantitatif melalui statistik deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di TK Kartika IV Ngawi pada anak kelompok B sebanyak 11 anak. Hasil penelitian memberikan implikasi bahwa media kartu “HIPAT” dapat dijadikan sebagai salah satu media untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak usia dini.
PENGEMBANGAN PERMAINAN MAZE TIGA DIMENSI PADA PEMBELAJARAN FISIK MOTORIK ANAK KELOMPOK B Arwendis Wijayanti
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 3 (2018): Wahana Didaktika Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v16i3.4146

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengembangkan permainan Maze Tiga Dimensi yang aman, mudah dan menyenangkan dilakukan di RA Perwanida I Jogorogo untuk mengembangkan kemampuan fisik motorik anak usia kelompok B dan aspek perkembangan yang lainnya. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan Borg and Gall. Prosedur permainan Maze Tiga Dimensi pada pembelajaran fisik motorik adalah 1) Melakukan penelitian dan pengumpulan informasi, 2) melakukan perencanaan, selanjutnya dievaluasi oleh para ahli, 3) mengembangkan bentuk produk awal permainan Maze Tiga Dimensi, 4) melakukan uji coba kelompok kecil dengan 8 subjek, 5) melakukan revisi terhadap uji coba kelompok kecil (6)melakukan uji coba kelompok besar dengan 40 subjek, 7) melakukan revisi produk. Instrumen yang digunakan berupa kuisoner berisi tentang rancangan produk dan produk yang telah dibuat. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif berupa presentase. Kesimpulan penelitian dan pengembangan produk permainan Maze Tiga Dimensi untuk pembelajaran fisik motorik adalah memberikan wawasan dan pengetahuan baru tentang pembelajaran fisik motorik, memperdalam pengembangan permainan Maze Tiga Dimensi, disarankan agar mengembangkan lebih luas lagi misalnya penambahan aspek perkembangan fisik motorik lain dalam permainan Maze Tiga Dimensi, dapat diterapkan kembali dengan menambahkan variasi kesulitan pada permainan. Kata kunci: Pengembangan, Permainan Maze Tiga Dimensi, Fisik Motorik DEVELOPMENT OF THREE-DIMENSIONAL MAZE GAME FOR LEARNING THE PHYSICAL MOTORIC OF GROUP B AbstractThis research was carried out with the aim to develop a three-dimensional Maze game that is safe, easy and fun done in RA Perwanida I Jogorogo to develop physical abilities of the motor age groups B and other developmental aspects. The development Model used in this study is a model of development of the Borg and Gall. Three dimensional Maze game procedures on learning the physical motor is (1) conducting research and gathering information, (2) conducts planning, further evaluated by experts, (3) developed a form of early product of three-dimensional Maze game, (4) Doing a test run in small groups with 8 subject, (5) Do a revision of trials for small groups (6) perform a test run with a group of 40 subjects, 7) do a revision of the product. The Instrument used was a kuisoner is about the design of the product and the product that has been made. Data analysis technique used is qualitative and quantitative analysis in the form of a percentage. Conclusions of research and product development of three-dimensional Maze game for learning the physical motor is giving new insights and knowledge about physical motor skills learning, deepen a three-dimensional maze game development recommended that developed more broadly, for example the addition of other aspects of physical development motor in a three-dimensional maze game, can be applied again by adding variations to the difficulty of the game. 
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN FUN COOKING Darwati; Elisa Novie Azizah; Arwendis Wijayanti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui proses pelaksanaan kegiatan Fun Cooking dalam meningkatkan kemampuan motorik halus pada kelompok bermain Flamboyan Pangkur Ngawi; 2) Mengetahui peningkatkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan fun cooking pada kelompok bermain Flamboyan Pangkur Ngawi . Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Model Penelitian yang digunakan yaitu model Kemmis dan Taggart. Penelitian tindakan ini dilaksanakan dengan kolaborasi antara guru dengan peneliti. Subyek Penelitian tindakan kelas ini adalah seluruh anak pada kelompok bermain Flamboyan Desa Ngompro Kecamatan Pangkur Kabupaten Ngawi, dengan jumlah anak 15 anak yang terdiri dari 8 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Indikator kenerhasilan yang diterapkan yaitu jika minimal 75 % atau 11 anak dari15 anak memiliki kemampuan motorik halus dengan kriteria berkembang sangat baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Proses pelaksanaan kegiatan fun cooking dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak pada kelompok bermain Flamboyan Pangkur Ngawi meliputi:a) koordinasi antara tangan dan mata; b) memegang alat dan bahan dengan benar; c) mengolah bahan dengan benar yang dilakukan sebanyak 6 pertemuan dalam 2 siklus ; 2) Kegiatan fun cooking dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak sebesar 80 % dengan hasil pada ; a) pratindakan diperoleh 0 % atau belum ada anak dari 15 anak berada pada kriteria berkembang sangat baik, b) siklus I diperoleh 13,3 % atau 2 anak dari 15 anak yang berada pada kriteria berkembang sangat baik, c) siklus II diperoleh 80 % atau 12 anak dari 15 anak yang kemampuan motorik halusnya berada pada kriteria berkembang sangat baik.
Meningkatkan Kecerdasan Linguistik Anak Usia Dini dengan Menggunakan Buku Language Smart Kids Fitriani, Amallia Putri; Wijayanti, Arwendis; Koesmadi, Dita Primashanti
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 9, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v9i2.34123

Abstract

Kecerdasan linguistik merupakan kemampuan untuk menyusun pikirann dengan jelas dan mampu menggunakannya secara kompeten melalui kata-kata untuk mengungkapkan pikiran-pikiran dalam berbicara, membaca, dan menulis. Terdapat beberapa anak yang kurang pada perkembangan linguistik sehingga anak menjadi mudah bosan, kurang memahami huruf, dan anak kesulitan dalam mengeja. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kecerdasan linguistik pada anak kelompok B dengan mengembangkan buku baca tulis yang berjudul Language Smart Kids. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode research and development yaitu dengan metode pengembangan produk baru atau mengembangkan produk yang sudah ada. Uji coba dilakukan pada kelompok kecil dan kelompo besar, pada kelompok kecil dilakukan dengan 5 orang anak sengakan pada kelompok besar dilakukan dengan jumlah 20 anak. Uji kelompok kecil dan kelompok besar dilakukan dengan tiga kegiatan yaitu memahami bahasa reseptif, dapar menggunakan bahasa ekspresik, dan mengenal keaksaraan. Hasil penilaian yang dilakukan uji kelompok kecil pada kegiatan 1 mendapatkan hasil 100%, kegiatan 2 mendapatkan hasil 85%, dan kegiatan 3 mendapatkan hasil 95%. Kemudian setalah melakukan uji kelompok kecil, maka dapat melakukan uji kelompok besar pada kegiatan 1 mendapatkan hasil 100%, kegiatan 2 mendapatkan hasil 81,25%, dan kegiatan 88,75%. Dengan demikian buku Language Smart Kids mendapatkan hasil yang sangat baik sehingga buku Laguage smart Kids layak digunakan untuk meningkatkan kecerdasan linguistik anak kelompok B dan buku Language dapat digunakan sebagai pembelajaran disekolah maupun digunakan belajar dirumah.
MEDIA KARTU “HIPAT” SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN PAUD DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 arwendis wijayanti
Tumbuh Kembang: Kajian Teori dan Pembelajaran PAUD Vol 6, No 2 (2019): JURNAL TUMBUH KEMBANG EDISI NOVEMBER
Publisher : FKIP Universitas sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jtk.v6i2.9899

Abstract

Artikel ini merupakan kajian mengenai Media Kartu “HIPAT” sebagai Inovasi Pembelajaran PAUD di Era Revolusi Industri 4.0. Tujuan dari kajian ini adalah mendeskripsikan pentingnya inovasi pembelajaran PAUD melalui kartu HIPAT. Salah satu kemampuan yang akan dikembangkan menggunakan kartu HIPAT yaitu kemampuan berhitung permulaan. Hal ini didasari dari tuntutan orang tua yang menginginkan anak mereka menguasi calistung sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi pendidik dalam berinovasi tentang media pembelajaran. Tentunya sesuai dengan standar PAUD yang dikeluarkan dalam Permendikbud No. 137 Tahun 2014. PAUD yang dilaksanakan harus berdasarkan prinsip pembelajaran PAUD dan sesuai dengan ketentuan standar nasional. Dengan adanya media kartu HIPAT sebagai Inovasi Pembelajaran PAUD memberikan pemahaman pada anak terhadap kemampuan berhitung secara mudah, menyenangkan dan menjadi bagian dari kehidupan anak sehari-hari. Media kartu HIPAT sebagai Inovasi Pembalajaran PAUD sehingga diharapkan memberikan kontribusi positif di Era Revolusi Industri 4.0.Kata Kunci: Media Kartu HIPAT; Berhitung Permulaan; Pembelajaran PAUD.
Pengembangan Permainan Maze Tiga Dimensi Pada Kemampuan Motorik Kasar Kelompok B Di Tk Pgri I Jogorogo Ngawi Arwendis Wijayanti
Jurnal Pendidikan Modern Vol 4 No 3 (2019): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v4i3.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan motorik kasar melalui permainan maze tiga dimensi pada kelompok B di TK PGRI I Jogorogo.Model pegembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan Borg and Gall.Prosedur permainan Maze Tiga Dimensi pada kemampuan motorik kasar adalah 1) Melakukan penelitian dan pengumpulan informasi, 2) Melakukan perencanaan, selanjutnya dievaluasi oleh para ahli,3) Mengembangkan bentuk dan produk awal permainan Maze Tiga Dimensi, 4) Melakukan uji coba kelompok kecil dengan 8 subjek, 5) Melakukan revisi terhadap uji coba kelompok kecil, 6) Melakukan uji coba kelompok besar dengan 30 subjek, 7) Melakukan revisi produk. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitiatif dan kuantitatif berupa prosentase.Teknik pengumpulan data dilakuan melalui kuisioner berisi tentang rancangan produk dan hasil produk yang telah dibuat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan permainan Maze Tiga Dimensi pada kemampuan motorik kasar anak memberikan wawasan dan pengetahuan baru, memperdalam pengembangan permainan Maze Tiga Dimensi.Pengembangan permainan Maze Tiga Dimensi untuk kemampuan motorik kasar kelompok B adalah baik dan layak digunakan dengan memperhatikan ukuran jarak antar jejak kaki dan ukuran antara pos I dengan pos lainnya.Disarankan agar mengembangkan lebih luas lagi misalnya penambahan aspek kemampuan motorik halus dalam permainan Maze Tiga Dimensi dan meningkatkan variasi tantangan pada permainan.
Pengembangan Media Frueelin Untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Kusumastuti, Narendradewi; Putri, Vindy Lestari; Wijayanti, Arwendis
Jurnal Golden Age Vol 5, No 01 (2021): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v5i01.3397

Abstract

Perkembangan kognitif merupakan perkembangan yang sangat penting untuk dikembangkan sedini mungkin. Agar perkembangan kognitif dapat tercapai maka diperlukan alat dan media untuk merangsang perkembangan anak usia dini supaya dalam bermain, anak dapat seraya belajar. Peneliti telah melakukan wawancara dengan guru serta melakukan observasi bahwa terdapat beberapa anak yang kesulitan mengenal angka, mengatur benda berdasarkan ukuran bentuk. Permasalahan yang terlihat adalah media dan metode pembelajaran yang menarik dalam pembelajaran kognitif masih terbatas. Peneliti bersama dengan guru menindaklanjuti masalah tersebut dengan mengembangkan Media Frueelin dirancang dengan menggunakan metode penelitian Research and Development untuk pengumpulan data maka peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yaitu melakukan observasi, wawancara dan juga validasi ahli. Harapannya frueelin menjadi salah satu media permainan yang mampu meningkatkan perkembangan kognitif anak usia dini di KB Kamboja kec. Mantingan.  Hasil uji coba terbatas yang dilakukan di KB Kamboja menunjukkan peningkatan perkembangan kognitif pada anak usia 3-4 Tahun setelah bermain Frueelin.
Pembelajaran Tari Tradisional Penthul Melikan Arwendis Wijayanti; Lilik Dwi Kurniawati
JURNAL INOVATIF ILMU PENDIDIKAN Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.231 KB)

Abstract

The objective of this research was to 1) the implementation of traditional Penthul Melikan dance learning in the Penthul Melikan studio and 2) constraints on the learning process of traditional Penthul Melikan dance in the Penthul Melikan studio. The research method used is qualitative descriptive. The subject of this research was dance students aged 4-6 years totaling 10 children and 2 dance trainers. The collecting data technique has conducted by observation, interview and documentation study. The data analysis techniques in this research were qualitative by Miles and Huberman. The research  results has shown that: 1) the implementation of traditional Penthul Melikan dance learning which consists of opening, core and closing activities, dance trainers always give appreciation to the dance movements that children do in praise making it easier for children to receive dance learning and 2) constraints on the learning process of traditional Penthul Melikan dance is weather, communication between child and dance trainers, childrens abilities are different and there are no written results in dance learning. Advice in teaching of traditional Penthul Melikan dance learning in children is dance trainers easily and pleasantly so that children easily catch and imitate dance movementsKeywords: Learning, traditional penthul melikan dance,children age 4-6 years.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jiip.v1i1.18016
Program Pendidikan untuk Mengembangkan Kecerdasan Jamak Anak di TK PGRI I Jogorogo Arwendis Wijayanti
Jurnal Pendidikan Modern Vol 3 No 1 (2017): Edisi September
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v3i1.40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program pendidikan di TK PGRI I Jogorogoyang berupa mengembangkan kecerdasan jamak anak. Model penelitian kualitatiffenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, pengamatan danstudi dokumentasi oleh Moleong (2004). Wawancara dilakukan dengan teknik ‘fokusgroup interview” dengan para guru dan kepala sekolah. Pengamatan dilakukan denganmengamati proses pembelajaran dan evaluasi dalam kelas. Sedangkan pengkajian kontendilakukan dengan menganalisis pengembangan kecerdasan jamak dalam kurikulum.untuk memperoleh data yang pasti (valid) pengumpulan data dilakukan dengan tekniktriangulasi yaitu dengan menggunakan berbagai sumber dan teknik pengumpulan data.Studi dokumentasi dilakukan untuk mempelajari dan mengumpulkan data daridokumentasi yang berhubungan dengan sub-fokus penelitian yaitu kurikulum, bahanbelajar dan sumber belajar lainnya. Kurikulum 2013 untuk Taman kanak-kanakdanRaudhatul Afthal merupakan sumber utama analisis konten. Sumber lain adalah bahanajar yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran sehari-hari. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa program pendidikan untuk mengembangkan kecerdasan jamaksudah diaplikasikan dalam pembelajaran sehari-hari serta telah melengkapi danmendukung potensi yang sudah tersedia termasuk mengadakan pelatihan, melengkapifasilitas pembelajaran dan menata sentra belajar yang sekarang sedang berjalan.Disarankan agar Para guru dan tenaga kependidikan lainnya di TK harus terusmengimplementasikan pengembangan kecerdasan jamak yang sudah dimulai sambil terusbelajar memperbaiki dari tanpa harus menunggu instruksi dari pemerintah khususnya darikementrian pendidikan dan kebudayaan dalam direktur jenderal Pendidikan Anak UsiaDini dan Pendidikan Masyarakat.
Pendidikan Karakter Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19 Arwendis Wijayanti
Jurnal Pendidikan Modern Vol 6 No 3 (2021): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v6i03.248

Abstract

Wabah pandemi Covid-19 membawa dampak pada sektor pendidikan di Indonesia, sehingga pembelajaran yang dilaksanakan pada sekolah harus menggunakan pembelajaran daring/jarak jauh dengan melalui bimbingan orang tua dan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana nilai-nilai pendidikan karakter anak usia dini pada masa pandemi melalu jadwal pembelajaran yang di dalamnya memuat pendidikan karakter yaitu: (1) Sholat sunnah, (2) Membantu orang tua, (3)Tilawah Al-Qur’an, (4)Shalat zuhur berjamaah (5) Olahraga. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan pendekatan library research. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan analisis data dilakukan dengan tiga cara yaitu reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Untuk memastikan keabsahan data yang telah diperoleh, hal ini dilakukan dengan mengadakan Triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan nilai-nilai pendidikan karakter pada masa pandemi Covid-19 dapat berjalan dengan baik. Ada tujuh nilai karakter yang diinternalisasikan tersebut : (1) Religius, (2) Jujur, (3) Disiplin, (4) Mandiri dan (5) Tanggung jawab. Kelima nilai tersebut diinternalisasikan melalui beberapa cara diantaranya seperti shalat dhuha, membantu orang tua, tilawah dan hafalan Al-Qur”an, shalat berjamaah dan olahraga. tanggung jawab, jujur, disiplin, mandiri dan religius