Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Perbedaan Perkembangan Motorik Antara Anak Taman Kanak Kanak di Daerah Perkotaan dan Pedesaan Menggunakan Instrument Denver II Aulia, Aulia; Batubara, Saiful
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 2, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.649 KB) | DOI: 10.30743/best.v2i2.1818

Abstract

Perkembangan motorik adalah perkembangan kontrol gerakan tubuh melalui aktivitas saraf utama, sarafsamping, dan otot. Setiap anak adalah individu yang unik, karena faktor pewarisan dan lingkungan yangberbeda, perkembangan dan pencapaian kemampuan juga berbeda, tetapi akan mengikuti pola umum. Tujuandari penelitian ini adalah untuk menemukan perbedaan dalam aspek motorik anak prasekolah yang merupakananak-anak di taman kanak-kanak yang berbeda di kota dan pedesaan menggunakan instrumen Denver II.Penelitian ini menggunakan metode perbandingan Cross-Sectional dengan sampel diambil sesuai denganmetode Purposive sampling di mana sampel untuk setiap populasi ditetapkan untuk 50 anak. Dengan demikiantotal sampel adalah 100 anak-anak dari TK kota dan pedesaan. Hasil penelitian ini menggunakan uji Mann-Whitney, dimana hasil uji Mann-Whitney dalam pengembangan motor lunak didapat dari skor p = 0,393,karena signifikansi p = 0,393 0,05, dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan dalam pengembanganmotorik lunak antara anak-anak di TK kota dan pedesaan. Dan hasil analisis uji Mann-Whitney dalampengembangan motorik keras mendapat skor p = 0,648 p 0,05, dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaanperkembangan motorik keras antara anak-anak di TK kota dan pedesaan. Penelitian ini diharapkan dapatmeningkatkan pengetahuan dan penambahan dalam bidang kesehatan. Selain itu, diharapkan dari guru prentdan TK untuk selalu mengawasi perkembangan motorik anak-anak dengan memperhatikan faktor-faktor yangmempengaruhinya.
Hubungan Gaya Kepemimpinan Tutor Dengan Efektifitas Tutorial Berdasarkan Persepsi Mahasiswa/I Fakultas Kedokteran Universitas Batam Tahun 2016 Batubara, Saiful
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 1, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.261 KB) | DOI: 10.30743/best.v1i1.626

Abstract

Tutorial as the necessary main section for medical study process with KBK. The effective tutorial will bring the student to a certain learning condition with high order thinking in a condusive academic climate. To reach the effectiveness of tutorial, some supporting factors is needed such as, trustworthy between the member of the group, scenario or trigger, student participation and interaction, facilities available, also the tutor role. On PBL the tutor role as the facilitator is to ensure the group discussion’s proceed effectively, progressively as well as structurally. Commonly every tutor has it own leadership while proceeding discussion progress that will take effect to student effectiveness on giving opinion. This research is to show the relevance between tutor leadership and tutorial effectivity on student of medical faculty UNIBA academic year 2016. The method for this research is by using observational analytic with cross sectional approach on University Batam Medical Faculy with total sample 184 students and the sampling technique is by simple random sampling. The data analysis is by using Chi-square test. Based on Universitas Batam Medical Faculty student perception, that democratic leadership have a tutorial effectivity by 162 student (88%), authoritarian leadership have a tutorial effectivity by 8 student (4,3%) and freedom leadership have a tutorial effectivity by 11 student (6%). Statistic chi-square test result, show p-value by 0,001 (p 0,05). Based on the research result, it concluded that there is a relevance between tutor leadership and tutorial effectivity based on Universitas Batam Medical Faculty student perception’s
Hubungan Reklame Rokok Dengan Perilaku Merokok Pelajar SMA Negeri 4 di Kota Pematangsiantar Tahun 2017 Daulay, Maswan; Harahap, Juliandi; Lubis, Basyariah; Batubara, Saiful
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 1, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.108 KB) | DOI: 10.30743/best.v1i2.792

Abstract

Merokok merupakan masalah yang belum bisa terselesaikan hingga saat ini. Merokok sudah melanda berbagai kalangan, baik anak-anak sampai orang tua, laki-laki maupun perempuan, terlebih pada pelajar-siswi SMU. Dari data World Health Organization (WHO) pada tahun 2014 menyebutkan bahwa merokok dapat membunuh hingga setengah dari pengkonsumsi rokok. Berdasarkan hasil Riskesdas tahun 2013, rata-rata perilaku merokok di Indonesia saat ini sebesar 29,3%. Proporsi perokok terbanyak terdapat di Kepulauan Riau dengan jumlah perokok setiap hari 27,2%. Proporsi merokok penduduk umur 15 tahun ke atas cenderung meningkat, dari tahun 2007 sebesar 34,2% meningkat menjadi 36,3% di tahun 2013 sedangkan untuk Jawa Tengah proporsi perokok usia di atas 10 tahun yang merokok setiap hari sebesar 22,9% dan perokok kadang-kadang sebesar 5,3% dengan jumlah batang yang dihisap dalam sehari pada saat ini sebesar 10,7% (Riskesdas, 2013). Munculnya budaya merokok dikalangan remaja diakibatkan oleh pergaulan dan terutama gencarnya iklan rokok yang mendorong remaja untuk merokok. Menurut Nurmayunita, dkk (2015) dalam penelitiannya yang berjudul hubungan antara pengetahuan, paparan media iklan dan persepsi dengan tingkat perilaku merokok pelajar SMK Kasatrian Solo Kartasura Sukoharjo dijelaskan bahwa pelajar yang jarang melihat iklan rokok justru lebih banyak memiliki tingkat perilaku merokok sedang sebesar 71,4% dibandingkan responden yang sering melihat iklan rokok malah lebih banyak pada tingkat perilaku merokok ringan sebesar 61,8%. Pada tahun 2014 Pemerintah Kota (Pemko) dan DPRD Medan sepakat dan resmi memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 3 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Namun kenyataannya pengawasan dan pemberlakuan saksi di dalam perda ini masih sangat minim. Di Kota Pematansiantar tidak ditemukan data mengenai jumlah pasti perokok terutama dikalangan remaja, bahkan peraturan daerah terkait dengan pemasangan reklame rokok tidak tertulis karena reklame rokok yang dipajang di beberapa tempat khususnya di jalan utama atau protokol yang ada di Kota Pematangsiatar adalah salah satu pemasukan daerah, semakin banyak reklame rokok yang dipajang maka semakin banyak pemasukan daerah tersebut. SMA Negeri 4 Pematangsiantar adalah salah satu SMA favorit di Kota Pematangsiantar sehingga diasumsikan bahwa pengetahuannya lebih tinggi dari SMA lainnya dimana diasumsikan mereka akan lebih mengetahui tentang bahaya rokok bagi kesehatan dan menghindarinya sehingga peneliti berkeinginan meneliti di SMA tersebut. Berdasarkan latar belakang diatas maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang hubungan reklame rokok dengan perilaku merokok pelajar SMA Negeri 4 di Kota Pematangsiantar
Pengaruh Penyuluhan Terhadap Pengetahuan dan Sikap Tentang Penyakit Menular Seksual (PMS) Pada Siswa Kelas XI IPA SMA Banuhampu Kabupaten Agam Sumatera Barat Tahun 2018 Fuad, Aulia; Batubara, Saiful
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v3i2.2800

Abstract

Penyakit Menular Seksual (PMS) atau dikenal juga dengan infeksi menular seksual (IMS) Merupakan infeksi yang umumnya ditularkan melalui hubungan  seks yang tidak aman, Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Penyuluhan Terhadap Pengetahuan dan Sikap tentang Penyakit Menular Seksual pada siswa kelas XI IPA di SMA Banuhampu Kabupaten Agam Sumatera Barat tahun 2018. Penelitian ini adalah Jenis penelitian kuantitatif. Dengan desain penelitian kuasi eksprimental. Populasi penelitian ini terdiri dari 90 responden dengan sampel sebanyak 37 pada kelompok eksperimen dan 37 pada kelompok kontrol. Pengolahan data dengan menggunakan komputerisasi. Kemudian data di Analisa secara Univariat dan Bivariat dengan uji T-Test. Hasil penelitian ini didapatkan pada kelompok eksperimen. Hasil pengujian t-test paired menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 untuk tingkat pengetahuan dan tingkat sikap sehingga dapat kita nyatakan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan dan tingkat sikap. Bahwa terdapat pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap. Untuk itu diharapkan Penelitian ini dapat digunakan sebagai tambahan informasi bagi pelajar supaya dapat menghindari faktor resiko penyakit menular seksual (PMS).
Kesiapan Pembelajaran Klinik Di Masa Pandemi Covid-19 Batubara, Saiful; Akbar, Surya; Batubara, Irpan Apandi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i1.3653

Abstract

Terjadinya Pandemi COVID-19 secara nyata telah berdampak luas terhadap dunia pendidikan secara umum, termasuk dalam pendidikan kedokteran terutama tahap pendidikan profesi. Kemungkinan penularan COVID 19 di rumah sakit telah mengakibatkan terhentinya pembelajaran klinik di hampir semua pusat pendidikan profesi dokter diseluruh dunia. Mengingat masa pandemi yang tidak jelas kapan akan berakhir telah menimbulkan keresahan bagi mahasiswa dan pendidik klinis terkait keberlangsungan progaram pendidikan.  Penelitian survei ini bertujuan mengidentifikas kesiapan mahasiswa, dosen klinik, rumah sakit dan institusi penedidikan profesi kesehatan untuk memulai kembali kegiatan pembelajaran klinik yang sempat terhenti, dan metode yang dianggap paling sesuai dengan situasi pandemi COVID-19. Hasil penelitian berkesimpulan : (1) Pandemi COVID 19 adalah masalah global dan memberikan dampak aktivitas clinical teaching, (2) penundaan aktivitas clinical teaching yang telah berlangsung berbulan-bulan telah memberikan kekhawatiran bagi mahasiswa dan dosen dan merek ingin dapat segera memulai kegiatan tersebut, (3) proses kegiatan clinical teaching  dengan pemanfaatan teknologi dan adopsi kebiasaan baru mungkin bisa diaplisikan pada clinical teaching selama pandemi Covid 19 dan (4) perlu pengkajian dan persiapan sebelum pelaksanaan aktivitas clinical teaching berbasih on-line agar memberikan hasil yang positif  terhadap pendidikan kedokteran
Self Directed Learning Readiness Mahasiswa Baru Program Studi Sarjana Keperawatan Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua Tahun 2021 Batubara, Saiful; Siregar, Julahir Hotamatua
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i2.4765

Abstract

Pandemi Covid-19 menjadi tantangan besar bagi pendidikan tinggi, karena hampir semua negara di dunia menawarkan berbagai bentuk gerakan masyarakat sehingga pembelajaran tidak bisa berlangsung secara konvensional. Pembelajaran online berbasis platform internet menjadi pilihan sehingga pembelajaran mandiri menjadi lebih penting. Untuk Tahun Pelajaran 2021-2022, sebelum perkuliahan dimulai, dilakukan pemetaan Self Directed Learning Readiness (SDRL) mahasiswa baru untuk perencanaan pembelajaran yang lebih efektif. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa siswa yang dominan memiliki SDRL yang tinggi terutama pada aspek pengendalian diri.Terkait dengan peralihan PDJ dengan PTM atau campuran dalam pendidikan keperawatan pada penghujung Pandemi Covid-19 di Program Studi Sarjana Keperawatan  Institut Deli Husada Deli Tua (PSSK-INKes DHDT) perlu diketahui Skor  SDLR Mahasiswa Baru yang bermanfaat untuk pemetaaan dan perancangan pembelajaran di masa peralihan di PSSK-INKes DHDT tersebut
Pengaruh Penyuluhan Menstruasi Melalui Media Video Terhadap Pengetahuan Siswa Kelas VII SMPN42 Batam Batubara, Saiful
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v3i2.2799

Abstract

Dari survei antropometrik di tujuh daerah di Indonesia didapatkan bahwa usia menstruasi pertama anak Indonesia bervariasi dari usia 12,5 tahun sampai dengan usia 13,6 tahun. Pengetahuan mengenai menstruasi sangat diperlukan oleh remaja yang telah mengalami menstruasi maupun yang belum mengalami nya. Perlunya dilakukan pendidikan kesehatan mengenai menstruasi melalui media video untuk memberikan informasi kepada remaja putri guna untuk menghindari kekeliruan yang mengaitkan menstruasi dengan suatu penyakit dan kesalahpahaman dalam praktik kebersihan diri saat menstruasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan menstruasi melalui media video terhadap pengetahuan siswi kelas VII di SMPN 42 Batam. Metode penelitian ini menggunakan rancangan Quasi Experiment dengan pendekatan yang digunakan adalah one grup pretest-posttest. Penelitian ini dilakukan di SMPN 42 Batam dengan jumlah sampel sebanyak 90 yang didapatkan dari hasil perhitungan rumus slovin dan dengan teknik pengambilan yang digunakan adalah acak stratifikasi. Subjek diberi kuesioner pretest dilanjutkan dengan penyuluhan melalui media video dan kemudian diberi kuesioner posttest. Analisa data dilakukan dengan menggunakan paired t test. Terdapat pengaruh penyuluhan menstruasi melalui media video terhadap pengetahuan siswi kelas VII di SMPN 42 Batam dengan nilai p value 0,00. Perbedaan tingkat pengetahuan dapat dilihat dari kenaikan nilai mean pada saat sebelum penyuluhan 56,89 dan setelah penyuluhan menjadi 73,11 terjadi peningkatan sebesar 16,22. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penyuluhan menstruasi melalui media video terhadap pengetahuan siswi kelas VII di SMPN 42 Batam. Diharapkan setelah diberikannya penyuluhan menstruasi, siswi dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari
Studi Literatur Efek Antimikroba Ekstraks Buah Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC) Siregar, Julahir Hotmatua; Batubara, Saiful
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i1.5090

Abstract

Hasil penelusuran publikasi jurnal terkait efek antimikroba Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC) yang memenuhi kriteria untuk dijadikan subjek penelitian ini meliputi 7 (tujuh) publikasi, dengan tahun publikasi terbanyak pada tahun 2020 sebanyak 5 (lima) publikasi. Etil etanol adalah ekstrak yang paling banyak digunakan dan kemudian etanol adalah pelarut yang paling sedikit digunakan. metode difusi adalah metode yang paling banyak digunakan, 3 studi untuk difusi cakram dan 1 studi untuk difusi sumur. Selanjutnya terdapat dua penelitian yang melakukan uji KHM metode standar untuk mengetahui ekstrak KHM Andaliman Zanthoxylum acanthopodium DC dan Staphylococus aureus dan Escherichia coli merupakan bakteri yang paling sering digunakan sebagai target uji efek antibakteri