Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Korelasi Indeks Massa Tubuh dan Kadar Albumin dengan Konversi Sputum Pasien Tuberkulosis Sari, Dina Keumala; Mega, Juli Yosa; Harahap, Juliandi
Indonesian Journal of Human Nutrition Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Brawijaya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ijhn.2019.006.02.4

Abstract

Abstrak Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah utama kesehatan di Indonesia termasuk di Propinsi Sumatera Utara. Telah dilaporkan efikasi yang baik dari pengobatan TB di berbagai daerah, keberhasilan pengobatan TB dipengaruhi oleh banyak factor termasuk status nutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan adanya hubungan indeks massa tubuh dan albumin dengan konversi sputum pasien tuberculosis, khususnya pasien tuberculosis paru positif kuman Basil Tahan Asam. Penelitian ini dilaksanakan di dua Pusat Kesehatan Masyarakat di Kota Medan antara bulan Oktober dan Nopember 2018. Seluruh subjek penelitian sejumlah 39 pasien TB dengan positif kuman Basil Tahan Asam ikut serta. Subjek penelitian menerima pengobatan TB sesuai panduan. Indeks masa tubuh, albumin, dan sputum diukur dengan menggunakan stature meter dan timbangan digital. Proporsi subjek penelitian di bawah normal, normal dan di atas normal adalah 13 (33.3%), 21 (53.9%) and 5 (12.8%), berturut-turut. Kadar albumin termasuk kadar normal ditemukan pada 25 subjek penelitian (64.1%), dan selebihnya termasuk kategori rendah. Indeks massa tubuh normal berhubungan bermakna dengan peningkatan kadar albumin (p<0.05). setelah dua bulan pemantuan terlihat konversi sputum berhubungan bermakna dengan nilai indeks massa tubuh yang normal dan atau kadar albumin yang normal (p<0.05). Simpulan yang didapat adalah status nutrisi adalah faktor penting dalam pengobatan TB.Kata kunci: albumin, Indonesia, indeks massa tubuh, konversi sputum, tuberculosis Abstract  Tuberculosis (TB) remains a major public issue in Indonesia including in North Sumatra province. Despite reported good efficacy of TB treatment in the region, the success of treatment depends on many factors including nutritional status. This study aims to determine the relationship between Body Mass Index and Albumin level with sputum conversion in AFB-positive pulmonary TB patients.The study was done in two primary health centres in Medan between October and November 2018. A total of 39 newly diagnosed TB patients with confirmed AFB-positve were included in the study.Participants received TB treatment according to the national guidelines. Body mass index, albumin, and sputum were measured using a stature meter and a digital scale.The proportion of participants with below normal, normal and above normal BMI status were 13 (33.3%), 21 (53.9%) and 5 (12.8%), respectively. Level of albumin was determined as normal in 25 participants (64.1%), and the remaining as low. Normal BMI status was significantly associated with increased albumin level (p<0.05). At 2 months follow-up, the sputum conversion was observed in 24 individuals (61.5%), and the conversion was significantly associated with normal BMI and/or normal albumin level (p<0.05). We concluded that nutritional status is an important factor in the success of TB treatment. Keywords: albumin, body mass index, sputum conversion, tuberculosis, Indonesia
ANALISIS KUALITATIF KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN GIGI DI POLI KLINIK GIGI DAN MULUT DI RSUD TGK CHIK DITIRO SIGLI Rohana Sofyana, Cut; Harahap, Juliandi; Zein, Umar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 6, No 2 (2020): VOL. 6 NO. 2 OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v6i2.1175

Abstract

Pada saat ini pelayanan kesehatan gigi perlu mendapatkan perhatian, khususnya masyarakat yang kurang mengerti akan pentingnya menjaga kesehatan gigi. Apabila masalah karies/gigi berlubang dibiarkan dan kecenderungan peningkatannya di masa mendatang tidak dicegah, dampaknya akan sangat merugikan. Penelitian bertujuan untuk memperoleh gambaran kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan gigi di Poliklinik Gigi dan Mulut di RSUD Tgk. Chik Ditiro Sigli tahun  2020. Desain penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah pasien yang berkunjung ke Poliklinik Gigi dan Mulut RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli sebanyak 6 orang yang terdiri dari pasien umum sebanyak 2 orang, pasien BPJS/ASKES sebanyak 2 orang dan pasien inhealth sebanyak 2 orang. Teknik analisis data dengan  reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 6 informan rata-rata jawaban mereka adalah : Berdasarkan kehandalan belum puas karena proses penerimaan pasien masih sulit dan pelayanan tenaga kesehatan tidak maksimal.Berdasarkan daya tanggap belum puas karena perawat tidak memberikan penjelasan informasi secara maksimal dan tidak segera datang ketika di butuhkan, berdasarkan jaminan puas karena dokter mampu memberikan jaminan kesembuhan pada pasien. berdasarkan empati belum puas tenaga kesehatan tidak memberikan perhatian pada pasien dan tidak menjelaskan informasi terkait pelayanan kesehatan gigi serta tidak menjelaskan prosedur pemeriksaan, berdasarkan tampilan fisik belum puas ruangan poliklinik gigi dan mulut terlalu kecil dan tidak nyaman serta kurang terjaga privasinya. Kesimpulan yang didapat dari hasil penelitian ini yaitu selain dimensi jaminan informan belum puas terhadap pelayanan yang berkunjung ke Poliklinik Gigi dan Mulut RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli. Diharapkan  kepada rumah sakit agar dapat mempertahankan kepuasan pasien dengan meningkatkan lagi mutu pelayanan kesehatan gigi dan mulut dengan memperhatikan berbagai dimensi, yaitu dimensi kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati dan tampilan fisik. Kata Kunci : Kepuasaan, Kehandalan, Daya Tanggap, Jaminan, Empati Dan Tampilan Fisik.
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNAAN LABORATORIUM KLINIK DI RSUD SIJUNJUNG SUMATERA BARAT TAHUN 2019 Sosmira, Eri; Harahap, Juliandi; Suroyo, Razia Begum
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i1.1489

Abstract

Pelayanan yang berkualitas dapat memberikan suatu dorongan kepada konsumen untuk menjalin ikatan hubungan yang kuat dengan penyedia jasa. Berdasarkan data mutu dan efisiensi pelayanan serta tingkat keberhasilan Laboratorium RSUD Sijunjung dapat dijelaskan tingkat pemanfaatan sarana pelayanan masih kurang, human error, peralatan yang sering terjadi kerusakan, reagensia yang tak mencukupi, banyaknya keluhan baik dari pasien dan complain dari petugas yang terkait tertang hasil yang terlambat keluar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Analisis Kepuasan Pelayanan Pasien terhadap Instalasi Laboratorium Klinik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sijunjung Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif metode yang digunakan wawancara mendalam (in-depth interview) dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pemanfaatan sarana pelayanan masih kurang, human error, peralatan yang sering terjadi kerusakan, reagensia yang tak mencukupi, banyaknya keluhan baik dari pasien dan complain dari petugas yang terkait tertang hasil yang terlambat keluar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kompetensi teknis; Informan  pada kepuasan pelayanannya ada yang sesuai harapan dan ada yang tidak sesuai standart kompetensi. Akses; perlu disediakan lift yang memadai. Efektivitas dan efisien; ruang tunggu pasien yang kurang nyaman. Keamanan dan kenyamanan; ruangan tunggu yang kurang dan AC yang sering bocor. Hendaknya untuk  kemajuan rumah sakit, kepada segenap karyawan dan menjadikan pemeriksaan laboratorium sebagai media promosi.Kata utama : Kepuasan Pengguna Laboratorium
Salat Dhuha Improves Blood Pressure: A Randomized Controlled Trial Boy, Elman; Lelo, Aznan; Tarigan, Amira Permatasari; Machrina, Yetty; Yusni, Yusni; Harahap, Juliandi; Sembiring, Rosita Juwita; Syafril, Santi; Sumartiningsih, Sri
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 11, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/miki.v11i2.34225

Abstract

The prevalence of hypertension increases with age, more than 1 in every two elderly has hypertension, dominated by women. The primary prevention of hypertension is a worldwide public health concern. Salat dhuha is a moderate-intensity physical activity. Salat 2 movement cycles demonstrated improved systolic and diastolic blood pressure in adults. Our study purpose was to assess the effect of 2 and 8 movement cycles (rakaat) of salat dhuha to improve systolic and diastolic blood pressure in healthy Muslim elderly women. Muslim elderly women in a government senior residence (aged 60-74 years) participated in a 6 weeks controlled trial. We completed formal physical, clinical, and blood assessments before admission. Participants with hypertension history were excluded. The participants were randomized into 2 groups. The intervention group performed 8 rakaat of salat dhuha (n=13) and the control group performed 2 rakaat of salat dhuha (n=13). Two participants were dropped out of this study. At baseline and at the end of 6 weeks, a blood pressure examination is recorded. Parametric and nonparametric methods were used to analyze the data. The baseline characteristics of the two groups of participants were homogeneous. Compared to the control, the 8 rakaat of salat dhuha achieved a significant reduction in systolic and diastolic blood pressure (P0.05) at the end of the 6-weeks period. The findings show that salat dhuha has significant potential to improve blood pressure.