Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Deteksi Perubahan Tutupan Lahan Menggunakan Metode Linear Spectral Mixture Analysis (LSMA) Pada Citra Landsat (Studi Kasus: Kota Raha dan Sekitarnya) Yuyun, Yuyun; Usman, Ida; Sawaludin, Sawaludin
JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) Vol 2, No 1 (2018): JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.737 KB) | DOI: 10.33772/jagat.v2i1.6353

Abstract

Kehetterogenan daerah perkotaan, serta keterbatasan kemampuan sensor pada resolusi spasialnya membutuhkan analisis pada level sub-piksel. Piksel campuran dalam data penginderaan jauh merupakan salah satu sumber kesalahan dalam penilaian akurasi hasil klasifikasi dalam menggunakan metode Klasifikasi konvesional. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Menganalisis perubahan tutupan lahan antara Tahun 2002-2014. (2) Untuk mengetahui perubahan tutupan lahan berdasarkan metode LSMA. (3) Menganalisis akurasi hasil klasifikasi tutupan lahan yang diperoleh dengan menggunakan metode LSMA pada Tahun 2002 dan Tahun 2014. Linear spectral Mixture Analysis merupakan suatu metode pendekatan dengan menggunakan analisa sub-piksel yang dapat member informasi fraksi yang ada dalam satu piksel, sehingga dapat menjadi solusi yang potensial untuk mengklaskan satu piksel. Beberapa tahap pemrosesan juga diterapkan dalam penelitian ini untuk meningkatkan hasil akurasi, yaitu Minimum Noise Fraction dan Pixel Purity Index (PPI). Nilai fraksi endmember untuk tahun 2002 diperoleh RMS Error rata-rata sebesar 0,591477 dan untuk tahun 2014 diperoleh RMS Error sebesar 1,255820, dengan uji akurasi rata-rata sebesar 94,11%. Hasil deteksi perubahan melalui metode LSMA mampu menunjukkan perubahan pada setiap piksel atau pada setiap luasan 30 m x 30 m.Kata Kunci : Liner Spectral Mixture Analysis, Minimum Noise Fraction, Pixel Purity IndexDOI : 10.5281/zenodo.2667847
Analisis Usaha Penangkapan Rajungan Dengan Bubu Lipat di Desa Waruduwur Kabupaten Cirebon Supriadi, Dedi; Yuyun, Yuyun; Widayaka, Restu
Barakuda 45: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 2 No 2 (2020): Edisi November
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47685/barakuda45.v2i2.92

Abstract

This study aims to determine the level of income of swimming crab catches and other side catches carried out by portable traps fishermen in Waruduwur Village, Cirebon Regency, as well as to know the factors of production costs that affect the acquisition of production volume of portable traps catches. This research uses methodology descriptively with surveys. Respondents were as many as 10 (ten) bubu folding fishermen who used boats with a size < 5 GT. The average income level of swimming crabs fishing business for ten respondents of portable traps fishermen folded in ten arrest trips amounting to Rp. 4,354,420.00 with an average operating cost value of Rp 2,302,110.00 and an average profit value of Rp 2,052,310.00. The amount of average value of income does not guarantee the amount of profit achieved, given the difference in the amount of operating costs at sea. Factors of production costs that affect the acquisition of production volumes of swimming crabs catches are oil, diesel (BBM) and Supplies. With details of the percentage of oil 3.72 % of Rp 82,500.00, then diesel 26.39% amounted to Rp 594,000.00, and supplies of 69.89% was Rp.1,625,610.00, so the most dominant production costs influenced the acquisition of the volume of swimming crabs catches in a row were marine supplies, diesel and oil.
TEXT MINING IN TWITTER: AN ANALYSIS AND MONITORING POLITICAL ISSUES Kasau, Sukirno; Yuyun, Yuyun; Syarif, Syafruddin
semanTIK Vol 7, No 1 (2021): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial merupakan media yang mempertemukan manusia di dunia maya, salah satu sosial media yang menjadi favorit adalah twitter. Berbagai hal bisa dibahas di twitter, salah satunya adalah tentang politik. Guna mengelola informasi perlu dilakukan analisis teks salah satunya dengan menggunakan text mining. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali informasi dari media sosial twitter terkait isu politik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research), metode pengumpulan data (field research) dan perancangan sistem serta analisis. Pada studi literatur, dilakukan pencarian penelitian-penelitian terkait menggunakan algoritma Naïve Bayes dan K-Nearest Neighbor. Temuan penelitian ini adalah 2 topik dengan nilai coherence terbaik dari 20 topik.  Pengujian dari dua topik isu tersebut menunjukkan tingkat akurasi klasifikasi berdasarkan topik menggunakan metode K-Nearest Neighbor lebih tinggi dari Naïve Bayes.Kata kunci; Sosial media, Text Mining, Naïve Bayes, K-Nearest Neighbor
Decision support system on quality assessment of the prospective civil servant’s education and training using fuzzy method Susanto, Aris; Wahid, Omar; Hazriani, Hazriani; Yuyun, Yuyun
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 24, No 1: October 2021
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v24.i1.pp519-529

Abstract

This study aims to develop a decision support system using the fuzzy method in order to assess the quality of education and training of prospective civil servants and highlight possible improvement considerations. The assessment consists of six criterias, namely coaches, lecturers, preachers, mentors, examiners, and administrators. Based on the evaluation result of the quality level of each criterion, it is obtained that the top two criterion are examiners and preachers, followed by coaches, lecturers, advisors, and the lowest is organizer. In addition, the quality of the civil servant class III training is better than the class II civil servant training. It also shows that the value of the organizers criterion has different level of satisfactions. Overall, the quality of the training (according to the participants' opinion) was very good with a score of 92.50 for training class II and 95.20 for training class III. Furthermore, it is necessary to conduct research to determine the quality of the training each year by looking at the achievements of the participants. The >system testing obtained an accuracy of 100%, whichs implies that the system can be used to assess the quality of education and training appropriately.