Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek (JASINTEK)

PROGRAM KEMITRAAN WILAYAH (PKW) DESA BULU CINDEA KECAMATAN BUNGORO KABUPATEN PANGKEP Abdul Rasyid Jalil; Rahmi; Rahmat Muhammad; Abd. Rakhim; Ilham Jaya
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol. 1 No. 1 Oktober, 2019
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v1i1.24

Abstract

Salah satu kecamatan yang memiliki potensi kelautan dan perikanan yang unggul di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan yaitu Kecamatan Bungoro. Potensi perikanan unggulan di Desa Bulu Cindea, Kec. Bungoro merupakan peluang untuk melakukan investasi. Beberapa permasalahan wilayah yang menjadi fokus di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah–RPJMD PEMDA Kab. Pangkep berfokus pada 2 permasalahan wilayah, yaitu aspek perikanan dan aspek lingkungan. Oleh karena itu, Universitas Hasanudin (UNHAS) bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah (UNISMUH) Makassar dan Pemda Kabupaten Pangkep bersepakat untuk mencoba mengatasi dan mengurangi masalah ini dalam tiga tahun (2019-2021). Beberapa hal yang akan dilaksanakan selama tiga tahun yaitu pengembangan usaha garam rakyat dan garam industri, pengembangan usaha budidaya udang windu, pengembangan kegiatan penangkapan ramah lingkungan, pengembangan usaha hasil olahan ikan, kegiatan pengelolaan lingkungan yang terdiri dari pengolahan sampah, pembentukan bank sampah serta pengelolaan air bersih.
Pemberdayaan Masyarakat Kelompok Tani Tambak Udang Melalui Teknologi Kincir Modifikasi Di Desa Bulu Cindea Kabupaten Pangkep Rahmi; Jalil, Abd Rasyid; Nanda, Abd Rakhim; Jaya, Ilham; Syamsuri, Andi Sukri; Muhammad, Rahmat; Chadijah, Andi
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 2 Vol. 2 April, 2021
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v2i2.51

Abstract

Wilayah Kabupaten Pangkep khususnya Wilayah kecamatan Bungoro desa Bulu Cindea yang masyarakatnya mengandalkan bidang perikanan (tambak). Pengelolaan potensi unggulan desa seperti perikanan dilakukan dalam skala terbatas. Belum terdapat investasi besar dalam pengelolaan sehingga produktivitasnya dibawah rata-rata. Potensi perikanan juga sebenarnya dapat dikembangkan oleh karena tersedianya media budidaya udang windu dan vaname. Oleh masyarakat desa Bulu Cindea, potensi tersebut belum dikembangkan secara profesional. Pemberdayaan masyarakat kelompok tani tambak udang melalui aplikasi penggunaan teknologi kincir air berbahan dasar gas elpiji 3 kg, menjadi salah satu produk inovasi yang dapat dikembangkan khususnya di desa Bulu Cindea Kabupaten Pangkep. Pendekatan partisipatif digunakan dengan keterlibatan masyarakat dalam keseluruhan proses pengabdian ini dalam sosialisasi dan pelaksanaannya. Inovasi teknologi yang diberikan kepada petambak udang melalui penggunaan probiotik Bacillus sp yang dampaknya tidak akan merusak lingkungan sekitar serta penggunaan alat kincir dengan menggunakan bahan bakar tabung gas elpiji 3 kilo. Peningkatan pengetahuan kepada masyarakat terjadi dengan materi yang diberikan pada kegiatan sosialisasi ini, peningkatan ini terlihat dengan peningkatan nilai post-test yang mencapai 85,5% yang menandakan bahwa masyarakat memahami dan menerima kegiatan pengabdian yang dilakukan di desa mereka. Kegiatan pengabdian ini memberikan nilai positif terhadap pengetahuan masyarakat yang ikut berpartisipasi
PKM Kelompok Tani Parang Lompoa Pada Teknologi Tepat Guna “Alat Ukur Kesuburan Tanah” Di Tombolopao Nurlina; Rahmi; Hilmi Hambali
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 2 Vol. 2 April, 2021
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v2i2.52

Abstract

Keberhasilan dalam pertanian sangat dipengaruhi oleh faktor kesuburan tanah, namun sebagian besar petani yang masih mengabaikan hal tersebut. Salah satu faktor yang menyebabkan petani gagal panen diantaranya penggunaan pupuk buatan serta input lainnya secara terus menerus dalam jangka panjang. Dampak dari penggunaan secara terus menerus menyebabkan tanah menjadi cepat mengeras, kurang mampu menyimpan air, dan cepat menjadi asam yang mengakibatkan kesuburan tanah menurun. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para petani tentang penerapan teknologi tepat guna berupa alat pengukur kesuburan tanah yang sederhana, efektif dan efisien yang dapat digunakan petani untuk mengukur tingkat kesuburan tanah yang di kelolanya, meningkatkan produktifitas dan kesejahteraan para petani dan mengoptimalkan potensi pertanian daerah setempat sehingga dapat menjadi salah satu daerah sentra pangan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di kecamatan Tombolopao kabupaten Gowa Sulawesi Selatan oleh tim PKM bersama Kelompok Tani Parang Lompoa. Metode pendekatan yang ditawarkan adalah pendekatan partisipatori melalui penyelenggaraan inservice berupa pelatihan dan pendampingan. Luaran yang dihasilkan berupa teknologi alat ukur kesuburan tanah yang sederhana, efektif dan efisien dalam proses pengukuran kesuburan tanah yang diharapkan dapat meningkatkan omzet pada mitra, peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat serta peningkatan kuantitas dan kualitas produk
Pemberdayaan Masyarakat dalam Instalasi Air Bersih di Desa Bulu Cindea Kabupaten Pangkep Rakhim, Abd; Rahmi; Jalil, Abd Rasyid; Syamsuri, Andi Sukri; Muhammad, Rahmat; Bancong, Hartono; Burhanuddin
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol. 3 No. 1 Oktober, 2021
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v3i1.71

Abstract

Kebutuhan air bersih tidak hanya diperlukan oleh warga untuk mandi tetapi juga untuk kelayakan air minum bagi warga desa Bulu Cindea. Lokasi pelaksanaan program pengabdian adalah desa Bulu Cindea, yaitu dusun Biringkassi, kecamatan Bungoro, kabupaten Pangkep. Pemilihan dusun Biringkassi sebagai dusun percontohan tidak semata-mata ditentukan oleh kebutuhannya yang mendesak akan sarana air bersih, tetapi juga oleh hasil survei terhadap tingkat partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program pengabdian di desa Bulu Cindea. Metode pelaksanaan program ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan berupa observasi kebutuhan air bersih, sosialisasi dan pelaksanaan program pengadaan instalasi air bersih. Focus Group Discussion (FGD) yang dilakukan oleh tim Pengabdian yang melibatkan berbagai stakeholder mulai dari Bappeda Kabupaten Pangkep, aparat desa, tokoh masyarakat serta masyarakat desa itu sendiri. Kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola air bersih. Pembangunan instalasi air bersih dari sumber mata air di Dusun Biringkasis memberikan banyak manfaat, hal ini terlihat dari kemandirian desa ini dalam hal penyediaan air bersih. Hasil perhitungan B/C ratio sebesar 1,16 yang berarti kegiatan ini memberikan efek positif bagi masyarakat desa dengan nilai Payback Period (PP) sebesar 0,93 tahun atau setara dengan 11 bulan