Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Untuk Guru Sekolah Dasar Pada Anggota Gugus 1 Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri Permana, Erwin Putera; Mujiwati, Endang Sri; Sahari, Sutrisno; Santi, Novi Nitya; Damariswara, Rian; Mukmin, Bagus Amirul; Zunaidah, Farida Nurlaila; Aka, Kukuh Andri; Saidah, Karimatus
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 1 No 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.595 KB) | DOI: 10.29407/ja.v1i1.11729

Abstract

Kemampuan menulis bagi guru menjadi tuntutan profesinya. Bagi pengembangan karirnya guru wajib memenuhi syarat berupa penulisan karya ilmiah. Syarat ini seringkali menjadi penghambat kenaikan jenjang pangkat bagi guru mengingat rendahnya kemampuan dan minat menulis di kalangan mereka. Kegiatan yang akan dilaksanakan dalam pelatihan ini adalah kegiatan workshop menulis karya ilmiah, dimana pada tahap pertama peserta mendapatkan materi yang berkaitan dengan penulisan karya ilmiah. Selanjutnya, pada tahap kedua, peserta diwajibkan membuat karya ilmiah dengan menggunakan metode pendampingan, partisipatif, serta terbimbing. Tahap ketiga peserta mengumpulkan tugas karya ilmiah dilanjutkan dengan diskusi yang melibatkan semua personalia pengabdian dan peserta pelatihan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh dosen-dosen PGSD yang berbentuk kegiatan workshop penyusunan karya ilmiah bagi Guru Sekolah Dasar Pada Anggota Gugus 1 Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri. Materi teoritis tentang karya ilmiah dan pendampingan tentang praktik penyusunan penelitian tindakan kelas ini dapat menghasilkan output berupa proposal dan rancangan laporan penelitian tindakan kelas, diharapkan guru memiliki wawasan untuk menyusun penelitian tindakan kelas, disamping itu guru memiliki pengalaman dalam melakukan kegiatan penelitian.
Keberagaman jenis jamur makroskopis di kawasan wisata sumber ubalan kediri Zunaidah, Farida Nurlaila; Sulistiyowati, Tutut Indah
Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Vol 5 No 01 (2020): Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Pendidikan Ilmu Eksakta dan Keolahragaan, IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.366 KB) | DOI: 10.33503/ebio.v5i01.667

Abstract

The data collection of mushroom species found in Ubalan source tourism areas needs to be done as a source of data on the diversity of mushroom species as decomposers of organic material. This type of research is a descriptive exploratory study with methods. roaming modified with VES (Visual Encounter Survey). The research instrument used was a logbook, observation sheet, and the key book of determination. All mushrooms were collected in a collection bottle and identified by using a macro mushroom determination key in the Botany Laboratory of the Nusantara University PGRI Kediri. The data of this research are the types of macroscopic fungi found during observation. The data analysis technique used is descriptive qualitative. The results showed that there were twelve identified fungal families, namely Auriculariae, Tricholomataceae, Ganodermataceae, Amanitaceae, Hymenogastraceae, Marasmiaceae, Russulaceae, Agaricaceae, Amanithaceae, Mycenaceae, Polyporaceae and Parmeliaceae. The conclusions of this study indicate that the area of ​​the tourist area of ​​the Ubalan has a variety of macroscopic fungi.
PKM PELATIHAN PEMASARAN DAN PRANOTO MONGSO TANAMAN HIDROPONIK PADA KELURAHAN BLABAK, PESANTREN, KOTA KEDIRI Hakimah, Ema Nurzainul; Meilina, Restin; Zunaidah, Farida Nurlaila
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): JAIM Jurnal Abdi Masyarakat
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v1i2.158

Abstract

Kegiatan ini dilatarbelakangi kurang optimalnya program KRPL dari dinas pertanian, dimana sejauh ini implementasi program tersebut belum dirasakan oleh keseluruhan warga kelurahan Blabak. Selain itu, pendampingan untuk kemandirian warga setelah program tersebut selesai masih kurang, terutama terkait teknologi regenerasi tanaman, teknologi pola tanam, teknologi pasca panen, dan strategi pemasarannya. Tujuan dari kegiatan ini adalah (1) Memberikan pelatihan dan Bimbingan teknis (Bintek) tentang teknologi budidaya tanaman hidroponik (2) Memberikan pendampingan dalam mengorganisir pola tanam dan pola panen (pranoto mongso) tanaman hidroponik (3) Memberikan Pelatihan dan Bimbingan teknis tentang manajemen pemasaran produk, pengemasan produk, meningkatkan harga jual produk dan pemasaran ecommerce; dan (4) Mewujudkan pemberdayaan masyarakat yang memiliki kemandirian ketika program pendampingan selesai. Metode yang kami pilih untuk mencapai tujuan tersebut antara lain dengan bimbingan teknis, sosialisasi, kolaborasi, partisipasi, dan pembangunan infrastruktur hidroponik yang didalamnya terdapat kegiatan praktek langsung oleh warga tentang bercocok tanam hidroponik, merancang strategi pemasaran, dan rencana lanjutan pendampingan kelompok yang dibentuk oleh warga. Kegiatan ini bermitra dengan Pokja 4 TPPKK Kelurahan Blabak yang membidangi lingkungan hidup dan Posyandu karena membutuhkan sayuran sehat untuk pemberian makanan bayi dan anak. Dari kegiatan yang telah dilakukan diperoleh hasil: (1) Lahan kosong untuk fasum di perumahan villa bulurejo dimanfaatkan untuk pembuatan greenhouse hidroponik. Media hidroponik terdiri dari 2 modul yaitu pipa paralon dengan 329 titik tanam dan asbes dengan total 728 titik tanam (2) kegiatan ini dapat menambah pengetahuan warga tentang pemasaran dan pranoto mongso tanaman hidroponik. (3) terbentuk kelompok warga yang mengelola penyemaian, pemberian nutrisi, pemindahan ke modul, pemanenan, dan pemasaran hasil tanaman hidroponik.
Pengaruh penggunaan model read question answer terhadap keaktifan mahasiswa dalam berdiskusi pada mata kuliah mikologi Zunaidah, Farida Nurlaila; Sulistiyowati, Tutut Indah
Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Vol 5 No 02 (2020): Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Pendidikan Ilmu Eksakta dan Keolahragaan, IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ebio.v5i02.840

Abstract

The low activity of students in discussing mycology courses is caused by the lack of use of innovative learning models. The research purpose was to determine the effect of using the Read Question Answer (RQA) model on student activeness in discussing mycology courses. This research uses quantitative research methods with a quasi-experimental research type through a one-group pretest-posttest research design. The research instrument used was a student activity questionnaire. Research data is the average value of student activity. The research data analysis technique used the dependent paired sample t-test. The results showed that there was an effect of using the RQA model on student activeness in discussing mycology courses. This is evident from the t-count value is greater than the t-table (7.15 > 2.23). The conclusion of this research is the use of the RQA model affects student activeness in discussing mycology courses.
Identifikasi Kesadaran Siswa SDN 3 Jugo Terhadap Konservasi Kupu-Kupu Sulistiyowati, Tutut Indah; Zunaidah, Farida Nurlaila
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 5 No 1 (2021): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v5i1.15811

Abstract

This community service activity was done in January 2020. The student didn’t understand about butterfly diversity. The purpose of this activity is to educate the student about butterflies diversity in ​​Irenggolo. Qualitative approach method is used in this activity. Data collection techniques using observation, documentation, interviews, and questionnaires. 78% of SDN 3 Jugo students do not understand the diversity of butterflies. After getting an explanation about conservation, students' understanding of conservation is increased from 37% to 72%.
Pengembangan Multimedia Interaktif Materi Ekosistem pada Kelas V Sekolah Dasar Husna, Lathifatul; Zunaidah, Farida Nurlaila; Primasatya, Nurita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi hasil observasi di SDN Lirboyo 2 Kediri diketahui bahwa media yang digunakan guru masih sebatas buku guru dan lks, sehingga belum ada media berupa multimedia interaktif. Lab komputer yang sudah adapun belum termanfaatkan secara maksimal dalam meunjang kegiatan pembelajaran, akibatnya pembelajaran disekolah kurang inovatif dan berdampak pada hasil belajar siswa dan masih ada siswa yang belum tuntas di atas KKM. Hal ini diketahui berdasakan hasil nilai ulangan harian siswa pada materi ekosistem masih ada siswa yang mendapatkan nilai rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan dan keefektifan menggunakan produk multimedia interaktif materi ekosistem pada kelas V. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model pengembangan 4D oleh S. Thiagarajan yang memiliki 4 tahapan yaitu Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan), dan Disseminate (penyebaran). Tetapi penelitian ini berhenti sampai tahap Develop (pengembangan) saja, dikarenakan keterbatasan biaya, waktu dan adanya pandemi Covid-19. Penelitian ini menghasilkan multimedia interaktif materi ekosistem yang dapat memotivasi siswa dalam belajar. Sedangkan kevalidan multimedia interaktif dibuktikan dengan hasil penilaian yang dilakuakan ahli materi dengan memperoleh hasil 95% (kategori sangat valid), penilaian yang dilakukan ahli media dengan memperoleh hasil 93% (kategori sangat valid), angket kepraktisan guru memperoleh hasil 85% (kategori praktis), angket respon siswa memperoleh hasil 97,2% (kategori sangat praktis) dan ketuntasan dalam pembelajaran secara klaksikal memperoleh presentase 100%. Disimpulkan bahwa secara keseluruhan multimedia interaktif materi ekosistem pada kelas V sekolah dasar yang dikembangkan dikatakan layak untuk digunakan sebagai salah satu media pembelajaran. Karena produk yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria-kriteria yang ditentukan.