Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif dengan Memanfaatkan Bahan Bekas untuk Guru Sekolah Dasar pada Anggota Gugus 2 Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri Soenarko, Bambang; Wiguna, Frans Aditia; Putri, Kharisma Eka; Primasatya, Nurita; Kurnia, Ita; Imron, Ilmawati Fahmi; Damayanti, Susi; Wahyudi, Wahyudi
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.562 KB) | DOI: 10.29407/ja.v1i2.11738

Abstract

Permasalahan klasik seorang guru antara lain adalah terbatasnya dana yang dibutuhkan untuk membuat/merancang media pembelajaran. Umumnya, guru menggunakan dana pribadi untuk memenuhi kebutuhan media pembelajaran yang dibutuhkan. Hal inilah yang menjadi salah satu penghambat terciptanya media-media pembejaran yang kreatif dari para guru. Meskipun demikian, ketidakadaan dana bukan merupakan penghalang apabila guru dapat memanfaatkan bahan-bahan sekitar yang murah, seperti bahan dari barang bekas. Pada kegiatan pengabdian ini akan dilakukan pelatihan pengembangan media pembelajaran dari bahan bekas, sesi pertama adalah presentasi teoritik, dan sesi kedua adalah pendampingan pengambangan media secara mandiri bersama tim fasilitator (tim pengabdian). Sasaran pengabdian ini adalah guru sekolah dasar pada anggota gugus 2, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri dan dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 Oktober 2017 di SDN Batuaji 2, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. Materi dan pendampingan tentang pengembangan media pembelajaran dari bahan bekas ini dapat mengahasilkan output berupa produk media pembelajaran dari bahan bekas oleh guru. Guru memiliki wawasan untuk mengembangkan media pembelajaran dari bahan bekas, disamping itu guru memiliki pengalaman dalam melakukan kegiatan pengembangan media pembelajaran dari bahan bekas.Hasil angket kegiatan yang diberikan oleh guru menunjukkan bahwa materi yang disajikan masih kurang terutama tentang alternatif contoh media dari barang bekas yang dapat digunakan untuk menyelesaikan beragam permasalahan di kealas guru, sehingga diharapkan ada pengabdian masyarakat lanjutan untuk menindaklanjuti kekurangan dalam pengabdian masyarakat selanjutnya.
Pelatihan Pembuatan Soal Kognitif Berbasis Aplikasi Android Kahoot untuk Guru Sekolah Dasar Islam Terpadu Bina Insani Kediri Saidah, Karimatus; Mujiwati, Endang Sri; Permana, Erwin Putera; Wiguna, Frans Aditia; Damayanti, Susi; Mukmin, Bagus Amirul; Hunaifi, Abdul Aziz; Laila, Alfi; Basori, Muhamad; Wahyudi, Wahyudi; Kurnia, Ita
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v6i1.16895

Abstract

This activity aims to provide training to teachers and practice problem making and implementation in elementary schools. So that teachers get direct experience in making problems through the Kahoot application for teachers. The method of carrying out this activity is carried out from the preparation stage to the reporting of activities that take about 1 month. Parties involved in the activity include: 1). Lecturers as speakers and moderators, students as a support team for the implementation of the event. 2). Teachers in SDIT Bina Insani Kediri. Of the 25 teachers who have participated in the training, as many as 17 teachers have submitted the results of the analysis, based on the results of the questionnaire showed 4 teachers stated there were no obstacles in implementing kahoot. While the other 13 stated to experience some obstacles, namely less accustomed to operating kahoot. The advantages of applications when implemented include more interesting and easy to do. Kahoot application can be one of the alternative learning variations. Through the use of kahoot learning outcomes related to the order of the level of truth problems can be more quickly known. Kahoot application is practical, because teachers can directly monitor students who work on problems.