Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA PT. TUNGGAL PERKASA PLANTATIONS AIR MOLEK KABUPETEN INDRAGIRI HULU Ningsih, Fitria; Windartini, Sry
JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Manajemen dan Bisnis (Terbit Juni 2019)
Publisher : LPPM Press STIE Indragiri Rengat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34006/jmbi.v8i1.73

Abstract

Latar Belakang : tercapainya tujuan organisasi perusahaan kerna adanya kerjasama antar karyawan dan keinginan dari pemilik perusahaan untuk meningkatkan prestasi kerja karyawan. Agar perusahaan mempunyai prospek cerah, syarat utama yang diperhatikan adalah mengembangkan karyawan (adanya pelatihan, peraturan upakkaryawan, pemberian motivasi kerja untuk meningkatkan prosuktivitas kerja. Masalah yang terjadi diperusahaan yaitu rendahnya pemberian kompensasi, lingkungan kerja yang kurang menyenangkan dan kurangnya motivasi kerja dari pImimpin. Tujuan : Untuk mengetahui produktivitas tenaga kerja pada PT. Tunggal Perkasa Plantations Air Molek Kabupaten Indragiri HuLu. Metode : Penelitian ini berupa analisis deskriptif berdasarkan literatur dan pengetahuan yang telah penulis peroleh. Besar sampel diambil dengan metode random sampling secara acak dengan rumus slovin yaitu 88 responden. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil perhitungan rata-rata diperoleh = 3,39 yang menunjukkan upah kerja lembur karyawan pada PT. Tunggal Perkasa Plantations Air Molek dikategorikan ?Tinggi?. Dari hasil perhitungan rata-rata diperoleh 3,95 yang menunjukkan bahwa motivator/motivasi pada PT. Tunggal Perkasa Plantations Air Molek dikategorikan ?Baik?. Dari perhitungan rata-rata =3,97 yang menunjukkan mengenai peningkatan hasil yang dicapai karyawan pada PT. Tunggal Perkasa Plantations Air Molek, dikategorikan ?Baik? adapun faktor-faktro yang menyebabkan itu adalah karena karyawan berusaha untuk meningkatkan hasil produktivitas kerja dengan baik. Kesimpulan : Upah, lingkungan kerja, motivasi dan pimpinan berperan aktif dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Produktivitas kerja bisa diukur dari besar kecilnya produk yang dihasilkan dan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan.   Kata Kunci : Produktivitas Kerja, Motivasi, Upah, Lingkungan Kerja
PENGARUH INTERPERSONAL RELATIONSHIP (HUBUNGAN ANTAR PEGAWAI) DAN KEMAMPUAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. SINAR REKSA KENCANA KECAMATAN RAKIT KULIM KABUPATEN INDRAGIRI HULU Windartini, Sry
JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS Vol 7 No 1 (2018): Jurnal Manajemen dan Bisnis (Terbit 31 Maret 2018)
Publisher : LPPM Press STIE Indragiri Rengat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34006/jmbi.v7i1.83

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada PT. Sinar Reksa Kencana Kecamatan Rakit Kulim Kab. Inhu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh interpersonal relationship  dan kemampuan kerja secara parsial dan simultan terhadap kinerja karyawan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pengambilan sampel dengan rumus slovin, diperoleh sampel sebanyak 75 responden. Hasil uji parsial (Uji t) diperoleh nilai variabel interpersonal relationship dengan thitung >  ttabel yaitu 3,839 > 1,9930, berdasarkan kriteria pengujian data dapat diketahui bahwa Ha diterima dan H0 ditolak artinya interpersonal relationship secara parsial berpengaruh terhadap kinerja dan diperoleh nilai variabel kemampuan kerja dengan thitung > ttabel yaitu 2,507 > 1,9930, berdasarkan kriteria pengujian data dapat diketahui bahwa Ha diterima dan H0 ditolak artinya kemampuan kerja secara parsial berpengaruh terhadap kinerja. Hasil Uji simultan (Uji F) diperoleh nilai Fhitung > Ftabel yaitu 12,000 > 3,12, maka berdasarkan kriteria pengujian data dapat diketahui bahwa Ha diterima dan H0 ditolak, artinya interpersonal relationship dan kemampuan kerja secara bersama-sama (simultan) berpengaruh terhadap kinerja. Hasil perhitungan uji R, diperoleh nilai r atau korelasi adalah 0,500 artinya  mempunyai hubungan yang sedang serta searah antara interpersonal relationship dan kemampuan kerja dengan kinerja, maksudnya apabila interpersonal relationship dan kemampuan kerja meningkat maka kinerja juga akan meningkat dan diperoleh nilai R Square atau koefisien determinasi sebesar 0,250 artinya variabel kinerja dapat dijelaskan oleh variabel interpersonal relationship dan kemampuan kerja sebesar 25%, sedangkan sisanya sebesar 75% dijelaskan oleh variabel-variabel bebas lainnya yang tidak diteliti.
PENGARUH MASA KERJA DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI KANTOR SATUAN POLISI PAMONG PRAJA (SATPOL-PP) KABUPATEN INDRAGIRI HULU Windartini, Sry
JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS Vol 7 No 2 (2018): Jurnal Manajemen dan Bisnis (Terbit 30 Juni 2018)
Publisher : LPPM Press STIE Indragiri Rengat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34006/jmbi.v7i2.84

Abstract

The purpose of this research is to examine the influence of the working life and leadership for employee performance in Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL-PP) Office Kabupaten Indragiri Hulu. The relevant data are taken with quantity and quality analyses. Data analyses method used are interview, validity and realibility test of multiple regression analysis, correlation coefficient, t test, and f test. The conclusion from the results above is the working life and leadership for employee performance in Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL-PP) Office Kabupaten Indragiri Hulu. F test show that variable of the working life and leadership have significant influence for employee performance in Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL-PP) Office Kabupaten Indragiri Hulu at the 5% significant level. T test show that variable of working life and leadership have significant influence for employee performance in Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL-PP) Office Kabupaten Indragiri Hulu at the 5% significant level. Correlation coefficient show that variable working life and leadership have significant for employee performance in Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL-PP) Office Kabupaten Indragiri Hulu. Working life and leadership could explain the changes in the employee performance in Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL-PP) Office Kabupaten Indragiri Hulu for 82.5 percent and the balance of  17.5 percent is explained by the other variables which did not included in the this research.
PENGARUH KOMPENSASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PERANGKAT DESA UNTUK MENSUKSESKAN PENYALURAN DANA DESA DI DESA SUNGAI GUNTUNG TENGAH KECAMATAN RENGAT KABUPATEN INDRAGIRI HULU Suharmiyati, Suharmiyati; Windartini, Sry; Iskandar, Yenny
JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Manajemen dan Bisnis (Terbit Desember 2019)
Publisher : LPPM Press STIE Indragiri Rengat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34006/jmbi.v8i2.114

Abstract

This research was conducted at office Desa Sei Guntung Tengah,  Kecamatan Rengat  Kabupaten Indragiri Hulu. The aim is to determine the effect of Compensation on the performance of village officials in the success of Village Fund Distribution in desa Sungai Guntung Tengah, Kec. Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu. The results of the study obtained by linear regression equation is that SPSS knows that constant (a) is 1.361. and the coefficient of X (b) is 0.355 with a multiple regression equation is Y = 1.361 + 0.355 X. The correlation coefficient is known that (X) compensation has a relationship with (Y) the performance of village officials. This can be seen from the value of the multiple correlation coefficient R is 0.813 meaning that it has a very strong and direct relationship. and then tested with a multiple coefficient of determination (R2) is 0.661. this shows (X) compensation can contribute to the variable (Y) the performance of the village apparatus by 66.1%. And the remaining 33.9% is influenced by other variables not examined in this study. t count for compensation variable is 2.239, in table t with db 35 and significant level 0.025 is obtained 2.034. because t count (2,239)> from t table (2,034) then Ho is rejected and Ha is accepted, which means compensation has a significant influence on the performance of the village apparatus.