Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisa Kepuasan Pelanggan Event Organizer XYZ menggunakan Metode Service Quality Putra, Andriyan Dwi
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 13, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.926 KB) | DOI: 10.35842/jtir.v13i2.231

Abstract

INTISARIKepuasan adalah alat ukur yang paling konkrit untuk mengetahui tingkat kenyamanan terhadap pelayanan yang diberikan, baik pelayanan yang diberikan dari individu ke individu, maupun grup/ perusahaan ke individu, atau bisa juga dari individu ke grup/ perusahaan.  Untuk mencapai kepuasan tersebut bisa dilakukan dengan 2 pilihan, dengan proses sederhana atau dengan proses yang kompleks. Pencapaian kepuasan dilakukan agar pelanggan mendapatkan kenyamanan sesuai dengan yang diharapkan. Kompetisi antar penyedia layanan Outbound sangatlah ketat khususnya di daerah Yogyakarta, maka dari itu diperlukanlah pengukuran terhadap service atau layanan sejauh mana pelanggan merasakan kenyamanan dan kepuasan setelah menggunakan service dari penyedia layanan Event Organizer. Tujuannya tidak lain adalah dapat bersaing dengan penyedia layanan Event Organizer lain. Metode kuisioner dipilih untuk mengukur kenyamanan/ kepuasan pelanggan terhadap layanan yang diberikan oleh penyedia Layanan Event Organizer , dengan harapan hasil/ informasi yang didapatkan berupa informasi yang nyata/ real bukan berupa asumsi. Metode yang selanjutnya digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan adalah Metode Service Quality, metode ini dirasa paling tepat untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan, karena metode Service Quality didalamnya mengukur kualitas layanan yaitu tangible, responsiveness, realibility, assurance dan emphaty.Kata Kunci: Kepuasan Pelanggan, Outbound, Metode Service Quality.
AUDIT KEAMANAN SISTEM INFORMASI KANTOR BAPPEDA KABUPATEN SLEMAN Putra, Andriyan Dwi; Winarno, Wing Wahyu; Huizen, Roy Rudolf
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 10, No 30 (2015)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v10i30.126

Abstract

ABSTRAKPencegahan dapat menghindarkan dari timbulnya kejahatan, kerugian yang besar, atau biaya yang besar dalam upaya melakukan deteksi terhadap sistem informasi yang rentan terhadap celah keamanan (security hole) sistem informasi. Untuk mengelola risiko yang mungkin terjadi terhadap sistem informasi BAPPEDA Kabupaten Sleman, perlu dilakukan audit sistem informasi dalam konteks risiko, guna mengurangi kerugian kerugian yang mungkin terjadi pada sistem informasi BAPPEDA Kabupaten Sleman. Metode OCTAVE-S digunakan dalam penelitian ini karena metode tersebut mampu mengelola risiko dan mengenali tingkat risiko yang mungkin terjadi pada sebuah sistem informasi. Dan berdasarkan analisa OCTAVE-S maka mendapatkan hasil bahwa masih ada beberapa praktek keamanan yang perlu mendapatkan perhatian khusus yaitu sistem crash dan kode berbahaya pada bagian sistem 22,67% faktor kesengajaan pada akses fisik rata- rata 21% , akses jaringan rata- rata 24,51%, dan masalah pihak ketiga pada faktor lainnya sebesar 15,17%. Dengan hasil tersebut, maka dibuatlah saran/ rekomendasi pengamanan rekomendasi/ saran pemantauan dan audit keamanan fisik, rekomendasi/ saran pengamanan sistem informasi, rekomendasi terkait akses jaringan dan kebijakan masalah pihak ketiga. Dengan harapan dapat membantu pihak BAPPEDA mengurangi tingkat resiko yang dihadapi.Kata Kunci— Audit, BAPPEDA Sleman, OCTAVE-S
Pelatihan Pembuatan Konten Pembelajaran Menggunakan Open Broadcast Software Hayaty, Mardhiya; Wahyuni , Sri Ngudi; Istiningsih; Putra, Andriyan Dwi; Maemunah, Mei; Satya, Barka; Nurani , Dwi
Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika Vol. 1 No. 2 (2021): November 2021 - Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2580.217 KB) | DOI: 10.25008/abdiformatika.v1i2.142

Abstract

Pandemi COVID-19 terjadi terjadi diseluruh dunia, seluruh aktifitas dan kegiatan menjadi terganggu termasuk aktifitas pendidikan. Seluruh kegiatan pendidikan yang semula dilaksanakan secara offline, harus dilaksanakan secara online. Salah satu cara untuk mempermudah kegiatan belajar mengajar, adalah dengan mengunggah video yang berisi materi-materi pembelajaran ke media sosial seperti Youtube ataupun sejenisnya. Hal ini tentunya membawa perubahan yang sangat signifikan terhadap kegiatan belajar mengajar termasuk kegiatan di SD Muhammadiyah Rabbani Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Open Broadcast Software atau OBS merupakan salah satu tools open source yang bisa dimanfaatkan untuk membuat video pembelajaran dengan mudah dan tidak terkoneksi internet. Tujuan dari pelatihan ini adalah tentang tatacara pembuatan OBS. Evaluasi menggunakan kuesioner online dan diolah menggunakan SPSS versi 25. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 60% peserta menjawab sangat setuju bahwa pelatihan mudah dimengerti, pemateri sangat handal dan OBS mudah di implementasikan, sedangkan 30% lainnya menjawab setuju.