Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani

PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERN, PEMANFATAN TEKNOLOGI INFORMASI, DAN KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP AKUNTABILITASKEUANGAN DESA (Studi di Kecamtan Aikmel dan Kecamtan Lenek Tahun 2018) MUHAMAD KARYADI
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 7 No. 2 (2019): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.636 KB) | DOI: 10.12345/jir.v7i2.123

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis Pengaruh Sistem Pengendalian Intern,Pemanfaatan Teknologi Informasi, dan Kompetensi Sumberdaya Manusia TerhadapAkuntabilitas Keuangan Desa. Jenis penelitian ini adalah penelitian (causal) atau sebab akibat.Populasi dalam penelitian ini semua Perangkat Desa di Kecamatan Aikmel dan KecamatanLenek yang berjumlah 216 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara ParsialSistem Pengendalian Intern Berpengaruh Positif dan Signifikan Terhadap AkuntabilitasKeuangan Desa dengan nilai signifikansi (0,005 < 0,05) dan t hitung > t tabel yaitu (2,910 >2,004). Pemanfaatan Teknologi Informasi Tidak Berpengaruh Terhadap Akuntabilitas KeuanganDesa karena nilai singnifikansinya (0,527 > 0,05) dan t hitung < t tabel (0,637 < 2,004). DanKompetensi Sumber Daya Manusia Berpengaruh Positif Dan Signifikan Terhadap AkuntabilitasKeuangan Desa dengan nilai singnifikansinya (0,000 < 0,05) dan t hitung < t tabel (0,4,987 >2,004). Secara simultan Sistem Pengendalian Intern, Pemanfaatan Teknologi Informasi, danKompetensi Sumber Daya Manusia berpengaruh Positif dan Signifikan Terhadap AkuntabilitasKeuangan Desa dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan F hitung > F tabel (87,317 > 2,77).Kata kunci : Pengendalian intern, Teknologi informasi, Sumber daya manusia dan Akuntabilitaskeuangan desaThe purpose of the research was to analyze the influence of the system of internal control,utilization of information technology, Human Resources and competencies Against the FinancialAccountability of the village. This type of research is research (causal) or cause the result. Thepopulation in this study all of the device is a village in Aikmel sub district and Subdistrict Lenektotalling 216 people. The results of this study indicate that internal control System partiallyPositive and significant Effect Against the Financial Accountability of the village with the highestsignificance (0.005 < 0.05) and t calculate > t table (2.910 > 2.004). The utilization of informationtechnology has no effect Against the Financial Accountability of the village because the value ofsingnifikansinya (0.527 > 0.05) and t calculate the t table < (0.637 < 2.004). Human resourcesand competencies a positive and significant Effect Against the Financial Accountability of thevillage with a value of singnifikansinya (0.000 < 0.05) and t count < t table (0, 4,987 > 2.004).Internal control Systems simultaneously, utilization of information technology, human resourcesand competencies of the positive and significant effect Against the Financial Accountability ofthe village with the highest significance 0.000 < 0.05 and F calculate > F table (87.317 > 2.77).Keywords: internal control, information technology, human resources and FinancialAccountability of the village
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM MEMBAYAR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI TIGA DESA DI KECAMATAN SURALAGA KABUPATEN LOMBOK TIMUR TAHUN 2019 Muhamad Karyadi
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 9 No. 2 (2021): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine income, tax services, knowledge of taxation, and tax law enforcement affect taxpayer compliance. The population in this study were all land and building taxpayers in Suralaga District (Tebaban Village, Paok Lombok Village, and Dasan Borok Village) in 2019 totaling 3,391 people and using the slovin formula in sampling. The sampling technique used cluster proportional random sampling technique and the sample in this study was 357 respondents. Data analysis method using multiple linear regression analysis model. The results of this study can be concluded that income does not have a partial and significant effect on taxpayer compliance because the t-count value is smaller than t-table (-0.792<1.65251) and the significance value is greater than 0.05 (0.425>0.05), service Taxes have an effect on taxpayer compliance because the t-count value is greater than t-table (2.364> 1.65251) and the significance value is less than 0.05 (0.019<0.05), knowledge of taxation has a partial and significant effect on taxpayer compliance because the value t count is greater than t table (1.839<1.65251) and the significance level is greater than 0.05 (0.067>0.05), tax law enforcement has no partial and significant effect on taxpayer compliance because the t-count value is smaller than t table (0.577<1.65251) and the significance level is greater than 0.05 (0.564>0.05), the results of the statistical analysis of determination obtained R^2 square of 0.039, which means that the effect of the independent variable den to the dividend variable is 39%.  Keywords: Income, Tax Services, Tax Knowledge, Tax Law Enforcement, Taxpayer Compliance. ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendapatan, pelayanan pajak, pengetahuan perpajakan, dan penegakan hukum pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wajib pajak bumi dan bangunan di Kecamatan Suralaga (Desa Tebaban, Desa Paok Lombok, dan Desa Dasan Borok) pada tahun 2019 berjumlah 3.391 orang dan menggunakan rumus slovin dalam penerikan sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster proporsional random sampling dan sampel dalam penelitian ini adalah 357 responden. Metode analisis data dengan menggunakan model analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan pendapatan tidak berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak karna nilai t  hitung lebih kecil dari t tabel (-0,792<1.65251) dan nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 (0,425>0,05), pelayanan pajak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak karna nilai t hitung lebih besar dari t tabel (2.364>1.65251) dan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,019<0,05), pengetahuan perpajakan berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak karna nilai t hitung lebih besar dari t tabel (1.839<1.65251) dan tingkat signifikansi lebih besar dari 0,05 (0,067>0,05) , penegakan hukum pajak tidak berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak karna nilai t hitung lebih kecil dari t tabel (0,577<1.65251) dan tingkat signifikansi lebih besar dari 0,05 (0,564>0,05), hasil analisis statistik determinasi diperoleh  square sebesar 0,039 mengandung arti bahwa pengaruh pariabel independen terhadap variabel devenden adalah 39 %. Kata Kunci: Pendapatan, Pelayanan Pajak, Pengetahuan Perpajakan, Penegakan Hukum Pajak, Kepatuhan Wajib Pajak.    
ANALISIS PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN MENGGUNAKAN BALANCED SCORECARD PADA PD. AGRO SELAPARANG LOMBOK TIMUR TAHUN 2015 MUHAMAD KARYADI
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 5 No. 1 (2017): Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12345/jir.v5i1.154

Abstract

Balanced Scorecard adalah alat pengukur kinerja yang menggabungkan antara ukuran kinerjakeuangan dan non keuangan. Balanced scorecard mengukur kinerja dari empat perspektif, yaituperspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal dan perspektifpertumbuhan dan pembelajaran. Penelitian dilakukan dengan menggunakan data tahun 2015pada PD. Agro Selaparang untuk menganalisis perspektif keuangan, sedangkan untukperspektif lainnya diukur menggunakan perhitungan dengan menyebarkan kuesioner. Populasipenelitian ini adalah pelanggan dan karyawan PD. Agro Selaparang Lombok Timur, sedangkansample yang diambil masing-masing adalah 50 responden untuk pelanggan dan 28 respondenuntuk karyawan. Kuesioner tersebut telah diuji validitas dan realibilitasnya. Indikator yangdigunakan dalam penelitian ini adalah Net Income / Sales, Gross Profit Margin , Earning PowerOf Total Investement, kepuasan pelanggan, inovasi dan kepuasan karyawan. Dari hasil analisisyang dilakukan, dapat diketahui bahwa kinerja PD. Agro Selaparang secara keseluruhan sudahcukup baik. Pada perspektif keuangan dengan indikator Net Income / Sales, Gross Profit Margindan Earning Power Of Total Investement sudah menunjukkan kinerja yang cukup baik. Untukperspektif pelanggan menunjukkan kinerja yang baik dengan adanya kepuasan pelanggan yangcukup memuaskan. Untuk perspektif proses bisnis internal perusahaan sudah dapat melakukaninovasi yang baik terutama dalam bidang manajemen. Dan perspektif pertumbuhan danpembelajaran menunjukkan tingkat kepuasan karyawan yang cukup memuaskan. Dari datapenelitian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa Balanced Scorecard dapat memberikangambaran yang lebih terstruktur dan menyeluruh (komprehensif).Kata kunci : Pengukuran Kinerja, Balanced ScorecardBalanced Scorecard is a performance measurement tool that combines a measure of financialperformance and non-financial. Balanced scorecard measures performance from fourperspectives, namely financial perspective, customer perspective, internal business process andlearning and growth perspective. The study was conducted using data from 2015 to the PD.Agro Selaparang to analyze the financial perspective, while for the other perspective ismeasured using a calculation by distributing questionnaires. The study population was thecustomers and employees of PD. Agro Selaparang Lombok Timur, whereas samples taken eachis 50 respondents to the customer and 28 respondents to the employee. The questionnaire hasbeen tested for validity and realibilitasnya. The indicators used in this study is Net Income /Sales, Gross Profit Margin, Earning Power Of Total Investments, customer satisfaction,innovation and employee satisfaction. From the analysis conducted, it can be seen that theperformance of PD. Agro Selaparang overall has been good enough. On the financialperspective with indicators Net Income / Sales, Gross Profit Margin and Earning Power Of TotalInvestments already showed a good performance. For perspective, customers show a goodperformance in the presence of customer satisfaction is quite satisfactory. For perspective, thecompany's internal business processes are able to perform a good innovation, especially in thefield of management. And learning and growth perspective shows the level of employeesatisfaction is quite satisfactory. From the research data it can be concluded that the BalancedScorecard can provide a more structured and comprehensive (comprehensive).Keywords: Performance Measurement, Balanced Scorecard
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PD. “AGRO SELAPARANG” LOMBOK TIMUR MUHAMAD KARYADI
Journal Ilmiah Rinjani : Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani Vol. 3 No. 1 (2016): Journal Ilmiah Rinjani: Media Informasi Ilmiah Universitas Gunung Rinjani
Publisher : LPPM Universitas Gunung Rinjani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk Deskriftif. Datayang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yaitu data yang berupaangka-angka yang termuat dalam laporan keuangan PD. AGRO SELAPARANGtahun 2013 dan 2014 serta data-data lain yang berhubungan dengan masalahpenelitian. Dan data kualitatif yaitu data yang diperoleh dari hasil wawancaradengan pihak-pihak yang terkait, baik dari pihak Agro maupun pihak lain yangdinggap kompeten dalam memberikan informasi yang dibutuhkan dalam penelitianini. Hasil penelitian ini menunjukkan kinerja keuangan pada PD. AGROSELAPARANG tahun 2013 dan 2014 adalah mulai meningkat, untuk rasiolikuiditasnya PD. AGRO SELAPARANG mampu memenuhi kewajiban jangkapendek saat jatuh tempo. Hal ini terlihat dari dari perhitungan Current Ratio padatahun 2014 sebesar 60,98% sedangkan pada tahun 2013 sebesar 38,42%. Untukrasio profitabilitasnya PD. AGRO SELAPARANG mampu menghasilkan laba, halini terlihat dari perhitungan Net Profit Margin pada tahun 2014 sebesar 3,03%sedangkan pada tahun 2013 perusahaan mengalami kerugian sebesar (1,52%).Kemudian untuk rasio solvabilitasnya PD. AGRO SELAPARANG mampumemenuhi semua hutangnya baik hutang jangka pendek maupun hutang jangkapanjang. Hal ini terlihat dari perhitungan TDtTAR pada tahun 2014 sebesar49,16% sedangkan pada tahun 2013 sebesar 46,39%.Kata Kunci: Rasio Likuiditas, Rasio Profitabilitas, Rasio SolvabilitasThis type of research used in this study is descriptive. The data used in thisresearch is quantitative data that is data of the numbers contained in the financialstatements PD. AGRO Selaparang in 2013 and 2014 as well as other data relatedto the research problem. And qualitative data is data obtained from interviews withthe parties involved, both the Agro and other parties is deemed competent inproviding the information required in this study. Results of this study indicatefinancial performance in PD. AGRO Selaparang in 2013 and 2014 began toincrease, for the liquidity ratio of PD. AGRO Selaparang able to meet short-termobligations as they mature. This is evident from the calculation of Current Ratio in2014 amounted to 60.98%, while in 2013 amounted to 38.42%. For PD profitabilityratio. AGRO Selaparang able to generate profit, it is seen from the calculation ofnet profit margin in 2014 amounted to 3.03%, while in 2013 the company suffereda loss of (1.52%). Then for the solvency ratio of PD. AGRO Selaparang better ableto meet all its debt short-term debt and long-term debt. This is evident from thecalculation TDtTAR in 2014 amounted to 49.16%, while in 2013 amounted to46.39%.Keywords: Liquidity Ratios, Profitability Ratios, Solvency Ratios