Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Audit Energi Pemakaian Air Conditioning (AC) Di Gedung Dinas Pekerjaan Umum Kab. Ketapang Propinsi Kalimantan Barat Lukman, Arif
ELKHA : Jurnal Teknik Elektro Vol. 10 No. 1, March 2018
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.457 KB) | DOI: 10.26418/elkha.v10i1.25202

Abstract

Abstract–Goverment Building Pekerjaan Umum Office of Ketapang District, West Kalimantan is one of government office buildings into categorized  of office buildings that use air conditioning. To implement one of the government's policy that is to save electricity energy consumption in government building, it must be known Intensity of Energy Consumption in the building, Preliminary Energy Audit Result in Public Service Office Building of Kab. Ketapang shows the value of Energy Consumption Intensity (IKE) of 198.13 kWH / (m ^ 2.year) and belongs to the category of government building with air conditioning with energy efficient enough.To improve the category of energy saving savings, a Detailed Energy Audit should be performed. Detailed Energy Audit Result, through the measurement data analysis step, the search for energy saving opportunities analysis of energy saving opportunities resulted some recommendations that must be done by the Office of Public Works of Kab. Ketapang in order to improve the category of energy-efficient usage. The results of the Detailed Energy Audit improve the category of energy use in Public Works Office to be efficient with the value of Energy Consumption Intensity (IKE) 156.83 kWH / (m2.year)And savings programs that are made include in energy savings program at no cost and with low cost.
Perancangan dan Implementasi Mapper dan Demapper untuk DVB-T Suyoto, Suyoto; Subekti, Agus; Lukman, Arif
INKOM Journal Vol 5, No 2 (2011)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.607 KB) | DOI: 10.14203/j.inkom.152

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan perancangan dan implementasi mapper dan demapper untuk DVB-T (Digital Video Broadcaster-Terrestrial). Mapper digunakan untuk memetakan deretan bit digital kedalam symbol-simbol OFDM yang akan masuk ke IFFT, sedangkan demapper digunakan untuk memetkan simbol-simbol OFDM yang keluar dari FFT ke dalam deretan bit digital. Mapper dan demapper menggunakan konstelasi 16 QAM (Quadrature Amplitude Modulation). 4 bit digunakan untuk memetakan setiap simbol OFDM. Perancangan dilakukan dengan menggunakan ISE 9.2i Xilinx. Hasil dari perancangan diimplementasikan pada virtex-4 development board.
ANALISIS PERSEPSI PENGETAHUAN PROSEDURAL MATEMATIKA SISWA BERPIKIR KRITIS Lukman, Arif
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengamati dan menggali informasi akan persepsi siswa saat menerima pengetahuan penting dilakukan oleh guru. Sebagai upaya konfirmasi guru terhadap pengetahuan yang terbentuk pada siswa. Mengetahui ada dan tidaknya masalah dalam pembentukan pengetahuan sebenarnya membantu guru dalam mengkoleksi cara pemecahan masalah matematika dari siswa, dengan demikian berdasarkan hasil pemecahan masalah sangat penting untuk mengetahui profil persepsi pengetahuan matematika. Penelitian ini mendeskripsikan persepsi pengetahuan prosedual matematika siswa berpikir kritis. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian metode analisis deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah subjek dengan kemampuan berpikir kritis. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif kualitatif yang memberikan gambaran persepsi pengetahuan procedural matematika siswa berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek mampu memberikan simpulan dari tahap-tahap penyelesaian dengan memberikan bukti sesuai prosedur matematika dari langkah-langkah penyelesaian yang dihasilkan subjek. Dengan demikian subjek dalam memecahkan masalah matematika, subjek memiliki persepsi pengetahuan yang baik akan fakta matematika. Persepsi pengetahuan dalam mengklasifikasi, mengkategorikan juga sangat baik, sedangkan persepsi akan teknik atau metode penyelesaian tentang statistik juga baik.