Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Ancaman Keamanan pada Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Kohar, Abdul; Putro, Hanson Prihantoro
Seminar Nasional Informatika Medis (SNIMed) 2014: Prosiding SNIMED 2014
Publisher : Magister Teknik Informatika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem informasi manajemen rumah sakit merupakan sistem yang kritis menyangkut kehidupan seseorang. Upaya perlu dilakukan agar sistem tersebut dapat tetap aman, terjaga dari berbagai ancaman yang dapat menganggu keberjalanan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ancaman terhadap keamanan sistem informasi kesehatan, khususnya pada Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit. Penelitian ini menggunakan metode review dengan teknik melakukan review dan menganalisis beberapa makalah yang berkaitan dengan topik pembahasan tentang keamanan sistem informasi kesehatan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahawa ancaman yang paling tinggi terhadap keamanan sistem informasi kesehatan adalah ancaman dari peretas.
Risiko pengembangan perangkat lunak di indonesia: Temuan studi delphi Nuswantoro, Setio Ardy; Wahid, Fathul; Putro, Hanson Prihantoro
TEKNOLOGI: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol 10, No 1 (2020): January
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/teknologi.v10i1.2066

Abstract

Proyek pengembangan perangkat lunak telah berhasil digunakan di berbagai bidang, tetapi persentase kegagalan masih cukup tinggi. Di Indonesia tingkat keberhasilan proyek hanya mencapai 50%. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi risiko pengembangan perangkat lunak dengan konteks Indonesia. Penelitian menjawab dua pertanyaan: (a) Apa risiko dalam proyek pengembangan perangkat lunak, dan (b) Apakah terdapat perbedaan tahap pengembangan perangkat lunak untuk risiko yang ditemukan. Metode Delphi digunakan untuk memperoleh pendapat ahli dengan serangkaian kuesioner berulang yang bertujuan untuk mencapai konsensus. Penelitian ini menggunakan metode Delphi dengan melibatkan 41 panelis dengan beragam latar belakang peran dalam proyek pengembangan perangkat lunak, penelitian ini menemukan 17 risiko berdasar konsensus panelis. Pemetaan risiko untuk setiap tahap pengembangan perangkat lunak (perencanaan, analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan pemeliharaan) menemukan bahwa setiap tahap mempunyai risiko dominan yang bervariasi. Pada tahap perencanaan, risiko perencanaan sistem tidak jelas menjadi risiko yang paling mendominasi.  Software development projects have been used successfully in various fields, but failure percentage is still high. In Indonesia, project's success rate is only 50%. This research aims to identify software developments risk with Indonesia context. This research answered two questions. (a) What are the risks in a software development project; (b) Is there any difference stages of software development for the risk found. The Delphi method is used to obtain expert opinion by a series of repeated questionnaires aimed at reaching consensus. This research uses the Delphi method involving 41 panelists with various background of roles in software development projects. This study found 17 risks based on panelist consensus. Risk mapping for each sofware development stage, (planning, analysis, design, development, implementation, and maintenance) found that each stage has various dominant risks. At the planning stage, the risk of system planning is not clear to be the most dominating risk.
Risiko pengembangan perangkat lunak di indonesia: Temuan studi delphi Nuswantoro, Setio Ardy; Wahid, Fathul; Putro, Hanson Prihantoro
Teknologi: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol 10, No 1 (2020): January
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/teknologi.v10i1.2066

Abstract

Proyek pengembangan perangkat lunak telah berhasil digunakan di berbagai bidang, tetapi persentase kegagalan masih cukup tinggi. Di Indonesia tingkat keberhasilan proyek hanya mencapai 50%. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi risiko pengembangan perangkat lunak dengan konteks Indonesia. Penelitian menjawab dua pertanyaan: (a) Apa risiko dalam proyek pengembangan perangkat lunak, dan (b) Apakah terdapat perbedaan tahap pengembangan perangkat lunak untuk risiko yang ditemukan. Metode Delphi digunakan untuk memperoleh pendapat ahli dengan serangkaian kuesioner berulang yang bertujuan untuk mencapai konsensus. Penelitian ini menggunakan metode Delphi dengan melibatkan 41 panelis dengan beragam latar belakang peran dalam proyek pengembangan perangkat lunak, penelitian ini menemukan 17 risiko berdasar konsensus panelis. Pemetaan risiko untuk setiap tahap pengembangan perangkat lunak (perencanaan, analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan pemeliharaan) menemukan bahwa setiap tahap mempunyai risiko dominan yang bervariasi. Pada tahap perencanaan, risiko perencanaan sistem tidak jelas menjadi risiko yang paling mendominasi.  Software development projects have been used successfully in various fields, but failure percentage is still high. In Indonesia, project's success rate is only 50%. This research aims to identify software developments risk with Indonesia context. This research answered two questions. (a) What are the risks in a software development project; (b) Is there any difference stages of software development for the risk found. The Delphi method is used to obtain expert opinion by a series of repeated questionnaires aimed at reaching consensus. This research uses the Delphi method involving 41 panelists with various background of roles in software development projects. This study found 17 risks based on panelist consensus. Risk mapping for each sofware development stage, (planning, analysis, design, development, implementation, and maintenance) found that each stage has various dominant risks. At the planning stage, the risk of system planning is not clear to be the most dominating risk.