Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

RELATIONSHIP OF ECONOMIC VULNERABILITY WITH THE ACTION OF CRIMINAL VIOLENCE ON HOUSEHOLD WOMEN Pratiwi, Endang Tri; Dewi, I K; Abdullah, LOD; Malik, Ernawati; Abdullah, Rudi
International Journal of Management Progress Vol 1 No 2 (2020): International Journal of Management Progress
Publisher : Institute for Research and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.533 KB) | DOI: 10.35326/ijmp.v1i2.560

Abstract

From the description above, the conclusion in this study is basically there are five main causes that trigger the occurrence of domestic violence, namely economic difficulties, disobedience, bad behavior, jealousy, and others (child problems, the husband remarries, people's interference old/in-law). Some of the factors above which are the main factors in the occurrence of domestic violence are problems of economic vulnerability/difficulty. And the forms of domestic violence that are caused due to economic vulnerability problems, namely physical violence, psychological violence, sexual violence and neglect of the household.
Sosialisai Penerapan Sapta Pesona Dalam Perencanaan dan Pengembangan Destinasi Pariwisata Berkelanjutan di Air Terjun Tirta Rimba Kelurahan Kadolomoko, Kecamatan Kokalukuna Kota Baubau Abdullah, Rudi; Malik, Ernawati; Dja’wa, Asrianti; Abdullah, Anwar; Alda, Alda; Asrin, Asrin; Gustiansyah, Geby Sisillia; Jumardin, Jumardin; Syahrul, Syahrul; Nurdayani, Wa Ode; Syalman, Syalman; Sahrin, Sahrin
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9, No 1: 2021
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v9i1.1902

Abstract

Abstrak Air terjun tirta rimba adalah salah satu objek wisata alam di Baubau. Eksotisme alam yang ditawarkan tak dimiliki di objek wisata lain. Dengan destinasi tinggi sekitar 6 meter dan lebar 5 meter memiliki kolam-kolam kecil dibawahnya. Objek wisata ini merupakan salah satu daerah konservasi dan pengawasan secara langsung dari pihak Kementrian Hutan Lindung Republik Indonesia. Air terjun tirta rimba masih sangat minim dalam segi fasilitas umum, sarana, prasarana dan sumberdaya manusia yang paham tentang pariwisata. Oleh karena itul maka tim pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Buton bekerjasama dengan Mitra yaitu Kelompok Masyarakat Wisata (Pokmasta) kelurahan Kadolomoko dalam bentuk sosialisasi Penerapan sapta pesona dalam perencanaan dan pengembangan destinasi pariwisata berkelanjutan di air terjun tirta rimba Kelurahan Kadolomoko Kecamatan Kokalukuna Kota Baubau. Pengabdian Kepada Masyarakat ini Hasilnya di sambut positif oleh seluruh warga masyarakat dan mitra yang membuat mereka terbuka dalam segi pandangannya tentang Perencanaan dan Perkembangan dunia pariwisata saat ini. Selain itu hasil lainnya dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini mulai berwujud dengan pembukaan kembali akses jalan menuju hutan Jati Alam yang berpotensi menjadi daya tarik wisata alam. Kata Kunci: Sosialisasi Penerapan Sapta Pesona, Perencanaan, pengambangan, Pariwisata Berkelanjutan 
Pemberdayaan Warga Nelayan Lewat Pengembangan Perikanan Tangkap di Desa Tira Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan Sulawesi Tenggara Abdullah, Rudi; Malik, Ernawati; R, Muhammad Rais R3 Rais; Dja’wa, Asrianti; Huseng, Sadam; Rihamdani, Ibnu; Ardin, Ardin; Yasril, Ld; Silvia, Silvia; Risnawati, Wa; Claudia, Elna; Jordin, Jordin
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9, No 1: 2021
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v9i1.1901

Abstract

Abstrak Desa Tira terletak di kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan yang menjadi lokasi pengabdian kepada masyarakat sebagian besar penduduknya adalah berprofesi sebagai nalayan, yaitu 95 % penduduknya mengantungkan hidupnya dilaut, hal ini disebabkan karena letak Desa Tira yang berada di pesisir pantai.  Nelayan yang beroperasi dalam melakukan penangkapan ikan terdiiri dari nelayan kecil dan nelayan besar. Penangkapan ikan yang dilakukan semakin mengalami penurunan disebabkan oleh kurang mendukungnya peralatan kapal yang digunakan seperti masih menggunakan mesin kapal dengan model manual (Engkol), Kompas Manual yang sulit mendeteksi arah, Kalistrikan kapal menggunakan mesin utama kapal. Hal inilah yang mendorong Tim Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Buton untuk melakukan pengabdian dengan topik Pemberdayaan warga nelayan lewat pengembangan perikanan tangkap di Desa Tira. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pelatihan dan sosialisasi. Hasil yang di peroleh adalah dari peserta yang ada sebanyak 50 orang maka yang hadir yaitu sebanyak 20 orang dari kelompok nelayan besar dan 29 orang dari nelayan kecil atau sekitar 99 persen yang hadir artinya bawha kegiatan ini berhasil dilaksanan dimana target kehadiran di atas 80 persen.  Sosialisasi dan Pelatihan yang dilakukan memberikan dampak dimana meningkatkan pemehaman dan pengetahuan para nelayan dan nantinya akan meningkatkan pendapatannya. Namun ada beberapa nelayan yang harus dilakukan pendampingan serta pembinaan secara insentif.    Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Perikanan Tangkap, Desa Tira Kecamatan Sampolawa
Relationship of Economic Vulnerability With The Action of Criminal Violence on Household Women Pratiwi, Endang Tri; Dewi, I K; Abdullah, LOD; Malik, Ernawati; Abdullah, Rudi
International Journal of Management Progress Vol 1 No 2 (2020): International Journal of Management Progress
Publisher : Institute for Research and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/ijmp.v1i2.560

Abstract

From the description above, the conclusion in this study is basically there are five main causes that trigger the occurrence of domestic violence, namely economic difficulties, disobedience, bad behavior, jealousy, and others (child problems, the husband remarries, people's interference old/in-law). Some of the factors above which are the main factors in the occurrence of domestic violence are problems of economic vulnerability/difficulty. And the forms of domestic violence that are caused due to economic vulnerability problems, namely physical violence, psychological violence, sexual violence and neglect of the household.
INCREASING SKILLS OF ADOLESCENT WOMEN TO PROCESS PAPAYA-BASED FOOD THROUGH THE CONCEPT OF FOOD DIVERSIFICATION Sujana, I Wayan; Malik, Ernawati; Suandwi, Ni Ketut Mita; Rosa, Karmilawati; Putri, Andi Riskiana
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 3 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i3.5107

Abstract

Abstrak:  Program pengembangan kewirausahaan akhir-akhir ini menjadi perhatian khusus bagi pemerintah pusat maupun juga pemerintah daerah. Hal ini dikarenakan fokus pemerintah didalam menghadapi era modernisasi global adalah penyiapan lapangan kerja serta peningkatan keterampilan sumberdaya manusia baik hardskill maupun softskill dalam rangka mewujudkan Indonesia yang berdaulat dibidang ekonomi dan UMKM. Pemberdayaan masyarakat pada dasarnya adalah kegiatan terencana dan kolektif guna meningkatkan taraf hidup masyarakat, yang dilakukan melalui program yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan masyarakat. Tujuan pengabdian masyarakat berupaya untuk menumbuhkan kreativitas serta berinovasi guna menciptakan produk berbahan dasar pepaya yang memiliki nilai tambah secara ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yakni petani pepaya khususnya. Meningkatkan nilai ekonomi pangan lokal dapat dicapai melalui aksi Diversifikasi pangan. Metode Pelaksanaan dimulai dari melakukan pengamatan awal lokasi kemudian melakukan sosialisasi dan melakukan pelatihan dengan mengajarkan masyarakat cara membuat Abon Pepaya. Hasil dari Pengabdian ini adalah masyarakat selama ini belum memahami buah pepaya dapat menghasilkan produk yang mempunyai nilai ekonomis lebih baik jika dibandingkan dengan hanya mengkonsumsi buah pepaya misalnya es buah atau dijadikan sayur. Dengan adanya kegiatan pengabdian ini masyarakat khususnya remaja perempuan serta ibu-ibu memiliki motivasi untuk berinovasi membuat produk baru yang memiliki nilai ekonomis lebih baik serta tahan lama untuk dapat dijual agar dapat membantu perekonomian keluarga. Abstract: The entrepreneurship development program has recently become a special concern for the central government as well as local governments. This is because the government's focus in facing the era of global modernization is the preparation of employment opportunities and improving the skills of human resources, both hard skills and soft skills in order to realize a sovereign Indonesia in the field of economy and MSMEs. Community empowerment is basically a planned and collective activity to improve people's living standards, which is carried out through programs designed to improve community abilities. The purpose of community service seeks to foster creativity and innovate in order to create papaya-based products that have added economic value to improve welfare community, namely papaya farmers in particular. Increasing the economic value of local food can be achieved through the action of food diversification. The implementation method starts from conducting initial observations of the location then conducting socialization and training by teaching the community how to make Papaya Shredded. The result of this service is that people have not understood that papaya fruit can produce products that have better economic value when compared to only consuming papaya fruit, such as fruit ice or as vegetables. With this community service activity, especially teenage girls and mothers have the motivation to innovate to make new products that have better economic value and are durable to be sold in order to help the family economy.
BIMBINGAN TEKNIS PENGGUNAAN APLIKASI PENCATATAN INFORMASI KEUANGAN PADA KELOMPOK PENGRAJIN TENUN Pratiwi, Endang Tri; Malik, Ernawati; Mahmuda, Dewi; Rahman Al Akbar, Muhammad; Ode Elfianti, Wa
Jurnal Abdimas Adpi Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2021): Jurnal Abdimas ADPI Sosial dan Humaniora
Publisher : Asosiasi Dosen PkM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47841/jsoshum.v2i3.237

Abstract

The purpose of this PkM activity is to provide technical guidance to groups of weaving craftsmen regarding the financial management of business units using the SIAPIK application (Financial Information Recording Application Information System). This technical guidance was carried out on a group of weaving craftsmen in the Wabula Traditional Village, Wabula District, Buton Regency with the formulation of the activity theme obtained through a preliminary survey of the weaving craftsman group which was delivered during the visit and the initial discussion between the PkM team and the weaving craftsman group. Based on the results of the discussion, the problems faced by the weaving craftsmen group today are (1) business activities that take place continuously, but there is no profit accounting; (2) limited knowledge of the group of weaving craftsmen regarding the financial management of technology-based business units. This technical guidance is carried out through a Participatory Training approach with a series of preliminary, implementation and evaluation stages. The results of the evaluation of PkM activities showed that the initial understanding of the weaving craftsman group towards financial management was in the range of 40% before the technical guidance was implemented, then increased to 80% after the technical guidance was implemented.
Pendampingan Masyarakat Pesisir Dalam Budidaya Rumput Laut Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Tira, Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan Abdullah, Rudi; Malik, Ernawati; Dja’wa, Asrianti; Amlin, Amlin; Yanti, Asni; Hasan, Hasan; Asri, La; Hamid, Hamid; Iyan, Iyan; Ritiau, Fauziah Puspa; Manggabarani, Muhammad Mualim
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): April 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.229 KB) | DOI: 10.25008/altifani.v1i2.132

Abstract

Budidaya Rumpu Laut di Desa Tira, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, memiliki potensi yang tinggi untuk di lakukan, namun dilapangan ada kondisi lain yang di hadapi oleh para petani rumput laut, sehingga aktivitas petani ini belum memiliki kontribusi bagi peningkatan pendapatan masyarakat. Hal ini lah yang mendorong tim Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Buton melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Tira Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan bersama Mitra Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Rumput Laut dengan tujuan untuk mendeskripsikan, implementasi, pendampingan masyarakat dalam budidaya rumput laut di Desa Tira. Metode yang digunakan dalam PkM adalah survey, demonstrasi, praktek langsung dan evaluasi. Keberhasilan dari PkM didasarkan pada terpenuhinya indikator-indikator proses PkM dan produk yang dihasilkan dalam PkM, kegiatan PkM dievaluasi dalam hal proses dan akhir kegiatan. Kegiatan ini dianggap telah berhasil bila persentase keterlibatan dan keaktifan Mitra Gapoktan mencapai 80%, Mitra Gapoktan mampu melakukan budidaya. Hasil evaluasi menunjukan bahwa Mitra Gapoktan sangat antusias terlibat, 99% terlibat dalam budidaya, dan terdapat peningkatan produk budidaya rumput laut. PkM ini telah diimplementasikan sesuai rencana awal.