Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemetaan Media Sosial sebagai Sarana Komunikasi Bisnis di Kalangan Mahasiswa Fisip UHO Azis, Wa Ode Iska Fariana; Harmin, Siti; Lusianai, Wa Ode
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol 4, No 3 (2019): Edisi Juli
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Ha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.938 KB) | DOI: 10.52423/jikuho.v4i3.9937

Abstract

Mahasiswa Menggunakan media sosial untuk menjalankan aktifitas jual beli online tanpa mengganggu aktifitas perkuliahan. Dalam penggunaannya, mahasiswa menggunakan lebih dari satu jenis media sosial dengan berbagai varian produk yang ditawarkan. Di Fisip terdapat mahasiswa yang menjalankan aktifitas jual beli dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi bisnis. Untuk itu penelitian ini ditujukan untuk mengetahui jenis media sosial yang digunakan, produk yang dipasarkan, serta target pasar yang disasar sehingga pada akhirnya menemukan sebuah pemetaan media komunikasi bisnis berbasis media sosial dikalangan mahasiswa. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memilih mahasiswa Fisip yang melakukan aktifitas jua beli online sebagai informan dengan teknik penarikan bola salju (snowball sampling. Wawancara, observasi dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data penelitian yang kemudian dianalisis menggunakan deskriptif kualitatis Miles dan Hubermas. Hasil penelitian menunjukan,  bahwa  jenis media sosial yang digunakan sebagai jual beli online adalah facebook, WhatsApp dan Instagram dan yang paling banyak digunakan adalah media sosial instagram. Varian produk yang dipasarkan melalui media sosial adalah fashion,. Sedangkan mahasiswa menjadi target pasar penjualan produk melalui media sosial ini.Kata Kunci: pemetaan media, media sosial, jual beli online, facebook, instagram, WhatsApp
Perilaku Komunikasi Suku Bajo Dalam Berinteraksi Dengan Komunitas Daratan Di Desa Terapung Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Harmin, Siti; Rajab, Muh.; Joko, Joko; Halika, La Ode Herman
REZ PUBLICA Vol 6, No 4 (2020): Desember-Februari
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/rzp.v6i4.16727

Abstract

This research aims to study the factors affecting the communication behavior of Bajo Tribe with mainland community in floating village of Mawasangka District, Buton Regency in South-East Sulawesi Province. The sample was selected using purposive sampling method consisting of 20 informants. They were 10 informants taken from Bajo tribe and 10 others were taken from mainland community. The data were obtained through participative observation, in-depth interview, and documentation. The data were then analyzed using descriptive qualitative method. The result show that community behavior of Bajo tribe with mainland community is based on customs and traditions and the needs related to their activities as fishermen. In general, community behavior of Bajo tribe is based on to what extent the strength and weakness of social interaction with mainland community. The stronger their interaction with mainland community , the bigger opportunity the occurrence of new communication behavior which is identical to mainland community. Meanwhile,  the factors affecting the communication behavior of Bajo tribe in doing interaction with mainland community are education level, life patterns (kinship system, residence pattern, and marriage interactions (cooperation, accommodation, and assimilation).
KONSTRUKSI MAKNA KOMUNIKASI PADA SIMBOL BUDAYA TARIAN LUMENSE SUKU MORONENE KABAENA Masrul, Masrul; Umran, La Ode Muh.; Ridwan, Harnina; Harmin, Siti; Herman, La Ode
Jurnal Neo Societal Vol 5, No 3 (2020): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jns.v5i3.13480

Abstract

Konstruksi makna komunikasi pada simbol budaya Tarian Lumense suku Morornene Kabaena. Dengan permaslahan (1) Simbol-simbol budaya yang terdapat pada tarian Lumense suku moronene di pulau Kabaena, (2) Apa makna simbol budaya tarian Lumense dalam kehidupan sosial suku moronene di pulau Kabaena. Metode penelitian ditetapkan obyek berupa para tokoh adat dan mantan penari lumense sekaligus sebagai informan untuk melengkapi data penelitian dengan subyek yakni nilai budaya yang terdapat dalam tarian lumense. Penentuan Informan dilakukan dengan cara penunjukkan langsung (purposive sampling) dengan asumsi bahwa sumber data tersebut memilki kapasitas yang cukup dalam memberikan informasi dan penjelasan mengenai konstruksi makna komunikasi pada simbol budaya tarian lumense di pulau kabaena.  Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menemukan: (1) simbol budaya yang terdapat pada tarian lumense di pulau kabaena meliputi pesan nonverbal meliputi; gerakan anggota tubuh, kostum, alat dan asesoris kelngkapan tarian lumense. (2) makna simbol pesan social yang terdapat pada budaya tarian lumense dalam mempengaruhi aspek kehidupan social masyarakat suku moronene kabaena sebagai bagian dari kodrat kehidupan manusia sebagai ciptaan Allah swt.
Analisis Prosedur Penyiangan Bahan Pustaka Pada Ruang Koleksi Umum Di UPT Perpustakaan Universitas Halu Oleo Kendari Aswinda, Aswinda; Harmin, Siti; Rajab, Muhammad
Jurnal Literasi Perpustakaan dan Informasi: Jurnal Penelitian Kajian Perpustakaan dan Informasi Vol 1, No 1 (2021): Edisi Februari
Publisher : Halu Oleo University Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.654 KB) | DOI: 10.52423/jlpi.v1i1.16214

Abstract

The purpose of this study was to see the procedure of weeding library materials in the general collection room at the Halu Oleo Kendari University Library. The study used the concept of weeding procedures by Yulia (2010: 937) and the research method used in this study was descriptive qualitative research methods. The technique of determining information in this study was purposive sampling with 3 informants. The data techniques used in this research are observation, interview and documentation. The results showed that the procedure of weeding library materials in the general collection room was carried out by making the physical condition, level of use and duplication as a reference in selecting library materials. The stamp "removed from the library collection" proves that the library material is no longer owned by the library and library materials that have been heavily damaged and have low levels of use and library materials with many duplicates will not be returned to the shelf but will be stored or donated. The exchange of collections or grants for weeded library materials is carried out by taking into account the level of use and the number of expands on these library materials. placing the weeded collection in the warehouse first, first, it will first pull the completeness of the collection, such as a book card catalog which will later be used as an archive for the library. The data for the last 3 years of library materials are used by users as a reference in weeding activities carried out and saving content from library materials that are not weeded. Keywords: Analysis, Weeding Procedure, Library Material