Melani, Winny Retna
Coastal and Marine Resources Research Center, Raja Ali Haji Maritime University, Tanjungpinang, Indonesia

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Indeks Pencemaran Muara Sungai Jodoh, Kota Batam Akbar, R. M. Rachmad Rizal; Melani, Winny Retna; Apriadi, Tri
977-2407769
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.783 KB) | DOI: 10.14710/jmr.v9i2.26613

Abstract

ABSTRAK : Penentuan status mutu perairan perlu dilakukan sebagai acuan dalam melakukan pemantauan pencemaran kualitas air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pencemaran melalui nilai Indeks Pencemaran (IP) di perairan Muara Sungai Jodoh, Kota Batam. Lokasi pengambilan sampel berdasarkan metode purposive sampling di tujuh stasiun pada perairan Muara Sungai Jodoh Kelurahan Tanjung Uma Kota Batam. Parameter yang digunakan pada penelitian ini yaitu suhu, TSS, pH, DO, BOD, salinitas, dan bakteri coliform. Sebagai pembanding, digunakan baku mutu air laut untuk biota laut berdasarkan KEPMEN LH No.51 Tahun 2004. Perhitungan nilai IP dilakukan mengacu pada Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 115 Tahun 2003 Tentang Penentuan Status Mutu Air. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa perairan muara Sungai Jodoh Kelurahan Tanjung Uma Kota Batam pada saat pasang maupun surut kualitas perairan tergolong tercemar ringan.  ABSTRACT : The determination of water quality status needs to be done as a reference to monitor water pollution. This study aimed to determine the level of pollutions through the level of Index Pollution (IP) in Jodoh River estuary, Tanjung Uma, Batam City . The location of sampling based on purposive sampling method of seven station in the waters of Jodoh River, Tanjung Uma, Batam City. Physical chemichal parameters used in this study were temperature, TSS, pH, DO, BOD, salinity and coliform bacteria. The water quality results were compared with water quality standards based on KEPMEN LH No.51 2004 for marine biotas. IP calculation was reference to the Minister of Environment No.115 2003 concerning on determination of water quality status. Based on the results of this study showed the estuary waters in the Jodoh River, Tanjung Uma, Batam City, when at high and low tide the water quality were slightly polluted.
KAJIAN AIR LIMBAH RUMAH TANGGA DI PERUMNAS SUNGAI JANG KECAMATAN BUKIT BESTARI KOTA TANJUNGPINANG Saputri, Anggun; Zulfikar, Andi; Melani, Winny Retna
Dinamika Maritim Vol 5 No 1 (2015): Dinamika Maritim, Vol. 5 No. 1, April, 2015
Publisher : Coastal and Marine Resources Research Center, Raja Ali Haji Maritime University, Tanjungpinang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (989.301 KB)

Abstract

Kecamatan Bukit Bestari merupakan salah satu Kecamatan di Kota Tanjungpinang yang memiliki tingkat kepadatan penduduk yang cukup padat yakni sebesar 925 Jiwa/Km2. Letak lokasi Perumnas Sungai Jang yang berada di wilayah pesisir tentu saja berpotensi menyebabkan terjadinya pencemaran laut karena pada umumnya limbah yang berasal dari aktivitas rumah tangga tersebut langsung dibuang atau dilepaskan menuju pembuangan akhir (outlet) yang bermuara ke laut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar beban pencemaran yang dihasilkan air limbah rumah tangga di Perumnas Sungai Jang terhadap perairan laut Sungai Jang serta menganalisis tingkat pencemaran air limbah di lokasi tersebut. pengumpulan data di lapangan pada 9 titik stasiun menggunakan metode purposive sampling, data yang dikumpulkan adalah data kondisi perairan dan debit perairan. Hasil analisis Indeks Pencemaran di Perumnas Sungai Jang yang terkategori dalam tingkat tercemar ringan menuju tercemar sedang yaitu sebesar 4,8. Beban pencemaran yang terdapat di Perumnas Sungai Jang pada telah melewati beban standar yang diperbolehkan berdasarkan perhitungan penggunaan air oleh PDAM. Beban pencemaran dari parameter padatan tersuspensi terlarut sebesar 2634,022 kg/hari, parameter BOD sebesar 2702,262 kg/hari, parameter minyak dan lemak sebesar 243,953 kg/hari, serta parameter deterjen sebesar 40,907 kg/hari
Tingkat Kesuburan Perairan di Perairan Kampung Madong, Kelurahan Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang Ismail; Melani, Winny Retna; Apriadi, Tri
Akuatiklestari Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1299.398 KB) | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v2i1.931

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesuburan perairan berdasarkan indeks TRIX (Trophic Index), serta kondisi perairan fisika, kimia dan biologi di Perairan Kampung Madong Kelurahan Kampung Bugis Kota Tanjungpinang. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei sebanyak 15 titik sampling pada saat surut dan 15 titik sampling pada saat pasang pada titik koordinat yang sama. Hasil penelitian ini menunjukkan kualitas perairan Kampung Madong baik parameter fisika maupun kimia pada saat pasang dan surut masih berada pada kriteria sesuai menurut KEPMEN LH No. 51 Tahun 2004 tentang baku mutu air laut untuk biota, namun untuk parameter Nitrat dan Fosfat tidak memenuhi baku mutu. Nilai tingkat kesuburan Perairan Kampung Madong berdasarkan nilai indeks TRIX yaitu pada saat pasang terdapat nilai 4,74 yang tergolong sedang (mesotrofik), sedangkan tingkat kesuburan di Perairan Kampung Madong pada saat surut terdapat nilai indeks TRIX 5,18 yang tergolong tinggi (eutrofik).
Eksistensi Bacillariophyceae dan Chlorophyceae di Perairan Sei Timun Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau Haryoko, Ilham; Melani, Winny Retna; Apriadi, Tri
Akuatiklestari Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1644.742 KB) | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v1i2.2287

Abstract

Penelitian mengenai eksistensi Bacillariophyceae dan Chlorophyceae dilakukan di Perairan Sei Timun, Kelurahan Air Raja, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Eksistensi Bacillariophyceae dan Chlorophyceae di Perairan Sei Timun. Penelitian ini dilakukan dengan metode Random Sampling sebanyak 30 titik pengamatan di Perairan Sei Timun. Analisis data fitoplankton menggunakan indeks similaritas Bray-Curtis. Analisis kualitas air menggunakan indeks similaritas Canberra. Hasil penelitian menunjukan kelimpahan rata-rata fitoplantkon di Perairan Sei Timun mencapai 21299,4 sel/L. Kelimpahan rata-rata tertinggi pada kelas Bacillariophyceae yaitu genera Pleurosigma sp. sebesar 1701,4 sel/L dan kelimpahan rata-rata terendah yaitu pada genera Rhizoselenia sp. sebesar 799,1 sel/L, sedangkan kelimpahan rata-rata tertinggi pada kelas Chlorophyceae yaitu pada genera Mougeotia sp. sebesar 4276,6 sel/L dan kelimpahan rata-rata terendah yaitu pada genera Micrasterias sp. sebesar 302,2 sel/L. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keberadaan fitoplankton kelas Bacillariophyceae sebanyak 4 genera dan Chlorophyceae sebanyak 8 genera di Perairan Sei Timun.
Tingkat Kesuburan Perairan di Perairan Tembeling Tanjung, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau Fauzan, Ahmad; Melani, Winny Retna; Apriadi, Tri
Akuatiklestari Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1465.123 KB) | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v2i1.2349

Abstract

Penelitian mengenai tingkat kesuburan perairan telah dilakukan di Perairan Tembeling Tanjung, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Terdapat beberapa aktivitas di Perairan Tembeling Tanjung seperti kegiatan domestik, Keramba Jaring Apung, pelayaran dan juga terdapat ekosistem mangrove dan ekosistem lamun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesuburan perairan di Perairan Tembeling Tanjung, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau berdasarkan indeks TRIX (Trophic Index). Penelitian ini dilakukan dengan metode random sampling yaitu sebanyak 15 titik pengamatan pada saat pasang dan 15 titik pengamatan pada saat surut. Hasil penelitian menunjukkan nilai indeks TRIX pada saat pasang sebesar 4,14, sedangkan pada saat perairan surut sebesar 4,25. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kondisi tingkat kesuburan perairan di Perairan Tembeling Tanjung pada saat pasang maupun pada saat surut tergolong tingkat eutrofikasi sedang (mesotrofik).
Status Perairan Kampung Madong, Kota Tanjungpinang Hasniar, Raja; Melani, Winny Retna; Apriadi, Tri
Akuatiklestari Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v2i1.2350

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas dan status perairan di Kampung Madong Kota Tanjungpinang, melalui nilai indeks pencemar air berdasarkan parameter fisika, kimia, dan biologi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-Juni 2018, lokasi pengamatan berdasarkan purposive sampling dengan pertimbangan tertentu sehingga dibagi menjadi 3 stasiun. Stasiun I merupakan lahan bekas tambang bauksit, stasiun II merupakan kawasan permukiman dan Keramba Jaring Apung, serta pada stasiun III merupakan kawasan hutan mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada stasiun 1 indeks pencemaran air rata-rata sebesar 4,50 dengan kondisi pencemaran ringan. Pada stasiun 2 indeks pencemaran air rata-rata sebesar 4,30 dengan kondisi pencemaran ringan. Pada stasiun 3 indeks pencemaran air rata-rata sebesar 4,50 dengan kondisi pencemaran ringan. Secara umum, Perairan Kampung Madong pada saat surut lebih tercemar dibandingkan pada saat pasang.
Kajian Kualitas Perairan Melalui Pendekatan Aktifitas di Perairan Sungai Teluk Desa Teluk Kecamatan Lingga Utara Yanti, Fitri; Melani, Winny Retna
Akuatiklestari Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v1i1.2357

Abstract

Sungai Teluk terletak di Desa Teluk, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga. Adanya kegiatan disepanjang sungai Teluk, seperti industri sagu tradisional dan pemukiman warga menyebabkan meningkatnya buangan limbah ke perairan sungai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kualitas air dan indeks pencemaran perairan sungai Teluk.Metode yang digunakan yaitu purposive sampling terdiri dari 4 stasiun. Nilai kualitas perairan sungai dengan melakukan uji pada setiap parameter-parameter kualitas air yang dibandingkan dengan baku mutu air PP NO.82/2001 bagi air tawar (stasiun 1, 2, dan 3), KEPMEN LH No.51/2004 untuk air payau (stasiun 4) meliputi parameter fisika yaitu (suhu, TSS kecepatan arus, debit) dan parameter kimia yaitu (pH, DO, salinitas, BOD, COD, total-P, nitrat). Penentuan status mutu air menggunakan metode indeks pencemaran yang terlampir dalam KEPMEN LH No.115/2003 tentang Pedoman Penentuan Status Air. Kualitas perairan Sungai Teluk pada stasiun 1, 2, dan 3 beban pencemarannya semakin meningkat, tetapi beban pencemaran pada stasiun 4 mengalami penurunan karena, jaraknya lebih jauh mengakibatkan bahan organik dapat terdekomposisi dengan baik dan terjadinya pengenceran akibat adanya aktivitas pasang surut air laut terhadap bahan pencemar dari hulu. Berdasarkan nilai indeks pencemaran pada stasiun 1, 2, 3, dan 4 maka, kualitas perairan sungai Teluk tergolong cemar ringan.
TINGKAT KESUBURAN PERAIRAN KAMPUNG SEI TIMUN, KOTA TANJUNGPINANG Ilham, Reza; Melani, Winny Retna Retna; Apriadi, Tri
Jurnal Laot Ilmu Kelautan Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Laot Ilmu Kelautan
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jlaot.v2i1.2357

Abstract

Perairan di Kampung Sei Timun merupakan bagian dari aliran estuari Sei Carang di Kota Tanjungpinang yang mengalami penggenangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesuburan perairan Kampung Sei Timun, Kota Tanjungpinang. Penelitian ini dilaksanakan pada pada bulan April - Agustus 2019. Pengambilan sampel menggunakan metode random sampling pada 30 titik sampling (stasiun). Parameter lingkungan perairan yang diukur yaitu suhu, kecerahan, kecepatan arus, pH, oksigen terlarut, nitrat, fosfat, dan klorofil-a. Pengkajian indeks kesuburan menggunakan metode perhitungan TRIX (Trophic Index). Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter fisika dan kimia perairan yang diukur berada dalam kisaran standar kadar alamiah dan memenuhi baku mutu perairan, kecuali nitrat dan fosfat. Nilai TRIX di perairan Kampung Sei Timun sebesar 4,01 yang berarti bahwa status kualitas perairan tinggi dan tingkat eutrotifikasi rendah. Hal ini dikarenakan perairan masih berada di daerah alami yang masih dikelilingi oleh ekosistem mangrove. Di area sekitar perairan kampung Sei Timun juga hanya terdapat sedikit aktivitas manusia sehingga pemasukan bahan organik dari luar ke perairan hanya sedikit.
Struktur Komunitas Gastropoda Di Perairan Air Kelubi Desa Resun Pesisir Kecamatan Lingga Utara Kabupaten Lingga Melani, Winny Retna; Apriadi, Tri; Normalasari, Normalasari
Akuatiklestari Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1665.431 KB) | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v2i2.993

Abstract

Perairan Air Kelubi terletak di Desa Resun Pesisir Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga. Adapun kegiatan masyarakat Air Kelubi di pesisir perairan seperti limbah domestik (pemukiman pesisir) yang dibuang langsung keperairan, maka akan berdampak negatif pada kualitas perairan dan keberadaan gastropoda dilingkungan sekitar perairan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas gastropoda dan kondisi kualitas perairan. Metode yang digunakan dengan penentuan titik sampling yaitu purposive samplingdari stasiun1,2,3 dan 4. Untuk pengambilan data gastropoda menggunakan metode Transek kuadrat persegi dengan ukuran 1x1 m. Perairan Air Kelubi gastopoda yang ditemukan 5 jenis gastropoda yaitu Strombus turturella, S. canarium, S. urceus, Batillaria multiformis dan Littoraria cabra. Nilai total setiap kelimpahan pada ke 4 stasiun yaitu stasiun 1 (43.400 Ind/Ha), stasiun 2 (56.600 Ind/Ha), stasiun 3 (53.300 Ind/Ha) dan stasiun 4 (40.000 Ind/Ha). Nilai kelimpahan tertinggi pada stasiun 2 (56.600 Ind/Ha) dan nilai kelimpahan terendah pada 4 (40.000 Ind/Ha). Sehingga perairan Air Kelubi dikategorikan sangat sesuai untuk kehidupan gastropoda.
Struktur Komunitas Gastropoda Di Perairan Air Kelubi Desa Resun Pesisir Kecamatan Lingga Utara Kabupaten Lingga Normalasari; Melani, Winny Retna; Apriadi, Tri
Akuatiklestari Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1665.431 KB) | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v2i2.993

Abstract

Perairan Air Kelubi terletak di Desa Resun Pesisir Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga. Adapun kegiatan masyarakat Air Kelubi di pesisir perairan seperti limbah domestik (pemukiman pesisir) yang dibuang langsung keperairan, maka akan berdampak negatif pada kualitas perairan dan keberadaan gastropoda dilingkungan sekitar perairan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas gastropoda dan kondisi kualitas perairan. Metode yang digunakan dengan penentuan titik sampling yaitu purposive samplingdari stasiun1,2,3 dan 4. Untuk pengambilan data gastropoda menggunakan metode Transek kuadrat persegi dengan ukuran 1x1 m. Perairan Air Kelubi gastopoda yang ditemukan 5 jenis gastropoda yaitu Strombus turturella, S. canarium, S. urceus, Batillaria multiformis dan Littoraria cabra. Nilai total setiap kelimpahan pada ke 4 stasiun yaitu stasiun 1 (43.400 Ind/Ha), stasiun 2 (56.600 Ind/Ha), stasiun 3 (53.300 Ind/Ha) dan stasiun 4 (40.000 Ind/Ha). Nilai kelimpahan tertinggi pada stasiun 2 (56.600 Ind/Ha) dan nilai kelimpahan terendah pada 4 (40.000 Ind/Ha). Sehingga perairan Air Kelubi dikategorikan sangat sesuai untuk kehidupan gastropoda.