Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan dalam Meningkatkan Nilai Jual Madrasah IMAM FAIZIN
Madaniyah Vol 7 No 2 (2017): 7 (2) Edisi Agustus 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.267 KB)

Abstract

Competition in education becomes inevitable, many educational institutions are abandoned by customers so that the negative dynamics of some educational institutions. Meanwhile, Islamic educational institutions, especially madrassas, are still overwhelmed by second-class education institutions with a favorable level under public education institutions. There are still many people who are lacking or even not yet know madrasah. Therefore, many changes have to be made, especially madrasah related to the management pattern. Madrasahs as education service providers need to learn and have a passion for increasing customer satisfaction because education is a circular process that is facing each other and sustainable. The madrasah initiative starts from finding out. In a world full of innovation, competition and expansion, marketing terms need to be redefined. The marketing of educational services in Madrasahs does not necessarily mean commercialization, but prioritizes quality education, and provides excellent service to its stakeholders, thereby providing satisfaction to the community that can be beneficial in increasing the "selling point" of Madrasahs.
STRATEGI GURU DALAM PENANGANAN KESULITAN BELAJAR DISLEKSIA imam faizin
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7, No 1 (2020): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v7i1.5632

Abstract

Fenomena kesulitan belajar disleksia pada saat ini mulai menarik perhatian dunia pendidikan. Kesulitan belajar disleksia merupakan kesulitan membaca yang disebabkan oleh gangguan otak yang berakibat pada kemampuan berbahasa anak. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan studi kasus. Subjek penelitian ini yaitu guru pengajar dan siswa disleksia, metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi dan trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru yaitu : Dalam proses pembelajaran anak disleksia disamakan dengan anak normal, memberikan dampingan khusus di dalam kelas oleh guru, menggunakan media pembelajaran yang menarik. (2) faktor-faktor yang mempengaruhi siswa beresiko disleksia kelas yaitu : labilnya emosi anak, kurangnya perhatian yang diberikan oleh orang tua, waktu bermain lebih banyak daripada waktu untuk belajar. (3) ciri-ciri anak yang mengalami kesulitan belajar disleksia yaitu : lambat menulis dan membaca, bingung membedakan huruf b dan p, dan sering salah mengucapkan kalimat.
PENERAPAN METODE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DEVISIONS (STAD) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK imam faizin
Ar-Rihlah: Jurnal Inovasi Pengembangan Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : IAINU Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.381 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar peserta didik pada pembelajaran akidah akhlak melalui metode STAD (Student Teams-Achievement Divisions). Lokasi penelitian ini di MTs YMI Wonopringgo dengan Jumlah siswa 40 anak, 22 anak siswa putra dan 18 anak siswa putri. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara, angket, hasil observasi tindakan, dan hasil evaluasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus dilakukan berdasar tahapan: (1) menyusun rencana kegiatan, (2) melaksanakan tindakan, (3) observasi, dan (4) analisis yang dilanjutkan dengan refleksi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam memecah soal-soal akidah akhlak semakin meningkat. Hal ini dilihat dari peningkatan prestasi belajar siswa melalui pre test, post test siklus I, sampai post test siklus II. Hal ini dapat diketahui dari rata-rata siswa pre test adalah 62,03, meningkat menjadi 67,55 (post test siklus I), dan meningkat lagi menjadi 76, 10 (post test siklus II). Selain dapat dilihat dari nilai rata-rata siswa, peningkatan prestasi belajar siswa juga dapat dilihat dari ketuntasan belajar dan kriteria ketuntasan minimum (KKM) yang ditetapkan adalah 75. Hal ini dapat diketahui dari hasil pre test dari 40 siswa yang mengikuti tes, ada 14 siswa yang tuntas belajar dan 26 siswa yang belum tuntas belajar dengan presentase ketuntasan belajar 35,00%. Pada post test siklus I meningkat menjadi 52,50% dengan 21 siswa tuntas dan 19 belum tuntas, dan meningkat lagi pada post test siklus II menjadi 80% dengan 32 siswa tuntas dan 8 belum tuntas. Berdasar hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran akidah akhlak dengan menggunakan model Student Teams-Achievement Division (STAD) dapat meningkatkan kemampuan siswa, meningkatkan aktivitas siswa,dan meningkatkan kerja sama siswa dalam menyelesaikan tugas kelompok. Pembelajaran menjadi menyenangkan sehingga siswa tak mudah jenuh.