Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

NILAI PENDIDIKAN BISNIS KELUARGA PENGUSAHA PERAK HS SILVER DI KOTAGEDE Birsyada, Muhammad Iqbal; Siswanta, Siswanta
JURNAL EKONOMI PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 8, No 1
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jepk.v8n1.p33-52

Abstract

Socio-historically the silver business has been the identity of the creative economy industry in Kotagede. This study aims to find a causal relationship between the business behaviors of silver HS silver entrepreneurs in Kotagede with family education values. In addition, this study want to find the process of inheritance business values in the family of silver HS Silver entrepreneurs in Kotagede. This design uses a qualitative method with a phenomenological approach. The procedure of this study focuses on the study of the phenomenon of the behavior of silver entrepreneurs in Kotagede Silver HS. The results of this study include the existence of a causal relationship between business success and Javanese cultural values applied in the family. Second, the founder of the HS company. Silver in daily practice inherits and instills the character values of good business education with families and all employees through examples in doing business. The values of business education include: honest, patient, humble, clean, neat, thorough, strong intention, innovative, and hard work. Third, the development of HS. Silver is increasingly advanced because the quality of management used is very good and the products produced always adjust to market developments.Keywords: Values, Education, Family Business, Entrepreneurs, Silver. 
Sejarah Perkembangan Mataram Islam Kraton Plered Siswanta, Siswanta
KARMAWIBANGGA: Historical Studies Journal Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/fkip.v2i1.329

Abstract

AbstrakAmangkurat Agung (I) adalah raja Mataram yang diangkat menjadi raja untuk menggantikan ayahnya, dan mendapat gelar Susuhunan Ing Alaga. Ketika dinobatkan secara resmi pada tahun 1646, ia bergelar Kanjeng Susuhunan Prabu Amangkurat Agung. Pada tahun 1647 ibu kota Mataram dipindah dari Karta ke Plered yang berjarak kira-kira 2 km. Istana baru ini dibangun dengan menggunakan bahan dari batu bata, sedangkan istana lama di Karta terbuat dari kayu. Berbeda dengan Keraton sebelumnya, Keraton Plered dikelilingi dengan tembok-tembok setinggi 18-20 kaki dengan kedalaman 8-12 kaki. Raja Amangkurat I wafat pada masa bergerak mundur di Tegal pada Juli 1677. Kemudian digantikan oleh Putra mahkota dengan memakai gelar Amangkurat II, dan diterima oleh bangsawan Jawa di Tegal (kampung halaman neneknya).Kata kunci: Kerajaan Mataram, Kraton Plered, Amangkurat Agung
Penggunaan Instagram Sebagai Referensi Kuliner (Studi Deskriptif Kualitatif Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNISRI angkatan 2015) Rahayuningtyas, Yolanda Erika; Nurati, Dian Esti; Siswanta, Siswanta
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan bagaimana penggunaan instagram sebagai sarana referensi kuliner pada mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UNISRI angkatan 2015. Instagram menjadi salah satu media sosial dengan banyak pengguna, termasuk bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNISRI instagram cukup diminati untuk mencari beragam informasi yang salah satunya merupakan informasi kuliner.. Dalam penelitian ini, menggunakan teori media baru, media sosial, instagram, serta teori penggunaan media yang ditambah sedikit teori referensi. Metode penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif, Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Sedangkan penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Untuk menganalisis data menggunakan teknik analisis data Huberman dan Miles. Verifikasi data diperoleh dengan triangulasi data. Dalam penelitian ini dapat diketahui bahwa Instagram menjadi salah satu media sosial yang banyak dipilih oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi UNISRI 2015 dalam mencari referensi kuliner, serta penggunaan Instagram sebagai sarana referensi kuliner dinyatakan menimbulkan kepuasan bagi penggunanya juga dapat memenuhi kebutuhan dalam mencari referensi kuliner bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi UNISRI angkatan 2015 Kata kunci: penggunaan, instagram, referensi kuliner
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE DALAM MENDUKUNG AKTIVITAS BELAJAR DIKALANGAN SISWA SMK MUHAMMADIYAH 5 SURAKARTA Rosadi, Achmad; Riyanto, Buddy; Siswanta, Siswanta
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bersifat deskriptif-kualitatif yang berusaha mendeskripsikan Efektivitas penggunaan smartphone dalam mendukung aktivitas belajar di kalangan SMK Muhammadiyah 5 Surakarta. Dengan menggunakan analisis interaktif model Miles dan Huberman, hasil penelitian menunjukkan efektifitas penggunaan smartphone di SMK Muhammadiyah 5 Surakarta mendukung aktivitas belajar siswa dalam hal meningkatkan wawasan siswa di bidang tata busana, dan juga memudahkankan siswa dalam belajar, mengerjakan tugas maupun mencari materi pelajaran.Kata kunci : Efektivitas, Penggunaan Smartphone, dan Aktivitas Belajar
STRATEGI BRANDING PRODUK TSHIRT SAKA TELA MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Setyadharma, Agum Sri; Hastuti, Nurnawati Hindra; Siswanta, Siswanta
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan dalam bisnis di bidang fashion, dapat ditinjau dari beberapa aspek. Salah satunya adalah bagaimana strategi promosi dari pelaku bisnis tersebut, dalam menjalankan atau memasarkan bisnisnya. Promosi dan membangun brand (branding) tidak harus melalui media-media yang mahal. Promosi melalui media instagram merupakan cara yang efektif dan efisien cukup untuk meningkatkan daya saing produk dan usaha. Teori yang digunakan dalam menganalisis strategi branding produk Tshirt Saka Tela menggunakan teori Rangkuti mengenai strategi branding merek baru (New brand). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi branding produk Tshirt Saka Tela melalui media sosial instagram. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif (model saling terjalin). Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan mengenai strategi branding produk Tshirt Saka Tela melalui media sosial instagram dilakukan dengan menggunakan akun Instagram dengan nama @Saka Tela. Akun tersebut merupakan akun media sosial yang dikelola oleh produk Tshirt Saka Tela yang memberikan informasi produk Tshirt Saka Tela, serta digunakan untuk berinteraksi dengan pelanggan, maupun followers yang ingin memesan atau menjawab pertanyaan pelanggan terhadap produk-produk Tshirt Saka Tela. Dalam penggunaan instagram tersebut, Tshirt Saka Tela menggunakan Promote Ig untuk memudahkan produk Saka Tela terlihat di beranda instagram, sehingga banyak pembeli baru dari berbagai daerah untuk melakukan pembelian maupun melakukan COD (cash on delivery) dengan pemilik Tshirt Saka Tela. Hasil penelitian menggunakan analisis SWOT diperoleh Strategi-SO, Strategi-WO, Strategi-ST dan Strategi-WT. Dari keempat strategi tersebut Tshirt Saka Tela hanya menggunakan strategi S-O yaitu dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang dimilikinya. Bentuk pelaksanaanya yaitu menambah variasi produk baru dan mengoptimalkan media online sebagai media promosi. Penambahan variasi produk baru dilakukan dengan menambah variasi produk seperti tas, sandal, gantungan kunci, aksesoris dan sebagainya. Sedangkan mengoptimalkan media online dilakukan dengan menggunakan berbagai macam media seperti instagram, facebook maupun melalui toko online serta Tshirt Saka Tela dalam mempromosikan produknya agar lebih detail dalam memberikan informasi produk, baik mengenai harga, stok barang dan ukuran. Kata Kunci: Branding Produk, Media Sosial Instagram.
PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM KOMUNIKASI KELOMPOK PADA KELOMPOK TANI ESTI MARTANI DI DESA SLOGOHIMO KECAMATAN SLOGOHIMO KABUPATEN WONOGIRI Anggoro, Fajar Tri; Wangi, Maya Sekar; Siswanta, Siswanta
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peranan utama penyuluh pertanian lebih dipandang sebagai proses membantu petani untuk mengambil keputusan sendiri dengan cara menambah pilihan bagi para petani, dan menolong petani mengembangkan wawasan mengenai konsekuensi dari masing masing pilihan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran penyuluh pertanian dalam komunikasi kelompok pada Kelompok Tani Esti Martani di Desa Slogohimo Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif (model saling terjalin). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa peran penyuluh pertanian dalam komunikasi kelompok pada Kelompok Tani Esti Martani di Desa Slogohimo Kecamatan Slogohimo Kabupaten Wonogiri yang paling optimal adalah peran penyuluh pertanian sebagai motivator, yaitu aktif menyampaikan informasi dan teknologi usaha tani kepada Gapoktan, mengajarkan ketrampilan usaha tani dan penerapannya kepada petani dan Gapoktan. Peran penyuluh pertanian yang kurang optimal yaitu penyuluh sebagai mediator, yaitu kurang dapat melakukan kerjasama dengan pihak ketiga, terutama dalam pengadaan pupuk bersubsidi dan pemasaran hasil panen. Hambatan dalam Pengembangan Gapoktan Desa Slogohimo yang belum dapat diatasi adalah berkaitan dengan jalinan kemitraan Gapoktan yang masih terbatas dengan pihak luar atau pelaku agribisnis sehingga belum sepenuhnya unit usaha Gapoktan Desa Slogohimo bekerja sama dengan pihak luar, hanya terbatas pada unit usaha saprodi dan unit usaha pemasaran. Dari hambatan-hambatan yang ada sampai pada saat ini Gapoktan Desa Slogohimo dapat mengatasi hambatan-hambatan tersebut dengan bantuan pengarahan dari PPL maupun teratasi sendiri oleh Gapoktan Desa Slogohimo. Faktor Pendukung Dalam Pengembangan Gapoktan yang utama yaitu kebijaksanaan dari pemerintah berupa program maupun bantuan-bantuan modal misalkan dana PUAP, pelatihan-pelatihan kepada pengurus Gapoktan untuk semakin meningkatkan kualitas SDM pengurus, serta adanya penyuluhan-penyuluhan pertanian juga merupakan faktor pendukung dalam pengembangan Gapoktan karena dengan adanya penyuluhan pertanian pengetahuan petani dan kelompoknya semakin bertambah dan berwawasan luas, sehingga mendukung pengembangan Gapoktan Desa Slogohimo ke depan. Kata Kunci: Peran penyuluh pertanian, Komunikasi kelompok.
PERSEPSI MAHASISWA PADA TAYANGAN BERITA INEWS SIANG (Studi Deskriptif Kualitatif Persepsi Mahasiswa Universitas Semarang Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Angkatan 2015) Ambarsari, Devi; Nurati, Dian Esti; Siswanta, Siswanta
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTayangan berita iNews TV pada program acara berita lebih menampilkan tayangan berita yang mementingkan suatu golongan atau partai yang mempunyai daya tarik tersendiri bagi mahasiswa. Hal ini dapat dilihat munculnya program berita iNews Siang pada segmen Berita Wajib yang menginformasikan informasi mengenai kepentingan suatu golongan. Tayangan kurang efisien untuk ditonton jika sering ditayangkan. Berita-berita yang disajikan dianggap menyimpang dari kaidah-kaidah jurnalistik seperti keseimbangan (balance) yang mana tidak boleh terkesan berat sebelah dengan menguntungkan satu pihak (Budiman, Kris. 2005).Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa pada tayangan berita iNews Siang pada segmen Berita Wajib.Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, lokasi penelitian Universitas Semarang, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi, wawancara 4 mahasiswa Ilmu Komunikasi. Teknik analisis data dengan mengumpulkan data, memilih data dan memfokuskan data pada hal-hal yang sesuai dengan tujuan penelitian, kemudian mengorganisasikan dan merangkum data selanjutnya membuat kesimpulan dari data yang diperoleh.Hasil penelitian ini adalah sebagian mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang pernah melihat tayagan Berita Wajib, mereka beranggapan bahwa Berita Wajib yang terkesan mementingakan suatu golongan ataupun menginformasikan tentang keberhasilan target atau keberhasilan bisnis dari sebuah group atau golongan yang tidak lain adalah partai perindo. Perbedaan latar belakang informan yang sama bukan merupakan penentu utama munculnya persamaan makna. Hal ini disebabkan oleh latar belakang informan yang berbeda, sikap, perhatian, kebutuhan daya tarik dan pengalaman pribadi individu dalam menyaksikan tayangan Berita Wajib juga dapat menentukan persepsi mahasiswa.Kata Kunci : Persepsi Mahasiswa, Tayangan Berita, Televisi
PERSEPSI PEMILIH PEMULA PADA IKLAN POLITIK KAMPANYE PASANGAN CALON PRESIDEN DAN CALON WAKIL PRESIDEN PADA PEMILU 2019 DI MEDIA TELEVISI Muchtarom, Dicky; Wangi, Maya Sekar; Siswanta, Siswanta
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maraknya iklan politik di televisi sebagai strategi kampanye politik, peneliti kemudian tertarik untuk meneliti tentang persepsi pemilih terhadap tampilan visual iklan kampanye politik di televisi calon presiden dan wakil presiden pada pemilu 2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persepsi pemilih pemula terhadap iklan politik kampanye pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Pada Pemilu 2019 di Media Televisi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Cutlip dan Center yang dikenal dengan The 7 C’s of communication. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif (model saling terjalin). Hasil analisis mengenai persepsi mahasiswa terhadap iklan politik kampanye pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu 2019 di media televisi dapat disimpulkan sebagai berikut: Aspek credibility, pemilih pemula menyukai figur calon presiden yang kuat sekaligus berkarakter baik, yang bisa dipercaya dan yang akan memimpin mereka menuju masa depan. Mahasiswa sebagai pemilih pemula lebih menyukai karakter Jokowi yang menyita perhatian kaum milineal melalui berbagai video blog (vlog) dan swafoto yang diunggahnya ke sejumlah media sosial, seperti Instagram, Twitter, dan Youtube. Hal ini berbeda dengan yang dilakukan oleh Prabowo yang memiliki karakter kaku, formal, dan terlalu tegas dan keras. Aspek context, persepsi pemilih pemula menyatakan bahwa tema iklan politik Pilpres 2019 sudah baik, yaitu mengangkat permasalahan mengenai penyediaan lapangan pekerjaan, penyediaan sembako murah dan adanya biaya pendidikan sampai kuliah gratis. Aspek content, menunjukkan bahwa persepsi pemilih pemula terhadap tema iklan politik Pilpres 2019 sudah baik, yaitu mengangkat permasalahan mengenai penyediaan lapangan pekerjaan, penyediaan sembako murah dan adanya biaya pendidikan sampai kuliah gratis, namun iklan Jokowi dapat memberikan solusi terhadap permasalahan sosial tersebut dengan peluncuran tiga kartu, yaitu kartu prakerja, kartu sembako murah, Kartu Indonesia Pintar (KIP Kuliah). Kata Kunci: Persepsi pemilih pemula, iklan politik.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL PENYULUH KB DALAM MELAKUKAN PERSUASI PENGGUNAAN MKJP DI KOTA SURAKARTA Artalinda, Mega Okta; Wangi, Maya Sekar; Siswanta, Siswanta
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menekan laju pertumbuhan, pemerintah melaksanakan program KB MKJP, namun keterbatasan pengetahuan masyarakat tentang teknis KB berimbas pada adopsi MKJP di Kota Surakarta. Berlandaskan hal tersebut, penulis menganalisa komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh Penyuluh KB Kota Surakarta dalam melakukan persuasi pada calon akseptor. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis komunikasi interpersonal yang dilakukan Penyuluh KB dalam memberikan informasi serta melakukan persuasi penggunaan MKJP pada calon akseptor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari wawancara dengan Penyuluh KB serta akseptor MKJP dan melakukan observasi di Bidang KB. Hasil penelitian menunjukkan Penyuluh KB melakukan pendekatan MKJP dengan melihat kondisi calon akseptor. Keputusan penggunaan didasari oleh usia, pengetahuan, riwayat kesehatan, jumlah anak, ketersediaan fasilitas pelayanan KB, serta dukungan orang terdekat. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal penyuluh KB Kota Surakarta dalam melakukan persuasi penggunaan MKJP yaitu dengan cara mengunjungi rumah calon akseptor (door to door). Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Penyuluh KB, Penggunaan MKJP
GAYA KOMUNIKASI KEPEMIMPINAN KEPALA DESA NGABEYAN KECAMATAN KARTASURA KABUPATEN SUKOHARJO Wibisono, Panglipur Ilham Desla; Wangi, Maya Sekar; Siswanta, Siswanta
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya komunikasi kepemimpinan seorang pemimpin dapat mempengaruhi kinerja bawahannya. Dalam rangka menunjang suksesnya proses komunikasi antara atasan denganbawahan, mutlak diperlukan adanya suatu gaya Komunikasi Kepemimpinan dari seorang atasan kepada bawahannya. Dalam hubungan itu apabila masalah ini dikaitkan dengan Pemerintahan Desa Ngabeyan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo dapat ditelaah bahwa untuk memperlancar proses pencapaian tujuan dari Pemerintahan tersebut, sangat di perlukan gaya komunikasi yang baik dari Kepala Desa kepada seluruh Perangkat Desa Ngabeyan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mendiskripsikan gaya komunikasi kepemimpinan Kepala Desa Ngabeyan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan enam dari gaya komunikasi yang diungkapkan oleh Steward L.Tubbs dan Sylvia hanya tiga gaya komunikasi yang diterapkan oleh Kepala Desa Ngabeyan yaitu gaya the relinquishing style, the structuring style dan the withdrawal style. Kata Kunci : Gaya Komunikasi, Kepemimpinan