Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PERBANDINGAN YIELD TO MATURITY DAN (RATING) PADA SUKUK IJĀRAH DAN SUKUK MUḌĀRABAH Ilmiah, Dunyati
Jurnal BAABU AL-ILMI: Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Institut Agama Islam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (911.815 KB) | DOI: 10.29300/ba.v3i1.1471

Abstract

Yield to Maturity is the total return anticipated on a bond if the bond is held until it matures, with purpose of investing current funds and will be received when it maturity with the terms of the profit level of each contract. Risk of sukuk investment, it can be seen from the sukuk rating  that reflects the state of the sukuk issuer company. Yield to maturity and rating are related to investor considerations before deciding on investments, namely return and risk on ijārah sukuk and muḍārabah sukuk. Population of this study rating in 2011-2016 from PT. Pefindo, sample used 42 observation data and analysis using the t-test. The results of this test that there is a significant difference between the yield of ijārah sukuk and muḍārabah sukuk based on yield to maturity and there is no significant difference between the rank of ijārah sukuk and muḍārabah sukuk based on ratings.
PERAN PERBANKAN SYARIAH DALAM IMPLEMENTASI WAKAF UANG UNTUK PENGEMBANGAN INDUSTRI HALAL DI JAWA TIMUR Dunyati Ilmiah
DINAMIKA : Jurnal Kajian Pendidikan dan Keislaman Vol 5 No 2 (2020): Desember
Publisher : Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Tambakberas Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/dinamika.v5i2.925

Abstract

Potensi Islamic social finance perlu dioptimalkan salah satunya melalui wakaf. Wakaf telah lama dikenal masyarakat muslim sebagai salah satu bentuk amal jariyah yang berperan penting bagi pengembangan sosial, ekonomi dan budaya dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Peran perbankan syariah selain melaksanakan fungsi menghimpun dan menyalurkan dana juga dapat melakukan fungsi sosial, karena merupakan salah satu Lembaga Keuangan Syariah yang dapat melakukan penerimaan wakaf uang dan menjadi tempat pengelolaan dana wakaf oleh Nadzir. Pengembangan industri halal saat ini menjadi sebuah trend dan banyak digemari oleh usahawan. Namun di saat pandemi saat ini banyak UMKM yang mengalami penurunan omset bahkan kehilangan modal karena menurunnya daya beli konsumen. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan usaha dengan cara pemasukan modal tanpa bunga, yaitu melalui peran perbankan syariah mengimplementasi wakaf uang untuk pengembangan industri halal.
Consumer Confidence Index in Coronavirus Disease (Covid-19) Era Dunyati Ilmiah; Muhammad Galih Wonoseto
EkBis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 5, No 1 (2021): EkBis: Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/EkBis.2021.5.1.1271

Abstract

The consumer confidence index is an economic indicator designed to measure consumer confidence or doubt about the economic conditions of a country. The consumer confidence index can have an impact on the level of consumer interest in shopping so that it affects business activities, industry, and has a direct impact on the rate of econom ic growth. The condition of the consumer confidence index continues to improve, even though it is still during the Covid-19 pandemic and is still in the pessimistic zone, namely the index is below 100, the August 2020 consumer confidence index is 86.9 that is higher than in July 2020 of 86.2. This study uses trend analysis to estimate or forecast the future, and data obtained from the Bank Indonesia Consumer Survey. The results of this study show that the improvement in consumer confidence is drive by consumer perceptions of current economic conditions, namely increased income, job availability, and purchasing of goods.
PENGARUH MODAL, TINGKAT PENDIDIKAN DAN TEKNOLOGI TERHADAP PENDAPATAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KECAMATAN PAJANGAN BANTUL Siti Sarah Sidik; Dunyati Ilmiah
MARGIN ECO Vol 5 No 2 (2021): Margin Eco : Jurnal Ekonomi dan Perkembangan Bisnis
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Tambakberas Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.738 KB) | DOI: 10.32764/margin.v5i2.2411

Abstract

ABSTRAK UMKM merupakan salah satu sektor ekonomi yang peranannya sangat besar terhadap perekonomian di Indonesia. Namun, sebagian besar UMKM belum berkembang optimal karena beberapa kendala. Salah satunya adalah modal, tingkat pendidikan, teknologi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh modal, tingkat pendidikan dan teknologi terhadap pendapatan UMKM di Kecamatan Pajangan, Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jumlah populasi sebesar 407 UMKM dan sampel sebesar 40 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan menggunakan teknik simple random sampling. Analisis yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linier berganda, uji t, uji f dan analisis koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Variabel Modal (X1) tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan (Y) berdasarkan hasil nilai uji t-hitung (-.151) < t-tabel (2.02809). Variabel Tingkat Pendidikan (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan (Y) berdasarkan hasil nilai t-hitung (3.557) > t-tabel (2.02809). Variabel Teknologi (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan (Y) berdasarkan hasil nilai t-hitung (3.901) > t-tabel (2.02809). Nilai signifikansi untuk pengaruh X1, X2 dan X3 secara simultan terhadap Y adalah sebesar 0.000 < 0.05 dan nilai f-hitung (9.112) > f-tabel (2.86), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh X1(modal), X2(tingkat pendidikan) dan X3(teknologi) secara simultan terhadap Y(pendapatan). Kata Kunci : Modal, Tingkat Pendidikan, Teknologi, Pendapatan
IMPLIKASI ADIBA MSME SEBAGAI INSTRUMEN CHANNELING MASYARAKAT UMKM DALAM MENGGUNAKAN LAYANAN LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH Ageng Asmara Sani; Ragil Satria Wicaksana; Dunyati Ilmiah
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.918 KB) | DOI: 10.25299/jtb.2019.vol2(2).4398

Abstract

Penelitian ini mengukur dan menganalisis literasi keuangan dan keuangan inklusif di Indonesia menggunakan data Survey on Financial Inclusion and Access SOFIA untuk melihat tingkat aksesibilitas masyarakat. Disisi lain penggunaan aplikasi Access and Information of Banks and Islamic Finance Account for Micro, Small, and Medium-Sized Enterprises (ADIBA MSME) sebagai sarana dalam meningkatkan aksesibilitas dan literasi keuangan masyarakat yang berdampak pada terciptanya iklim keuangan yang inklusif. Temuan dalam penelitian ini mengungkapkan bahwa ADIBA MSME memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan inklusi keuangan. Hasil ini dapat menarik perhatian pemangku kebijakan untuk meningkatkan penggunaan aplikasi sejenis.
Optimalisasi Asset Wakaf Melalui Sukuk Wakaf di Indonesia Dunyati Ilmiah
JESI (Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia) Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.767 KB) | DOI: 10.21927/jesi.2019.9(2).127-137

Abstract

Banyaknya tanah wakaf yang tidak diberdayakan secara produktif diakibatkan oleh ketiadaan dana untuk memberdayakan atau mengelola tanah wakaf tersebut. Pembiayaan menjadi faktor penting dalam pemberdayaan tanah wakaf agar menjadi wakaf yang produktif. Sukuk berbasis wakaf merupakan inovasi dalam memberdayakan asset wakaf untuk di produktifkan. Sukuk punya potensi yang cukup tinggi sebagai instrumen untuk memobilisasi dana keuangan syariah, karena merupakan salah satu instrument pembiayaan jangka panjang dan menjadi alternatif memperoleh dana investasi proyek. Sementara dana wakaf mempunyai kapasitas untuk mendapatkan income sebagai aktivitas sosial keuangan syariah dalam bentuk produk sukuk. Integrasi antara sukuk dan wakaf adalah inovasi yang menarik dalam keuangan islam. Sukuk berpotensi sebagai instrument untuk memobilisasi dana, sementara wakaf memiliki kapasitas untuk mendapatkan income dana aktifitas keuangan yang produktif. Karena itu, kolaborasi antara sukuk dan wakaf dapat menjadi inovasi dalam menyediakan pembiayaan berbiaya rendah untuk menjalankan keberlanjutan ekonomi.Metodelogi yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksploratif yang dilaksanakan melalui pendekatan studi literatur tentang sukuk, wakaf, serta menggali kajian-kajian dari penelitian sebelumnya tentang bagaimana mengoptimalisasikan wakaf melalui sukuk. Tehnik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan yang memiliki relevansi dengan permasalahan yang akan dibahas. Pada penelitian optimalisasi asset wakaf ini, pengolahan data hanya ditujukan pada analisis data secara deskriptif kualitatif, di mana materi atau bahan bahan terkait wakaf dan sukuk selanjutnya akan dipelajari sekaligus dianalisis, sehingga dapat diketahui kesesuaian, pemanfaatan dan gagasan-gagasan baru. Hasil dari penelitian ini adalah Optimalisasi asset wakaf dengan menerbitkan sukuk wakaf sekurang-kurangnya ada empat pihak yang terlibat yaitu Badan Wakaf Indonesia (BWI) selaku nadzir, Developer, Special Porpose Vehicle (SPV) selaku penerbit sukuk, Investor. Sukuk dan wakaf adalah dua instrument yang berbeda namun dikolaborasikan menjadi satu melalui sukuk wakaf dengan tujuan untuk memperoleh nilai maslahat yang lebih besar. Sukuk yang dibangun atas akad ijaroh yang memiliki sifat bisnis, sementara wakaf yang dibangun atas akad yang bersifat sosial, tidak adanya imbal hasil.
Analisis Sharih Akad Mudrobah dan Bay pada Sertifikat Investasi Mudharabah Antar Bank (SIMA) Arivatu Ni'mati Rahmatika; Dunyati Ilmiah
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars No Seri 1 (2017): AnCoMS 2017: Buku Seri 1
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.546 KB) | DOI: 10.36835/ancoms.v0iSeri 1.9

Abstract

Sertifikat Investasi Mudorobah Antarbank is called SIMA, is the one of instrument Islamic InterBank Money Market. And the others is Sertifikat Investasi komoditi antarbank is called SiKA.. The aim this research for giving a knowledge about the akad and application of SIMA, and also to know the compliant between akad and application. The method of this research is kualitatif method. the data is used by researcher is kualitatif data. The source of data is primer and secunder data. In this research, is using content analysis with comparative-descriptive. The result of this research is the ‘M’ in SIMA must be replaced to be Musharokah, the Bay’ in SIMA is not relevant with the akad, because in application the object of bay’ akad is sertificate, it is same as money trading.
Pemanfaatan Teknologi untuk Peningkatan Layanan BPJS Pada Perbankan Syariah Dunyati Ilmiah; Ageng Asmara Sani; Muhammad Galih Wonoseto
Al-Intaj : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/aij.v7i1.3707

Abstract

This research measures and analyzes the use of technology to improve BPJS services in Islamic banking using the Survey on Financial Inclusion and Access SOFIA data. Data was collected in 2017 in four provinces, namely East Java, West Nusa Tenggara, East Nusa Tenggara, and South Sulawesi with a total number of respondents 19,634. The findings in this study reveal that 98.36% of people pay BPJS using the cash method and 1.64% of people use technology. From the data above, it can be concluded that the people in the four provinces are very minimal related to financial inclusion, people prefer to make cash payments rather than using payment service facilities in Islamic banking. The results of this study attracted the attention of policymakers to improve information and education related to financial inclusion
THE EFFECT OF RELIGIOUS LEVEL AND PERCEPTIONS OF RIBA ON INTEREST IN SAVING IN SHARIA BANKS: Study on MSME Businessmen in Kasihan District, Bantul Regency Abdul Rahim; Dunyati Ilmiah
NUsantara Islamic Economic Journal Vol. 1 No. 1 (2022): 2022 January
Publisher : Department of Islamic Economic, Faculty of Economic and Business, Nahdlatul Ulama Islamic University (UNISNU) Jepara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.844 KB) | DOI: 10.34001/nuiej.v1i1.63

Abstract

Islamic Bank is a Bank which in carrying out its activities based on Islamic principles. The purpose of this study was to determine the effect of the level of religiosity and perceptions of usury on the interest of MSME businessman in Kasihan District, Bantul to save at Islamic banks. This type of research is quantitative research with a sample of 42 MSME actors. The data collection technique in this study used a questionnaire. The data analysis technique used is descriptive analysis, classical assumption test and multiple linear regression analysis. From the results of the analysis, it can be concluded that the level of religiosity does not have a positive and significant effect on the interest in saving for MSME actors in Kasihan District, Bantul in Islamic Banks. Perceptions of usury have a positive and significant influence on the interest in saving for MSME actors in Kasihan District, Bantul in Islamic Banks. The level of religiosity and perceptions of usury together have an influence on the saving interest of MSME actors in Kasihan District, Bantul in Islamic Banks.
WHISTLEBLOWING DI LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH Suharyono Suharyono; Dunyati Ilmiah
Nuansa : Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan Vol 14, No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/njsik.v14i1.5398

Abstract

Industri keuangan baik konvensional maupun syariah  mengahadapi permasalahan yang sama dalam menghadapi tindakan kecurangan maupun penyimpangan sumber daya manusia yang dapat merusak citra lembaga. Kepercayaan nasabah dan masyarakat luas terhadap industri keuangan sangat dipengaruhi oleh integritas dan kinerja lembaga yang baik.  whistleblowing bisa menjadi salah satu langkah pencegahan dan tindakan atas kejahatan tindakan fraud yang ada di industri keuangan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif  yang  bersifat studi litelatur. Disimpulkan bahwa Secara umum tindakan Whistleblowing dipengaruhi oleh profesionalitas sebagai pelaku yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung dengan industri keuangan, pengaruh moral dan religiusitas sumber daya manusia.Kata kunci: whistleblowing, lembaga keuangan syariah, SDM